NovelToon NovelToon
Tuan Daniel, Saya Sudah Move On

Tuan Daniel, Saya Sudah Move On

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Nikah Kontrak / Dijodohkan Orang Tua / Pelakor jahat / Tamat
Popularitas:880.3k
Nilai: 5
Nama Author: Maufy Izha

Kania Ishaq telah mencintai suaminya Daniel Saliem selama 10 tahun sejak Ia masih Remaja.

Namun, meskipun telah menikah dengan Daniel selama 7 tahun, bahkan Mereka telah memiliki seorang putri yang cantik bernama Elisa Saliem, Tetap saja tidak membuat Daniel bisa mencintainya.

Bahkan selama 2 tahun terakhir, Daniel malah berhubungan dengan adik tirinya Serena Gunawan tanpa malu dihadapannya.
Yang lebih menyedihkan, Putrinya sendiri, Elisa lebih menyukai Serena dibandingkan dirinya.

Akhirnya, Kania menyadari bahwa Ia telah melakukan hal yang sia-sia. Ia meninggalkan karirnya yang cemerlang sebagai dokter spesialis muda genius yang begitu dibanggakan profesornya namun berakhir mengecewakannya hanya untuk mengejar cinta.

Kania mengambil keputusan. Ia lelah mencintai sendirian dan sakit sendirian. Ia memutuskan untuk bercerai dan memulai hidupnya kembali.

Ia tak mau menyia-nyiakan waktunya lagi.

Bagaimana kisah Kania dan Daniel?
Selamat membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maufy Izha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 : Jalankan Kewajibanmu

Clara baru saja ingin menanyakan apakah Kania masih sendiri, tapi akal sehatnya langsung menghentikan niatnya.

Rasanya kurang pantas sekali, baru juga bertemu beberapa menit, langsung menanyakan hal pribadi seperti itu. Clara pun kemudian menanyakan hal lain.

"Kania, Kamu tinggal dimana? Biar Tante sama Blake yang anter"

"Mmm, tidak usah Tante. Saya bawa mobil sendiri kok"

"Tangan Kamu terluka begini. Biar Tante sama Blake yang anter, ya? Jangan menolak, Nanti Tante bakal kepikiran terus"

Kania tidak tahu harus menjawab apa, akhirnya Dia pun menyetujuinya.

Beberapa saat kemudian Blake sudah tiba dengan 1 kantung plastik putih berisi obat-obatan.

"Aturan minumnya ada di kemasan, dan Kamu juga harus mengganti perban serta mengoleskan obat ini agar lukanya cepat kering. Kata susternya setelah 7 hari, sudah bisa lepas jahitan"

"Terima kasih"

"Ayo Blake, Kita antar Kania pulang. Nanti mobil Kamu biar Sopir Tante aja yang bawa ke rumah Kamu ya"

"Ok Tante, Terimakasih"

"Tante lah yang seharusnya berterima kasih. Karena nolongin Tante, Kamu jadi terluka seperti ini, Ya kan Blake?"

Mendengar pertanyaan Mamanya, Blake mengangguk setuju. Sementara Kania tidak berkata apapun lagi.

Mereka bertiga pun meninggalkan rumah sakit dan menuju kediaman Keluarga Ishaq.

Di tengah perjalanan, Clara dengan penuh semangat terus mengajak Kania berbincang, Kania sedikit kaku karena Dia termasuk orang yang tidak terlalu pandai berkomunikasi dengan orang asing. Tapi, Melihat betapa ramahnya Ibunda Blake itu, Kania pun berusaha menanggapinya sebaik mungkin.

Ditengah perbincangan itu, ponsel Kania berbunyi, Kania pun mengambil ponsel itu dari dalam tasnya.

Begitu melihat layar, Nama Daniel terpampang disana. Kania sedang tidak dalam suasana hati yang baik untuk menjawab telepon Daniel. Ia pun menolak panggilan itu.

Beberapa detik kemudian, Daniel mengirimkan pesan.

