NovelToon NovelToon
Ternyata Suami Ku Kepala Mafia

Ternyata Suami Ku Kepala Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:179.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yanti sihite

Nadia Zaliva baru-baru ini berhasil memasuki polisi wanita (Detektif), namun di balik itu kedua orang tua Nadia tidak mengetahui kalau dirinya berhasil lulus.

Setelah ia kembali ke rumah, ia berencana untuk memberitahu mereka kalau dirinya telah berhasil, tetapi yang diharapkan tidak sesuai dengan apa yang dia pikirkan begitu ia memasuki rumah mewah kedua orang tuannya.

Yok baca yok.. Apa yang membuat Nadia menghentikan apa yang ingin dia beritahu kepada kedua orang tuanNya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 23

Begitu rapat tersebut selesai, David dan Nadia segera keluar dari dalam sana. Namun Hendrawan yang melihat putrinya bersama dengan David, ia langsung memanggil Nadia. "Papa" Senyum Nadia.

"Mmmmmm.. Sedang apa kamu datang kemari nak?" Tanyanya.

"Tuan David mengajak Nadia kemari pa".

"Oohhh.. Apa kabar tuan?" Senyum Hendrawan.

David menatapnya, tidak lama kemudian Robert menghampiri mereka dari belakang. "David, kamu mengenal tuan Hendrawan?" Tanya Robert.

David terdiam.

Lalu Hendrawan menjawabnya, "Hahahaha.. Saya mengenal tuan David, dia salah satu investor di perusahaan Vora group".

"Mmmmmm" Gumam Robert. "Kebetulan kita sedang berada disini, bagaimana kalau kita makan siang bersama?".

"Boleh" Angguk Hendrawan.

Di dalam restoran mereka berempat berada diruangan vip, sambil mengobrol Robert memberitahu Hendra bahwasanya David adalah keponakannya. Hendrawan sempat terkejut, setelah itu ia terlihat biasa saja. "Kalau dia adalah paman David. Kenapa papa dan David tidak memperkenalkan aku kepada dia? bahkan pada saat pernikahan kami berdua David mengatakan kalau dia tidak punya keluarga lagi. Padahal dia masih punya paman yang sangat sehat, dan dia adalah rekan satu kerjanya papa" Batin Nadia.

"Aahh.. Lalu siapa wanita ini? kenapa kamu mengajaknya makan bersama dengan kita David?" Tanya Robert penasaran.

David membisu, ia tidak memperdulikan pertanyaan Robert yang menganggu makan siangnya. "Apa dia wanita mu?".

Hendrawan tersenyum, "Bisa saja" Jawabnya.

"Apa dia berasal dari keluarga terpandang? paman khawatir kamu salah memilih wanita, jaman sekarang wanita hanya melihat harta saja, apalagi kam...

"Kamu sudah selesai?" Potong David bertanya kepada Nadia.

"Hhhmmm? Mmmm.. aku sudah selesai".

"Ayo" Mereka berdua segera pergi dari sana.

Kemudian Robert tertawa kecil, ia tidak mengira kalau David akan meninggalkannya lagi disaat seperti ini. "Dia selalu seperti itu saat pamannya memberinya nasihat".

Hendrawan tersenyum.

Di dalam mobil Nadia hanya diam saja, ia tidak habis pikir kepada Hendrawan, bisa-bisanya ayah yang selama ini sangat ia cintai tidak mengakui kalau dirinya adalah putri dari seorang Hendrawan. "Kamu mau eskrim?" Tawar David.

"Hhhmmm?".

"Kamu mau eskrim?".

"Mmmmmm.. Sepertinya aku membutuhkan eskrim" Jawab Nadia melap air matanya yang baru menetes. Setelah itu, David menepikan mobilnya. Dengan nafas berat, Nadia menuruni mobil David, namun sebelum ia turun ia bertanya kepada David, "Tuan mau apa tidak?".

"Tidak" Jawabnya.

"Tunggu sebentar" Nadia segera menghampiri si penjual eskrim di pinggir jalan.

Berada di dalam mobil membuat David terus menerus memperhatikan Nadia yang sedang menunggu pesanannya. Entah kenapa dalam pikiran David, ia bisa merasakan apa yang sedang Nadia rasakan.

