NovelToon NovelToon
Manual Book: Obsesi Tersembunyi Sang CEO Dingin

Manual Book: Obsesi Tersembunyi Sang CEO Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / CEO / Mantan / Nikah Kontrak
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

"Zel, kita cuma nikah kontrak! Berhenti kirim kurir obat ke sekolah, aku malu sama guru-guru lain!"
Dazello Zelbarra, CEO dingin itu justru menarik Runa ke pelukannya. "Di catatanku, jam segini lambungmu mulai perih karena kamu lupa sarapan. Aku tidak peduli kamu malu, Runa. Aku hanya peduli kamu tetap hidup untuk melunasi kontrakmu padaku."
Runa Elainzica, guru honorer yang ceroboh dan pelupa, terpaksa menikahi mantan pacarnya, Dazello ‘Azel’ Zelbarra, demi menyelamatkan sekolahnya dari kebangkrutan.
Runa mengira Azel membencinya. Namun, ia tak pernah tahu bahwa di ponsel Azel terdapat aplikasi rahasia berjudul "Runa’s Manual Book". Sebuah catatan obsesif berisi ribuan detail tentang kebiasaan kecil Runa, pantangan makannya, hingga cara melindunginya saat badai datang.
Dunia mereka berbeda, tapi di buku catatan Azel, nama Runa sudah tertulis sebagai milik sahnya... selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Ciuman itu terasa begitu lama, seolah-olah waktu sengaja berhenti untuk memberikan ruang bagi dua hati yang selama lima tahun ini saling meraba dalam kegelapan. Runa bisa merasakan detak jantung Azel yang berpacu melalui telapak tangan pria itu yang masih menangkup pipinya. Hangat, protektif, dan sangat nyata.

Ketika Azel perlahan melepaskan tautan bibir mereka, keningnya masih menempel pada kening Runa. Napas mereka memburu, beradu dengan udara dingin Puncak yang semakin menusuk tulang.

"Zel..." gumam Runa pelan, suaranya hampir hilang terbawa angin.

Azel menjauhkan wajahnya sedikit, hanya untuk menatap mata Runa yang kini tampak lebih hidup. "Jangan tanya apa-apa lagi. Cukup turuti perintahku mulai sekarang. Makan tiga kali sehari, jangan begadang buat periksa tugas murid, dan berhenti mikir kalau kamu sendirian di dunia ini."

Runa tersenyum kecil, air mata harunya akhirnya luruh satu tetes. "Kamu galak banget ya kalau lagi perhatian."

"Aku nggak perhatian, aku cuma perfeksionis. Aku nggak suka melihat sesuatu yang menjadi tanggung jawabku terlihat berantakan," sahut Azel dengan gengsi setinggi langitnya yang kembali muncul.

Ia kemudian menarik Runa untuk berdiri, lalu menyelimuti tubuh wanita itu dengan jaket besarnya yang tadi sempat melonggar. Azel merangkul bahu Runa erat, menuntunnya berjalan kembali menuju paviliun.

"Zel, tadi kamu bilang mau buat aku 'gemoy' lagi?" tanya Runa sambil sedikit mendongak, mencoba menggoda suaminya. "Emangnya aku sekurus itu ya sekarang?"

Azel melirik Runa dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan tatapan menilai. "Pipi kamu hilang, Runa. Tulang selangkamu sampai kelihatan jelas. Kalau aku peluk, rasanya seperti memeluk tumpukan kayu kering. Mulai besok, menu makananmu akan aku tambahkan porsinya. Dan ingat, dilarang protes."

"Ih! Kamu benar-benar kayak mandor ya!"

"Aku ini CEO, bukan mandor. Levelku lebih tinggi," jawab Azel datar, tapi tangannya justru semakin erat merangkul pinggang Runa, seolah takut wanita itu akan terbang terbawa angin jika ia lepaskan.

Sesampainya di dalam paviliun yang hangat karena perapian, Runa langsung disuguhkan pemandangan meja makan yang sudah tertata rapi. Ada sup ayam jahe yang masih mengepul, salmon panggang, dan berbagai sayuran segar.

"Duduk," perintah Azel singkat.