[Besok Aku harus melakukan perjalanan ke Wakanda beberapa hari, bisakah Elisa Aku titipkan padamu?]

Tanpa menunggu lama, Kania langsung membalas.

[Tidak bisa. Aku sibuk.]

Setelah itu, Daniel tidak membalas pesannya lagi. Kania pun memasukkan ponselnya kembali ke dalam tas.

Melihat wajah Kania yang tiba-tiba murung, Clara secara refleks bertanya,

"Nak... Apa ada masalah?"

Kania langsung menggeleng. Dan menjawab, "Tidak ada Tante, hanya masalah pekerjaan"

"Baiklah, ngomong-ngomong Kamu sudah lama bergabung dengan Guardian Group?"

"Secara resmi baru 2 bulan Tante, tapi sebenarnya Saya sudah menjadi bagian dari Guardian Group sejak pertama kali berdiri 9 tahun yang lalu"

Jawaban Kania membuat Blake terkejut,

'Kania sudah bergabung dengan Guardian Group 9 tahun yang lalu?' Blake membatin.

"Benarkah? Lalu... Selama ini Kamu bekerja dimana?"

"Saya tidak bekerja Tante, Saya memutuskan untuk menikah?"

"Ap-apa?"

Clara sangat Shock begitu mendengar pernyataan Kania. Sementara Kania hanya tersenyum dan mengangguk sopan. Ia tidak berkata jujur bahwa Ia sedang dalam proses perceraian. Tidak etis rasanya membicarakan hal seperti itu pada orang asing.

'Yah, Sayang sekali...' Clara membatin kecewa.

"Tapi, Jika sesekali Tante ingin bertemu Kamu atau ajak kamu makan bersama, masih bisa kan?"

"Tentu saja Tante"

Kania menyetujui. Clara terlihat baik dan tidak menyimpan niat buruk. Jadi Kania tidak merasa keberatan menjalin hubungan dengannya.

"Kalau begitu, Kania simpan nomor Tante ya?"

"Iya Tante"

Clara senang mendengarnya. Sementara Blake yang tengah mengemudi, diam-diam tersenyum. Ada perasaan senang dalam hatinya melihat keakraban diantara Ibunya dan Kania, entah apa alasannya, Blake sendiri tidak mengerti.

Sesampainya di rumah Keluarga Ishaq.

"Oh Jadi, Kamu tinggal disini..."

"Iya Tante, Ini rumah peninggalan Kakek dan Nenek. Tante mau mampir?Ada Bibi dan Paman Saya di dalam"

"Oh lain kali saja Sayang, Tante masih ada janji temu sama teman-teman Tante. Biasa... Arisan ibu-ibu komplek, fufufu"

Mendengar Ucapan Bianca, Kania pun ikut tertawa kecil.

"Ya sudah, Tante pulang dulu ya, Kalau luka Kamu sakit atau tambah parah, tolong hubungi Tante segera ya"

"Jangan khawatir Tante, ini cuma luka kecil kok, Kania yakin 3 hari lagi sudah kering"

Sahut Kania.

"Ya sudah. Pokoknya kalau Kania butuh apa-apa, Kania bisa hubungi Tante kapan saja, okay?"

"Baik Tante, terimakasih"

"Sama-sama Sayang. Ngomong-ngomong Tante boleh kan panggil Kania sayang? Tante pengen banget punya anak perempuan, tapi malah dikasihnya laki-laki, jomblo akut lagi!"

Ucap Clara dengan sengaja menyindir putra semata wayangnya, Blake.

"Mom!" protes Blake seraya memutar bola matanya keatas. Ia pun meminta maaf pada Kania atas tingkah ibunya yang membuatnya malu di depan Kania.

"Saya minta maaf Kania"

"Nggak apa-apa" Jawab Kania seraya tersenyum.

Setelah itu, Clara dan Blake pun pamit pulang. Kania melambaikan tangannya yang tidak terluka sampai mobil yang dikendarai oleh Mereka berdua menghilang dari sana.

