Wang Ryu, seorang pria modern, tiba-tiba menemukan dirinya terlempar ke masa lampau, lengkap dengan status setengah dewa yang misterius.
Di dunia yang asing ini, di mana kelangsungan hidup adalah prioritas utama, Wang Ryu memutuskan untuk menggunakan pengetahuannya dari masa depan untuk membangun sebuah bisnis.
Dengan kecerdikan dan sedikit sentuhan magisnya sebagai setengah dewa, dia berusaha keras untuk tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga menciptakan jejaknya sendiri di zaman kuno.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mengejutkan
Zhang Ling dan lain' nya mengangguk setuju dengan rendah hati."Anda benar...anda benar...."
Ning Zao semakin terkesan dengan Tuan muda ini. Zhang Fei merasa senang karena kakeknya bisa menerima Hadiah-hadiah itu dari Tuan muda Wang.
"Minta seseorang untuk mengupas buah persik untuk kalian semua....." Ucap Wang Ryu.
" Baiklah akan saya siapkan...." Nyonya Tua akan berdiri namun ke dia menantu nya menahannya.
"Ibu kami akan melakukannya..." Bagaimana pun wanita tua ini sudah cukup kelelahan dari pagi mengurus semuanya.
"Baiklah ..." Nyonya tua mengangguk dan meminta mereka untuk pergi. Jadi Bibi Xixi berdiri dengan Ibu Fei membawa hadiah-hadiah dari Wang Ryu pergi ke arah dapur.
"Tuan muda anda nampaknya masih sangat muda ...?"tanya Ning Zao dengan nada santai.
Jenderal Tua meliriknya namun tak mengatakan apapun.Ning Zao menghela nafas lega.tak meledakkan mood pria tua itu.
Wang Ryu melirik Pangeran Hu dengan santai."Berapa umur pangeran tahun ini...?"
"Saya 29 tahun..." Jawabannya dengan jujur. Wang Ryu mengangguk,lalu berkata dengan nada bercanda."...anda pasti sudah memiliki banyak anak .."
"....." Ning Zao terdiam.Jenderal Tua tertawa dengan wajah bergetar. Nyonya Tua menutup mulutnya berusah untuk tak tertawa.
Yg lainnya menundukkan kepalanya dengan bahu gemetar.
"......" Wang Ryu.apa dia salah bicara. Dia melihat pangeran dengan ragu."Anda..."
"Saya belum menikah...!"jawab Ning Zao dengan wajah berkedut,dia bahkan tak menutupi ekspresinya.
"Ah...Ada yg seperti itu..." Wang Ryu benar-benar terkejut.lalu dia mengingat Bocah Mu Zhilin yg akan bertunangan 2x diusianya yg masih 16 tahun.
Melihat reaksi terkejut nya orang-orang saling berpandangan.apa ini hal aneh?.
"Tuan muda kenapa anda begitu terkejut,saya dan Paman ke 3 juga belum menikah..."ucap Zhang Fei dengan ragu, sekarang dia berusia 20 tahun, tapi orang tuanya sangat santai.
Mereka tak pernah memaksanya menikah, itu juga berlaku untuk paman ke 3 nya.karena itu saat pria yg hampir berusia 30 tahun itu masih lajang.
"......" Wang Ryu.ternyata anak Mu itu yg salah.dia menghela nafas lega.
Apa itu begitu aneh.Ning Zao dan Zhang zen saling melirik dengan wajah Bingung. Nyata nya kebanyakan dari rekan-rekan mereka memang hanya mereka berdua yg belum menikah.
Wang Ryu mengambil tehnya, meminum untuk menutupi rasa malunya.lalu bentuk dengan canggung.
".. hanya saja selama ini aku melihat anak-anak seusia Xixi sudah menikah jadi aku kira ..."Disini juga akan sama.
Zhang Peng menggelengkan kepalanya, tersenyum kecil."Pernikahan dini masih ada ,namun keluarga kami tak mengikuti aturan itu...."
" Itu bagus, biarkan anak-anak tumbuh dengan bermain-main......"Dia mengangguk. Ke dua menantu kembali dengan para pelayan yg menyajikan Buah persik.
Semuanya menikmatinya bersama,dan untuk Ning Zao yg pertama kali memakan Buah dewa ini dia merasa buah ini sangat lezat.
paman Feng yg duduk, dibelakang Wang Ryu segera menghampiri tuan muda nya.
menundukkan kepalanya berbisik pada Tuan mudanya yg seperti nya terlalu asik mengobrol." Tuan ada melupakan sesuatu..."
