HIDUP KEMBALI!!! atau lebih tepatnya mengulang kembali, siapa yang percaya akan hal ini, hanya orang tidak waras saja yang percaya.
Tetapi percaya atau tidak percaya itulah yang Viola rasakan sekarang, gadis bernama lengkap Viola Arayla Queensya berusia 22 tahun itu hidup kembali setelah dirinya mengalami kematian akibat ke perbuatannya sendiri.
Di kehidupan sebelumnya Viola adalah gadis yang sangat jahat dan suka menyelingkuhi suaminya yang bernama Sean Algala Frendolem, bahkan dia dan kekasih selingkuhannya yang bernama Deanra berniat ingin menyingkirkan Sean.
Sedangkan Sean adalah pria yang menaruh semua perasaannya pada Viola, Sean rela melakukan apapun agar Viola bisa mencintainya. Tetapi perasaan cintanya itu di balas dengan luka, Viola bahkan secara terang-terangan selingkuh di depannya. Dengan kembalinya Viola ke masa lalu, apakah dirinya bisa memperbaiki semuanya atau tidak?
Selamat membaca..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pagi yang Heboh
Viola terbangun saat merasakan ada yang mengelus perutnya, padahal dia masih ingin tidur.
'Sayang" panggil Sean manja
Viola pura-pura tuli karena sudah lelah dengan tingkah aneh-aneh Sean yang semakin hari semakin membuat orang mengelus dada.
'SAYANG!" teriak Sean ditelinga Viola membuat Viola kaget
'Apa-apaan sih?!" kesal Viola mencubit lengan Sean cukup kuat
'Kamu melakukan KDRT padaku sayang, aku akan melaporkan ini ke pihak berwajib!" ancam Sean membuat Viola melotot
Viola menggelengkan kepalanya melihat tingkah Sean yang berlebihan, padahal seharusnya dia yang marah dan merajuk tetapi kenapa kehidupan mereka berdua seolah terbalik.
'Jangan memanggilku, lihat saja kalau berani panggil lagi aku akan pulang kerumah papa!" ancam Viola dan ancamannya cukup manjur, terlihat Sean yang diam sambil cemberut
'Dasar jahat" guman Sean
Viola beranjak dari tempat tidur dan langsung menuju kamar mandi tetapi baru saja dirinya melepaskan baju tidurnya tiba-tiba Sean masuk dan memeluknya, hal itu membuat Viola diam-diam tersenyum.
'Maafkan aku sayang, aku juga tidak tau mengapa aku bersikap kekanak-kanakan begini, aku tidak mengerti diriku juga" sesal Sean menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Viola
'Lupakan saja, keluar dulu aku mau mandi" ucap Viola tetapi Sean semakin mengeratkan pelukannya
'Bagaimana kalau kita mandi bareng, sudah lama kita tidak mandi bareng" bujuk Sean dan Viola setuju saja asal suaminya tidak mengulah
Viola menuangkan sabun kecantikan dan aroma terapi ke dalam bathtub secukupnya tetapi tiba-tiba Sean langsung menuangkan satu botol penuh membuat Viola menganga.
'Kenapa menuangkan semuanya sayang?" tanya Viola sabar
'Biar busanya banyak" jawab Sean polos
'Terserah Sean terserah, aku pusing dengan tingkah laku kamu" pasrah Viola dan langsung berendam membiarkan Sean ikut masuk juga
'Malam ini aku nginap di rumah papa dan mama saja" ucap Viola membuat Sean menoleh padanya
'Aku tidak mau, kita tidur di rumah saja" tolak Sean
'Siapa yang mengajakmu, aku ingin sendiri" balas Viola acuh
'Kamu tega meninggalkan suami tidak berdayamu ini sendirian?" tanya Sean sedih
'Kamu diam saja!" kesal Viola
Selama mandi Viola selalu mengabaikan Sean yang terus saja mencoba mengajaknya bicara, Viola sudah lelah dengan tingkah Sean, lama-lama dia stres dan berimbas pada kandungannya.
'Apa jangan-jangan ini keinginan Sean semasa di kandungan mendiang Ibu mertua ya?" gumamnya melihat Sean yang kini tidur setelah lelah mengajaknya bicara tetapi tak kunjung di balas Viola
'Jahat banget aku" ucapnya lagi dan ikut berbaring di samping Sean kemudian mengecup pipi Sean
Terlihat wajah Sean yang nampak tirus karena susah makan nasi ataupun makanan lainnya, dia hanya ingin makan melon melon dan melon saja. Entah apa enaknya tetapi Sean tidak pernah bosan.
'Anak-anak mommy, jangan buat daddy kesulitan, lihatlah daddy kalian kurus begini" ucap Viola sambil mengelus perutnya yang kelihatan membesar
Viola mengecup pipi, kening dan bibir Sean kemudian beranjak keluar dari dalam kamar, jam masih menunjukkan pukul 9 pagi tetapi Sean sudah terlelap kembali.
