NovelToon NovelToon
One Night Stand With Mr.Axel

One Night Stand With Mr.Axel

Status: tamat
Genre:Mafia / One Night Stand / Percintaan Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:120.1k
Nilai: 5
Nama Author: mul

Kesalahan fatal yang Zea lakukan untuk kabur dari bodyguard telah merubah seluruh hidup nya , karena ingin bersembunyi membuat Zea tanpa sadar masuk kedalam kamar seorang Mafia yang tengah mabuk .

Malam itu telah merubah segalanya hingga Zea harus menikah dengan Axel karena meraka telah melewatkan satu malam bersama .

" Mau kemana Girls?" pertanyaan Axel menatap noda diatas ranjang dengan tatapan sayu.

" Mau pulang " tangis Zea duduk memeluk lututnya, menangis sejadi-jadinya.

Axel menatap ke arah pintu yang terdengar ramai sekali orang diluar bahkan sudah terdengar baku hantam yang tak terelakkan.

yuk baca🔥

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22

3 hari kemudian begitu keluar kelas dan berjalan menuju parkiran Zea melihat Daddy nya .

" Daddy " kata Zea langsung berlari tidak sanggup lagi membendung kerinduan melihat Daddy nya .

Ada rasa bahagia di hati Zea melihat Daddynya yang kini menatapnya dengan tatapan penuh kasih sayang seperti biasa tidak seperti terakhir kali .

" Daddy aku sangat merindukan Daddy " Zea berlari lebih cepat saat Daddy nya merentangkan tangan.

" Tidak Nona Zea " ucap bodyguard menghalangi Zea yang akan masuk kedalam pelukan Daddy nya.

" Zea " lirih Daddy .

" Lepaskan, aku ingin memeluk Daddy ku " kata Zea meronta-ronta ketika bodyguard benar-benar menghalangi nya .

Seketika begitu banyak bodyguard datang dan mengelilingi tempat itu hingga Daddy Zea terkejut melihat begitu ketatnya penjagaan yang diberikan Axel untuk Zea .

" Nona Zea jangan melawan , tuan Axel tidak memperbolehkan nona mendekati nya " kata salah satu bodyguard berdiri dihadapan Zea .

" Dia adalah Daddy ku, lepaskan aku ingin memeluk nya " teriak Zea .

" Zea " ucap Daddy menggeleng memberikan isyarat bahwa Zea jangan melawan mereka karena itu percuma jumlah mereka sangat banyak .

" Yasudah jika tidak boleh memeluk biarkan aku bicara dengan Daddy" kata Zea yang melihat dari raut wajah Daddy sepertinya dia ingin menyampaikan beberapa hal .

Melihat tatapan hangat dan penuh kasih sayang Daddy nya yang telah kembali Zea yakin kalau Daddy telah mengetahui beberapa fakta sehingga Daddy tidak menyalahkan Zea lagi.

" Tidak, tuan Axel tidak memberikan Nona izin untuk bertemu ataupun bicara dengan beberapa orang termasuk Daddy Nona sendiri " tegas kepala bodyguard itu.

" Hiks ,tapi aku ingin memeluk Daddy ku " tangis Zea yang sangat merindukan Daddy nya

" Nona Zea jangan melawan perintah, Nona bisa menempatkan Daddy Nona dalam bahaya jika melawan perintah tuan Axel " peringatan bodyguard itu.

Zea menangis tersedu-sedu dan karena tidak punya pilihan akhirnya dia masuk kedalam mobil tidak ingin membahayakan keselamatan Daddy nya .

" Hiks " Zea benar-benar tidak berhenti menangis karena sangat merindukan Daddy nya namun keadaan membuat Zea tidak berdaya bahkan tidak punya hak untuk sekedar berbicara dengan Daddy nya .

" Antar aku keperusahaan tuan Axel " kata Zea mengusap air matanya.

" Cepat " kata Zea .

Begitu sampai di perusahaan Zea berjalan cepat menuju ruangan Axel dan masuk tanpa mengetuk pintu lagi .

...........

Axel yang tengah menjelaskan beberapa hal pada stafnya langsung menoleh ketika pintu ruangan nya dibuka tanpa permisi .

" Kalian semua keluarlah " kata Axel berdiri dari duduknya menghampiri Zea yang terlihat kemarahan, kecewa dan amarah dalam dirinya begitu kuat .

" Tuan " Zea tiba-tiba berlutut dikaki Axel dan menangis .

" Zea apa yang kamu lakukan" kata Axel merasa tidak nyaman meminta Zea agar tidak berlutut di kakinya .

" Zea berdirilah apa yang kamu lakukan" tegas Axel membantu Zea berdiri namun Zea malah memeluk erat sebelah kaki Axel dan duduk menangis di lantai .

" Zea kenapa? katakan padaku jangan begini " ucap Axel yang tidak mengerti apa yang Zea inginkan namun Axel benar-benar tidak menginginkan Zea berlutut dikakinya seperti ini.

" Tuan mau ketemu Daddy " tangis Zea benar-benar memohon dan menangis memeluk kaki Axel .

" Zea, aku bilang berdiri " Axel yang awalnya membantu kini memaksa Zea agar berdiri dan tidak melakukan hal itu lagi .

Axel memegang tangan Zea dan mengajak nya duduk disofa " katakan" ucap Axel yang duduk bersebelahan dengan Zea mengusap air mata di pipi Zea .

" Tuan aku ingin bertemu Daddy ku , aku mohon " tangis Zea mengatupkan kedua tangannya memohon pada Axel .

" Zea apa yang sebenarnya terjadi , ceritakan agar aku mengerti" ucap Axel yang sungguh kaget ketika Zea tiba-tiba berlutut di kakinya .

" Tapi di kampus ," Zea menceritakan semua pada Axel saat dia melihat Daddy nya berada diparkiran dan merentangkan tangan nya untuk memeluk namun jangankan berpelukan bicara saja tidak boleh .

" Tuan Daddy tidak seperti dulu yang ingin membunuhku , aku , aku melihat tatapan sayang dimata Daddy untukku seperti dulu " kata Zea yang sangat menyadari hal itu .

Zea juga tau kenapa Axel memberikan perintah larangan untuk Zea bertemu dengan Daddy nya karena itu berbahaya mengingat dulu Daddy ingin menyiksa bahkan membunuh Zea .

" Sepertinya Daddy sudah tau kebenaran, soal Jordan dan beberapa hal lain " kata Zea dengan lega .

" Tuan aku mohon , izinkan aku bertemu dan bicara dengan Daddy Ku sekali ini saja " kata Zea kembali berlutut memegang tangan Axel yang duduk di sofa .

" Tuan , aku sangat merindukan Daddy ku " tangis Zea .

" Tuan ini permintaan terakhirku karena setelah ini aku ," Axel langsung menutup mulut Zea dengan telunjuk nya .

" Duduk " Axel yang duduk disofa itu membantu Zea agar tidak berlutut lagi padanya bahkan mendudukkan Zea disalah satu pahanya .

" Zea berhentilah menangis dan memohon padaku " ucap Axel mengusap air mata di pipi Zea .

" Tuan aku ingin bertemu Daddy " kata Zea .

" Iya, kamu akan bertemu dengan Daddy mu tapi berhenti menangis " kata Axel yang sejujurnya tidak sanggup melihat Zea menangis .

Axel menelfon asisten nya .

Tok

Tok

" Permisi , tuan memanggil kami?" Rich dan Bime masuk kedalam ruangan Axel sambil menunduk karena sekarang posisinya Zea duduk dipangkuan Axel .

" Aku minta kalian untuk mengirimkan sebuah surat atau melakukan komunikasi langsung dengan Daddy Zea hari ini juga Zea ingin bertemu dengan nya " perintah Axel .

" Baik tuan akan kami laksanakan dan memberikan kabar secepatnya " ucap mereka segera keluar .

" Sudah jangan menangis lagi ya " kata Axel mengusap air mata Zea sampai tidak bersisa .

" Terimakasih tuan " kata Zea menatap Axel dengan tatapan dalam, ternyata Axel masih punya hati .

" Zea sudah aku katakan jangan menangis" ucap Axel kembali mengusap air mata Zea yang jatuh .

" Boleh aku peluk tuan ?" tanya Zea sebagai ungkapan terima kasih.

Axel lebih dulu memeluk dan mengelus kepala Zea " sudah jangan bersedih lagi , aku tau kamu merindukan Daddy mu " ucap Axel mengelus-elus kepala Zea .

" Terimakasih tuan sudah mengerti aku pikir ,"

" Aku tau Zea rasanya merindukan orang tua saat kita ada masalah dan kondisi memaksa kita harus berjauhan dengan mereka " lirih Axel .

" Tuan setelah ini aku berjanji untuk membantu agar tuan bisa kembali berbaikan dengan kedua orang tua tuan , aku berjanji " kata Zea.

" Pergilah perbaiki penampilan kamu dulu karena sebentar lagi kamu akan bertemu dengan Daddy mu " ucap Axel tersenyum .

" Iya " kata Zea segera berdiri dan mencuci wajahnya di wastafel lalu membenahi penampilan nya .

..........

Axel yang masih duduk disofa itu diam-diam tersenyum simpul ketika dirinya merasa terpesona dengan keadaan saat untuk pertama kalinya Zea memeluknya dengan tulus .

" Rasa bahagianya melebihi kebahagiaan saat memenangkan perang " Axel memainkan pulpen yang dipegangnya.

1
Bunda
Atlas lagi
Bunda
typo
Bunda
ijin baca ka🙏
Bunda
Axel apa Atlas
namia khira
ceritanya bagus
Ana Akhwat
Hmmm desar Zea lebay terlalu drama
Bo-bo
keren ceritanya 👍👍
Karo Karo
🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻
apajalah
🍂🍁🍂🍁🍂🍂🍁
apajalah
🍂🍂🍁🍂🍁
Dewi Anggya
manjanyaaaaa seorang bumil❤️
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru😁
Aditya hp/ bunda Lia
tamat ini? ...
Aditya hp/ bunda Lia: happy ending si jor Jordan gak ketahuan lagi nasibnya
total 1 replies
Linda Ayu Tong-Tong
thor dah tamat aja ini thor??
Aditya hp/ bunda Lia
zea takutnya ntar ada si Jor Jor ....
Linda Ayu Tong-Tong
waow waow panaaaasss🤣
Inna Imsaniwati
ooeh
Linda Ayu Tong-Tong
nenen🤣🤣🤣🤣
Soni Sofi
🤣🤣🤣gas terus Axel jg kasih kendor,biar cepet JD tuh Axel junior🤣
Soni Sofi
😄😄😄bagus dech kerjasama tim itu namanya biar zea selalu dekat sama axel🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!