NovelToon NovelToon
ABANG BULE ITU JODOHKU

ABANG BULE ITU JODOHKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Misteri / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Defri yantiHermawan17

Menceritakan seorang gadis Desa yang sering di pergunjingkan karna di nilai telat menikah. Namun saat ada seorang pria bule datang nya untuk nya bukan nya mereka berhenti untuk bergosip tentang sang gadis.

Mereka malah makin menjadi,malah semakin menilai sang gadis buruk,ada yang menyebar gosip bahwa dia akan di jadikan istri yang ke 2,3 dan seterus nya oleh sang Bule, tapi apakah itu benar atau hanya gosip murahan dan receh yang tak berdolar.

Apakah yang akan terjadi setelah sang Bule berhasil menjungkir balikan dunianya, dari yang biasa biasa saja menjadi penuh dengan hal yang menegangkan serta mengejutkan. Mampukah sang gadis desa mengimbangi pesona sang Bule.


Penasaran?

Yuk intip!

18++

Mengandung humor yang mengelitik kulit perut,mohon siapkan tissue dan air minum.

HATUR NUHUN SADAYANA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyelesaikan Masalah 2

**VOTE

LIKE

KOMEN

TONG POHO, HATUR NUHUN**...

" Abang berangkat bareng bapak". Deva mengancing kan satu persatu anak kancing kemeja Dominic.

" Humm...". Tangan nakal Dom bergerilya di pinggang kecil Deva.

" Abang...!"

" Apa...." Dominic masih saja melakukan keinginan nya itu.

" Kalau tangan Abang gak bisa Diam, Neng gak akan selesai selesai ngancingin nya." Dominic malah terkekeh melihat wajah cemberut istri nya.

" Baiklah, baiklah....". Akhirnya kejahilan Dominic terhenti membuat Deva dengan cepat mengancingkan semua kancing kemeja itu dari atas sampai bawah. Kegiatan ini merupakan hal wajib untuk Deva setelah menikah dengan suami bule nya itu. Bahkan sebelum menikah pun Deva sempat memasangkan kancing kemeja Dominic.

" Disana jangan ngelakuin yang aneh aneh, jangan ngehakimi orang sembarangan, jangan galak galak , jangan mukulin orang lagi. Abang paham!" Deva masih takut saat Dominic memberi satu bogeman mentah pada komar saat mereka tengah joging. Dia takut emosi suami nya tidak terkendali di sana.

" Huumm...Abang tidak janji."

" Eeehh... Harus! Awas saja kalau sampe berantem di balai Desa. Neng marah sama Abang." Deva pura merajuk menghembuskan nafas nya kasar dan melipat kedua tangan nya di dada.

" Abang tidak bisa berjanji sayang, kalau orang itu mau mengakui kesalahan nya ya mungkin bisa di tolelir. Tapi kalau dia ngotot ya jangan salahin Abang, mungkin bukan Abang yang menghajar nya tapi Jack dengan Basstian."

" Ck... Sarua bae ( ck... Sama saja)". Gumam Deva masih terdengar oleh Dominic

*

*

*

" Bapak bapak ibu ibu tenang, kita dengar kan apa yang akan sodara komar dan Sodara Dominic jelaskan." Pak Kades memberi intrupsi agar warga nya tenang. Di balai Desa sudah ramai sejak pagi. Dominic dan Deva pun sudah ada di sana bersama bapak ,emak, Jack dan ,Basstian.

Ketiga bule itu menjadi pusat perhatian semua warga kampung Bojong Soang, terutama Dominic yang di tuduh terdakwa saat ini. Banyak kasak kusuk tentang dia. gosip murahan itu sudah seperti jamur di saat musim hujan timbul di mana mana.

" Eh teu nyangka nyak salaki bule neng Deva kawas kitu, ihh sugan teh teu kitu ukur alus rupa na weh." ( Eh gak nyangka ya suami Neng Deva kayak begitu, ihh kirain tuh gak begitu cuma bagus wajah nya saja)

" Abi gek teu nyangka, geus pasti ari bule mah bebas ti ditu nage lah teu aneh sok gunta ganti awewe." ( Aku juga gak nyangka, udah pasti kalau bule tuh bebas dari sana nya juga gak aneh suka gonta ganti perempuan.)

" Tapi apa enyak maneh na merkosa , iihh padahal abi mah teu di perkosa gek daek kok." ( Tapi apa iya dia nya meperkosa, ihh padahal aku mah gak di perkosa juga msu kok)

" Jelma Gelo sia mah !" ( Orang gila kamu tuh) Orang itu mengumpati wanita yang berbicara terakhir tadi, itulah kasak kusuk yang sebagian terdengar oleh Deva dan keluarganya. Deva masih menenangkan hati nya saat ini.

