Ellios, seorang pemuda yang mendapatkan vonis dari seorang dokter karena memiliki sebuah penyakit yang mematikan. Dan umurnya tak akan bertahan lama lagi, bahkan hanya dalam hitungan bulan saja.
Tiba-tiba Ellios menemukan sebuah boneka. Boneka itu tiba-tiba saja hidup dan menawarkan beberapa misi sistem yang akan bisa memperpanjang umurnya jika bisa menyelesaikan misi demi misi.
Bisakah Ellios melawan takdirnya dari penyakit mematikan itu dengan bantuan sistem itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Misi Membuat Pelanggan Kesal
Rupanya suara itu bukanlah halusinasi saja! Karena Ellios mulai mendengarnya kembali dengan begitu jelas dan dekat dan seketika membuat langkah Ellios terhenti kembali.
[ Tuan Ellios ... misi akan segera dimulai dalam hitungan 3 detik setelah aku menjelaskannya. Dan misi kali ini adalah tuan harus membuat kesal salah satu pelanggan di kedai ayam krispi ini. Waktu yang diberikan hanyalah 10 menit saja. Dan misi dimulai dari sekarang. ]
BIP ...
Tentu saja Ellios merasa begitu terkejut luar biasa karena tidak pernah menyangka jika dia akan mendapatkan sebuah misi dadakan seperti ini begitu saja. Bahkan misi kali ini tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu dan langsung saja otomatis dimulai.
Misi kali ini aku harus membuat salah satu pelanggan merasa kesal padaku? Dan waktu yang diberikan hanyalah 10 menit saja? Itu artinya aku harus segera melakukan misi ini sekarang juga! Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang? Bagaimana caranya aku membuat kesal pelanggan itu? Pikirkan sesuatu, Ellios!
Batin Ellios mulai memikirkan sebuah rencana untuk menjalankan misinya kali ini.
Tempatkan dirimu seakan kamu sedang berada di posisi mereka, Ellios! Seorang pelanggan akan selalu menginginkan pelayanan yang baik, ramah, dan mereka juga sangat menyukai ketika diperlakukan bak seorang raja. Itu artinya aku harus bisa memutar balikkan itu semua dan membuat salah satu dari mereka merasa kesal padaku. Bagaimana jika enumpahkan minuman pada pakaian salah satu pelanggan? Tapi bagaimana jika mereka tidak marah dan kesal? Bagaimana jika pelangggan itu sabar? Hhhmm ... apa ya yang bisa membuat mereka kesal?
Batin Ellios masih memutar otaknya untuk mendapatkan sebuah ide untuk menjalankan misi dadakan kali ini.
Namun bagaimana jika ibu marah padaku? Bagaimana jika reputasi kedai ayam krispi ini hancur karena ulahku?
Batin Ellios lagi mulai terlihat bimbang kembali.
[ Misi kali ini tuan hanya membuat kesal seorang pelanggan. Untuk hal lainnya tuan tidak perlu merasa khawatir. Aku akan mengurus semuanya. ]
Suara Lovely mulai terdengar lagi seakan bisa membaca pikiran Ellios.
Ah ... sebaiknya lakukan saja hal menyebalkan dulu untuk pelanggan kali ini.
Batin Ellios mulai melenggang mendekati seorang pelanggan gadis yang kebetulan sedang datang sendirian. Gadis itu terlihat sedang memainkan ponselnya dan tidak terlalu menggubris kehadiran Elliios yang sedang mengantarkan makanan untuknya.
Lakukan sekarang, Ellios. Tumpahkan minuman padanya atau rayu gadis ini. Pasti dia akan merasa kesal saat seorang pelayan kedai berusaha untuk menggodanya! Ayo cepat lakukan!
Batin Ellios mulai mengambil nafas panjang lalu mengeluarkannya perlahan, sementara tatapannya masih sedikit melirik gadis berambut keriting itu.
"Silakan, Nona manis ..." ucap Ellios yang terdengar begitu kaku sembari meletakkan sepiring piring berisi ayam krispi lengkap dengam sup asparagus dan juga minuman bersoda berwarna gelap itu.
"Hhm. Letakkan saja disitu." celutuk gadis itu mulai beralih menatap Ellios dan tersenyum tipis.
Namum disaat Ellios meletakkan segelas minuman bersoda itu, Ellios sengaja berpura-pura dan mendramatisir keadaan sehingga minuman bersoda itu akhirnya tumpah dan mengenai rok dari gadis itu.
Yess, berhasil!! Ayo marah dan kesallah padaku aku mohon! Kamu seharusnya menilaiku sebagai seorang pemuda yang sangat menyebalkan bukan? Rok warna cerah yang sedang kamu kenakan saat ini basah begitu saja.
