NovelToon NovelToon
Legenda Arka Yudistira

Legenda Arka Yudistira

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Fantasi
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sastra Aksara

Turnamen Peringkat Langit baru saja dimulai. Di hadapan para penguasa Alam Tiran, Arka Yudhistira melangkah ke arena bukan sebagai pecundang, melainkan sebagai naga yang tengah terjaga.
​Di antara bayang-bayang Ratna, Citra, dan kesetiaan Larasati, Arka siap mengguncang tatanan dunia. Panggung telah siap, pedang telah terhunus, dan sejarah baru akan segera ditulis.
​Inilah awal dari...
​LEGENDA ARKA YUDHISTIRA
​Biarkan dunia bersujud pada sang naga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sastra Aksara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

​“Ini… Pedang Yin Surgawi milik Kakak!” gumam Yogi.

​Aura Yogi berubah total. Kepolosannya lenyap, digantikan oleh kewibawaan yang dingin. Sepasang pedang pusaka di tangannya seolah telah menjadi bagian dari aliran darahnya sendiri.

​Arka menyipitkan mata, otot-ototnya menegang. Ia merasakan bahaya yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Sesuatu yang dahsyat akan segera meledak.

​Bagi Perguruan Pedang Surgawi, pedang bukan sekadar senjata—pedang adalah napas dan jalan hidup.

​Tiga Pedang Pusaka yang melegenda di seluruh Kerajaan Surya Kencana—Pedang Tanpa Batas, Pedang Yin Surgawi, dan Pedang Yang Surgawi—diperlakukan layaknya mustika suci. Meski Pedang Yin dan Yang dianggap sedikit di bawah Pedang Tanpa Batas, sejak awal keduanya memang ditakdirkan untuk satu pemilik yang sama. Kekuatan mereka saling mengunci; bila digabungkan, daya hancur yang tercipta bahkan mampu menandingi sang pedang utama.

​Namun, selama ratusan tahun, tak seorang pun mampu menaklukkan Yin dan Yang sekaligus. Hingga detik ini, ketika dorongan batin dari Yoga memungkinkan Yogi mengendalikan kedua pusaka itu—mewujudkan teknik legendaris: Kombinasi Emas-Biru.

​Di tangan kiri Yogi tergenggam Pedang Yin yang berwarna biru kebiruan, sementara tangan kanannya memegang Pedang Yang yang berwarna jingga keemasan. Keduanya bersilangan di depan dada. Ruang di sekitar Yogi tampak beriak seperti permukaan air yang dilempar kerikil, terguncang oleh gelombang energi pedang yang luar biasa.

​Tatapan Yogi mendingin. Suaranya rendah saat ia berucap, “Bos... kekuatanmu jauh di atas bayanganku. Sekarang aku mengerti kenapa musuh-musuhmu sebelumnya berakhir mengenaskan hanya dengan beberapa tebasan sederhana.”

​Ia mengangkat kedua pedangnya. “Aku memegang dua senjata tingkat langit. Secara alat, aku sangat diuntungkan. Meski aku menang, ini bukan kemenangan yang membanggakan. Tapi... jika aku tidak meminjam kekuatan Pedang Yin milik kakakku, aku sadar aku takkan mungkin bisa mengalahkanmu.”

​Yogi tahu rahasia yang tak diketahui penonton: tebasan sebelumnya tidak sengaja ia tarik, melainkan memang karena Pedang Yang miliknya tak mampu menembus kulit Arka. Ia tak habis pikir bagaimana tubuh Arka ditempa hingga sekeras baja.

​Arka tersenyum tipis. “Senjata adalah bagian dari kekuatanmu. Mampu menaklukkan pedang hebat juga sebuah bakat. Kau tidak sedang mencurangiku, Yogi. Mengendalikan dua pedang justru jauh lebih sulit. Jika kau bisa mengeluarkan potensi penuh keduanya, itu murni kemampuanmu.”

​Arka mengangkat pedangnya tinggi-tinggi. “Ayo! Tunjukkan padaku puncak kekuatanmu!”

​Sreeet!

​Pedang Yang tiba-tiba terlepas dari tangan Yogi, melesat seperti kilat cair menuju Arka. Pada saat yang sama, tubuh Yogi berubah menjadi bayangan ilusi. Cahaya pedang di tangannya menipis, seolah bersembunyi di celah udara.

​Dua pedang menyerang sekaligus. Satu di depan, satu di belakang. Kiri dan kanan. Saat jarak masih tiga puluh meter, Arka sudah merasa seolah ujung pedang telah menempel di tenggorokannya. Ia tak lagi menggunakan tenaga dalam untuk memantulkan serangan, karena ketajaman pedang lawan kini mampu membelah gelombang pedang beratnya dengan mudah.

​Arka mengaktifkan Langkah Bayangan Bintang. Tiga bayangan dirinya muncul seketika, membuat serangan Yogi menusuk udara kosong. Namun, Yogi menggeram dan memutar tubuhnya. Pedang Yang memuntahkan puluhan cahaya pedang bak hujan meteor yang menghujam punggung Arka.

​Chi—chi—chi!

​Arka mendengar badai tenaga dalamnya terkoyak seperti sutra tipis. Ia buru-buru memposisikan Pedang Hitam Raksasa untuk bertahan. Puluhan sinar pedang menghantam badan pedang besarnya bak badai dahsyat.

