Genre : Fantasy , Xianxia , over Power , System
Wu Ling seorang anak dari dewa terkuat di dunia kultivasi tidak sengaja jatuh ke alam manusia,
Ayahnya mencarinya selama 18 tahun dan akhirnya menemukannya di sebuah dunia kecil bernama bumi.
ayahnya kaget bahwa Wu Ling mempunyai tubuh spesial bernama tubuh kaisar surgawi.
yang sangat langka 1 tahun kultivasi tubuh kaisar surgawi = 100 tahun kultivasi manusia biasa
dia mengajari anaknya Berkultivasi selama 2 tahun.
walaupun dia mempunyai kultivasi yang sudah lumayan tinggi tetapi dia masih kekurangan pengalaman bertarung.
terpaksa ayahnya mengirim dia di sebuah benua kecil bernama 4 benua yang diserap benuanya berdiri sebuah kekaisaran besar.
ayahnya memberi dia sebuah sistem untuk keperluan anaknya dan bisa membantu meningkatkan kultivasinya lebih cepat.
"Aku Wu Ling akan memulai petualangan ku menjadi seorang dewa"
"Kuat menindas ynag lemah maka aku akan menjadi yang terkuat"
"Jenius? akan kubuat dia bersujud di bawah kakiku!"
"aku mempunyai 1 prinsip"
""SENGGOL DIKIT? BACOK LAH AJG"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Faried, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 20. Penyesalan Huang Lin
"Phoenix kecil ayo kita pergi". Ucap Wu Ling melalui telepati.
"Yang Mulia hamba memiliki nama". Ucap Shen Long.
"Oh iya aku lupa. Siapa namamu". Ucap Wu Ling lewat telepati.
"Perkenalkan namaku adalah Shen Long. Sang jenius muda dari bangsa Phoenix". Ucap Shen Long bangga.
"Oh... Kalau begitu ayok pergi". Ucap Wu Ling.
"Ke mana? Apakah kita langsung mencari Shen Hao?. Tanya Shen Long.
"Mencari apa? Aku mau istirahat dulu. Apakah kau tidak capek terbang seharian? Aku aja udah capek sekali". Ucap Wu Ling.
'Aku yang terbang dia yang capek". Gumam Shen Long.
"Tuan muda anda mau mencari penginapan dimana?". Tanya Shen Long.
"Apakah kau buta? Jelas-jelas penginapannya ada di bawah kita". Ucap Wu Ling sambil menunjuk sebuah penginapan mewah.
"Maaf aku tidak melihatnya tadi". Ucap Shen Long
Wu Ling dan Shen Long bergegas turun ke penginapan.
Setibanya di sana.
"Tuan muda apakah anda mau menginap disini?". Sapa seorang pelayan.
"Iya aku pesan 2 kamar". Ucap Wu Ling.
"Tapi... Yang tersisa sekarang cuman satu kamar. Yang lainnya sudah ditempati oleh orang yang akan pergi ke pelelangan besok". Ucap pelayan itu.
"Kalau begitu aku pesan satu saja". Ucap Wu Ling.
"Shen Long kau tidur di jalanan saja". Ucap Wu Ling.
"Tapi...".
"Tidak ada tapi-tapi". Ucap Wu Ling lalu pergi ke kamarnya.
"Dasar manusia tak berhati". Ucap Shen Long lalu bergegas pergi ke depan pintu kamar Wu Ling.
"Tuan muda tolong biarkan aku masuk". Ucap Shen Long sambil mengetuk pintu.
"Hadeh orang itu bikin repot saja". Ucap Wu Ling.
[Bukankah host bisa memasukkannya ke dunia kecil]
"Astaga iya ya kenapa aku lupa". Ucap Wu Ling lalu membuka pintu kamarnya.
"Hey kau masuk". Ucap Wu Ling.
"Baik".
Lalu Wu Ling membuka pintu masuk ke dunia kecil.
"Masuklah". Ucap Wu Ling.
Lalu Shen Long masuk ke dalam dunia kecil dan tinggal di istana.
Disisi lain.
"Patriak patriak". Teriak salah satu tetua keluarga Li.
"Ada apa tetua pertama?". Tanya patriak keluarga Li.
"I..Itu tuan muda Li Kai dibunuh oleh seseorang". Ucap tetua pertama.
