NovelToon NovelToon
Secret Wife

Secret Wife

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / CEO / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Reinata Ramadani

Ashilla tidak pernah menyangka jika di hari itu ia harus merelakan masa lajangnya, menikah dengan sosok yang tidak pernah ia kenal sebelumnya hanya karena ancaman dari sang paman yang akan menghentikan pengobatan adiknya yang tengah berjuang dalam masa kritisnya.

Hidupnya hancur, semakin hancur ketika ia mengetahui fakta sebenarnya mengenai alasan mengapa laki-laki itu memilih menikahinya.

Mampukah Ashilla menjalani biduk rumah tangga yang jelas-jelas tidak ada kata cinta didalamnya?

IG : reinata_ramadani

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reinata Ramadani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seorang Pewaris

°°°~Happy Reading~°°°

Tanpa terasa usia kehamilan Shilla kini memasuki bulan ke lima. Mual yang selalu menyiksanya dulu, kini tak lagi menderanya. Perutnya yang rata kini sudah mulai membuncit menunjukkan tanda-tanda kehamilan.

Damian yang berada jauh disana hanya bisa berkunjung setiap tiga minggu sekali. Ingin rasanya merengek, tapi bagaimana. Tekanan pekerjaan membuat suaminya bahkan hanya bisa menemaninya 2 hari sebelum akhirnya kembali berjibaku dengan pekerjaannya.

"Alhamdulillah, mas Damian datang."

Perempuan yang tengah duduk di ruang TV itu sontak bangkit dari duduknya saat deru mesin mobil terdengar semakin mendekat. Kaki jenjangnya kini melangkah cepat keluar dari kediaman demi menyambut kedatangan sang suami yang begitu dirindukannya.

Mobil itupun menghentikan lajunya tepat di teras villa. Terlihat laki-laki yang semakin rupawan itu menuruni mobilnya di susul sang asisten yang dengan setia menemaninya.

"Mas... ."

Kaki jenjang itu tak sabar untuk melangkah cepat, Shilla bahkan berlari membuat Damian ketar-ketir dibuatnya.

"Hati-hati Shilla." keluh Damian saat istrinya kini menghamburkan rengkuhannya.

"Shilla kangen. Mas sudah satu bulan tidak kesini." Keluh Shilla saat dirasakannya sang suami semakin jarang mengunjunginya.

"Maaf. Pekerjaan saya padat. Minggu lalu saya harus terbang ke Singapura."

"Saya bawakan strawberry. Kata bi Asih kamu lagi suka sama buah itu."

Mata Shilla sontak berbinar. "Beneran mas?"

"Saya bawakan banyak, biar bisa buat setok untuk kamu nyemil."

"Makasih mas." Perempuan itu kembali merengkuh suaminya. Rasa bahagia itu begitu membuncah dada. Kehangatan itu, Shilla sungguh tak ingin kehilangannya.

Keduanya kemudian memasuki kediaman dengan menenteng sebagian strawberry untuk langsung di cicipi oleh Ashilla. Sedang sisanya langsung dimasukkan ke dalam kulkas. Membuat kulkas itu seketika penuh akan buah strawberry karena saking banyaknya.

"Enak mas. Mas ngga mau?" Shilla menyodorkan buah di tangannya.

"Tidak. Kamu saja." timpal Damian sembari memainkan ponselnya.

"Adek sudah mulai menendang loh mas." Membuat Damian sontak berpaling menatap Shilla yang juga tengah menatap ke arahnya. Ponsel yang tadi di genggamnya kini langsung ia letakkan di atas meja kaca.

"Benarkah?" tanya Damian dengan mata berbinar. Tangan besarnya kini sudah bertengger di atas perut buncit Ashilla.

"Iya. Tapi belum terlalu terasa kalau di sentuh dari luar. Kata dokter, seiring bertambah usia kehamilan nanti, tendangannya akan semakin terasa."

Damiam menatap perut buncit Shilla penuh binar. "Hallo baby. Kamu mendengar Daddy?"

