NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Kaisar Wang Hao

Reinkarnasi Kaisar Wang Hao

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Misteri / Action
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Zerro One

Wang Hao, Kaisar Tertinggi Dunia Dou Li, mati secara misterius di puncak kejayaannya. Murid muridnya bersumpah mencari pelaku. Namun jiwa Wang Hao justru bangkit di tubuh pemuda lemah bernama Chen Nan di tempat lain. Kematiannya sendiri adalah misteri terbesar. Siapa yang mampu membunuh sosong sepertinya? Atau ada rahasia lebih kelam di balik kematiannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zerro One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22. Informasi dan Kursi Rotan

Wang Hao berbalik sepenuhnya, menatap Tie Zhu dengan sorot mata yang tenang namun sulit dibantah. "Jawab semua pertanyaan yang saya tanyakan, hanya itu."

Tie Zhu menelan ludah. "Tapi jangan yang terlalu rahasia, jika itu..." Ia berhenti, ragu sejenak, lalu melanjutkan, "Intinya, jika bukan rahasia kelamku, aku bisa menjawab apa pun."

"Saya tidak tertarik pada rahasia pribadi anda," Wang Hao menggelengkan kepalanya pelan, kemudian berbicara lagi, "Ceritakan apa pun yang Anda ketahui tentang Tetua Huan Yue, dan tentang Sekte Awan Ungu."

Tie Zhu terdiam sejenak, kerutan di dahinya semakin dalam. Ia menghela napas panjang, lalu mulai menjelaskan dengan suara yang lebih rendah dari sebelumnya. Selama beberapa menit, ia menceritakan semua yang ia tahu, dari struktur sekte hingga rumor-rumor yang beredar di kalangan terbatas. Wang Hao mendengarkan tanpa interupsi, menyerap setiap kata, setiap informasi, setiap detail kecil yang mungkin berguna nantinya.

Setelah Tie Zhu selesai, Wang Hao mengangguk pelan, lalu berjalan menuju pintu keluar sambil melambaikan tangannya tanpa menoleh.

"Terima kasih."

Ia terus berjalan, meninggalkan toko senjata yang sepi itu dan kembali menyusuri jalanan Kota Lanyu. Sepanjang perjalanan, pikirannya memilah-milah informasi yang baru saja ia dapatkan.

Sekte Awan Ungu memiliki seorang leluhur tersembunyi, dirumorkan berada di Ranah Pendirian Fondasi tahap Kesempurnaan Agung. Pemimpin sekte saat ini, seorang kultivator Pendirian Fondasi tahap akhir, bernama Yun Changsheng. Beberapa tetua berada di Pendirian Fondasi tahap menengah, termasuk Huan Yue.

Dan Huan Yue... merupakan sosok yang tidak biasa.

Meskipun ia ditempatkan di tempat terpencil seperti Kota Lanyu, latar belakangnya tidak main-main. Ia merupakan putri dari seorang perdana menteri Kerajaan Wuxia, di bawah kepemimpinan Raja Wu Quanluo. Dia dikirim ke tempat terpencil ini karena menolak perjodohan yang diatur ayahnya, dan sebagai hukumannya, perdana menteri mengasingkannya ke kota kecil di bawah perlindungan Sekte Awan Ungu.

Rumor tersebut hanya diketahui oleh segelintir orang, dan Tie Zhu bisa mengetahuinya karena enam tahun lalu ia pergi ke Kerajaan Wuxia untuk berbisnis, dan secara tidak sengaja mendengar rumor itu dari para pejabat istana.

Wang Hao tersenyum tipis.

Sepertinya... untuk berurusan dengan Huan Yue, ia tidak bisa bertindak sembarangan. Bukan karena ia takut pada seorang kultivator Pendirian Fondasi, melainkan karena menarik perhatian berlebihan dari penguasa besar akan sangat merepotkannya nanti.

Jika dia melukai Huan Yue dengan cara yang terlalu mencolok, perdana menteri Kerajaan Wuxia pasti akan mengirimkan banyak orang untuk mengganggunya. Wang Hao tidak ingin diganggu, tidak sekarang, tidak ketika ia sedang membangun fondasi kultivasinya dengan perlahan.

Ia harus menggunakan cara yang lebih pasif untuk menangani Huan Yue nanti.

Wang Hao kini tiba di kediaman Klan Sheng. Siang ini langit tampak sedikit redup, awan-awan kelabu bergerak perlahan menutupi sebagian matahari.