Kania pun masuk ke dalam rumah.

Begitu melihat Kania yang pulang lebih awal, Bibinya sedikit terkejut, apalagi saat melihat tangan Kania diperban.

"Ya Tuhan, Kania? Kamu kenapa?"

Pekiknya.

"Ceritanya panjang Tante, Aku mandi dulu ya, Aku ceritakan nanti"

"Ok, Hati-hati mandinya jangan sampai lukanya kena air"

"Iya Bibiku sayang..."

Kania naik ke atas dan langsung menuju kamarnya.

Setelah selesai mandi, Ia menjenguk ibunya sebentar, lalu turun ke bawah untuk makan malam bersama Paman, Bibi, dan Sepupunya.

"Oh, jadi gitu... Kok bisa kebetulan ya, Kamu nolongin orang, eh ternyata Ibunya Blake"

Kania mengangguk, Ia sendiri juga tidak menyangka.

"Tapi, Beliau kelihatannya orang baik Paman"

"Syukurlah. Yang penting semuanya selamat, terutama Kamu. Untungnya luka Kamu tidak parah"

"Iya Paman"

Mereka pun melanjutkan makan malam dengan tenang dan sesekali di isi obrolan ringan. Sampai terdengar suara klakson dari luar rumah.

"Itu pasti mobil Aku yang dianterin sama sopir keluarga Shelton. Aku keluar dulu"

Kania pun beranjak dari kursinya dan keluar menuju halaman rumah.

Supir keluarga Shelton memang datang, tapi di belakangnya ada mobil lain.

"Daniel?"

Begitu Mobilnya terparkir tepat di halaman rumahnya. Pintu mobil Daniel juga terbuka. Elisa turun dari sana dengan membawa koper kecil serta tas sekolahnya di punggungnya.

Sementara itu, Orang lain turun dari kursi kemudi, tapi bukan Daniel, melainkan supirnya.

"Mama!!" Elisa berlari ke arahnya dan langsung memeluk kakinya begitu sampai di depannya. Kania hanya tersenyum tipis seraya mengelus rambut putrinya itu.

"Bu, Pak Daniel meminta Saya mengantar non kecil kemari. 2 hari lagi saya jemput"

Kania hanya mengangguk tanpa berkata apapun. Setelah itu supir Daniel pun pergi dari sana.

Kania juga tidak lupa mengucapkan terimakasih pada Supir keluarga Shelton yang sudah mengantarkan mobilnya sebelum masuk ke dalam rumah.

Melihat Kania yang tidak antusias sama sekali saat bertemu dengannya, Elisa merasa sedih. Kania membantu Elisa menyeret kopernya dengan tangan kiri seraya menggandeng tangan putrinya dengan tangan kanannya.

"Kamu sudah makan?"

"Sudah Ma"

"Kalau begitu, Mam bantu kamu mandi"

"Iya ma!" Seru Elisa dengan penuh semangat.

Begitu masuk kedalam Elisa disambut dengan gembira oleh Paman, Bibi, serta sepupu Kania.

Namun tidak berlangsung lama karena Kania langsung membawa Elisa ke kamarnya untuk mandi.

Saat Elisa tengah asyik bermain busa di bathtub, Kania mengirimkan pesan pada Daniel.

[Lain kali, jangan sembarangan membawa Dia ke rumahku tanpa sepengetahuanku. Kamu meminta hak asuhnya, jadi jalankan kewajiban mu!]

Kania melemparkan ponselnya ke atas ranjang, kemudian membantu Elisa untuk menyelesaikan ritual mandinya.

Bersambung....