" Silahkan sodara komar, anda sebagai saksi bisa menjelaskan terlebih dahulu."

Suasana yang tadi nya riweh kini mulai kondusif, terlihat bukan hanya aparat dari desa Bojong Soang saja tapi dari kampung sebelah dan beberapa anggota polisi.

" Ba.. Baik pak Kades. Sa.. Saya mendapat kan foto itu seminggu yang lalu, saya juga terkejut awal nya ternyata foto laki laki yang ada di sana adalah suami Neng Deva. Karna saya peduli pada Mang Eman sekeluarga agar tidak tertipu sama bule ini saya akhirnya memberanikan diri untuk memberitahukan pada pak kades." Komar merasa tenang setelah berbicara gamblang nya, dia merasa pasti dia akan di bela habis habisan karna sudah berbuat yang benar. Yakin???

Dominic masih terdiam ,manik mata safir nya itu terus menatap tajam dan dingin pada Komar yang berada di hadapan nya.

" Apakah sudah selesai kesaksian nya sodara Komar." Pak Kades masih menelaah setiap kata yang keluar dari mulut Komar.

" Entos pak Kades". ( sudah)

" Sekarang giliran Anda sodara Dominic, silahkan memberi pembelaan dan bukti bukti kalau anda memang tidak bersalah."

" Terimakasih Bapak Kades, Saya ingin tau lebih banyak lagi kesaksian dari mulut Komar. Begitukah sodara Komar , apa anda tau di mana tempat dan waktu kejadian itu terjadi. Saya ingin memberikan anda waktu lagi untuk menjelaskan nya." Dominic dengan santai memangku kedua tangan nya di dagu dan bertumpu di atas meja.

" iitu.. Te..Tempat nya di desa seberang, waktu nya seminggu yang lalu. Bukan nya saya sudah menjelaskan nya tadi kenapa kamu masih bertanya, kamu budeg ya." Eh si Komar malah nyolot lagi.

Dominic tersenyum simpul mendengar penuturan fiktif dari pria setengah baya itu

" Anda yakin, baiklah.( Dominic menjeda)... Jack !" Jacob segera memberikan apa yang di butuhkan Boss sekaligus kakak angkat nya itu.

Jack membuka Laptop dan Amplop , Dia mengeluarkan semua isi amplop dan membuka sebuah file di dalam laptop.

" Silahkan sodara sodara lihat sendiri, dan saya akan menjelaskan nya. Seminggu yang lalu saya memang belum menikah dan tinggal di kediaman istri saya ( sembari melirik ke pada Deva) Tapi saya selalu bersama kedua asisten dan sekertaris pribadi saya. Dan yang harus anda tau sodara Komar, wanita yang ada di dalam foto editan mu yang tak berguna itu sudah mati. Wanita itu sudah mati beberapa bulan yang lalu karna overdosis di kota.

'... Jadi aku memperkosa wanita yang sudah menjadi bangkai di dalam kuburan nya, begitu menurut mu. Kau kurang pandai Komar, kau salah memilih target. Jadi bagaimana pak Kades, apa semua nya sudah selesai." Dominic terlihat menyunggingkan senyum tipis nya saat bersitubruk dengan manik mata Komar.

' Pemakan bangkai ingin menggulingkan seekor raja singa, heh bermimpilah . Bahkan tidak dalam mimpi mu '

Komar terlihat pucat pasi, lebih pucat dari yang kemarin saat foto foto asli wanita itu bersama laki laki yang tidak di kenal bergulir terus dari dalam laptop.

" Semua nya sudah jelas, masalah ini selesai. Dan Sodara Dominic hanya di fitnah , jadi Sodara Dominic tidak bersalah. Dan saya sebagai Kades Desa Bojong Soang meminta maaf atas kejadian memalukan ini, dan mewakili seluruh warga Desa saya meminta maaf pada Sodara Dominic. Untuk Sodara Komar saya menyerahkan semua nya pada Anda." Pak Kades menyerahkan segala keputusan itu kepada Dominic.

Komar terlihat gusar, jeruji besi sudah terngiang ngiang di pikiran nya.

' Gawat , kumaha lamun di penjara ( gawat, bagaimana kalau di penjara)

" Saya menyerahkan nya pada asisten saya, Jack!" Jack pun mengangguk dia sedikit berlari ke luar gedung itu, dan tidak lama dia masuk kembali membawa beberapa aparat keamanan.