"Apa yg ku lupakan...?" Tanyanya tanpa sadar.Paman Feng menghela nafas."...hadiah utama untuk tuan Jendral..."
"Hadiah utama...?" Jenderal Tua melihat pada Wang Ryu dengan wajah terkejut, senang dan terharu.
Dia baru mengingat hal itu,Wang Ryu batuk."Tangan tolong...."
Pria tua itu dengan antusias mengulurkan tangannya dan didepan mata semua orang tangan lembut Wang Ryu menutupi telapak tangannya dan cahaya kehijauan muncul.
Nyonya tua,dan dua menantunya serta Ning Zao, Zhang Fei dan Zhang Ling yg belum pernah melihat apapun soal kemampuan Wang Ryu melebarkan matanya membeku.
Saat Wang Ryu menyingkirkan tangannya.sebuah cincin giok indah berwarna hijau dengan ukiran berwarna emas muncul di tangan pria tua itu.
"Tuan ini..." Jenderal Tua mengambil cincin itu dan matanya memerah saat melihat bahwa ada nama istrinya di cincin tersebut.
"Kenapa kamu menangis?" Nyonya tua terkejut melihat air mata yg turun dari mata suaminya.
"Ayah ...!" Bahkan anak-anaknya nya juga apa lagi Ning Zao.
Semua orang di istana Bahkan Kaisar sendiri tau bahwa Jendral tua adalah pria yg tegas, kuat dan tangguh.Tak ada dari mereka yg tumbuh dibawah pengawasan nya berani' untuk membantahnya.
Semua orang segan dan hormat dan takut saat berhadapan dengan nya,hanya saat dia sudah pensiun.
Ning Zao mulai melihat pria tua itu bisa bersikap lebih santai ,dia mencintai anak-anak nya,menantu dan cucunya.
Namun orang yg paling di cintai didunia ini mungkin adalah istirnya.
"Lihat lah...." Pria tua itu memberikan cincin itu pada istrinya,wanita ini mengambilnya dan tertegun, mata Nyonya tua masih sangat bagus walaupun usianya sudah 70 tahun.
Dan dia bisa melihat dengan jelas nama yg terukir di cincin giok itu.
" Huan Feiya..." Baca Zhang Peng yg duduk disebelah ibunya.Semua orang dimeja mendengar nya.
Mata Zhang Peng bingung"...itu nama ibu..."
Zhang zen melihat pada cincin satunya ditangan ayahnya dan menebak dengan tak percaya."...lalu apa cincin satunya..."
Jenderal Tua mengambil dan melihatnya.Benar itu terukir dengan nama Zhang Yan.
Mereka melihat pada Pria muda yang masih terlihat tenang duduk ditempatnya.paman Feng duduk kembali ke mejanya dibelakangnya tanpa mengucapkan apapun.
"...Bagaimana anda bisa tau nama saya ...?"Tanya Nyonya Tua dengan rasa campur aduk pada Wang Ryu yg duduk diseberang nya.
Pasalnya selama ini dia hidup dikota Wu dengan nama Zu Feiya, sedangkan nama aslinya adalah Huan Feiya.
Gemercik. _Tuan anda bisa mengatakannya,itu akan membuat dia bahagia___
Wang Ryu menghela nafas,Bahkan dia melihat dua roh pria dan wanita mendampingi Nyonya tua.
Wajah pria itu nampak penuh kasih sayang memandang pada Nyonya Tua,dan wajah roh wanita nampak tegas,namun matanya sangat lembut dengan cinta keibuan yg terpancar darinya.
mereka adalah roh orang tua dari Nyonya Tua,saat acara-acara seperti ini biasanya roh kerabat yg sudah meninggal akan pulang selama malam dan hilang saat mata hari muncul di ufuk.
Dia melihat pada Nyonya Tua yg juga melihatnya.
Semua orang memasang telinga mereka baik-baik termasuk pada menantu yg baru saja datang dan melihat suasana nampak haru,sedih dan bingung.
"Nyonya anda tumbuh dengan baik selama ini,cinta orang tua mu sangat besar padamu...."Ucapnya.
Tubuh wanita tua itu membeku, melihatnya dengan pandangan menyipit. Jenderal Tua menyentuh tangan istrinya.
Wanita tua itu menari nafas, menjawab."Anda benar...."
