NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Kakak Tampan

Mengejar Cinta Kakak Tampan

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Persahabatan / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Elprida Wati Tarigan

Sania Ayunda Wirawan dan Yuki Yuspika adalah sahabat sejak kecil. Bukan hanya mereka, akan tetapi orang tua mereka juga bersahabat dekat. Bahkan mereka juga sama-sama terlahir dari keluarga terhormat dan sangat terpengaruh di kota mereka.

Mereka gadis yang sangat berprestasi dan kuliah di Fakultas ternama. Begitu banyak pria mengantri untuk mendapatkan cinta mereka. Namun, siapa sangka mereka malah jatuh cinta dengan pria yang berumur lebih tua dari mereka.

Bahkan berbagai cara telah mereka lakukan untuk mendapatkan cinta dari pria yang berhasil merebut hati mereka sejak kecil. Walaupun selalu di acuhkan, akan tetapi tidak ada kata menyerah untuk mereka. Mereka akan terus berjuang sampai mereka mendapatkan pria yang mereka idam-idamkan sejak kecil.

Apakah kedua sahabat itu bisa mendapatkan hati pujaan hati mereka?

Yuk saksikan perjuangan cinta dan aksi kocak mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elprida Wati Tarigan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 23

Yuki masih betah bergulung di bawah selimutnya. Tubuhnya yang terasa sangat lelah membuatnya ingin terus berasa di bawah selimut sambil memeluk bantal gulingnya. Menghabiskan waktu seharian untuk bekerja di kantor Aldan membuat tubunnya seperti ingin remuk. Bahkan dia juga tidak bisa lagi bercanda gurau dengan Sania, sehingga membuatnya menjadi semakin jenuh.

"Yuki! ayo bangun sayang. Apa kau tidak bekerja hari ini," oceh Shinta mencoba membangunkan putrinya yang masih betah berasa di bawah selimutnya.

Shinta membuka tirai kamar Yuki sehingga cahaya matahari berhasil masuk dan menyinari kulit putih Yuki. Shinta mencoba menarik selimut Yuki sehingga matahari langsung menyinari wajah cantik Yuki.

"Mama! aku masih mengantuk. Tunggu lima menit lagi ya," gumam Yuki sambil menarik selimutnya kembali.

"Sayang! kau tidak boleh seperti itu. Lihat sekarang sudah pukul tujuh pagi," oceh Shinta sambil menarik kembali selimut Yuki.

"Jam tujuh! kenapa mama tidak bilang dari tadi?" tanya Yuki langsung melompat dari tempat tidurnya lalu berlari menuju kamar mandi.

"Sudah mama tebak, kau pasti menyalahkan mama. Padahal kau yang sejak tadi tidak mau bangun," omel Shinta sambil merapikan tempat tidur putrinya itu yang seperti kapan pecah.

"Kau cepatlah turun. Mama tunggu kau di ruang makan," ucap Shinta lalu keluar dari kamar Yuki.

"Siap, Ma!" ucap Yuki sambil mengguyur tubuhnya mengunakan air dingin.

Setelah selesai, Sania langsung keluar dan mengenakan pakaian terbaiknya. Dia berdandan secantik mungkin agar Aldan bisa terpesona dengan kecantikannya. Namun, saat sedang merias wajahnya, dia melihat fotonya dengan Sania yang terpajang di meja rias nya.

Dia menatap foto itu dengan tatapan penuh kerinduan. Satu hari tidak bertemu dengan Sania membuat hidupnya terasa hampa. Bahkan baru semalam dia tidak bertemu dengan Sania, akan tetapi dia sudah sangat merindukan sahabatnya itu.

"Ternyata berpisah dengan Sania sama saja seperti berpisah dengan ponsel kesayanganku," gumam Yuki membuang napasnya kesal karena sudah sangat merindukan sahabatnya itu.

Tidak mau membuat kedua orang tuanya lama menunggu, Yuki memilih untuk turun secepatnya. Mungkin dia akan mungunakan hari liburnya nanti, untuk bermain dengan Sania dan melepaskan semua kerinduannya. Sesampainya di ruang makan dia sudah melihat kedua orang tuanya sedang sarapan bersama.

"Mama! papa! kalian melupakanku," ucap Yuki memanyunkan bibirnya kesal melihat Shinta dan Wildan sudah sarapan terlebih dulu.

"Sudahlah! cepat kau habiskan sarapanmu. Kau tidak boleh membuat nama baik papa hancur karena sudah datang terlambat. Padahal kau baru dia hari bekerja di perusahaan Wijaya," ucap Wildan menasehati putrinya itu.

"Ia, Pa! aku tidak mungkin membuat nama papa buruk di mata calon besan papa sendiri," ucap Yuki dengan penuh percaya diri.

Melihat kelakuan putrinya itu, Wildan hanya bisa mengeleng kan kepalanya pelan. Tidak mau terlambat masuk kantor, Yuki memilih untuk melahap makananya dengan begitu layapnya dan menghabiskannya tanpa sisa. Setelah selesai sarapan, Yuki langsung berpamitan keoada kedua orang tuanya dan pergi ke kantor mengunakan mobil kesayangannya.

"Hai, Yuki!" ucap Delia langsung menyambut kedatangan Yuki ketika turun dari mobilnya.

