NovelToon NovelToon
My Poor Mama

My Poor Mama

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:967.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: MartinA Felicia

Terkadang kita tidak mengerti arah tujuan kehidupan, kadang kita sudah merasa bahagia namun Maut memisahkan kita dengan orang yang kita cintai, sulit rasanya untuk menjauhkan semua kenangan tentangnya meskipun seorang pengganti sudah memberikan yang terbaik kepada kita.
Ini Novel aku yang kedua mengisahkan tentang Seorang Laki laki yang bernama Betrand yang dengan susah payah mendapatkan hati wanita yang dia cintai bernama Richa Devanya, seorang wanita yang memiliki penyakit Leukemia. Setelah melahirkan seorang putri yang cantik, Richa meninggal dunia dan ibu Betrand memaksa Betrand untuk mencari ibu pengganti buat anaknya.

Namun Betrand masih belum siap, dan muncullah adik Mendiang Richa yang mirip dengan kakaknya yang sudah meninggal. Bagaimana selanjutnya? Apakah Betrand akan jatuh cinta kepada Debby adik Richa? Atau kepada istri pengganti Richa yang bernama Celine yang
dia nikahi secara terpaksa?

Mohon Bantu Author dengan memberikan Like, Vote, koment, dan Favoritkan yah agar semua pemberitahuan Novelku muncul diberanda kalian dan jangan lupa Follow aku 🥰🥰😍

Makasih 😘😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MartinA Felicia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memikat hati Betrand hari ke tiga

Ariana melihat Celine sedang tampak bingunh, hari itu hari kamis tampak mendung.

“Ehem....” Suara Ariana menggetarkan keheningan.

“Ibu? Putri masih tidur, cuaca juga hujan.... itu sebabnya Celine duduk disini, maaf ya bu.” Ucap Celine.

“Iya...Gimana Betrand? Sudah ada perubahan?” Tanya Ariana lagi.

“Ya begitulah Bu... Ibu kayak gak tau sifat anak ibu saja, dia itu sangat dingin dan kaku, dia juga tidak pernah bersikap lembut kepadaku.” Ucap Celine mulai mengeluh.

“Kamu harus bisa menaklukkan hatinya, dulu dia juga berjuang keras menaklukan hati Richa. Kau harus melakukan hal yang sama, setidaknya demi 50 Jutamu.” Ucap Ariana.

Celine membayangkan uang 50 juta didalam koper, “Aku belum pernah melihat duit 50 juta sebelumnya, aku pernah melihat di tivi, duit itu banyak sekali... itu bisa merubah kehudapan adik adik Panti.” Gumam Celine dalam hati.

“Kamu sedang menghayalkan apa?” Tanya Ariana.

“Celine cuma membayangkan duit 50 juta bu, pasti banyak banget... Seumur hidup, Celine belum pernah melihat uang sebanyak itu.” Jawabnya.

Ariana menatap mata gadis itu, “Kau ini anak yang jujur.” Ucap Ariana.

“Ibu ini bisa aja, apa yang harus kusembunyikan bu? Memang benar kami ini hanya orang susah.” Ucap Celine lagi.

“Yauda... Sebaiknya kamu pikirkan cara untuk menaklukkan hati Betrand, dia akan turun sebentar lagi.” Ucap Ariana.

“Iya, Bu!”Jawab Celine.

Ariana dan Leonard pergi menuju Galeri, Putri masih tertidur. Sementara Celine berusaha mencari cara di goggle. Dia melakukan pencarian Tips menaklukkan hati lawan jenis.

Dia membaca tipsnya yang pertama adalah mencari tahu kebiasaan laki laki itu dan melakukan pendekatan dengan melakukan kebisaanya seolah olah kebetulan.

Celine mendekati Bik Surtini, “Bu...!” Sahutnya.

“Eh Non Celine.” Jawab Bi Surtini.

“Ih si ibu mah, kan uda Celine bilang jangan panggil Celine Nona, Celine juga pekerja disini.” Ucap Celine.

“Iya Bibik lupa, ada apa Celine?” Tanya Bik Surtini.