Gerakan kecil itu terasa di telapak tangannya. Membuat Damiam sontak dibuat termangu tak percaya. "S-shilla. Lihat. Dia bergerak Shilla."

Terasa gelenyar aneh saat tendangan-tendangan kecil itu terasa di telapak tangannya. Damian tak pernah merasakan ini sebelumnya. Rasa haru bercampur bahagia. Ini benar-benar menakjubkan.

"Iya, sepertinya adek kangen sama ayah ya dek..." tangannya ikut mengusap di sisi kosong sebelah tangan Damian.

Shilla mengukir senyum. Momen ini, kenangan ini, sungguh Shilla tak ingin melupakannya.

Apa tidak bisa seperti ini saja.

Apa perpisahan itu masih harus terjadi dan menghempaskan semua kebahagiaan yang telah diukir bersama?

"Kamu sudah mengetahui jenis kelaminnya?"

Shilla menggeleng. "Adeknya ngumpet terus mas. Kata bu dokter belum bisa lihat terlalu jelas. Perkiraannya sih perempuan. Tapi masih bisa berubah. Jadi belum pasti."

Damian tampak berpikir sejenak.

"Kalau dia benar perempuan, pasti dia sangat cantik karena menurun dari mas," perempuan itu menyunggingkan senyum kala wajah Damian versi kecil memenuhi pikirannya.

"Jadi kamu belum bisa memberikan saya seorang pewaris?"

🍁🍁🍁

Annyeong Chingu

Happy reading semua

Saranghaja 💕💕💕

1
Anonim
❤️❤️
Anonim
❤️❤️❤️
Rut Lamrorejeki
😑
Rut Lamrorejeki
aku baca sampai akhir, tapi ga dapat apa-apa😑
sugiarti dra
/Smile/
Alexa Juliana
Usia Danish tepat menginjak 2 tahun dan sekarang ulang tahun pertamanya, bingung Thor...
Alexa Juliana
Kenapa juga Shila lagi yg hrs mengalami mual² knp g Damien aja sih biar dia merasakan betapa menyiksanya morning sickness itu
Alexa Juliana
Kirain Danish msh 5 bulanan ternyata sdh mau 9 bulan...
Alexa Juliana
Danish tantrum krn mau punya adik
Alexa Juliana
Shila sakit krn sedang menampung kecebong yg kau tumpahkan di rahimnya Damien..
Alexa Juliana
Semoga Shilla hamil lagi
Alexa Juliana
Horeeee ternyata diam² papa Marteen sdh tau klo Shilla adalah menantunya, papa emng baik, gercep ga seperti anakmu yg ogeb itu menerima laporan org suruhannya secara sepihak tanpa croscheck lagi
Alexa Juliana
Klo bisa pengen banget getok kepalanya si Damien..bukannya mencari info yg benar, malah ttp memupuk kebencian dan kecewa pd Shila pdhl Shila g spt yg dia tuduhkan
Alexa Juliana
Coba kalau Shila paka cadar jd Damien g akan melihat wajahnya..Duh takutnya Shila diusir oleh Damian
Alexa Juliana
Harusnya kau tdk mendengar laporan dr org yg kau suruh memantau Shila Damien, tp tanyakan juga kpd dokter yg merawatnya knp Shila menghentikan pengobatan pd adiknya..
Alexa Juliana
Alhamdulillah..Shilla diketemukan oleh ibu mertuanya...
Alexa Juliana
Semoga kedua orang tua Damien org yg baik, shg mrk nantinya yg akan membawa Shila ke mansion utama sbg menantu di klrg itu.
Alexa Juliana
Semoga nanti bayinya g mau minum sufor krn alergi dgn berbagai macam sufor biar s Damien tau rasa..
Alexa Juliana
Si bayi sdh punya rasa klo dia sebentar lagi akan dipisahkan dr ibunya makanya nangis kejer, mungkin sbg protes klo dia ga mau berpisah..
Alexa Juliana
Dasar ga punya hati kau Damian memisahkan anak dr ibunya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!