​Ding! Ding! Ding! Ding!

​“HAA!!” Arka menebaskan pedangnya, memantulkan sisa serangan. Namun saat ia mundur, ia tertegun melihat pedang hitamnya dipenuhi puluhan luka gores. Kekuatan senjata tingkat langit benar-benar menghancurkan pertahanan senjata tingkat bumi miliknya.

​Yogi tak memberi napas. Ia menyilangkan kedua pedang di depan dada, cahaya biru dan jingga berpendar menyilaukan.

​“Jurus Pedang Surgawi... Pembelah Rembulan!!”

​Dua sinar pedang melesat membentuk salib raksasa. Inilah Retakan Bulan, teknik tercepat Perguruan Pedang Surgawi yang kini diperkuat Kombinasi Emas-Biru.

​BOOM!!!

​Ledakan keras mengguncang arena. Arka terlempar puluhan meter ke udara untuk keluar dari pusaran serangan. Namun, pakaiannya kini tercabik-cabik. Ada sayatan horizontal di dahinya, dari mana setetes darah segar perlahan menetes.

​Arena mendadak hening. Tak ada yang mampu bersuara. Semua tertegun melihat bagaimana teknik pedang tingkat tinggi menghancurkan pemahaman mereka selama ini.

​“Beginilah... Perguruan Pedang Surgawi yang sebenarnya,” desah seorang tetua di kursi penonton.

​“Adik Arka...” Di tribun, hati Putri Larasati mencelos. Ia melihat Arka yang terluka dan merasa cemas luar biasa. “Tidak apa-apa, Arka. Mencapai empat besar sudah lebih dari cukup.”

​Banu pun mengepalkan tangannya kuat-kuat. “Kakak ipar sudah luar biasa! Lawannya kan anak pemilik perguruan nomor satu. Kalah pun tetap membanggakan!”

​Di arena, Yogi juga tertegun melihat Arka yang terdesak. Ia menurunkan pedangnya dengan nada menyesal. “Aku... maaf, aku tidak sengaja melukaimu sedalam itu. Bagaimana kalau setelah ini aku carikan pedang berat yang lebih bagus di gudang pusaka perguruanku?”

​Arka menatap luka di pedang hitamnya. Ekspresinya sempat murung, namun ia menggeleng. “Tidak perlu. Kau tidak salah. Ini kelalaianku karena gagal melindunginya.”

​Ia mengusap badan pedangnya yang hitam pekat, lalu berbisik pelan, seolah bicara pada kawan lama. “Sahabatku... kau sudah menemaniku melewati banyak badai. Sudah waktunya kau beristirahat. Tapi tenang saja, aku tidak akan membiarkan luka ini sia-sia.”

​Arka merasakan getaran aneh dari pedangnya. Ada lapisan cahaya hitam tipis yang muncul—sebuah sisa-sisa kesadaran spiritual. Pedang ini bukan pedang biasa. Ini adalah pedang yang pernah digunakan oleh seorang Penguasa masa lalu, yang telah meminum darah ribuan musuh di medan perang. Pedang ini menolak untuk menyerah.

​Merasakan getaran itu, Arka tersenyum lebar. Kepercayaan dirinya meledak kembali.

​“Bagus! Aku mengerti sekarang,” seru Arka. “Kau adalah pedang seorang Penguasa. Hanya ada kematian, tak ada kata mundur. Bahkan jika tubuhmu retak, jiwamu takkan menyerah!”

​Arka mengangkat Pedang Hitam Raksasanya yang penuh goresan, mengarahkan ujungnya tepat ke arah Yogi.

​“Pertarungan ini... akan kuselesaikan bersamamu!”

​“Pembalasan atas luka-lukamu—kau sendiri yang akan menuntaskannya di tanganku!”

Yogi menatap Arka dengan saksama. Dua pedang pusaka yang tadi sempat ia turunkan kini kembali terangkat, bersilangan di depan dadanya.

​“Memang pantas kau jadi orang yang pernah mengalahkanku!” serunya dengan mata berbinar. “Itulah semangat yang seharusnya kau punya! Bahkan meski kalah, kau tetap harus bertarung sampai akhir!”

​Remaja itu menyeringai. “Baiklah! Aku akan memberimu—calon kakak angkatku—kekalahan paling terhormat!”

​“Heh…” Sudut bibir Arka sedikit terangkat. Kilatan berbahaya melintas di matanya. “Teman kecil, sepertinya kau benar-benar salah paham.”

1
Uswatun Hasanah
mantap
Uswatun Hasanah
lanjut lanjut lanjut
Jojo Shua
🥛✅️✅️
Jojo Shua
☕️☕️☕️
Jojo Shua
👍👍
Jojo Shua
👍
Jojo Shua
😄🔥
Jojo Shua
🥛👍🫰
Jojo Shua
🫰🫰
Jojo Shua
🫰
Jojo Shua
🇨🇵🇨🇵🇨🇵
Jojo Shua
😄🫰🔥✅️
Jojo Shua
🫰🫰
Jojo Shua
🫰
Jojo Shua
😄😄
Jojo Shua
🇨🇵
Jojo Shua
yu
Jojo Shua
c
Jojo Shua
👍👍
Jojo Shua
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!