“Bu, Celine mau tahu dong kebiasaan Betrand itu apaan sih?”Tanya Celine.

“Oh... Tuan Betrand Itu kebiasaanya marah sama non Putri, dia gak suka kalau Putri masuk kedalam kamarnya.” Ucap Bik Surtini.

“Bukan kegemaran marah loh bu, maksud Celine hobby gitu?” Tanya Celine lagi.

“Oh... Hobbynya apa yah? Kayaknya Tuan betrand gak punya hobby deh.” Jawab Bibi.

“Masa sih, Buk dia gak punya hobby, ibu ingat ingat dulu dong, kan ibu uda lama kenal Betrand, atau kegemarannya dulu dengan Mba Richa.” Ucap Celine.

“Oh kalau Mba Richa kegemarannya berenang, setiap pagi mbak Richa berenang makanya Tuan Betrand jadi suka berenang semenjak itu.” Ucap Bik Surtini.

“Hah berenang? Gawat.... gue kan gak tau berenang.” Gumam Celine dalam hati.

“Masih ada yang mau ditanyakan kah? Kalau gak ada Bibik mau kebelakang dulu yah.” Ucap Bik Surtini.

“Okey, Buk! Makasih.” Jawab Celine.

Celine membuka ponselnya, dia mulai mempelajari gaya gaya berenang.”Aduh, susah banget sih buat berenang, gayanya juga aneh aneh lagi. Ada gaya kodok kecemplung, gaya ikan mengapung... Huft.” Celine mulai mengeluh lagi dan bibirnya manyun.

Celine mencoba mengintip Betrand dari lobang pintu Betrand yang sangat kecil, dia pelan pelan memfokuskan bola matanya kedalam. “Susah banget sih memantau dia ngapain aja didalam. Kalau begini, kapan gue bisa tahu dia bangun jam berapa.” Ucap Celine lagi.

Celine melengketkan telinganya ke balik pintu, “Sepertinya ada suara, iya sepertinya dia sedang membuka gorden kamarnya, berarti aku harus bisa pura-pura berenang agar dia simpati.” Gumam Celine sambil melangkah pelan.

Celine melangkah pelan, dia berjalan ke arah kolam renang tepat di halaman belakang. Jika menatap dari kamar Betrand akan jelas terlihat pemandangan di kolam renang. Kamis itu masih hujan gerimis setelah semalaman hujan deras.

“Aku gak punya baju renang, sebaiknya aku pake baju yang ada aja.” Gumamnya.

Celine sengaja melihat kearah kamar Betrand, memang terlihat kalau Betrand sedang berdiri didepan kaca kamarnya. “Mantap, ini kesempatan emas.” Gumamnya.

Celine menceburkan dirinya dari atas kursi yang sudah di geser ke air kolam.

Blug

Betrand memandang sebuah sosok sedang jatuh ke dalam kolam, “Apa itu?” Tanyanya heran.

Celine mencoba berenang mengarungi air, dia hampir kelelap dan tenggelam. Dia berusaha menaikkan tangganya untuk meminta tolong.

“Siapa itu? Kayaknya dia butuh pertolongan.” Ucap Betrand langsung bergerak cepat menuju kolam renang.

Dia langsung menceburkan dirinya ke kolam dan meraih tubuh yang sedang ada didalam kolam.

“Velin?” Tanya Betrand kaget, (Dia salah menyebut nama)

Dia melepaskan Celine lagi ke dalam kolam, “Ngapain aku menolonh ini cewek.” Gumam Betrand lalu dia meninggalkan wanita itu di air.

“Tolong!” Ucap gadis itu dari dalam air.

Betrand menoleh ke belakang, “Pasti dia sedang pura pura tenggelam.” Ucap Betrand sambil melangkah beberapa langkah.

Celine terus mencoba menyelamatkan dirinya, tubuhnya sudah lemah, dia hampir pinsan. “Tolong.” Ucapnya pelan.

Betrand menoleh lagi ke belakang, “Apa dia benaran minta tolong?” Gumam Betrand dalam hati lalu dia berusaha masuk lagi kedalam kolam dan menolong gadis itu.

