NovelToon NovelToon
Finding True Love

Finding True Love

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Hamil di luar nikah / Pembantu / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:9.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aldiantt

Berawal dari niatan membantu sang kekasih mencari uang tambahan melamar, Alina justru harus kehilangan kehormatannya.

Ya, gadis itu terlalu mencintai kekasihnya. Sampai-sampai ia rela ikut menanggung beban yang harusnya bukan menjadi tanggung jawabnya. Sebuah pengorbanan untuk pria yang salah, yang atas kuasa Tuhan justru membawanya menemukan cinta yang benar.

Apa yang terjadi padanya?
Baca selengkapnya hingga selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aldiantt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Mabuk Lagi

Malam hari di apartemen mewah itu.

Alina tengah berada di balkon apartemen itu. Menikmati semilir angin malam seraya memutar musik klasik dari ponsel yang ia letakkan di atas meja. Tangan itu tergerak, dengan lembut ia mengusap usap perut yang masih rata tersebut. Begitu tenang. Begitu lembut. Suasana terasa sangat syahdu. Seolah malam memberi waktu untuk sepasang ibu dan anak yang belum saling bertatap muka itu untuk saling mendekat satu sama lain.

"Kamu suka musiknya, Nak?" tanya Alina pada sang jabang bayi.

"Katanya, musik klasik seperti ini bagus untuk ibu hamil dan janinnya."

Alina tersenyum. "Nak, maafkan ibu, ya. Jika nanti sebagai ibu, Ibu belum bisa memberikan contoh yang baik untuk kamu."

"Jika nanti kamu terlahir sebagai seorang wanita, semoga kamu tumbuh menjadi wanita yang kuat, tangguh, pintar. Jangan seperti Ibu yang terlalu bodoh ini. Semoga kelak segala sesuatu dalam dirimu dan hidupmu adalah semua hal yang indah. Parasnya, hatinya, tutur katanya, nasibnya, jalan hidupnya, bahkan pasangannya. Jangan seperti Ibu."

Alina tersenyum lembut. Sungguh, sebagai seorang wanita ia berharap segala kesalahan yang ia lakukan, segala dosa yang sudah terlanjur ia perbuat, semoga tak sedikitpun berimbas dan turun ke anak anaknya. Ia ingin anak-anaknya menjadi sosok yang jauh lebih baik darinya dalam hal apapun. Sebuah doa yang sepertinya akan selalu diucapkan oleh setiap orang tua.

Daagghh...

Alina terjingkat. Suara yang cukup keras muncul dari ruang tamu apartemen itu. Alina buru-buru mematikan ponselnya dan bergegas menuju sumber suara. Wanita itu lantas menghentikan langkahnya saat melihat seorang pria sempoyongan di sana. Ya, itu Vincent. Sebuah sebotol alkohol yang belum sepenuhnya kosong nampak berada di tangan kanannya.

Alina terdiam. Ia mundur beberapa langkah. Tak berani mendekat. Ada trauma yang terlintas saat melihat Vincent seperti ini. Ia tak mau kejadian itu terulang lagi untuk yang ketiga kalinya. Gadis itu memilih mundur. Menjauh dan bersembunyi dari pandangan Vincent.

Di balik tembok ruang tengah, Alina berdiri dengan tubuh gemetar. Vincent berteriak teriak memanggil nama Alicia. Sesekali ia terdengar merintih, lalu mengumpat, kemudian tertawa, memanggil Alicia lagi, mengatakan bahwa ia mencintainya, lalu mengumpat lagi, dan begitu seterusnya. Bahkan suara benda yang pecah juga terdengar dari sana. Entah apa yang terjadi, Alina tak berani melihatnya.

Cukup lama wanita hamil itu berdiri di tempatnya. Sesekali ia duduk d sofa, lalu bangkit lagi. Ia merasa tak tenang. Namun juga tak berani pergi dari tempat itu sampai situasi benar-benar aman. Harusnya lebih aman lagi jika ia lari ke kamar dan mengunci pintunya. Namun untuk menuju kamar ia harus melewati ruang tamu, tempat dimana Vincent kini tengah mabuk parah. Ia tak mau. Ia memilih untuk tidak mengambil resiko.

Jam menunjukkan pukul tiga pagi. Alina sudah sangat mengantuk. Sesekali ia terlelap sekejap di sofa, lalu bangkit lagi. Ia mondar mandir. Suara di ruang tamu sudah tak terdengar lagi. Dengan perasaan was-was, ia mencoba mendekati ruang tamu. Ia berdiri tepat di balik tembok di ujung ruang tengah yang terhubung langsung dengan ruang tamu apartemen tersebut.

Alina melongok, mengintip ke arah ruangan itu. Sudah tak ada suara. Namun seketika matanya membola. Dilihatnya di sana, Vincent tersungkur di bawah sofa. Di sampingnya botol yang semula ia pegang kini nampak pecah. Serpihan beling berceceran di lantai. Sebagian nampak tertindih lengan besar pria dewasa itu.

Alina segera berlari mendekati Vincent. Laki-laki itu tergeletak. Matanya terpejam. Diraihnya telapak tangan itu. Terluka. Ada darah yang sudah hampir kering di sana. Rupanya serpihan beling itu mengenai telapak tangan Vincent. Mungkin laki-laki itu sengaja menggenggam nya.