1
sweet candy
sepertinya alur cerita ini tdak asing,sprti drama2 pendek china
sakura
...
Evi Anggorowati
untung ya Elisa ga jd anak sambung serena krn kl serena dinikahi ma danil, Elisa bakal menderita dan disingkirkan ma ibu tirinya yg jahat itu, sebetulnya gemes jg ma Elisa bisa2nya saat itu lbh deket ma serena drpd ibu kandung nya sendiri apa mungkin krn didikan bpknya ya.. aku dr awal baca aja uda ga si ma tokoh danil ini yg tega bgt ma istrinya cm krn masalah dia dikasi obat dan berakhir di ranjang ma istrinya kok marahnya ampe segitunya... aneh aja gt, toh mrk begituan jg uda sah , kl semisal serena pake obat kayak gt biar bs dinikahi ma danil apa danil jg bakal dendam? paling si danil seneng2 aja ya dan akhirnya menjadi arga ke 2..hrsnya danil jg dpt karma si
Evi Anggorowati
rina menjijikkan bisa2nya beranak pinak ma mertuanya.. apa dia tau suaminya mandul ato krn dia sebenarnya cinta ma mertuanya sendiri ampe rela dihamili 2x .. danil gmn ni nyesel ga uda macarin wanita ular anak haram hasil zina ibunya dan laki2 yg dianggap kakeknya? hehe seandainya danil beneran nikah ma serena gmn yaa dan punya anak ma serena jg, malu g tuh dia
Evi Anggorowati
dasar danil bodoh pake heran knp dia ma kania jd jauh bahkan ga dikasi tau soal karen.. hello emang kamu siapa... nganggep kania istri jg engga mlh serena yg lbh km anggap istri, knp stlh cere ma kania kok danil ga nikah2 jg ma serena yaa.. kan hrsnya dia melaksanakan wasiat tmnnya utk jagain pacar nya ya dinikahi dong kan danil da buang istrinya..
Evi Anggorowati
baru baca ceritanya.. seru .. ikutan mangkel dan benci ma kudanil dan arga family's.. kok bs gt si kudanil jahat ma istrinya pdhal da hidup ampe bertahun-tahun masa ga ada sedikitpun rasa sayang ato cinta ke istrinya mlh dgn ga tau malunya pacaran ma serena saat masih jd suami kania.. yg aneh tu ya si evan itu kasi amanah kok suru jagain si serena pdhal mrk masih pacaran blm nikah dan jg kasi amanah kok ke suami org aneh gt kl pun kudanil mau jagain serena yg diawasin aja bkn mlh dipacari jd kl dia bilang ga selingkuh ma serena tu aneh jelas2 dia jagainnya kayak suami ke istri mana pernah satu kamar di hotel kira2 kudanil da sentuhan fisik jg ga ya krn kan dia laki2 normal dan dia jg sk ma serena
akukaya
26.02.2026 ni tarikh cantik
akukaya
anak kau tu waris laki kau... sekaya apa ya keluarga laki kau? kau sendiri seorang anak perempuan,,, kau bukan waris bapak kau laaa kan? hanya Daniel je waris dlm keluarganya sbb dia lelaki...
akukaya
bodoh.... benda salah dituruti... jaga setakat jaga dengan jarak kan boleh... ni sampai kau jaga macam bini sendiri BODOH... kata golongan elit... tapi hati dan fikiran sempit... Ptuiiiiiii...sakit hati aku
akukaya
dia yg jalang tak sedar diri
akukaya
ptuiiiiii... biadab punya anak ... "biasalah anak².." Ptuiiiiiii ... sbb dibiarkan dan dibiasakan lah terlihat KEBURUKANNYA..TERSERLAH... bukan anak yang bijak....
akukaya
setuju je laaa .. main² tarik ulur pulak...
murni l.toruan
Sadari apa yang sudah kamu lakukan kepada Karen dan keluarganya. Saatnya kamu tidur di Hotel Prodeo Rina
Sulati Cus
lupa lg ksh bintang kirain blm pernah baca
Silvia Azhara
judul novel untuk blake dan loly apa ya thor?
Ecci Syafirairwan
🥰
Rara Al mahira
hai
Anonim
Sptnya ada yg di rahasiakan daniel
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
🥰🥰ALEX .KANIA
Maulidza (Icha)
Bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!