novel baru lagi ,semoga pada suka ya....
Di dunia ini ,banyak yang bilang wajah kita ada yang mirip di beberapa negara dan saat ini hal itu terjadi.
Aulia harus menjadi pengganti untuk menikahi seorang pria yang buta, dia harus menjadi wanita lain dengan paksaan karena wanita itu tak ingin terkurung di dalam sangkar emas bersama pria cacat.
Walaupun Aulia menolak nya, tapi Delia mencari cara untuk menjebak nya sehingga Aulia hanya bisa menerima nya karena keperawanan dan kehidupan dia di negara itu sudah di genggam oleh Delia.
Tapi apa jadi nya kalau akhirnya pria kaya raya itu tidak benar benar buta ? Apa dia akan menjadikan Aulia istri nya selama nya? Atau hanya pengganti saja ?
Yuk.....mulai baca novel ku ,semoga pada suka ya. Makasih 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pingkan-Rega (merayu)
☘☘☘☘☘☘☘☘☘
Selama seminggu ini ,Delia dan Markus menyuruh orang untuk mengikuti Aulia kemana pun. Memberikan informasi yang jelas pada mereka agar mereka bisa segera bertindak ,apalagi aulia yang sering kali bersama Pingkan. Mereka harus berhati hati karena takut nya Pingkan curiga dan memberitahukan nya pada Rega, mereka ngak ingin semua nya terjadi.
"Bentar lagi mbak nikah sama mas Rega, apa masih tetap disini ?" tanya Aulia, saat ini mereka sedang memasak menu makanan sesuai keinginan pelanggan
"Belum tau, aku sih pengen nya masih kerja di sini Yak. Karena mas Rega pasti bakalan sibuk kerja juga, aku bisa bosan lama lama tinggal di rumah" jawab Pingkan dan Aulia pun mengangguk, dia juga pasti akan merasakan hal yang sama jika menikah nanti nya
"Kalau begitu, mbak Pingkan bicara sekarang sebelum menikah. Jadi mas Rega bisa memikirkan nya lebih dulu " ucap Aulia dan Pingkan pun mengangguk sambil tersenyum, dia sampai lupa memikirkan hal itu.
Rega dan Pingkan berniat hidup mandiri ,tidak tinggal dengan kedua orang tua mereka karena mereka ingin bebas . Apalagi Pingkan yang tidak begitu suka kehidupan nya di atur oleh orang lain, tapi jika Rega ingin melarang nya maka dia akan menerima nya karena Rega akan menjadi pendamping nya seumur hidup nya.
Pingkan ingin menikah sekali seumur hidup ,dia juga cocok dengan Rega. Mereka sudah saling terbuka satu sama lain ,sehingga tak ada lagi yang perlu di khawatirkan .
Apalagi selama seminggu ini ,Rega selalu meminta Pingkan untuk tinggal bersama nya .Dia selalu ingin berdekatan dengan Pingkan, tapi Pingkan belum ingin tinggal bersama karena takut nanti nya Rega berbuat lebih pada nya .
Pingkan dan Aulia kembali menyiapkan pesanan pelanggan,mereka mengerjakan nya dengan baik dan tenang hingga pesan di ponsel Pingkan berbunyi . Pingkan tidak menghiraukan nya karena memang dia tak pernah menyentuh ponsel nya selama bekerja ,dia selalu memilih untuk fokus.
Ting....
"Sayang.....malam ini menginap di apartemen ku ya ,aku ingin tidur dengan mu "
Ting...
"Sayang....mau ya ? Nanti malam aku jemput ,ngak usah pulang sama aulia "
Ting.....
"Aku janji ngak akan menyentuh mu, mau ya"
Rega terus saja mengirimkan pesan, walaupun Pingkan belum membaca nya karena dia tau kalau saat ini Pingkan masih sibuk bekerja . Dia hanya ingin Pingkan menerima apa yang dia ingin kan ,dia hanya ingin tidur di peluk oleh Pingkan . Paling ngak mereka akan berciuman atau melakukan sesuatu yang agak agak tapi ngak sampai melakukan penyatuan,karena Rega yang sudah ngak tahan lagi untuk menikah dengan Pingkan.
Pingkan membaca pesan dari Rega ,senyuman mengembang di bibir nya karena permintaan Rega. Dia tau kalau rega sudah tak bisa lagi menahan hasrat nya ,dia yakin kalau nanti nya rega akan menyentuh nya walaupun tak melakukan penyatuan.
Jaman sekarang, Pingkan jelas tau bagaimana. Hampir semua teman kuliah nya dulu melakukan nya dengan pasangan nya ,ada yang langsung bercinta ada juga yang hanya grepe-grepe dan Pingkan sudah tau apa yang ingin dilakukan oleh Rega.
Pingkan juga merasa penasaran,dia ingin merasakan hal yang sama sebelum menikah tapi dia takut jika mereka akan kelewatan. Tapi pikiran itu kembali dia jauhkan ,kalau pun mereka kelewatan menurut nya ngak masalah karena saat ini persiapkan pernikahan mereka tinggal dua puluh persen lagi
Apalagi hari H nya tinggal menunggu beberapa hari lagi, tapi Pingkan masih tetap ingin bekerja. Dia ngak ingin menjadi pengantin pingitan, dia ingin tetap bekerja hingga hari H tiba .
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘😘