NovelToon NovelToon
ONE TOP GOD: Perjalanan Menuju Puncak Dunia

ONE TOP GOD: Perjalanan Menuju Puncak Dunia

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Action / Showbiz
Popularitas:353
Nilai: 5
Nama Author: Ab Je

Di dunia pro-scene FPS yang kejam, satu peluru bisa menentukan segalanya.

Reno, seorang remaja yang bekerja di warnet kumuh, hanya dikenal sebagai "hantu" di server publik. Tanpa tim, tanpa perlengkapan mewah, ia mendominasi setiap pertandingan dengan satu ciri khas: satu tembakan, satu nyawa melayang. Kemampuannya yang tidak masuk akal membuat banyak orang menuduhnya menggunakan cheat.

Namun, nasib Reno berubah saat sebuah tim e-sport yang sedang di ambang kehancuran menemukannya secara tidak sengaja. Di tengah keraguan rekan setim yang tidak mempercayainya dan rival-rival besar yang siap menjatuhkannya, Reno harus membuktikan bahwa [aim] miliknya adalah murni bakat dewa.

Dari turnamen antar-warnet yang penuh asap hingga panggung megah kejuaraan dunia, Reno akan menunjukkan bahwa untuk menjadi yang terbaik, kamu tidak butuh peluru kedua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ab Je, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23: Patahan Logika

Layar monitor di hadapan Reno masih menampilkan sisa-sisa efek visual dari ledakan di ronde sebelumnya. Meskipun Black Viper berhasil mengamankan poin pertama secara dramatis, atmosfer di panggung utama tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Sebaliknya, udara di Suntec Singapore Convention Centre terasa semakin berat, seolah-olah ada beban ribuan ton yang menekan pundak setiap pemain.

Reno melirik ke arah kursi tim Northern Stars. Ia melihat sang Silent Reaper sedang berbicara dengan nada rendah namun sangat intens kepada rekan-rekan setimnya. Tidak ada lagi ketenangan robotik yang mereka tunjukkan di awal. Sekarang, yang terlihat adalah amarah yang tertahan dan keinginan untuk membalas dendam dengan cara apa pun.

"Persiapkan diri kalian," bisik Reno melalui mikrofon. "Mereka akan mengganti strategi. Jika sebelumnya mereka bermain dengan efisiensi data, kali ini mereka akan bermain dengan agresi murni. Mereka ingin menghancurkan mental kita secepat mungkin."

"Kita sudah membuktikan bahwa mereka bisa jatuh, Reno," sahut Marco, meskipun suaranya sedikit bergetar. "Tapi serangan balik mereka... aku merasa mereka akan melakukan sesuatu yang lebih gila."

Ronde kedua dimulai. Northern Stars tidak lagi bergerak dalam formasi berlian yang lambat. Begitu penghalang transparan di titik *spawn* menghilang, mereka meluncur seperti anak panah yang lepas dari busurnya. Kali ini, mereka tidak peduli dengan pengintaian. Mereka menggunakan granat kilat dan bahan peledak untuk memaksa Black Viper keluar dari bayangan.

"Mereka menyerbu jalur bawah! Bimo, Leo, mundur!" teriak Reno.

Namun, kecepatan Northern Stars kali ini berada di luar nalar. Dalam hitungan detik, mereka sudah menguasai area selokan yang sempit. Bimo terjebak di antara dua pilar batu, sementara dua pemain Northern Stars menghujaninya dengan tembakan dari sudut yang mustahil.

"Bimo tereliminasi! Northern Stars melakukan serangan balik yang sangat instan!" teriak komentator.

"Tetap tenang," instruksi Reno, meskipun ia melihat indikator nyawa rekan setimnya menghilang satu per satu. "Jangan biarkan mereka memancing kalian ke area terbuka. Gunakan *decoy* suara di koridor timur."

Reno menyadari bahwa Northern Stars kini menggunakan taktik "Overclocking". Mereka memaksakan mekanik mereka hingga batas maksimal, mengandalkan refleks yang diasah melalui latihan ekstrem. Mereka tidak lagi menunggu data server; mereka menciptakan kekacauan sendiri sehingga data tersebut tidak lagi relevan.

Di tengah koridor timur yang gelap, Reno bersembunyi di balik reruntuhan patung obsidian. Ia mendengar langkah kaki yang sangat cepat mendekat. Bukan satu orang, tapi tiga orang sekaligus. Northern Stars ingin melakukan *hunting* terhadap Reno, sang nyawa dari tim Black Viper.

*Dor! Dor! Dor!*

Tembakan membabi buta menghancurkan patung tempat Reno bersembunyi. Reno melakukan *roll* ke arah samping, menghindari serpihan batu yang beterbangan. Ia tidak membalas tembakan. Ia justru berlari menuju area pusat energi di tengah peta.

