NovelToon NovelToon
My Soulmate

My Soulmate

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Perjodohan / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:114.1k
Nilai: 5
Nama Author: She_Vent

By She_Vent


Seperti orang yang hilang akal Kalycha senyum-senyum sendiri sambil menggigit kuku jari telunjuknya. Ia sangat terpesona dengan ketampanan pria yang berdiri di depannya itu.

"Hello... Are you okey?" Pria itu menjentikkan jarinya di depan Kalycha membuat Kalycha tersadar dari lamunannya.

"I'm fine. Sorry I did not mean it. (Saya baik, maaf saya tidak sengaja)"

"Oke ga masalah" menjawab dengan cool, lalu berjalan meninggalkan Kalycha. Namun baru beberapa langkah ia berjalan tiba-tiba langkahnya terhenti mendengar teriakan Kalycha.

"Kak... boleh minta nomor HPmu?"


🎀 Penasaran kelanjutan Ceritanya???
Kepoin yuk 😂
Semoga kamu semua terhibur 🤗

👉 Bebas Komentar apa saja yang penting tetep Sopan ya 👍
👉 Bebas Promo, Iklan dan Lain-lain

Disini mah kita BEBAS yang penting HAPPY 😃

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She_Vent, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gue Tau

Gimana liburan menjelang tahun ajaran barunya? Semoga seru dan banyak hal-hal baru yang bisa kamu pelajari selama berlibur, ya. Seperti Trio Charybdis dan Wacana Girls yang minus dengan Kalycha mereka menikmati masa-masa liburan sekolah. Dan kebanyakan mereka kumpul dengan keluarga.

Selama acara liburan mereka sering chatting dan berbagi keceriaan bersama. Berbeda dengan Kalycha yang selama liburan tidak pernah peduli dengan handphonenya. Bahkan chat dari teman-temannya selalu diabaikan dan tidak pernah ia balas. Dan itu membuat Jenny dan Amanda merasa kesal.

Sudah dua hari Kalycha tidak masuk sekolah setelah memasuki Tahun ajaran baru. Pasalnya saat hari pertama masuk sekolah ada pembagian jurusan yang akan dipilih. Disekolah lain mungkin pembagiannya dimulai dari kelas 10 tapi di sekolah mereka berbeda. Penentuan jurusan akan dimulai dari kelas 11 dan ke lima siswa yang Alvin, Boby, Frans, Jenny dan Amanda sudah memilih jurusan IPA sedangkan Kalycha belum tahu ia memilih jurusan apa.

Nayla masih mengajar seperti biasa meskipun sebelumnya terjadi perdebatan antara dia dan suaminya.

Pram tidak mengijinkan Nayla untuk kembali mengajar, sementara Nayla bersih keras masih ingin menjalani profesinya itu.

Dua hari Sebelumnya

"Pokoknya mas ga setuju kalau kamu bekerja." Pram jadi lebih posesif dari sebelum mereka menikah.

"Mas... ini tuh profesi aku, sebelumnya kan mas tahu kalau pekerjaan ku itu guru mas." gerutu Nayla

"Ia tapi mas ga mau kamu capek."

"Iish, capek dari mana coba, orang cuma ngajar doang."

"Ya ga capek lah mas. Hanya ngajar anak-anak kan, ga nguras tenaga seperti kuli kan."

"Mas bilang enggak ya enggak."

"Mas..." Nayla merayu dengan suara yang dibuat seseksi mungkin. Tapi Pram hanya diam saja.

"Maaassss..." mulai menggoyang-goyangkan tangan Pram.

"Duh bisa runtuh pertahananku kalau dia menggemaskan begini." Batin Pram.

"Sayaaaang...." memulai rayuan mautnya sambil mengedip-ngedipkan matanya.

"Enggak..." Tapi Pram sudah memeluk tubuh istrinya."

"Ish bilangnya enggak tapi langsung main peluk-peluk aja. Hei Mas, hentikan tanganmu itu. Mas..." Nayla sudah mulai terbawa suasana hot permainan tangan suaminya itu. Namun sekuat tenaga ia mencoba untuk melawannya.

"Mas... udah ahk." Nayla menahan tangan suaminya yang sudah berada di puncak bukit favoritnya itu. Dan Pram pun menghentikan kegiatannya dengan nafasnya yang mulai tidak beraturan. "Aku ga mau lanjut kalau mas masih ga ijinin aku ngajar." memasang wajah cemberut.

Pram tampak berpikir sejenak.

"Cuma sampe kamu hamil aja. Kalau kamu sudah hamil nanti kamu harus berhenti bekerja, ga ada pengecualian lagi dan aku ga ingin di bantah lagi."

"Apa? itu sama aja kamu ga ijinin aku kerja mas.... Hmm tapi biarlah setidaknya aku tidak terlihat buru-buru berhenti dari pekerjaan ku." Pikir Nayla.

"Hei mas sabar dong... pake main buka-buka aja. Kan belum ada kata yes dari aku."