Azel tidak duduk di seberang Runa, melainkan di sampingnya. Ia mulai menyendokkan nasi dan lauk ke piring Runa dengan porsi yang cukup banyak.

"Zel, ini kebanyakan! Aku nggak bakal habis," protes Runa.

"Habiskan, atau kita nggak akan pulang ke Jakarta sampai berat badanmu naik satu kilo," ancam Azel sambil menyodorkan sendok ke arah Runa.

Runa hanya bisa pasrah. Sambil mengunyah, ia memperhatikan Azel yang ternyata hanya mengambil porsi kecil untuk dirinya sendiri. Pria itu justru lebih sibuk memastikan Runa makan dengan benar.

"Zel, kamu juga makan dong. Jangan cuma liatin aku," ucap Runa.

Azel menyesap air putihnya, matanya menatap Runa dengan tatapan yang sulit diartikan. "Melihat kamu makan dengan lahap itu lebih mengenyangkan daripada makanan manapun di dunia ini, Runa. Selama lima tahun ini, setiap kali aku makan di restoran mewah, aku selalu membayangkan... apa kamu sudah makan? Apa kamu makan mie instan lagi di kosanmu?"

Runa terhenti menyendok. Rasa hangat yang menjalar di dadanya kini bercampur dengan rasa sesak. "Zel, maafin aku ya karena udah buat kamu sekhawatir itu selama lima tahun."

Azel terdiam sejenak, lalu ia mengulurkan tangannya, mengusap sisa kuah sup di sudut bibir Runa dengan ibu jarinya. "Makanya, jangan pernah coba-coba lari lagi. Karena kalau kamu lari, aku nggak akan cuma cari kamu, tapi aku akan beli setiap jengkel tanah tempat kamu berpijak supaya kamu nggak bisa ke mana-mana."

Runa tertawa kecil, kali ini tawa yang tulus tanpa beban. "Dasar CEO sombong."

"Sombong yang berguna untukmu, kan?" sahut Azel dengan seringai tipis yang jarang ia perlihatkan.

Malam itu di Puncak, bukan lagi tentang kontrak atau rahasia, tapi tentang dua orang yang akhirnya mengakui bahwa mereka saling membutuhkan. Dan bagi Azel, misi utamanya sekarang hanya satu: mengembalikan binar di mata Runa dan memastikan wanita itu tidak akan pernah merasa "kurang" lagi di sampingnya.

1
Ayusha
ya ampun kirain aku yg kelewat baca beneran ke IGD. 😄
Ayusha
nyatet nya tar aja kenapa si jel, lg panik masih sempet2nya nulis /Facepalm/
Ariska Kamisa: 🤣🤣🤣🤣
kelakuan ajel emang...
total 1 replies
Ayusha
ya ampyuun sampe segitunya jel /Facepalm/
Ayusha: kalo aku di posisi Runa mungkin udh gila. gila karena ke absurdan Ajel, dan Ter gila2 Karena kebucinan nya 🤣🤣
total 2 replies
Ariska Kamisa
/Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
Ayusha
/Joyful//Joyful/
Ayusha
katanya kayak meluk kayu kering, emang masih naf su juga 🤣
Ariska Kamisa: emang dasar ajel mah bilangnya apa tapi kelakuannya apa 🤭🤭🤭
total 1 replies
Ayusha
balon kali terbang /Sob/
Ayusha
mantap jel, aku padamu 😍
Ariska Kamisa: ♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Nesya
dapat suami yang mencintai, mertua yang baik dan pengertian beruntung ny kamu runa, nikmati harimu runa waktunya bahagia
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Nesya
👍🏻👍🏻
Ariska Kamisa: terimakasih jempolnya kak♥️♥️♥️
total 1 replies
Ayusha
sa ae lu jel. melting kan gue 🤭
Ariska Kamisa: ♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Ayusha
tinggal bilang "menikahlah denganku"
apa susahnya sih, pake alesan dijodohin segala 🤣
Ariska Kamisa: tsundere banget ya kak ...🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Ayusha
oke, tim cowok posesif dengan segala obsesi nya🤭
Ariska Kamisa: oke satu tim kita kak.. terimakasih banyak ♥️♥️♥️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!