"Hai! kau baru datang juga?" tanya Yuki menatap Delia yang berdiri di depannya.

"Tidak! aku sudah datang sejak tadi. Kau sih datangnya terlambat. Padahal tadi ada berita heboh," ucap Delia penuh dengan semangat.

"Berita heboh apa?" tanya Yuki mengerutkan keningnya binggung.

"Tadi tunangan Pak Aldan datang ke kantor. Dia mengumumkan jika tidak boleh satupun dari kita yang mendekati Pak Aldan. Karena Pak Aldan hanya miliki nya. Bahkan dia sekarang berada di ruangan Pak Aldan bagaikan satpam dua puluh empat jam," ucap Delia dengan mulut nyinyirnya.

"Apa! apa wanita itu sudah gila," ucap Yuki terkekeh kecil mendengar tingkah aneh Gresya.

"Aku rasa begitu. Sepertinya dia cemburu kepadamu," ucap Delia menatap Yuki.

"Ketika dia merasa takut, aku malah semakin berniat untuk mengajaknya berperang," ucap Yuki terkekeh kecil lalu kembali melangkahkan kakinya.

"Apa! kau sudah gila? wanita itu tunangan Pak Aldan," ucap Delia penuh rasa tidak percaya lalu berlari kecil untuk mengejar Yuki.

"Aku tidak peduli. Selagi Kak Aldan belum tanda tangan di buku nikah, aku rasa masih ada kesempatan untukku. Lagi pula setelah bekerja di sini aku semakin tertarik kepada Bos tampan kita itu," ucap Yuki penuh semangat.

Mendengar ucapan Yuki, Delia hanya bisa mengelengkan kepalanya pelan. Memang dia tidak tau jika Yuki sudah menyukai Aldan sejak kecil. Namun, melihat dari cara bicara Yuki dia bisa menebak jika Yuki sangat mencintai Aldan. Apalagi mendengat jika Yuki ingin merebut Aldan dari tunangannya.

"Kau memang gila," ucap Delia menatap Yuki tidak percaya.

"Aku memang gila! gila karena ketampanan Tuan Aldan," ucap Yuki terkekeh kecil lalu berjalan memasuki kantor Aldan bersama Delia.

Ntah mengapa ketika melihat usaha Gresya yang ingin menjauhkannya dari Aldan, membuat Yuki semakin merasa tertantang. Dia malah semakin ingin bermain-main dengan Gresya dan menunjukkan jika hanya dia yang pantas berada di samping Aldan.

"Pertempuran akan semakin memanas. Rasanya aku akan semakin betah bekerja di sini," gumam Yuki tersenyum sinis sambil berjalan menuju ruangan Aldan.

Bersambung.....

1
nayoon
adiknya meli ya yg d cerita Randy rania
Tatiw
aldan" cemen ahhh🤭
Syamsiah Ummu Affan
bagus thoor
mei
seru critanya.. cuma dari sekian typo yg ada,kalo bole koreksi iya dengan ia itu sangatlah berbeda artinya... iya utk menjawab pertanyaan atau menyatakan persetujuan sedangkan ia itu kata ganti orang ketiga tinggal... makasih atas karyanya
mei: mksdnya kata ganti orang ketiga tunggal
total 1 replies
james mario
emng umur bisma brp dah
mei
ucap Kinan
Meriam Tehupelasury
🥰🥰🥰
Deera__
oalah rupanya Ibunda nya Gresia.
Deera__
aku kok punya firasat jika Mala nanti yg jadi pendonor mata untuk Yuki😭😭 semoga tidak, Mala juga berhak hidup bahagia. Semoga Pendonor nya orang lain aamiin
Deera__
diiih AULIYA SADAR 🤣🤣🤣😭😭😭/Curse//Curse/
Deera__
Diam!!! /Curse//Curse//Curse//Curse//Curse//Speechless//Speechless//Speechless//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Deera__
Alhamdulillah Selamat Yuki Aldan.. atas kehamilannya 😍
Deera__
Inna lillahi.. astaghfirullah ya Allah Yuki 😭😭😭😭😭😭 KURANG AJAR MALA /Angry//Angry//Angry//Curse//Curse//Curse//Curse/
Deera__
kelakuannya plek ketiplek ma Mila dulu. nama mereka juga sama Mala Mila. jadi cocok. menjijikkan 😏😏/Speechless//Speechless//Speechless/
Deera__
jadi Rifki adiknya Mala... hmmm
Deera__
oalah baru ingat aku ini mala Adik sepupu Mila sohib Rania dan Clara yg ternyata musuh mereka. serta Sahabatnya Arin. astaghfirullah kenapa aku bisa lupa 🤣🤣🤣🤣🤣/Frown//Frown//Sob/
Deera__
kakaknya siapa ya? duh bisa²nya aku lupa. padahal aku baca semua kisahnya /Whimper//Whimper/🤣🤣🤣🤣🤣
Deera__
aku kok lupa.. dia anaknya siapa ya?? kok bisa nge blank GK paham aduuhh 🤣🤣🤣/Cry//Blush//Cry/
Deera__
licik harus dibalas lebih licik lagi
Deera__
good gril Sania /Proud/🙂😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!