NovelToon NovelToon
Rumah Ujung

Rumah Ujung

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Iblis / Horor
Popularitas:49.9k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Kematian misterius yang ada di rumah ujung membuat siapa saja akan ketakutan, bahkan puncak nya para warga sama sekali tidak kenal dengan penghuni rumah tersebut.

satu keluarga di bantai dan mayat mereka membusuk di dalam rumah tersebut, warga menguburkan secara layak namun seram nya rumah itu membuat siapa saja yang lewat akan ketakutan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14. Pardi celaka

Kraaaak.

"Aaaghhhk!"

Pardi menjerit keras ketika tangan dia seperti dipatahkan oleh sesuatu dan tulang dari dalam mencuat keluar, sosok yang menyakiti dia masih belum terlihat sama sekali sehingga Pardi mulai merasa ketakutan dan yakin bahwa memang ada sesuatu tak kasat mata di dalam rumah milik keluarga Sayuti ini sehingga dia harus segera kabur.

Namun jalan keluar untuk melarikan diri dari tempat ini sama sekali tidak ada sehingga Pardi kebingungan harus bagaimana untuk menemukan jalan tersebut, pintu kamar juga tidak bisa terbuka dengan benar sehingga dia memang kesulitan untuk mencari jalan keluar yang bisa membawa dirinya pergi dari dalam rumah ini.

Rasa ingin menangis namun ini semua memang kesalahan dia sendiri karena sudah dengan berani masuk ke dalam rumah milik keluarga Sayuti, padahal seluruh warga sudah percaya bahwa rumah itu memang ada setan yang tidak bisa dia hindari dan para warga juga memilih untuk membuat jalan sendiri agar tidak berhubungan dengan rumah tersebut.

Namun Pardi yang angkuh dan keras kepala malah ingin menantang setan yang ada di dalam rumah itu sambil membawa rekaman ponsel, berpikir bahwa dirinya tidak akan pernah bertemu dengan setan itu dan nanti akan bisa menghujat seluruh warga, namun apa yang dia dapat saat ini adalah hal yang begitu berbeda sekali.

Tangan mendadak saja patah dan tidak bisa bergerak sehingga ponsel yang dia pegang jatuh di bawah ranjang kamar ini, pergi masih berusaha untuk bangkit karena dia tidak mau bila nanti sampai mati sia-sia di dalam ruangan yang tidak dia kenal itu, bila sampai mati di sini maka tidak akan ada keluarga yang mengetahui.

Bisa saja nanti nasib Pardi akan sama seperti keluarga Sayuti karena mayat dia tidak akan ada yang menemukan, paling nanti bisa tercium oleh para warga ketika mayat Pardi sudah membusuk dan mereka baru mencium aroma tersebut lalu membawa jenazah pria keras kepala ini keluar dari sana.

"Aku tidak mau bilang sampai mati di sini." Pardi berusaha untuk membuka pintu.

Hosssshhh.

"Siapa yang ada di bawah sana?" Pardi berteriak keras karena mendengar seperti orang yang sedang bernafas.

"Toloooooong, siapa saja tolong aku dari dalam rumah ini." Pardi berteriak keras karena berharap ada orang yang lewat dan mendengar suara dia.

Hoooshhh.

Hoossshhh.

Sementara itu suara nafas semakin kencang memenuhi ruangan ini seolah memang begitu banyak orang yang tinggal di dalam ruangan tersebut, Pardi mepet pada dinding untuk melihat keadaan yang di dalam kamar itu karena dia berpikir bisa melihat keberadaan setan yang akan mencelakai dia.

"Tolong, tolong jangan celakai aku seperti ini." ujar Pardi sambil memegang sebelah tangan dia yang sudah patah.

"Hohohoooooo....

"Siapa yang tertawa seperti itu?!" Pardi semakin ketakutan ketika mendengar suara orang yang tidak biasa.

Glodaaaaak, Glodaaaaak.

"Jangan, tolong jangan ganggu aku seperti ini." Pardi memohon dengan ketakutan karena lemari di dalam ruangan itu bergetar keras.

Braaaakkk.

"Aaaahhhhhkkk!"

Pardi menjerit dan sebuah tangan menarik dia masuk ke dalam lemari itu sehingga sudah tidak ada suara lagi yang muncul di dalam kamar yang begitu luas dan juga mewah tersebut, tidak ada yang mengetahui bahwa Pardi masuk ke dalam ruangan ini dan dia sekarang menghilang begitu saja bersama dengan ponsel yang dia bawa.

Ponsel itu masih ada di bawah ranjang dan dalam keadaan hidup karena tadi memang masih terus merekam adegan yang tidak pernah dia sangka, lemari yang semula bergetar hebat seolah ada sesuatu di dalamnya itu kini perlahan mulai tenang kembali dan seolah tidak ada apa-apa.

Malam kembali hening seolah tidak ada kejadian apapun di dalam ruangan ini dan memang manusia tidak ada yang menjadi saksi mata atas hilangnya Pardi di dalam rumah Sayuti, semua karena kesalahan dia sendiri karena ingin mengatakan kepada semua orang bahwa hantu itu tidak ada dan mereka semua adalah manusia pengecut.

...****************...

"Aku mendengar suara berisik dari rumah itu loh." Elvi menatap Yanto yang sedang menonton televisi.

"Tidak usah didengar karena kita juga tidak tahu apa yang terjadi di rumah itu." Yanto mengabaikan saja karena dia memang takut.

"Kok kalau terus dibiarkan begitu maka terasa seram juga loh, Bang." Elvi duduk di sebelah Yanto.