Pram sudah melancarkan aksi panasnya. Tubuh Nayla sudah menjadi candu baginya. Ia melupakan sejenak beban pikirannya yang akan berpisah jauh dari putri kesayangannya.

...💥💥💥...

Sudah dua hari Nayla mengajar dan kini dirinya tidak lagi menjadi guru wali kelas karena itu adalah permintaan suaminya. Pram tidak mau Nayla menjadi guru wali kelas supaya sewaktu waktu dia bisa berhenti dari pekerjaannya.

Bu Ratih memanggil Nayla ke ruangannya. Nayla pun merasa heran kenapa tiba-tiba kepala sekolah memanggilnya.

Tok... Tok...Tok...

Nayla mengetuk pintu ruangan Ibu Ratih.

"Masuk." terdengar suara Ibu Ratih dari dalam.

"Maaf Bu, Ibu memanggil saya?" tanya Nayla.

"Iya Bu Nayla, silahkan duduk." Bu Ratih beranjak dari bangku kebesarannya dan duduk di sofa bersama Nayla.

"Ada apa ya Bu?" tanya Nayla penasaran.

"Begini Bu, maaf ini sebelumnya." Bu Ratih terlihat bingung bagaimana cara menanyakan maksudnya. "Begini Bu, saya tahu sekarang Ibu Nayla ini kan Ibu sambungnya Kalycha." Ratih menjeda ucapannya, bagaimana pun sekarang Nayla adalah Nyonya Bramasta dan itu artinya ia harus menghormati Nayla sama seperti ia menghormati Tuan Pram.

"Ada apa dengan Bu Ratih? Kenapa Bu Ratih jadi sungkan begitu? Apa yang Bu Ratih ingin tahu tentang Icha? Pikir Nayla.

"Ada apa Bu?"

"Maaf nih ya Bu, saya cuma mau tahu kenapa sudah dua hari ini Kalycha tidak masuk sekolah? Dan Kalycha belum pilih jurusan juga loh Bu." Akhirnya Bu Ratih menyelesaikan kalimatnya.

"Apa Asisten Mas Pram belum memberitahu Ibu?"

"Eh, ngasih tahu apa Bu?" Ibu Ratih terkejut pasalnya ia belum mendapat berita apa-apa dari Asisten Tuan Pram.

"Mas Pram gimana sih, katanya mau ngijinin Icha pindah ke Jerman tapi kok belum di urus juga pindah sekolahnya Icha? Apa jangan-jangan...."

"Bu... Bu Nayla..."

"Eh, iya Bu ada apa?" Nayla tersadar dari lamunannya.

"Malah bengong, tadi saya tanya Kalycha kemana udah dua hari ga masuk." Bu Ratih mengulang pertanyaannya.

"Maaf Bu, Icha lagi kurang sehat, mungkin beberapa hari ini Icha belum bisa masuk sekolah. Kalau masalah jurusannya nanti saya tanya Icha dulu ya Bu."

Nayla terpaksa berbohong, ia belum yakin kalau Kalycha akan benar-benar pindah ke Jerman.

...🍃🍃🍃...

KANTOR LIEMASTA GROUP

Haidar sedang disibukkan dengan persiapan keberangkatannya ke Jerman besok. Ia harus menyelesaikan pekerjaannya yang di Jakarta sebelum dia berangkat ke Jerman dan memberikan tanggung jawabnya kepada salah satu Sekretaris Tuan Pram Yuni sementara yang menggantikan posisinya selama ia berada di Jerman adalah Dimas.

Haidar masuk kedalam ruangan Pram dan melihat Pram sedang melamun. Sudah beberapa hari setelah ia mendapatkan perintah untuk menjaga Kalycha di Jerman Pram selalu murung dan tidak semangat bekerja. Semua jadwalnya dimundurkan dari jadwal yang seharusnya.

"Tuan, apakah anda baik-baik saja?" Haidar membuyarkan lamunan Pram.

"Hmmm..."

"Tuan, bagaimana dengan kepindahan sekolah Nona? Apa sudah boleh saya urus?"

Haidar belum juga mendapatkan perintah untuk mengurus kepindahan sekolah Kalycha, ia tahu kalau Tuannya itu masih berat untuk melepaskan putrinya. Haidar tidak mendapatkan jawaban dari Pram.

"Tuan apakah anda ingin saya membujuk Nona selama saya berada di Jerman?"

Sebuah pertanyaan yang membuat Pram kembali semangat, ia langsung menatap Haidar dengan penuh harap. "Apa kau bisa menyakinkannya?"

"Akan saya coba Tuan."

"Apa ini Haidar? Lo perasaan banget sih bisa bujuk bocah manja itu."

"Saya harap kamu bisa."

"Kalau saya bisa menyakinkan Nona dalam seminggu, berarti saya tak perlu lama disana kan Tuan."