"Dia melarikan diri? Phantom mencoba menghindar dari duel!" Komentator tampak terkejut.

Namun, itu bukan pelarian. Itu adalah umpan. Reno tahu bahwa di pusat energi *Obsidian Fortress*, terdapat mekanisme lingkungan yang bisa memicu pelepasan uap panas jika terkena tembakan pada titik tertentu. Ia memancing tiga pemain Northern Stars masuk ke dalam jebakan tersebut.

"Sekarang, Marco!" seru Reno.

Marco, yang sudah bersiap di posisi tersembunyi sejak awal, melepaskan satu tembakan tepat ke arah tangki uap. Ledakan uap panas seketika memenuhi ruangan, menciptakan tabir putih yang menghalangi pandangan semua orang. Dalam kondisi nol visibilitas itu, Reno berputar balik.

Ini adalah momen "Patahan Logika" yang dipelajari Reno. Saat lawan mengira mangsanya sedang lari, saat itulah predator sebenarnya menyerang dari sudut yang paling tidak terduga.

*Klik.*

*Klik.*

Dua pemain Northern Stars jatuh dalam kegelapan uap. Reno bergerak seperti hantu, memanfaatkan memori spasialnya tentang peta tersebut. Ia tidak butuh mata; ia hanya butuh ritme.

Namun, sang Silent Reaper tidak semudah itu dijatuhkan. Ia berhasil keluar dari kepulan uap dan menembakkan peluru yang mengenai bahu karakter Reno. Nyawa Reno berkurang drastis hingga menyentuh angka kritis.

"Satu lawan satu lagi! Phantom melawan Reaper di tengah kabut uap!" seluruh arena berdiri, suasana menjadi sangat hening hingga suara napas para pemain seolah terdengar melalui pengeras suara.

Reno mundur ke arah balkon luar yang menghadap ke pemandangan kota futuristik Singapura yang bercahaya neon di bawah sana. Angin digital berhembus kencang, membuat jubah karakternya berkibar. Reaper mendekat dengan langkah mantap, senjatanya sudah terarah tepat ke arah kepala Reno.

"Keberuntunganmu habis di sini, Phantom," pesan suara Reaper terdengar sangat dingin. "Uap itu tidak akan menolongmu di area terbuka ini."

Reno tidak menjawab. Ia justru menjatuhkan senjata utamanya. Penonton terkesiap. Apakah dia menyerah?

"Aku tidak butuh keberuntungan," ucap Reno pelan. "Aku punya sesuatu yang tidak pernah kau pelajari di akademi elitmu: improvisasi dari keterbatasan."

Tiba-tiba, Reno menggunakan fitur "Grappling Hook" yang biasanya hanya digunakan untuk mobilitas vertikal. Namun, bukannya menembakkannya ke atas gedung, ia menembakkannya ke arah sebuah papan reklame neon yang sedang berputar di samping balkon. Tarikan kuat dari papan itu membuat karakter Reno meluncur dengan kecepatan tinggi secara horizontal, menciptakan lintasan melengkung yang sangat tidak masuk akal dalam simulasi fisika standar.

Sambil meluncur dengan kecepatan gila, Reno menarik pistol cadangannya. Dalam satu jendela waktu yang hanya sepersekian detik, ia membidik tepat di sela-sela pelindung kepala Reaper.

*Klik.*

Cahaya keemasan muncul di layar. [PHANTOM ELIMINATED REAPER].

Ronde kedua kembali menjadi milik Black Viper. Skor kini 2-0. Northern Stars, tim yang dianggap sempurna, kini berada di ambang kehancuran total.

Reno meletakkan tangannya yang gemetar di atas meja. Jantungnya berdegup kencang, bukan karena takut, tapi karena sensasi kemenangan yang murni. Ia melirik ke arah tribun, di mana Victor tampak sedang berbicara dengan penuh emosi melalui teleponnya. Reno tahu, setelah kemenangan ini, Victor dan organisasinya tidak akan tinggal diam.

"Dua ronde lagi menuju sejarah," gumam Reno. Ia melihat ke arah rekan-rekan setimnya yang kini menatapnya dengan penuh kekaguman dan harapan baru.

Black Viper bukan lagi sekadar tim *Wildcard*. Mereka adalah badai yang sedang menghancurkan segala tatanan e-sport dunia. Dan di tengah badai itu, Reno berdiri sebagai pusatnya—sang One Tap God yang tidak akan membiarkan siapa pun merampas impiannya.

1
Alia Chans
wow cerita nya menarik, semangat✍️ nya
Ab Je: makasih yahh sudah menyemangati. (🌹)
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!