Tujuh tahun pernikahan tetapi tidak sedikitpun membuat Noah mencintai istrinya, Evelyn Yarvi sosok wanita cantik yang menikah dengan Noah Luca Tyga , karena perjodohan.
Di dalam pernikahan mereka di karunia seorang putri cantik , dan kehadiran putrinya itu hanya melalui proses bayi tabung , karena Noah sangat tidak ingin menyentuh istrinya baginya Evelyn sosok wanita yang menikah dengannya hanya karena harta dan bukan hanya itu saja Noah belum bisa melupakan wanita masa lalunya .
Tetapi meskipun begitu setiap hari Evelyn selalu berusaha untuk mendapatkan cinta suaminya walaupun Noah tidak pernah meliriknya sedikitpun.
Apakah Evelyn akan menyerah dan pergi ? atau kah terus berusaha untuk memperjuangkan cintanya ?
Dan apakah Noah akan membuka hati untuk istrinya , atau kah justru mantan kekasihnya kembali dan menghancurkan rumah tangga mereka.?
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pergi
" Mama... Mama...
Di manakah kau berada?
Mama... Mama...
Ingin sekali ku bertemu
Hachi anak yang sebatang kara
Pergi mencari ibunya
Di malam yang sangat dingin
Hachi teringat mama
Walau rintangan menghadang
Hachi tetap kan berjuang
Demi mama tercinta
Hachi anak yang sebatang kara " Evelyn bernyanyi dengan mata wanita cantik itu yang berkaca-kaca seraya mengelus kepada Skylar dengan sayang.
Skylar terlihat sudah tertidur dengan nyenyak , Evelyn menunduk seraya menangis sebelum ia melangkah keluar dari kamar putrinya itu Evelyn mengecup kening Skylar dengan cukup lama dengan derai air mata yang menetes di pipi cantiknya .
Evelyn kembali mengelus kepala Skylar dengan menatap wajah putri nya itu " hidup bahagia dan tumbuh menjadi anak yang cerdas dan sukses ya sayang .. . Maafkan mami ... Ini adalah keinginan Skylar jadi mami mengabulkan nya " gumam Evelyn setelah nya wanita cantik itu beranjak berdiri dan mematikan lampu terang dan menyalakan lampu tidur .
Sebelum benar-benar pergi dari sana , Evelyn kembali menatap putri nya itu dengan menangis lalu setelah nya ia melangkah keluar dari kamar itu.
Evelyn menarik koper besar nya keluar dari kamarnya dengan amplop coklat di tangan nya , Sofia wanita itu sudah menunggu nya di depan rumah.
dan ini kesempatan yang tepat untuk Evelyn pergi karena Noah masih belum pulang dan Skylar bocah kecil itu sudah tertidur .
Sesampainya di ujung tangga yang bersamaan dengan itu Bi Siti terlihat keluar dari dapur. " nyonya mau pergi kemana ? " tanya Bi Siti dengan wajah bingung nya seraya melihat koper besar di tangan nyonya itu
Evelyn tersenyum lembut " aku ingin menginap di rumah teman ku bi dan tolong berikan ini kepada Noah , dan selama aku pergi tolong jaga Skylar dengan baik " ucap Evelyn
Bi Siti merai amplop yang di berikan Evelyn kepadanya dengan terlihat ragu " aku pergi bi " ucap Evelyn lalu setelah nya wanita cantik itu menarik kopernya pergi dari sana .
Bi Siti menatap punggung nyonya nya itu yang melangkah semakin jauh ada perasaan aneh yang dirasakan oleh wanita paruh baya itu tetapi ia kembali berpikir positif .
di depan sudah ada Sofia yang menunggu nya dengan wanita itu berdiri di samping mobil " ayo .... Setengah jam lagi pesawat akan take off " ucap Sofia membantu Evelyn memasukkan koper besar nya di dalam bekasi mobil taksi yang di dalam bekasi itu juga terdapat koper milik Sofia .
Setelah nya keduanya segera masuk ke dalam mobil taksi itu " ke bandara ya pak " ucap Sofia
" baik Nona " ucap sopir taksi itu seraya melajukan mobilnya dengan pelan meninggalkan halaman rumah Evelyn .
.
.
.
Jam sebelas malam Noah baru pulang , pria tampan itu melangkah masuk ke dalam rumah dengan dasinya yang mencekik leher nya sudah di longgar kan , jas nya sudah ia lepaskan sedangkan kemeja berwarna putih nya lengannya sudah ia gulung hingga ke siku .
rambut nya terlihat sedikit acak-acakan , wajahnya terlihat lelah , Bi Siti yang melihat kedatangan tuan nya itu segera menghampiri nya.
" mari tuan saya bawakan tas nya " ucap Bi Siti merai tas kerja yang ada di tangan tuan nya .
Noah memberikan tas itu kepada Bi Siti tanpa sedikit pun ia menoleh kearah wanita paruh baya itu itu , Noah melangkah menaiki tangga.