"Apa? Bukankah dia bersama dengan Li Bai?". Ucap Patriak keluarga Li.
"Setelah membunuh tuan muda Li Kai orang itu langsung lari". Ucap tetua pertama keluarga Li membalikkan fakta.
"Brengsek beraninya dia membunuh anakku. Apapun yang terjadi akan ku bunuh dia". Ucap Patriak Keluarga Li.
"Tetua pertama kirimkan dua orang dengan tahap kultivasi tyrant untuk membunuh anak itu". Ucap Patriak Keluarga Li.
"Baik. Dan juga ada undangan dari paviliun bulan merah. Mereka akan mengadakan lelang besok pagi". Ucap tetua pertama.
"Baiklah besok aku akan datang ke sana". Ucap patriak keluarga Li.
"Cihh. Beraninya orang itu membunuh anakku". Gumam patriak keluarga Li
Keesokan paginya
Wu Ling sedang bersiap siap menghadiri pelelangan di paviliun bulan merah.
Setelah selesai bersiap siap Wu Ling turun dan makan di lantai bawah penginapan.
Di bawah sana terlihat sangat sepi.
"Eh kenapa sepi sekali? Bukankah kemarin sangat ramai disini". Ucap Wu Ling.
"Oh itu karna mereka sedang menghadiri pelelangan".Ucap pelayan yang menghampiri Wu Ling.
"Mereka pergi secepat itu?". Tanya Wu Ling bingung.
"Karena orang yang datang paling awal akan mendapat kursi yang dekat dengan panggung lelang.". Ucap pelayan itu.
"Oh pantas saja". Ucap Wu Ling lalu makan.
Setelah selesai makan Wu Ling keluar dari penginapan.
"Hmmm... Kalau berjalan kaki tidak terlalu bagus. Mungkin aku akan mengunjungi toko sistem". Ucap Wu Ling.
"Hey sistem apakah ada kereta kuda yang mewah di toko mu?". Gumam Wu Ling.
[Kereta kuda termewah serta paket baju bangsawan, dua baju kusir, dan 7 baju pengawal, serta 9 ekor kuda]
[Berharga 10 Triliun]
"Beli". Gumam Wu Ling.
[Terbeli]
Bum... Lalu muncul sebuah kereta kuda berwarna putih elegan dengan ukiran Phoenix di setiap sudutnya. Beserta 9 Kuda berwarna putih.
"Nah ini kan enak". Wu Ling lalu masuk ke kereta kuda itu lalu mengganti pakaiannya.
Setelah menggunakan pakaian berwarna putih berukir awan dengan jubah putih panjang, Dan rambut berwarna silvernya dibiarkan terurai.
"Sepertinya baju ini sangat cocok untukku". Ucap Wu Ling sambil melihat wajahnya di cermin.
"Untuk 9 baju itu sepertinya aku harus merepotkan para jendral". Ucap Wu Ling lalu memanggil para jendral dan 2 komandan pasukan.
"Untuk komandan pasukan kalian pakai baju ini dan jadilah seorang kusir". Ucap Wu Ling sambil memberikan baju kusir.
"Para jendral akan menjadi pengawal, Dan kau Phoenix kecil jadilah pengawal juga". Ucap Wu Ling sambil memberikan mereka baju pengawal.
"Baik". Ucap mereka serentak.
Lalu Wu Ling masuk ke dalam kereta kuda dikawal oleh 7 orang pengawal.
Semua pengawal dan kusir Wu Ling menyembunyikan auranya ke tahap Tyrant.
Orang-orang yang melihat hal itu saling berbisik satu sama lain.
"Hey kira-kira siapa yang berada di kereta kuda itu? Lihat pengawalnya, semuanya berada di tahap tyrant". Ucap salah satu pejalan kaki.
"Hmmm... Mungkin saja salah satu orang penting dari 3 keluarga besar". Ucap pejalan kaki yang lain.
3 keluarga besar kerajaan Feng adalah 3 keluarga terkuat di daratan timur. Kekuatannya hampir setara dengan 3 sekte besar. Jika 3 keluarga besar bergabung bahkan bisa membuat kekaisaran Feng runtuh. 3 keluarga besar meliputi keluarga Li, Wang, dan keluarga Huang.
Yang membuat 3 keluarga besar dan 3 sekte besar tidak berani melakukan kudeta adalah karena seorang pelindung kekaisaran Feng yang berada di tingkat Heavenly emperor.