DDDDRRRRTTTT.. DDDRRRTTTTTT...

"Mmmmm" Jawab David.

"David aahhh.. David, aku.. aku.. Aahh, sakit" Tangis Alexa dari sebrang telpon sana.

David langsung melihat kearah Nadia yang baru saja menerima eskrim-nya. "Kamu sedang dimana?".

"Di hotel" Jawab Alexa semakin menjerit kesakitan.

"Aku akan segera kesana".

"Cepatan David, aku tidak tahan lagi".

"Mmmmmm" David mematikan ponselnya begitu Nadia memasuki mobilnya. "Sudah?".

"Iya" Senyum Nadia. Setelah itu, David langsung menjalankan mobilnya menuju hotel tempat Alexa tinggal, "Kita mau kemana?" Tanya Nadia melihat jalan yang mereka lewati.

Bukannya menjawab Nadia, David semakin menancap pedal gas mobilnya. Sesampainya mereka di hotel, dengan langkah panjang David berlari meninggalkan Nadia yang juga mengikutinya dari belakang. "Hey, tunggu aku" Teriaknya.

Di depan lift, dengan nafas ngos-ngosan Nadia menyentuh dadanya menarik nafas panjang. Sedangkan David yang berdiri disampingnya tidak perduli dengan dirinya yang kelelahan. "Ck, kalau seperti ini, bagaimana bisa kamu masuk polisi?".

"Aahh.. Bagaimana bisa tuan tau?".

Ting...

Begitu pintu lift terbuka, mereka berdua segera masuk kedalam. "Kenapa tuan membawa saya kemari? harusnya tadi tuan mengantar saya pulang dulu baru datang kemari".

David tersenyum.

"Aahhh.. Apa tuan baru saja tersenyum".

"Tidak".

"Hey, baru saja tadi saya melihat tuan tersenyum".

"Kalau tau kenapa masih bertanya" Gumam David yang masih bisa di dengar oleh Nadia.

"Wah, sekarang dia mengejek ku dari belakang".

Sekeluarnya mereka dari dalam lift, David berjalan kearah pintu kamar hotel Alexa yang terbuka sedikit, lalu mendengar suara Alexa yang kesakitan. "Siapa?" Tahan Nadia.

"Diamlah" David membuka pintu tersebut, mereka berdua semakin mendengar suara jeritan Alexa dari atas tempat tidurnya. Kemudian David menghampirinya, ia melihat Alexa tengah kesakitan dengan keringat bercucuran dari keningnya. "Kamu baik-baik saja?".

"David sakit aahhh.. Sakit" Jawab Alexa melihat David dengan kening mengerut melihat Nadia berada di sampingnya. "Siapa dia David?".

"Kamu baik-baik saja?".

"Kamu sudah gila yah? disaat seperti ini kamu masih bisa bertanya aku baik-baik saja atau tidak?" Marahnya dengan mata berkaca-kaca.

"Maaf, aku akan segera menelpon dokter".

"Tidak usah" Tahan Alexa ditangan David.

David tersenyum tipis, "Kenapa? bukankah sekarang kamu sedang membutuhkan seorang dokter?".

"Bayi kita tidak butuh dokter David".

"Apa?" Kaget Nadia.

"Bayi kita butuh kamu, dia butuh seorang ayah berada di samping ku" Sambung Alexa dengan lemas.

"Baiklah kalau bayi kita membutuh kan ku. Aku akan disini bersama mu" Senyum David mendudukan diri disamping Alexa. Kemudian David melap kening Alexa yang berkeringat, "Maafkan aku datang terlambat".

"Tidak apa-apa David" Senyum Alexa memeluk tubuh David.

Melihat itu semua membuat Nadia kebingungan dengan apa yang sedang ia lihat sekarang, lalu ia tertawa sumbang ingin memukul David yang telah mempermainkannya, namun David dengan sigap menahan tangan Nadia. "Apa bayi kita sudah merasa baikan?".

"Sedikit" Jawab Alexa menutup mata.

"Syukurlah" Dengan lembut David mengusap kepala Alexa sambil melihat Nadia yang sedang marah dengan mata berkaca-kaca. Lalu ia tersenyum, "Apa kamu sudah tidur?".

"Belum" Jawab Alexa.

"Tidurlah, aku akan disini bersama mu".