Batin Ellios lagi penuh harap dan tak sabar untuk menantikan kemarahan sang gadis. Namun jauh di luar dari dugaannya, sang gadis pengunjung malah terlihat begitu tersipu malu dan wajahnya terlihat sedikit merona menatap Ellios.
Ekspresi macam apa ini? Bukankah seharusnya dia marah padaku?
Batin Ellios dengan kening berkerut menatap gadis itu tak paham.
"Maafkan aku, Nona. Aku tidak sengaja melakukannya ... maaf ..." ucap Ellios akhirnya karena gadis pengunjung masih saja terdiam malu-malu. "Aku akan segera mengganti minuman ini."
Namun belum sempat Ellios meminggalkan tempat itu, tiba-tiba saja Jiu sudah datang menghampiri mereka berdua dan sudah membawakan segelas minuman bersoda lagi.
"Maafkan teman saya, Nona. Kebetulan aku membawa minuman yang sama dengan yang nona pesan berlebih. Jadi ini adalah minuman penggantinya. Silakan bersihkan rok nona dengan ini." ucap Jiu begitu ramah dan memberikan sebuah sapu tangan.
Dan sapu tangan itu adalah sapu tangan limited edition dari sebuah fashion brand yang cukup bergengsi di negeri sakura ini. Dan pada sapu tangan itu terdapat logo khusus dari butik tersebut.
"Sapu tangan itu boleh nona simpan dan anggap saja sebagai permintaan maaf dari kami. Kalau begitu kami permisi! Selamat menikmati kembali." ucap Jiu dengan sangat ramah lalu mulai menarik tangan Ellioa untuk segera meninggalkan tempat itu.
"Uhm ... terima kasih, Jiu." ucap Ellios merasa tak enak hati, karena sebagai seorang putra dari pemilik kedai ini malah melakukan hal bodoh seperti itu.
"Hmm. Santai saja." jawab Jiu dengan santai dan tersenyum tipis. "Ayo kita antarkan pesanan mereka mereka lagi!" ucap Jiu mulai memasuki dapur untuk mengambil pesanan yang sudah siap untuk diantarkan kepada pelanggan.
Ellios terlihat juga mulai memasuki dapur untuk mengambil pesanan-pesanan itu untuk segera diantarkan untuk para pelanggan.
[ Waktu yang tersisa adalah 4 menit 27 detik lagi. Silakan segera melakukan misi ini, Tuan. ]
Suara Lovely yang masih tak berwujud itu kembali terdengar oleh Ellios dan membuat Ellios kembali memikirkan sebuah cara untuk membuat seorang pelanggan kesal padanya.
Namun karena mengingat kejadian beberapa saat yang lalu, sebenarnya cukup membuat Ellios merasa tak enak dengan Suzuna dan juga Jiu karena malah akan merepotkan mereka. Namun biar bagaimanapun misi ini harus tetap dijalankan, dan Ellios harus menemukan sebuah cara!
Belum sempat Ellios menemukan sebuah ide cemerlang lagi, tiba-tiba seorang pelanggan pria mulai melambaikan tangannya dan terlihat sudah tak sabaran menantikan makanannya, yang kebetulan pesanannya sedang dibawakan oleh Ellios saat ini.
"Oi!! Cepat!! Aku sudah lapar!!" ucapnya kepada Ellios setengah berteriak, padahal jaraknya dengan Ellios hanya beberapa meter saja.
"Ah ... oh ... Iya ..." sahut Ellios gelagapan dan mulai melenggang kembali mendekati pelanggan yang masih cukup muda itu.
"Lama sekali!! Apa kamu sengaja melakukan semua ini? Mengapa tidak becus menjadi seorang pelayan?!" semprotnya ketika Ellios sudah tiba di meja pemuda itu.
"Maaf. Hari ini kedai kami.begitu ramai dan penuh dengan pengunjung. Jadi mohon maaf atas ketidaknyamanannya." ucap Ellios dengan ramah dan mulai meletakkan makanan demi makanan di atas meja.
Namun disaat Ellios mau menyajikan sup asparagus yang masih hangat itu di atas meja, tiba-tiba saja ada seorang anak kecil yang sedang berlari dan tak sengaja malah menabrak tubuh Ellios.
Semangkok sup asparagus itu terhempas dan isi di dalamnya mengguyur wajah dan rambut dari pengunjung pria yang cukup galak dan temperamen itu.
BYURR ...
cuma dari sifat mcnya w agak enek aj
apalagi pas MC di ancam ama louis mau celakai ibunya malah kek orang bloon mcnya
klo jadi w dah w patahin kaki tangannya
berasa MC naif y ampe rela ibunya dicelakai
ky nya sesuai karakter pembuat nya di real wkwkwkwk
pasti real nya pelit
kembalu
kalo korban pemerkosaan, masih maklum karna dipaksa
padahal baguss