Sesampainya di lantai bawah terlihat Ray juga yang baru bangun membuat Viola kaget.
'Kamu tidur disini?" tanya Viola bingung
'Benar nyonya, saya tidur disini karena kelelahan" ucap Ray sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
'Sudah aku bilang jangan formal begitu padaku, kalau kamu sahabat Sean berarti aku juga sahabatmu, meski aku lebih muda anggap saja kita seumuran" ucap Viola membuat Ray terdiam tetapi dalam hatinya dia merasa terharu
Ray tidak menyangka jika perubahan Viola begitu besar karena setahunya Viola adalah wanita yang egois, padahal Sean sudah berbuat berbagai macam cara agar Viola dapat menerimanya tetapi Viola tidak menghargai pengorbanan Sean.
'Sean dimana?" tanya Ray tidak sungkan lagi setelah Viola mengatakan jika Ray bersikap seperti biasa saja
'Dia baru saja tidur setelah mengulah, aku cukup pusing dengannya" keluh Viola
'Bahkan ini tidak seberapa dengan semua pengorbanan Sean dulunya" batin Ray menatap Viola yang memijit pelipisnya
'Tapi tidak apa-apa, mungkin saat masih di kandungan mendiang Ibu mertua Sean tidak mendapatkan keinginannya dari daddy, lagian ini masih normal kok hanya sedikit membuat kesal" kekeh Viola
Ray terdiam sambil tersenyum hangat, sepertinya Viola memang sudah berubah seratus persen, ternyata usaha Sean berhasil.
'Usahamu untuk membuat Viola memperhatikan kamu berhasil bro, aku senang mendengarnya langsung dari mulut istrimu" batin Ray
'Mau sarapan dulu atau langsung pulang?" tanya Viola menatap Ray
'Pulang saja, lain kali baru makan disini setelah kondisi Sean lebih baik, aku pamit" Ray pun pergi meninggalkan Viola yang mengedikkan bahunya
'Apa sebaiknya aku olah melon jadi kue atau olahan lain, aku khawatir Sean sakit karena tidak mengkonsumsi nasi dan makanan lain" gumannya
Di dapur terlihat Viola yang belajar membuat kue dari seorang pelayan yang kebetulan bisa membuat kue dan melon adalah bahan utamanya.
'Apa menurut bibi Sean akan suka? aku khawatir padanya" ucap Viola menghela nafas panjang
'Saya yakin tuan pasti suka nya, ini sudah selesai tinggal memasukkannya ke oven" pelayan itu pun memasukkan kue buatannya dengan Viola
Viola pun makan sembari menunggu kue milik Sean, ada perasaan senang dalam hatinya karena dirinya bisa mengulang waktu dan menghabiskan waktu bersama Sean.
'Aku berharap kedepannya lebih baik, aku ingin menciptakan pernikahan yang bahagia, hanya ada aku dan Sean serta anak-anak kami" gumannya
'Anak-anak nya mommy, bantu mommy menjaga daddy ya, karena daddy adalah pria yang berselimut kesedihan, mommy berharap setelah kalian lahir daddy semakin bahagia, mommy sangat bahagia memiliki kalian" ucapnya sambil mengelus perutnya
'Apa cuma perasaanku saja perutku lebih besar dari kemarin-kemarin?" gumamnya melihat perutnya yang nampak lebih besar dari sebelumnya
'Sudahlah yang penting kalian baik-baik saja di perut mommy" putusnya
'Nya, kuenya sudah matang" ucap sang pelayan membuat Viola senang
Kini Viola sudah di kamar sambil membawakan kue buatannya dengan pelayan, dan terlihat juga ada sedikit nasi dan susu untuk Sean.
'Sayang" panggil Viola sambil mencium pipi Sean berulangkali sehingga Sean terbangun
'Aku masih ngantuk sayang" rengek Sean manja
'Bangun dulu, isi dulu perutnya setelah itu baru tidur lagi" bujuk Viola
'Aku mau makan asal di suapi" Sean mulai bernegosiasi
'Baiklah, aku akan menyuapi kamu sayang, duduklah" Viola pun membersihkan wajah Sean menggunakan tissue basah
Sean dengan ogah-ogahan meminum susu yang di siapkan oleh Viola, sejujurnya dia tidak suka susu tetapi melihat kegigihan sang istri membuatnya harus menghargai jerih payah Viola.
Dengan telaten Viola menyuapi Sean meski Sean kerap kali protes tentang rasa nasi yang berada di mulutnya, hingga tidak terasa nasinya sudah habis dan terlihat Sean yang menikmati kue buatan istrinya dan pelayanan.
💕💕💕
Author ngantuk banget, segitu aja dulu Yaaa
riri-can
Endingnya koq agaq gantung ya 🤭