"Benarkah? kamu tidak akan pergi meninggalkan aku?".

"Mmmmm.. Aku akan disini bersama mu".

"Kalau gitu aku akan tidur" Balas Alexa tampa David ketahui Alexa yang tidak benar-benar ingin tidur. "Siapa wanita itu? bagaimana bisa dia datang bersama dengan David. Kurang ajar, awas saja kalau dia berani macam-macam merebut David dari ku, aku tidak akan segan-segan membunuhnya. David hanya milik ku, David hanya milik seorang Alexa" Teriaknya dalam hati.

Nadia yang tidak tahan lagi, ia langsung menarik tangannya dari genggaman David, namun David malah semakin erat menggenggam pergelangan tangannya, "Jangan menariknya, pergelangan tangan mu bisa terluka".

"Haaahhhh.." Tawa Nadia dengan kesal.

"Sshhuueetttt.. Suara mu bisa membangunkannya. Duduklah, kaki mu bisa pegal".

"Lepaskan tangan ku".

"Mmmmm" Dengan cepat David melepaskan tangannya. "Duduklah".

Kemudian Nadia melap air matanya, "Bajingan".

"Aku bisa mendengar mu".

"Aku tidak perduli".

Begitu Nadia duduk diatas sofa, ia melihat David kembali yang sedang mengusap kepala Alexa dengan sayang. "Sekali bajingan dia akan tetap bajingan. Bagaimana bisa aku mulai menyukai pria seperti dia? kamu benar-benar bodoh Nadia kamu benar-benar bodoh".

1
Evielin M Hamkah
sedih sangat-sangat😭😭😭😭😭terima kasih novel yg sungguh berkesan.
saya seperti dalam cerita awak,terima kasih sekali lagi,terbaik
Efrianti Sihite: Thank you 😍
total 1 replies
Alfia Ulfah
keren banget ceritanya thor
semangat thor di tunggu karya kelanjutannya
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah 🥰
total 1 replies
Yeni Desvita
wow sosweet 👍👍👏👏
Efrianti Sihite: Terimakasih 🥰
total 1 replies
Yeni Desvita
wow sosweet 👍👍👍👍
Indah Batam
aku mampir Thor, keren banget ceritanya, salam dari - Gairah Ayah Tiriku
Indah Batam: aaamiiiiinn,, makasih kembali Thor,, semangat untuk kita semua🥰🙏
total 2 replies
Erick Kecil
ending ny bikin sedih,aku sampai nangis
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah terima kasih juga untuk bintang ya🥰🥰
total 1 replies
joyji
yanto itu siapa ya...kok nggk kerja gitu
joyji
nggk kerwn cewk nya jd polisi..
ciba cewk polisinya hebat dlmpeklhian serti punya silat.taikondo apalah ...biar lbh seru
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah
total 1 replies
Almira Haniya Azzahra
Nadia polisi, tapi kok sebodoh itu ya? gak logis, belum jiwa bertarungnya lemah hehehe..maaf ya Thor... 🙏
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah 👍
total 1 replies
Za muza
toko polisinya kok lemah ya thour...
Aura Moo
Nadia terlalu sok jago dan ceroboh liat kan akibat nya
Nabil abshor
tp alexa hamil,,,, jgn2 ni kena sindrom org hmil it ya,,,, 🤭🤭
Nabil abshor
cuma ngomh gt tok... 🤦‍♀️🤦‍♀️
Nabil abshor
heleeeh seng halal ono lho,,,,,, 😏😏
za_anika
aku belom Bisa nerima eps terakhirnya....
aku gk mau david mati thor...😢intiny David harus hidup bareng ama nadia
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah 🤗
total 1 replies
Anisah Humairahh
ganggu banget mmmmmm nya sih ganti aja "iya"
Shakira Keyyila Zahra
nyimak
Maria Ratna
mudah mudahan ada kelanjutannya🙏🙏
Efrianti Sihite: Kalau ada kelanjutan Nadia akan bersama dengan Zico, apakah ada yang setuju?
total 1 replies
Arini Rizki
aku menangis membacanx
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah bun🤗
total 1 replies
Daryati Idar
kasian nadin terima kasih thor atas ceritany semangat
Efrianti Sihite: Sama-sama sudah menyukai🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!