NovelToon NovelToon
Ku Mohon Cintai Aku

Ku Mohon Cintai Aku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Hamil di luar nikah / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:171.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Riya_Rayya

Dijual sang ibu pada lelaki tua membuat hidup Reva hancur. Ia begitu benci pada dirinya saat harus kehilangan kehormatan yang selama ini ia jaga.

Reva memutuskan untuk bunuh diri.

Namun tak disangka, sepasang kekasih telah menyelamatkan hidupnya dan membernya kehidupan yang layak.

Sejak awal pertemuan mereka, Reva malah mencinta laki laki yang bernama Kenzo itu. Laki laki yang sudah memiliki kekasih hati.

Hingga sebuah tragedipun terjadi. Tanpa unsur kesengajaan, Reva telah hamil anak Kenzo.

Lalu bagaimana kisah cinta Reva? Apa yang akan terjadi pada kehidupan kedepannya?

Akankah ia mendapatkan cinta Kenzo yang jelas jelas sudah berlabuh pada kekasihnya?

Yuk ikuti kisahnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riya_Rayya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menginap

Tak Berapa lama kemudian, Mobil yang dikendarai Kenzo sudah terparkir rapi di halaman rumah ayahnya. Ia pun segera keluar dan mulai berjalan meninggalkan mobilnya.

Ia meninggalkan Reva begitu saja yang masih setia duduk di dalam mobil . Hingga beberapa langkah kemudian ia berhenti dan menoleh ke belakang.

Dan saat ia menoleh ternyata Reva tidaklah mengikuti langkahnya, hingga Ia pun memilih berbalik untuk menjemput istrinya tersebut.

"Kenapa kau tidak turun?" Tanya Kenzo sembari membuka satu pintu mobil depan.

"Kak Kenzo, perutku sangat sakit sekali"

"Dasar manja!cepat masuk atau aku akan meninggalkanmu di sini sendirian."

"tapi kak__"

"aku tak mau mendengarkan alasan apapun"

"aku sedang tidak beralasan kak"

"cepat ikut turun atau aku akan menyerermu paksa keluar dari mobil ini!"

Akhirnya Revapun memaksakan dirinya untuk turun dan mengikuti suaminya itu masuk ke dalam rumah besar bak istana milik mertuanya.

Reva berjalan dengan memegang perut bawahnya, jalannya pun agak membungkuk demi menahan sakit.

Ya, meskipun ia masih merasakan sakit di bagian bawah perutnya, namun sebisa mungkin Reva akan menahan rasa itu agar terlihat seperti tak terjadi apa apa.

"aku ingatkan sekali lagi, jangan mengadu apapun pada orang tuaku tentang hubungan kita! mengerti!"

"iya kak"

Acara pun telah dimulai. Semua keluarga besar Kenzo benar benar dari keluarga kaya. Penampilan mewah dan glamour membuktikan bahwa wanita wanita yang ada di keluarga itu adalah wanita kelas atas.

Reva pun merasa tak ada artinya, bahkan untuk berbaur dengan mereka pun ia tak memiliki kepercayaan diri sama sekali.

"Dan yang mendapat arisan bulan ini adalah. Kenzo" ucap seorang wanita yang baru saja membuka gulungan kertas kecil

Kenzo pun hanya tersenyum. Melihat sikap Kenzo terhadap keluarganya membuat hari Reva mendadak perih.

*Senyum? kak Kenzo tersenyum? manis sekali?

Tapi kenap kak Kenzo tak pernah tersenyum padaku?

Sekalinya tersenyum, itu hanyalah senyum ejekan saat ia melihatku menderita*.

"Wah... Reva, Kenzo baru saja mendapatkan arisan yang sangat besar, pasti nanti kau akan di belilan berlian model terbaru. Ia kan?" seorang wanita paruh baya tengah berbicara pada Reva

"eh.. mm.. aku tidak tau tante" jawab Reva asal.

"tentu saja aku akan membelikannya berlian. Bahkan bila perlu, aku akan membelikannya berlian model terbaru dan keluaran terbaru juga, iya kan sayang?"

Reva dikejutkan dengan sikap Kenzo yang tiba tiba saja datang padanya dan merangkul pundaknya posesif

Reva tau ini hanyalah sikap manis kenzo untuk menutupi perlakuan aslinya di depan keluarga besarnya.

Reva pun hanya mengangguk dan tersenyum kaku menerima perhatian palsu suaminya.

Matanya pun tak berani menatap ke depan karena disana ada Kejora yang tengah menatapnya juga.

Ia benar benar merasa malu jika berhadapan dengan Kejora. Tapi setidaknya malu itu terkurangi dengan Kenzo yang bersikap manis di depannya. Paling tidak ini membuktikan bahwa nasib pernikahannya akan terlihat baik baik saja di depan banyak orang.

Sementara Kenzo, ia sengaja bersikap manis pada Reva hanya untuk membuat mantan kekasihnya itu cemburu.