" Saya ingin Komar menerima hukuman nya, karena sudah memfitnah orang sembarangan. Ini contoh dan pelajaran untuk kita semua , semoga dia kapok!" Dom melipat kembali laptop nya dan menyerahkan nya pada Jacob .

Jack terlihat mengangguk pada para aparat polisi yang sudah bersiap, tanpa aba aba anggota kepolisian pun menjalan kan tugasnya.

" Sodara Komar mari ikut kami kekantor, Bawa dia!" salah satu komandan memerintah ke pada bawahan nya.

" Lepaskeun Aing teu salah , maneh na nu salah. Lepas keun pak! Neng Deva Akang bogoh ka Neng tapi Neng teu pernah nempo ka Akang, padahal ti bareto akang bogoh ka neng. Ti akang masih boga pamajikan akang geus bogoh ka neng Deva tapi neng Deva jiga jual mahal ka lalaki , padahal mah erek ngajual diri ka bule ! "

( Lepaskan, Aku tidak bersalah, dia yang salah. Lepas kan pak ! Neng Deva akang suka sama neng Deva tapi neng gak pernah melihat akang, padahal dari dulu akang suka sama neng. Dari akang masih punya istri akang sudah suka sama neng Deva tapi neng Deva kayak jual mahal sama laki laki, padahal mau menjual diri pada bule ! )

Komar benar benar seperti sudah tidak waras, dia berteriak membuat orang orang di sana kembali ricuh.

plaakkk... Satu tamparan mendarat di pipi nya,semua orang yang ada di sana pun langsung terdiam.

" Istigfar Komar, anak ku bukan hanya tidak mau dengan mu. Dia bahkan menolak semua laki laki yang ingin melamar nya. Bahkan pemuda yang masih lajang saja dia menolak nya. Apa lagi kamu yang sudah punya istri. Dan jangan pernah menghina anak ku dengan mulut busuk mu itu !!! "

Bapak benar benar murka saat putri nya di persalahkan dan di hina di muka umum, Deva memang selama ini selalu menolak laki laki yang mengingin kan nya. Entah kenapa setelah dia putus dengan Rendy dia menutup hati nya untuk lelaki mana pun selama 5 tahun lebih. Namun setelah dia bertemu dengan Dominic , Bule gelo mesum nya Deva perlahan membuka hati nya walaupun sempat ada keraguan.

Deva hanya menunduk sekuat tenaga menahan air mata nya agar tidak menetes. Deva menarik napas nya dalam dalam lalu bangkit dari duduk dan melangkah mendekati sang Bapak.

" Saya tidak pernah menjual diri saya pada siapa pun Komar, Saya memang gadis miskin dan kampungan tapi harga diri saya sebagai wanita di atas segala nya. Silahkan kamu tanya pada suami saya , Apa kah saya sudah menjual kehormatan saya pada nya sebelum kami menikah ! Jaga ucapan mu sebelum ucapan mu menjadi bala ( sial) untuk dirimu sendiri."

Deva menekan setiap ucapan nya saat berhadapan langsung dengan komar. Deva berbalik dengan air mata yang mengalir. Dominic sudah mengepalkan kedua tangan nya , kalau saja tidak ada perjanjian sialan itu Dominic sudah menghajar pria parubaya yang sedang di borgol aparat itu.

Dom menggapai tubuh Deva yang bergetar saat sudah dekat dengan nya, tanpa buang waktu Deva memeluk erat tubuh tinggi dan besar suami bule nya.

" Neng gak pernah jual diri sama Abang kan...Hikss...Hikss..., Neng bukan gadis murahan hikkss... hikkss." Deva bergumam lirih di dalam dekapan Dominic membuat hati Dominic serasa teriris mendengar nya.

" Ssssttt... Kamu tidak pernah menjual apa pun pada Abang sayang, bahkan Abang yang menghiba dan memohon pada mu untuk mau menikah dengan pria yang mungkin tidak sebaik yang kau pikirkan selama ini, Sudah ya. Kita pulang ok!" Domimic berbisik di telinga Deva yang masih sesegukan.

" Hayuk urang uih Neng ( Ayo kita pulang neng) ". Emak mendekat dan membelai lembut punggung Deva.

Deva masih enggan melepaskan pelukan nya dari Dominic. Tanpa menghirau kan orang orang yang ada di sana Dominic menggendong tubuh kecil Deva seperti koala. Dominic sempat berhenti di dekat Komar yang sedang di giring masuk ke dalam mobil aparat. Dom mengisyaratkan sesuatu pada Jack dan Basstian lewat sorot mata nya seperti..