Wang Hao segera berjalan menuju kamarnya, melewati lorong-lorong batu yang mulai dikenalnya dengan baik. Saat berjalan, banyak pelayan dan anggota klan muda yang menunduk hormat ketika ia lewat. Wang Hao tidak menanggapi secara khusus, hanya terus berjalan dengan langkah tenang dan kedua tangan di belakang tubuhnya.

Setelah beberapa saat, ia tiba di depan kamarnya. Namun ia tidak masuk. Sebaliknya, ia berbelok ke halaman kecil yang sudah menjadi tempat favoritnya selama tinggal di sini.

"Ini saatnya meningkatkan kursiku," gumamnya pelan.

Di kehidupan sebelumnya, Wang Hao memiliki sebuah kursi rotan yang dibuat dari rotan spiritual. Benda itu memiliki efek menenangkan pikiran dan mempertajam konsentrasi, menjadikannya alat yang sempurna untuk memperdalam Dao dan merenungi langit dan bumi. Kursi itu menemaninya selama ribuan tahun, dan di atasnya ia menciptakan banyak teknik serta menembus lapisan-lapisan Dao yang tidak bisa dijangkau oleh kultivator biasa.

Itulah sebabnya, ketika di toko nenek tua tadi, Wang Hao langsung menanyakan tentang rotan spritual.

Wang Hao mengeluarkan kursi rotannya dari cincin ruang, meletakkannya di tengah halaman. Kemudian ia mengeluarkan rotan spiritual itu, benda bercahaya hijau sepanjang jari telunjuk pria dewasa yang kini berkilau samar di bawah langit mendung.

Ia menatap rotan itu dengan saksama, lalu mulai bekerja.

Wang Hao menggunakan Teknik Penenunan Langit-Bumi, menyatukan rotan spiritual ke anyaman bambu di kaki kursi. Jari-jarinya bergerak dengan presisi mutlak, mengalirkan energi spiritual ke dalam serat-serat rotan, membuatnya melebur menjadi serat energi murni yang menyatu dengan setiap anyaman bambu. Kemudian ia membuat formasi di atas kursi, formasi yang berfungsi sebagai jembatan agar energi rotan spiritual mengalir ke seluruh struktur kursi tanpa hambatan.

Formasi itu aktif dengan cahaya hijau lembut. Rotan spiritual mulai mengalirkan energinya ke seluruh bagian kursi, meresap ke dalam setiap anyaman, setiap serat kayu, setiap sudut dan sambungan. Esensi keduanya kini bergabung menjadi satu.

Proses itu memakan waktu sekitar satu jam.

Ketika selesai, Wang Hao bisa merasakan perbedaannya. Kursinya kini memancarkan aura ketenangan yang sama seperti kursi rotannya di kehidupan sebelumnya. Efeknya langsung terasa menenangkan pikiran, mempertajam konsentrasi, dan membuka jalur-jalur pemahaman yang sebelumnya tertutup oleh kebisingan dunia luar. Ini akan sangat membantunya dalam memperdalam Dao di kehidupan keduanya ini.

Wang Hao segera duduk bersandar dan memejamkan matanya.

Energi spiritual di sekitar mulai meresap masuk ke dalam tubuhnya dengan lebih lancar dari sebelumnya.

Pikirannya memilah-milah pengalaman hidup di masa lalu dan masa kini, merenungkan setiap pelajaran yang ia dapatkan selama puluhan ribu tahun, mencocokkannya dengan apa yang ia alami sekarang.

Sesekali ia meneguk arak dari kendi yang ia keluarkan dari cincin ruang. Cairan hangat itu mengalir melalui tenggorokannya, memberikan sedikit kehangatan di tengah angin siang yang mulai berhembus lebih kencang. Langit di atasnya semakin mendung, tetapi Wang Hao tetap duduk di kursinya, tidak bergerak sedikit pun.

1
Jojo Shua
up
Jojo Shua
🥛
Jojo Shua
up
Jojo Shua
🙏
Jojo Shua
44
Jojo Shua
4
Agus Rose
Cerita yang cukup baik tapi update nya yg kurang.
Zerro One: Terimakasih penilaian nya.

saya ragu karena novel ini slow plotnya.
total 3 replies
Jojo Shua
🫰
Jojo Shua
✅️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!