Namun yang terjadi, bukannya cemburu, Kejora malah muak melihat kelakuan Kenzo yang sok manis. Hingga Kejora memilih pergi meninggalkan acara itu.

Acara pun berakhir. Semua orangvsudah pulang ke rumah masing masing. Begitupun dengan pasangan pengantin tak sejalan ini. Mereka pun ingin segera pulang dan mengistirahatkan tubuh mereka.

Terutama Reva. Meskipun tak sesakit tadi, namun rasa nyeri itu masih membekas di bagian perutnya. Ia ingin sekali cepat pulang dan meminum obat pereda nyeri kandungannya.

"Kenzo.. Reva" panggil ibu Kenzo

"Ya ma"

"apa kalian juga akan pulang?"

"iya ma, bukankah acaranya sudah selesai?" sahut Kenzo

"acaranya memang sudah selesai, tapi apa kalian berdua tidak ada niatan untuk menginap di sini? semalam saja?"

Kenzo dan Reva saling pandang. Namun pelototan mata Kenzo pada Reva mengisyaratkan bahwa Ia sedang menyuruh Reva untuk menolak tawaran sang mama.

"maaf ma, besok pagi kak Kenzo ada meeting pagi, sepertinya kami akan menginap lain waktu saja" jawab Reva mencoba mencari alasan

"benarkah Ken?" selidik mama

"iya ma, Besok Kenzo ada meeting pagi sekali"

"meeting? meeting apa? setahu ayah besok pagi perusahaan tak ada meeting apapun? sahut sang ayah menimpali pembicaraan mereka

"Ken.. apa kalian sedang berusaha mencari alasan agar tidak menginap disini?"

"maaf ma, kami__"

"sudah sudah, mama tidak mau tau, kalian harus tidur disini"

"tapi ma__"

Mama tidak lagi meneruskan kata katanya, ia langsung menarik tangan anakndan menantunya itu untuk segera masuk ke kamar.

"mama yakin menyuruh kami tidur disini?" tanya Kenzo

"tentu saja"

"kami harus tidur dalam satu kamar ini ma?"

"memangnya kenapa? bukankah wajar jika suami istri itu tidur sekamar? apa jangan jangan kalian kalau di rumah tidur terpisah ya?"

"hah? tidak kok ma, kami satu kamar, hanya saja kamar di kamar kami memiliki ranjang yang sangat besar. nah ini?"

"oh ya maaf, ranjangnya memang tak sebesar milikmu. Tapi bukankah ranjang tak terlalu besar justru membuat pasangan semakin mesara?" goda sang mama yang membuat pipi Reva bersemu merah

"selamat beristirahat" Mama Kenzo lantas menutup pintu dan meninggalkan dua orang itu di dalam kamar.

Sementara Reva, ia masih mematung di tempatnya. Ia tak tahu harus berbuat apa. Karena ia tak berani untuk sekedar mendekat ke ranjang yang sudah lebih dulu di dufuki oleh Kenzo.

"apa kau akan terus disitu dan menjadi patung sampai pagi?"

.

.

1
ilyas Baihaqi
Luar biasa
Nefi Ichwan
Lumayan
Riya Rayya: terimakasih kakak atas partisipasinya..
total 1 replies
Nefi Ichwan
Biasa
AR Althafunisa
terima kasih aka author krna sudah menyelesaikan ceritanya. Aku sukak 🥰❤️
AR Althafunisa
Alhamdulillah... masih ada orang baik 😭😭😭
AR Althafunisa
pergi Reva... jangan mengemis cintanya 😭😭😭
AR Althafunisa
😭😭😭
AR Althafunisa
😭😭😭😭😭
AR Althafunisa
😭😭😭😭nangis aku bacanya 😭😭😭😭😭
AR Althafunisa
😭😭😭😭 kasihan Reva takdir hidup sungguh mengenaskan 😭😭😭😭😭
Charisma Putra M Putra
👍👍👍👍👍🌹🌹🌹🌹
Riya Rayya: terimakasih atas partisipasinya dalam menilai cerita aku kakak ..
total 1 replies
Evi Arlis susanti
sangat baik
Riya Rayya: terimakasih atas partisipasinya kakak..
total 1 replies
Nana Bati
tidak ada yg ingin berada di situasi seperti reva, takdir lebih kuasa, jgn menyerah dengan sabar akan berbuah baik... semangat terus thor 👍👍
Ayen Tan
modus apa bnr yesel hadehhh
Anonim
Bosan mls
Anonim
Penulis andalan terakhir saling mencintai jijik sekali maaa perempuan perebut pacar org yg ditolong ko bahagia kapan matinya Kejora ygbaik
Anonim
Kapan mati reva
Anonim
Perempuan murahan jadi ratu
Anonim
Anjing kau Reva murahan kau benci saya
Dafila Nurul
bagus ceritanya.
Riya Rayya: terimakasih.. 😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!