"Ya kalau tidak dibiarkan mau bagaimana lagi karena kita juga tidak tahu keluarga mereka ada di mana? mau langsung bongkar juga tidak mungkin karena itu rumah orang." jawab Yanto.

"Susah untuk mengambil keputusan pada rumah itu Karena dia pasti akan terus menghantui seluruh warga." Elvi mendadak saja merasa merinding.

"Tapi para warga sekarang aman kalau mau pergi ke sawah karena sudah ada jalan lain yang lebih aman." ucap Yanto.

"Memang para warga yang mau ke sawah jadi aman, tapi kita yang tinggal terlalu dekat dengan rumah itu jadi tidak tenang setiap malam." sanggah Elvi.

Yanto mengangguk karena dia setuju dengan ucapan istri dia saat ini, sebab Dia juga merasa ketakutan yang cukup besar ketika berdekatan dengan rumah tersebut, tapi mau bagaimana lagi karena rumah mereka memang cukup dekat dengan keluarga Sayuti dan tidak memiliki rumah lain untuk pindah dalam waktu dekat ini sehingga mau tidak mau hanya bisa menikmati saja.

"Tapi barusan memang seperti ada suara berisik dari dalam rumah itu." Elvi berkata dengan sangat yakin.

"Kamu tidak usah terlalu mendengarkan karena nanti malah menjadi ketakutan kita tersendiri." ucap Yanto.

"Ya di mana tidak mau mendengarkan orang memang sudah sangat dengar tadi dari situ." Elvi berkata lirih.

Yanto menghelai nafas panjang dan dia juga ikut mengintip dari jendela untuk melihat keadaan rumah milik keluarga Sayuti itu, lampu dalam rumah itu masih menyala seperti biasa dan sedikit mengurangi rasa takut di dalam hati mereka semua ketika kebetulan menatap rumah itu, sebab kalau seluruh lampu mati maka yang ada rumah tersebut akan bertambah seram saja.

"Rumah sebesar itu lalu mendadak tidak ada yang menghuni sehingga siapa saja pasti akan merasa takut." Yanto berkata pelan.

"Ya kalau tidak ada tragedi yang menimpa mereka maka kita tidak akan takut begini, tapi karena kejadian tragis itu maka kita jadi takut dan tidak berani untuk keluar malam hari." keluh Elvi.

Elvi biasanya sering pulang malam ketika pulang kerja karena memang dia sering dapat shift malam dari tempat pekerjaan dirinya saat ini, namun karena masih takut dengan rumah tersebut maka dia meminta kepada bos tips siang saja dan pulang sekitar jam enam sore agar tidak melihat betapa seramnya rumah itu.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen kalian ya.

1
V3
jgn coba-coba ngomong kalau Arya itu Kalem 🤭
di balik kalem nya ada congor nya jg yg kalau ngomong setajam sileeeet
V3
benar kn tebakan ku td ,,,, apakah mereka adalah seorang Mafia atau punya Pesugihan ❓
eeee ..... ternyata mlh Pesugihan nya yg di ambil 🤣🤣🤣
V3
si Pardi ada di lemari kamar tidur yg mana yaaaa ❓❓❓
V3
si rete benar-benar yaaaa ,, knp sih pke sgla ngelarang Arya buat dobrak pintu nya ,,, takut benar rusak 🤦
lagian biarin ja sih rusak , orang nya dh PD koit 🤣
V3
weleeh ... babang ganteng sdh muncul nih 🤭🤭
aku kira kedatangan tamu orang jahat itu ,, eee ... gak thu nya tamu nya adalah Arya 🤭🤭
V3
mereka ini siapa yaaa ,, knp bgtu jahat bgt sih ❓❓
mereka mafia kah ❓ atau mereka melakukan pesugihan ❓
V3
gmn kondisi Pardi yaaaa , apakah wes mati Nang jerone lemari ❓❓
orang PD sibuk mencari dan ngomongin si Pardi ,,, tahu-tahu wonge wes mati 🤣🤣
V3
gmn kondisi Pardi yaaaa , apakah wes mati Nang jerone lemari ❓❓
V3
mknya JD orang itu jgn songong , jgn sombong , jgn takabur jg ,, yg namanya mahkluk ghaib itu psti ada ,, ini mah mlh sombong bgtu , gak percaya dan mlh nantangin , yaa bgni deh JD nya 🤣🤣
para tetangga jg ogah mo bantu mencarinya 🤣
V3
Pardi wes di sumpetke Nang lemari ,, mungkinkah ada orang yg menemukan keberadaan ❓❓
atau mungkin kah Pardi akan mati membusuk di lemari itu ❓❓
kualat tuh si Pardi ,, syukurin Kowe 🤣🤣🤣
V3
malam kak Nov 🤗
wes angel iki mah ,,, ora iso di kandani ,, sak karep mu Dewe ,, Yoo Ben lah ,, Ben mati wae si Pardi di cekik setan 🤣🤣🤣
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Nureliya Yajid
Lanjut 👍
Nureliya Yajid
Lanjut
Raffaza Direzky87
loh kmaren bukannya tangannya pardi di patahkan ya sama hantu di rumah Sayuti, kok sdh sembuh
V3
smg ja si Pardi pas ke sawah nya dan lewat jalan yg lama di hantui oleh para arwah keluarga Sayuti itu 🤣
V3
apakah Rais bakalan meninggal jg ,,, apakah mimpi itu mmg pertanda buruk ,, ❓
apakah Rais sdh terikat dh para arwah pembantaian itu ❓
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Ayuk Witanto
Pardi gak merusak jalan,tapi mau merusak hidup nya
Ayuk Witanto
kenapa gak terus terang saja...gak usah gengsi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!