' Bereskan dia' Jack dan Basstian pun mengangguk patuh, bertahun tahun mereka ikut dengan Dominic membuat mereka berdua langsung memahami keinginan Sang Kakak hanya lewat sorot matanya.

" Kita pulang." Deva mengangguk saat Dominic mendudukan Deva di kursi depan, Emak berada di kursi belakang.

sedangkan Jack dan Basstian ikut kedalam mobil polisi untuk menyelesai kan urusan di sana. Sementara Dom dia ingin mengantarkan istri dan ibu mertuanya pulang terlebih dahulu.

' Aku akan membalas setiap air mata yang kau tumpahkan hari ini sayang, Tunggu saja Komar . Kau berurusan dengan orang yang salah '

Dom menarik napas nya dalam dalam saat melihat Deva terus memandangi keluar jendela dengan pandangan kosong.

'Neng henteu jual diri, Neng henteu jual diri' ( Neng tidak jual diri) kalimat itu terus tertanam dalam pikiran nya saat ini. Kata jual diri menjadi sesuatu yang paling menakutkan untuk Deva saat ini. ini lah yang selama ini Deva takutkan , mereka mengira Dirinya menjual diri pada pria bule yang sudah sah menjadi suaminya itu. Deva bukan memikirkan diri nya tapi memikirkan perasan orang tua nya, apa lagi saat melihat sang bapak murka. Pasti kedua orang tua nya sakit hati karna nya.

Deva memejamkan mata nya rapat rapat sampai satu bulir air mata menetes di pipi chubby nya . Dominic menghela napas nya kemudian tangan nya terulur membelai lembut kepala terbalut hijab itu.Deva pun membuka mata nya saat merasakan sentuhan lembut itu.

Dominic tersenyum lembut pada istrinya.

"maafkan Abang." ' Aku akan membawamu pergi jauh dari sini ' Deva hanya tersenyum kemudian menutup mata nya kembali

emak yang melihat interaksi antara anak dan menatu bule nya itu pun hanya bisa berdoa dalam hati.

' *Gusti nu agung , bere ka bahagian jang anak abi ' ( gusti yang agung , beri kebahagian untuk anak ku)

'Aamiin*' ....

**LANJUT GAESSS

NENG DEVA INSECURE LAGI INSECURE LAGI, GIMANA GAK INSECURE KALO DI BILANG JUAL DIRI DI MUKA UMUM. SEBAGAI WANITA BAIK BAIK PASTI GAK TERIMA ,BUKAN NYA LEBAY**!

1
Ai Umana sari
menghibur sekali
moenay
karyanya bagus dan menarik, lucu juga ga bosen bacanya.. ga bertele-tele jalan cerita nya,.
thanks othor udah nyuguhin cerita yg bagus 🥰🥰🥰🥰🥰🌹🌹🌹💐💐💐💐💐
EembuL
😃😃😃😂😂😂😂😂
EembuL
astagaaaaa 😂😂😂😂 ngaakaaak banget bagian2 akhirx.
Saifal
bingung bacanya kebanyakan bahasa daerah
Evy
Ceritanya enak dibaca...tapi jangan banyak bahasa daerah juga ..agak terganggu bacanya.. seperti nya tidak semua orang suka walaupun sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.Sorry ya Thor .. hanya saran..
Evy
Horang kaya nikahnya tidak terima Amplop... hanya minta doa restunya saja...
Joel
dari baca novel ini,, dari gak bisa bahasa Sunda jadi pinter bahasa Sunda w.. 🤭🤭
penapianoh: halo kak baca juga d novel ku 𝙖𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profil ku ya, trmksh🙏
total 1 replies
Fitri Alfarizha
klw aku sunda isin itu malu
Azzani Siti
kak aku orang Jawa...
aku gak ngerti bahasa Sunda🥺🥺
gimana tu
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kerennnnnnnnnnn ceritanya 👍👍👍👏👏👏😘😘😘💞💞💞
Atik Kiswati
gk ada lg bonchap nya.....
Dara Sari: cerita Aqilla dan Bastian kemn kok ga ada dah saya tunggu2 2 THN ga ada muncul thoorr pleess
total 1 replies
Doike Sia
Luar biasa
Atik Kiswati
lnjt......
Vien Habib
Luar biasa
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
visual si basbas ganteng pisan
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
pelakorna make baju aneh aneh doang bungkus salimpeu
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
atu saingan si neng eweh nanaonan ja garoreng kitu,make baju doang kantong keresek bungkus berekat
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
ceritanya bagus thor kalo aku ngebayangin si dom si masimo itu loh 🤭
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
bahasa sunda memang luar biasa😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!