" apa Skylar sudah tidur ? " tanya Noah
" sudah tuan , Nyonya yang menidurkan nya " jawab Bi Siti
Noah tersebut tipis " dan setelah nya Nyonya pergi tuan " ucap Bi Siti lagi dan hal itu membuat langkah Noah terhenti di tengah tangga .
" pergi ... ? pergi kemana ? " tanya Noah dan ia kembali melanjutkan langkah nya.
Dan kini pria itu sudah berada di kamarnya , Bi Siti meletakkan tas kerja milik tuan nya itu di atas sofa.
" katanya nyonya ingin menginap di rumah temanya , tapi sebelum pergi Nyonya menitipkan ini " ucap Bi Siti seraya mengeluarkan amplop kecil dari saku baju nya
Noah menatap amplop coklat yang ada di tangan bi Siti " apa itu bi ? " tanya nya
" saya juga tidak tahu tuan , nyonya hanya meminta saya untuk memberikannya kepada tuan " jawab Bi Siti
Noah merai amplop coklat itu dan setelah nya Bi Siti menunduk hormat dan pergi dari sana.
Noah membolak-balikkan amplop itu tetapi ia merasa tubuh nya sangat lah lelah hari ini ia menemui tiga orang klien sekaligus di tambah lagi ia harus menemani Brianna kerumah sakit untuk mengobati pipi nya yang bengkak karena tamparan keras dari Evelyn .
" besok aja aku melihat apa isi nya " gumam pria itu seraya ia meletakan amplop coklat itu di atas meja nakas lalu setelah nya ia melangkah masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh lelah nya sebelum tidur.
.
.
.
Evelyn dan Sofia kini keduanya sudah berada di bendara , dengan Evelyn yang duduk dengan diam dengan tatapan kosong nya.
Sofia merangkul bahu sahabat nya itu dengan lembut " aku tahu perasaan mu saat ini , tapi semakin kamu bertahan semakin hatimu sakit .... Aku tidak ingin kamu menghabiskan waktu mu bersama dengan seorang pria yang tidak pernah mencintai mu ,.... tujuh tahun Velyn dan aku lah yang menjadi saksi betapa kerasnya kamu mengejar cinta nya , sampai kamu rela melakukan proses bayi tabung hanya untuk melahirkan keturunan nya , itu semua karena kamu mencintai nya .... tapi apa balasannya kepadamu dia tidak pernah menghargai kamu sedikit pun ,... di tambah wanita masa lalu nya yang kembali datang dan mengacuhkan semua nya " jelas Sofia
Evelyn menarik napasnya dengan cukup panjang , mata wanita cantik itu berkaca-kaca " aku bodoh ya Sofi " ucap Evelyn
" kamu tidak bodoh , tapi kamu di butuhkan oleh cinta " ucap Sofia
Evelyn ia tersenyum " dan sekarang tidak lagi .... " ucap Evelyn seraya ia menatap sahabatnya itu .
Sofia memeluk sahabatnya nya itu memberikan kekuatan kepada Evelyn . " aku selalu ada untuk mu ,.. Walaupun kelak aku akan menikah tapi bagiku kamu tetap sahabat terbaikku " ucap Sofia
Setelah nya pelukan keduanya terlepas , Evelyn mengambil ponsel nya dan setelah nya ia mengirim kan pesan kepada Bible .
" Maafkan kakak Bil ... Kakak titip Skylar ya , jaga Skylar dengan baik " lalu setelah nya Evelyn mengirim pesan itu kepada Bible
Dan setelah nya wanita cantik itu mengeluarkan SIM card ponselnya dan membuangnya ke tempat sampah .
" Perhatian .... perhatian ... Ini adalah panggilan terkahir ( Final call ) bagi seluruh penumpang pesawat British Airways dengan nomor penerbangan BA238 tujuan London . Anda di persilahkan untuk segera naik ke pesawat melalui pintu atau gate delapan . terima kasih "
Evelyn dan Sofia beranjak berdiri " ayo " ucap Sofia merai lengan Evelyn untuk ia rangkul .
Dan setelah nya kedua wanita itu melangkah pergi karena sebentar lagi pesawat yang mereka tumpangi akan take off .
.
.
.
Jangan lupa dukungannya ya guys 😊🥰🤗🙏.
Like , kome dan Vote 🤗🤗🥰🙏 .
makin bikin penasaran 😁😁😁😁😁
udh cukup pelajaran buat sky Dan Noah ,,
kasihan kondisi sky mlah memburuk ,,
Knp juga gx di rawat di RS ,,
sypa suruh menyianyiakn Evelyn demi si wewegombel Brianna ,, giliran di tinggal pergii aj pada nyariin😒😒😒😒😒
mantap kn Noah ,, 😒😒😒😒
putri Kali kak ,, 🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
😭😭😭😭