Betrand menyelamatkan gadia itu dan membawanya ke tepi kolam renang. Gadis itu hampir pinsan, air keluar dari telinganya dan hidungnya.

“Dia terlalu banyak menelan air?” Ucap Betrand.

Betrand mencoba menepuk nepuk tangan, kaki Celine namun dia belum kembali sadarkan diri.

“Veline... bangun!” Ucap Betrand.

Celine mencoba membuka mulutnya, “Uhuk uhuk... bukan Veline tapi celine.” Ucapnya.

“Duh ni orang, masih sempet koreksi kesalahan orang, da tau dia sekarat.” Ucap Betrand kesal.

Betrand menekan bagian perut Celine dan beberapa kali Celine mengeluarkan air dan terbatuk batuk. Celine sudah mulai sadarkan diri. Dia bangkit dan duduk ditepi kolam.

“Makasi Mas, kalau Mas gak ada mungkin sekrang aku ini sudah tiada.” Ucap Celine.

“Apa yang kau lakukan? Kau berenang tapi kau sendiri gak bisa berenang?” Tanya Betrand emosional.

“Mas... karena mas sudah menolong aku, aku akan memenuhi apa aja permintaan mas, aku siap jadi pacar mas.” Ucap Celine.

Betrand melepaskan tangannya dari kepala gadis itu, gadis itu kesakitan krena kepalanya terkena lantai tepi kolam.

Jedug.

“Aduh” Rintih gadis itu kesakitan.

“Kamu ini terlalu halu hidupnya, bisa gak sih kamu ini jangan bertingkah konyol begini? kalau aku gak ada disini, kamu bisa mati di kolam renang itu.” Ucap Betrand emosional.

“Aku menyukai renang, aku juga suka sama cowok yang suka renang.” Ucap Gadis itu spontan.

“Garing lu ah.” Jawab Betrand pergi melangkah meninggalkan Celine.

Hujan masih terus turun meskipun hanya rintik rintik saja, “Gatot lagi gatot lagi.” Ucap Celine kesal.

Celine menyadari kalau dirinya sudah jatuh cinta kepada laki-laki yang barusan menyelamatkan dirinya.

Celine melangkah masuk ke dalam dapur lewat pintu yang terhubung dekat dengan kolam renang, Bik Surtini heran karena melihat Celinw basah kuyup.

“Celine kamu kok basah? Tadi Tuan Betrand juga basah masuk kedalam?”Tanya Bik Surtini.

Celine hanya menundukkan wajahnya dan dia masuk kedalam kamarnya untuk mengganti pakain kering.

“Gimana lagi yah?” Gumamnya dalam hati.

Celine membuka Tips dari goggle itu lagi, disana dia harus selalu memperhatikan mood Betrand, di saat moodnya baik berikanlah perhatian kepadanya dengan tulus dan jika moodnya sedang marah berikan dia coklat agar moodnya manis.

“Mood? Moodnya kan selalu marah.” Gumam Celine.

“Kayaknya ini mah kecil.” Ucap Celine melangkah keluar dari kamar. Dia mencari Coklat di dalam kulkas dan membuatnya menjadi Coklat Panas cair.

“Pasti ini akan berhasil mencairkan suasana hatinya yang dingin.” Gumam Celine dalam hati.

Setelah membuatkan Coklat panas, dia melangkah pasti menuju kamar Betrand, rambutnya masih acak acakan dan belum di sisir, bajunya juga biasa aja.

*Tok tok tok *Suara pintu kamar.

Betrand menyuruh “Masuk.” dia berpikir itu adalah bik Surtini yang setiap pagi memang selalu mengutip pakain kotor.

Celine membuka pintunya, Betrand belum memandang ke arah pintu kamarnya.

“Ada apa bik?” Tanyanya masih didepan Cermin.

“Mas... ini Celine bawakan Mas Coklat panas, pasti dingin dingin gini asyik minum ini.” Ucap Gadis itu terus berusaha.

“Kamu ini disini jadi pembantu atau jadi pengasuh Putri?” Tanya Betrand sambil menyisir rambut.

“Aku cuma pengen berteman sama mas...” Ucap Celine gugup.