Nyonya tua tumbuh dilingkungan yg baik, dicintainya oleh orang tua nya, namun didikan perjodohan dikeluarga nya sangat kuat.
Huan Feiya remaja tak ingin menikah tanpa cinta,dia ingin hidup sampai tua bersama suami yg mencintai dan dicintainya.
Namun orang tua Huan tak setujui atas hubungannya dengan Jendral, mereka menolak dengan kesar. Sampai pertengkaran terjadi dan Huan Feiya kabur dari rumah.
Kedua pasangan ini menikah hanya didamping oleh orang tua Jenderal,namun mertua Huan Feiya sangat mencintainya dan perlahan-lahan menghapus kenangan Huan Feiya pada orang tuanya.
Sampai saat Zhang Zen lahir,dia tau bahwa orang tuanya meninggal saat dalam perjalanan menuju kota Wu.
Untuk pertama kalinya dia mendengar ayah dan ibunya ingin melihat cucu mereka.
Untuk pertama kalinya mereka akan memberikan restu mereka dan berkahnya pada Huan Feiya.
namun hal itu tak terjadi saat kereta orang tuanya tersapu banjir dan hanya meninggalkan seorang pelayan tua yg menceritakan kisah mereka pada Huan Feiya.
Bahkan pelayan tua itu hanya bisa bertahan 2 hari sebelum dia meninggal, sebelum pergi pelayan itu terus mengatakan orang tuanya tak pernah membencinya,mereka selalu berharap Huan Feiya bisa menemui mereka kembali.
"Mereka tidak menyalakan mu..."
Kata-kata ini seperti menghancurkan batu yg menimpa hati Huan Feiya selam bertahun-tahun.
Wanita tua itu tak bisa menahan air matanya.
pria ini yg dikatakan suaminya adalah Dewa surgawi.ternyata bisa melihat semua kisahnya."..anda tau... semuanya..."
"Mereka baik-baik baja..." Wang Ryu tak menjawab iya atau membantahnya.
dia melihat kearah belakang Wanita tua itu, semua orang tanpa sadar menoleh ke arah belakang,begitu pula Nyong Tua.
Mata semua orang melebar.
Sepasang kupu-kupu putih berterbangan seolah-olah menari, perlahan lahan mereka terbang disekitar meja itu,lalu disekitar kepala Wanita tua itu
Sebelum pergi pada Wang Ryu,dan menari-nari disekitar pria itu.
Zhang xixi melihat sepasang kupu-kupu itu dan merasa entah kenapa sangat sedih.
Saat acara sakral, biasanya dipercaya jika roh leluhur atau kerabat yg sudah meninggal akan datang dengan wujud kupu-kupu.
"Ibu...ayah..." Gumam Wanita tua dengan tak percaya,air mata membasahi pipinya yg keriput. semua orang merasa pengap didada mereka.
"Huan Feiya,kamu sudah dimaafkan..."ucap Wang Ryu melihatnya dengan mata bersinar dengan kelembutan yg langka.
"Mereka merestui kalian berdua bersama..."Lalu hal ajaib terjadi.
Sayap Kupu-kupu itu berubah menjadi biru bercahaya sebelum terbang menjauh lalu melebur sedikit demi sedikit di udara,Cahaya kebiruan itu sangat cantik dan berkilauan seperti permata biru.
Air mata Wanita tua itu menetes._ayah,ibu terimakasih_
Paman Feng tertegun melihat Tuan muda dengan takjub." Tuan muda!"
Teriaknya membuat semua orang kembali melihat kearah Wang Ryu.
Rambut segelap tinta itu berubah perlahan dengan kilauan warna putih kebiruan bercahaya,mata gelapnya memudar dan sepasang mata safir muncul.
Pakaiannya sangat indah dengan hiasan batu-batu permata safir yg berharga.daun telinga di hiasi dengan aksesoris yg cantik.
Untuk pertama kalinya bagi Wang Ryu mengambil tampilan ini.
Yaotao berata semakin banyak pahala yg dikumpulkan semakin kuat dan sempurna kekuatan yg akan dia dapatkan.
Jenderal Tua dan semua orang merasa tak percaya,apa ini wujud asli dari Tuan muda Wang Ryu.
Bahkan Ning Zao membeku.
jantungnya berdetak kencang.Untuk seumur hidupnya inilah pertama kali nya dia percaya bahwa Dewa itu ada.