"Hei...Hei... Yakin sekali kamu Haidar? Bagaimana kalau nanti kamu tidak berhasil. Kamu akan dicap sebagai PHP tau ga? " Hati dan ucapan Haidar berperang.

"Baiklah, kamu boleh kembali ke Indonesia kalau kamu berhasil membujuk Icha."

"Baiklah Tuan. Dan satu lagi Tuan."

"Kumat nih anak. Mau apa lagi dia? Berani sekali kamu Haidar?"

"Apa?" tanya Pram semangat.

"Jika Nona berhasil saya bujuk. Biarkan Nona Kalycha pindah sekolah, ini akan menjadi lebih baik dari pada pindah negara kan Tuan."

"Hah... benar-benar dia cari mati."

Haidar sangat Tahu apa yang terbaik untuk Tuan dan Putrinya itu.

"Tapi..."

"Percayalah Tuan, ini demi kebaikan hubungan Tuan, Nona dan juga Nyonya Nayla. Nona Kalycha pasti sangat canggung bila berada disekolah yang sama dengan Nyonya. Itu sebabnya waktu itu Nona meminta syarat tidak membuat pesta pernikahan, Tuan."

"Omongan nih anak ada benarnya juga. Kenapa aku tidak berpikir kesana ya. Aku sudah melukai hati putriku sendiri dengan mengingkari janjiku. Reva juga tidak mau berhenti dari pekerjaannya." Batin Pram

"Baiklah, tapi bereskan itu setelah Kalycha berhasil kamu bujuk."

"Baik Tuan."

...🌺🌺🌺...

LIEMASTA INTERNASIONAL SCHOOL

Saat istirahat pelajaran pertama Jenny dan Amanda berada di kantin untuk mengisi perutnya yang sudah mulai menjerit, padahal mereka sudah sarapan dari rumah mereka.

"Jen, Lo tau rumah Icha ga?" tanya Amanda sambil mengunyah bakso dimulutnya.

"Hei... Lo itu kalau mau ngomong abisin dulu tuh yang dimulut lo." Jenny merasa jijik karena semburan air liur Amanda yang nyembur kemana-mana. "Anak gadis makannya jorok banget, mana ada cowok yang mau sama cewek jorok kek lo."

"Biarin aja, toh gue emang belum cari cowok, lagian kita itu kagak perlu nyari. Kita perempuan hanya perlu menunggu jodoh yang menghampiri kita."

"Ga akan ada jodoh yang dateng kalau lihat cewek jorok kayak lo. Ilfil duluan mereka lihat lo."

Perdebatan adu mulut pun terjadi diantara mereka. Tidak ada yang mau mengalah dari keduanya seolah-olah argumen merekalah yang paling benar.

"Eh moyong, pertanyaan gue tadi belum lo jawab."

"Pertanyaan yang mana Nya'i?"

"Iihhh serem gue lo panggil Nya'i." Amanda mengusap-usap tangannya yang merinding mendengar panggilan Jenny.

"Pertanyaan apaan?"

"Tadi, Lo tau ga rumahnya Icha?"

"Ooh..."

"Oh... doang???" Amanda kesal dengan jawaban Jenny. "Jadi lo tahu ga nih...?"

"Gue tau..." jawab seseorang dari belakang mereka.

Jangan Lupa Absen ya gaes...

Author ga bosen Lon ngingetin nya 😊

1
Yani Cuhayanih
kebetulan disini lagi musim kemarau panaaaaaas
Yani Cuhayanih
Sayaaaaaang aku maluuu..
Yani Cuhayanih
Aku percaya thor panjaaaaang bangeettt kayak kereta api expresss
Gissa_Chieko
mantap thor
Silent Codex
nangis.....
💞 Lily Biru 💞
semoga Icha cepet sadar
Gissa_Chieko
semangat
Gissa_Chieko
komen
Gissa_Chieko
oke
Gissa_Chieko
mampir. mantap thor
She_Vent: Terimakasih ya 🙏
total 1 replies
💞 Lily Biru 💞
fiks, eps selanjutnya lahiran, wkwk
💞 Lily Biru 💞
lanjut kak she vent
maduan
kaka author kalau sembilan bulan kmudian mah udh ngelhirn thor anaknya udh umur 1 bulan.
tpi mksh thor dh up
💞 Lily Biru 💞
semangat kk, salam dari ADEK gue BAD
She_Vent: Done ya Kakak. Terimakasih buat dukungannya selalu 😊
total 1 replies
xia.SIA_
semangat ya Thor,jangan lupa mampir juga 🤗
She_Vent: Done ya. Mari tetap saling mendukung 🤗
total 1 replies
Hinata soyo
singgah juga di tepat ku ya
She_Vent: Semangat, udah banyak boom like aku. Nanti lanjut lagibya
total 1 replies
maduan
semongko thor..
maduan
hamidul ya thor kayanya sikali
Clearesta Santoso
ngidam x thor
💞 Lily Biru 💞
lanjut kkk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!