“Aku gak butuh teman baru.” Ucap Betrand.

“Iya aku tahu, tapi Mas pasti butuh aku saat mas ingin cerita tentang apa yang mas hadapi, aku tahu kalau sebenarnya mas ini baik orangnya, tapi ada satu kesedihan yang membuat mas jadi begini, aku mau jadi teman curhat mas.” Ucap Celine.

Betrand hanya diam, dia menoleh ke arah gadis itu tanpa mengucapkan sepatah katapun. Dia menorehkan tangannya mengisyaratkan keluar.

“Mas.. minumlah dulu coklat ini.” Ucap Celine sambil melangkah untuk meletakkan coklat di atas meja.

“Out!” Seru Betrand.

“Coklat ini enak mas, bisa bikin mood mas manis seharian, dan ini bisa menghangatkan tubuh juga.” Ucap Celine.

“Keluar!” Seru Betrand lagi dengan nada tinggi.

Celine tidak menghiraukan amarah Betrand, dia mengangkat gelas berisi coklat panas itu dan memberikannya ke Betrand, dia mengangkat ke dekat wajah Betrand agar Betrand mencium aromanya dan mau meninumnya.

“Cium ini Mas, wangi kan aromanya.” Ucap gadis itu.

Betrand telah habis kesabarannya, kali itu dia benar benar emosi, dia melemparkan gelas berisi coklat ke lantai dan percikan airnya mengenai tangan gadis itu.

“Aw..” Rintih gadis itu kesakitan terkena Coklat panas.

“Aku sudah bilang ke kamu kan kalau aku suruh kamu keluar, jangan pernah bandingkan aku dengan laki laki murahan lainnya, kau pikir aku akan terayu dengan parasmu yang lugu ini.” Ucap Betrand.

Celine mengutip pecahan kaca ke dalam baki yang dia bawa, “Kasihan Bik Surtini kalau harus membereskan ini, semua ini salahku.” Ucapnya dalam hati.

Celine permisi dari dalam kamar Betrand, dia merasa sedih karena perjuangannya dua hari ini tidak membuahkan hasil.

“Bagaimana aku bisa menaklukan hatinya? Sementara dia saja sangat membenciku? Aku juga tidak pernah berpacaran, aku gak tahu bagaimana cara membuat pasangan senang.” Ucapnya dalam hati sambil bersedih.

Bersambung

1
Alya Yuni
Ibu Astuty ko jhat
Ai Hodijah
ok aku ta baca ya thor
KARMILA Sari
next
Francis Purba
ayo up dong
Nurul nasution Cantik
seih
Nurul nasution Cantik
sedih bgt
KUTU Buku
up
KUTU Buku
ku suia smua karyamu
KUTU Buku
seru
up bab seaon 2 dong
Maria
bgus
Fadjhar Roeslie
salam kenal buat othor,saya mampir 🤭😬
Aya Saleh
Betrand plin plan jd orng,mknya idupnya kacau mulu.Klau Aldi tegas..ak suka itu
𝙱𝚞𝚗𝚍𝚊 𝙰𝚛𝚞𝚖𝚒❣️
baru mampir, smangat ya Thor 💪
Aya Saleh
Demen nich gwe klau pp mertua kyk gini.G belain anaknya ,Bisa bersikap tegas.Semangat Thor..like n comments selau mengikuti..plus favorit put
Aya Saleh
Ad Aldi .
demen nich gwe😀
Aya Saleh
Gitu dech laki2..dia sadar melakukan kesalahan tp posesif banget sm istri.Apa d
para lelaki memang terlahir posesif n egois kah
Aya Saleh
Bu Astuty g beres nich
Aya Saleh
Gedeq ak sm c Bertrand ntu..sok jaim pdhal butuh.Masak mau idup dlm bayang2 masa lalu mulu,Ud dpt pengganti yng begitu baik pula..g bersyukur lu Bertrand
Aya Saleh
Wah parah nich bocah,msh kecil idupnya ud urakan
Aya Saleh
Ak langsung put favorit Thor.. memberikan semangat pada mu..jgn kendor sy Thor😀💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!