Alina kesulitan. Ia mendorong satu sofa di sana agar ia punya cukup ruang untuk bergerak. Ia membalik tubuh tegap itu agar terlentang. Susah payah wanita itu mencoba mengangkat tubuh Vincent. Alih alih bergeser dari posisinya, yang ada perutnya justru nyeri karenanya. Maklum, ibu hamil harusnya tidak boleh mengangkat benda yang berat, bukan?

Alina membuang nafas kasar. Ia berkacak pinggang menatap Vincent yang tak berdaya. Bagaimana cara membawa laki-laki ini ke kamar? Lantai ini sangat dingin. Kasihan jika ia tidur di sini. Alina berfikir keras. Ia kemudian bangkit untuk mencari kotak obat. Dibersihkan nya luka di telapak tangan pria itu dengan telaten lalu menutupnya dengan perban.

Alina menghela nafas panjang. Ia menyerah. Ia tak bisa mengangkat tubuh pria itu. Ia kemudian berinisiatif mengganjal kepala Vincent dengan bantal, lalu menyelimutinya. Setidaknya ada sedikit penghangat untuk tubuh laki laki itu dan kepalanya tidak akan sakit.

Alina menguap. Ini sudah hampir pagi. Sedangkan sejak tadi tidurpun ia tak nyenyak lantaran takut dengan keberadaan Vincent. Alina kemudian bergegas menuju kamar tidur lalu mengunci pintunya. Ia memilih untuk tidur di sana dan meninggalkan Vincent di ruang tamu demi menjaga keselamatannya.

....

04:00

Hoeekk....

Alina terbangun dari tidurnya yang belum lama itu.

Hoeekk....

Suara itu terdengar dari ruang tamu. Mungkin Vincent sudah bangun. Alina segera mengenakan outer kimononya. Ia turun dari ranjang lalu berlari keluar kamar. Dilihatnya di sana Vincent muntah hebat. Benda menjijikkan itu tumpah di sampingnya. Sebagian mungkin mengenai kemejanya. Baunya menyengat. Membuat siapapun pasti ikut mual melihatnya.

Setelah mengeluarkan isi perut yang cukup banyak, laki-laki itu kembali ambruk. Ia lemah. Namun sepertinya juga lega. Racun sisa alkohol yang bertumpuk di tubuhnya berhasil dikeluarkan dengan sempurna. Pria itu kembali terlelap. Seperti kehilangan seluruh tenaganya.

Alina perlahan mendekat. Dilihatnya mata itu kembali terpejam. Ia mengabaikan Vincent. Alina memilih untuk mengambil peralatan bersih bersih guna membersihkan muntahan Vincent. Bau itu sangat menyengat. Sangat mengusik indera penciumannya. Membuatnya tak tahan untuk segera membersihkannya.

Tak lama, lantai kembali bersih. Sedangkan Vincent masih tergeletak dengan kemeja dan selimut yang sepertinya juga terkena muntahan.

Alina memilih untuk mengabaikannya terlebih dahulu. Ia tak mau mengganggu tidur laki-laki tersebut. Lebih baik ia bersih-bersih dan menyiapkan sarapan bagi sambil menunggu Vincent bangun.

Vincent & Alicia

1
Radya Arynda
sabar Alina💪💪💪💪
Radya Arynda
kok ngak punya pendirian sih kamu cen vincen,,,,kasihan,,,alina ,,,mau di apakan dia,,,kenapa ngak nikah diam2 dulu,,,
Desyi Alawiyah
Cucu???

Wah, tanpa mama Theressa sadari, Vincent udah memberi dia cucu loh.. Di perutnya Alina.. 😜
Desyi Alawiyah
Dan pacarnya Alicia adalah Dion.. sahabatmu sendiri Vincent.. 😭
Desyi Alawiyah
Putramu itu hatinya sedang berbunga-bunga, mama Theresa 🤭
Georgia🤑
bener bener lu ya🙄
Desyi Alawiyah: Bener-bener anak durhakim tuh si Vincent 🤭🤣
total 1 replies
whiteblack✴️
pake kata itu..biar semakin jatuh cinta/Proud/
Don't Call Me Mbak💅
lanjut
Don't Call Me Mbak💅
waduh.aku ketinggalan banyak😱
Georgia🤑
entah kenapa aku terbayang bayang ibu ibu rambut mongkrok yang jualan rumah yang hanya dengam satu milyar saja....ituloh🤣🤣🤣🤣
Georgia🤑
istr jdman😊suport kerjaan suami🤗
Desyi Alawiyah
Tenang Kak, aku nggak akan kabur kok.. 🤣

Semangat yah Kak ngurus toddler nya /Determined/
Desyi Alawiyah
Semoga mamanya Vincent baik yah.. Nggak seperti orang kaya yang kebanyakkan.. 🤭
whiteblack✴️
kalau gitu nikahin lah...sampai kapan di simpan terus..dia itu bukan pajangan😒...
Radya Arynda
ternyata ke banggan vincen tidak lebih seperti pelacur,,,,,
Georgia🤑
sebesar apa thor????
Wanita Tanpa Mahkota 👑: 😁😁😁😁🙈
total 1 replies
Georgia🤑
lha dalahhh...
Georgia🤑
parraaahhhh🤣
Desyi Alawiyah
Yakin Dion mau menikahi Alicia? Sepertinya Dion cuma main-main doang deh sama Alicia.. 🤭
Desyi Alawiyah
Nah, bener kan.. Dion bermain api sama Alicia.. 😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!