Identitasnya sangat rahasia. Saking rahasianya kaisar sendiri pun tidak mengetahui siapa identitas orang itu. Jika kaisar sebelumnyatidak memberitahukannya bahwa orang itu adalah pelindung kekaisaran ia mungkin akan menyinggung perasaan orang itu.
Kembali ke MC kita.
Wu Ling sudah tiba di paviliun bulan merah.
Kereta kuda mereka menjadi pusat perhatian. Pasalnya prajurit dan kusir yang berada di kereta kuda itu berada di tahap tyrant.
Seorang pelayan segera menghampiri kereta kuda Wu Ling.
"Tuan biarkan aku saja yang memarkirkan kereta kuda anda". Ucap pelayan itu.
"Tuan muda". Ucap Shen Haotian menuju ke dekat jendela kereta kuda.
"Biarkan saja". Ucap Wu Ling lalu turun dari kereta kuda.
Melihat Wu Ling turun semua orang yang ada disana berteriak.
"Kyaah". Dia sangat tampan. Ucap orang orang yang melihat Wu Ling.
"Ayo kita masuk". Ucap Wu Ling lalu berjalan masuk ke dalam paviliun.
Setelah Wu Ling masuk para pelayan menghampirinya.
"Tuan apakah anda mau membeli bahan lelang atau melelang sesuatu". Ucap salah satu pelayan.
"Melelang sesuatu? Mungkin aku akan melelang beberapa Pill penyempurnaan Qi tingkat 5. Mereka menumpuk di cincin penyimpanan ku". Gumam Wu Ling.
"Baiklah aku akan melelang sesuatu bawa aku ke pemilik paviliun ini". Ucap Wu Ling
"Baik". Ucap pelayan itu mengerti barang yang akan dilelang Wu Ling sangat berharga.
Lalu pelayan itu mengantar Wu Ling ke suatu tempat.
"Tok tok tok". Ketuk pelayan itu
"Masuk". Ucap orang yang berada di ruangan itu.
Setelah Wu Ling masuk ke ruangan itu ia melihat seorang pria paruh baya yang berusia sekitar 80 tahun sedang bekerja. Di atas meja pria itu bertumpuk ratusan kertas membentuk sebuah gunung.
"Ada apa kau datang kesini". Tanya orang tua itu ke pelayan.
"Tuan ada seseorang yang ingin melelang sesuatu". Ucap pelayan itu.
"Sesuatu? Apa itu". Tanya Huang Lin.
**Wu Ling hanya menyipitkan matanya ke arah pelayan itu dan menggeleng-gelengkan kepalanya.
Huang Lin yang tau apa maksud Wu Ling langsung menyuruh pelayan itu keluar**.
"Baiklah. Kau keluarlah dulu". Ucap Huang Lin kepada pelayan itu.
"Baik"Ucap pelayan itu lalu keluar.
Setelah pelayan itu keluar.
"Jadi apa yang mau kau lelang?". Tanya Huang Lin penasaran.
Wu Ling lalu melemparkan 5 botol Pill penyempurnaan Qi tingkat 5.
Huang Lin yang melihat itu sangat kaget.
"Pill tingkat lima? Bagaimana kau menemukannya". Tanya Huang Lin.
Huang Lin mengeluarkan pedangnya dan menempelkan pedangnya di leher Wu Ling.
"Katakan dimana kau menemukannya"Tanya Huang Lin dengan suara lantang.
"Heh semut belaka mempertanyakan Yang Mulia ini? Apakah kau pantas". Ucap Wu Ling lalu mengeluarkan aura aslinya.
Huang Lin yang merasakan aura Wu Ling dipaksa bersujud.
"Apakah keluarga Huang ingin menjadi sejarah saja?". Tanya Wu Ling dengan nada dingin.
"K... Kami tidak berani tuan". Ucap Huang Lin sambil gemetar ketakutan. Pasalnya aura yang dikeluarkan Wu Ling lebih mengerikan daripada aura yang dikeluarkan oleh 'Si topeng merah'.
'Si topeng merah' adalah panggilan dari pelindung kekaisaran Feng. Ia dipanggil 'Si topeng merah' karena setiap ia muncul dia pasti menggunakan topeng berwarna merah.
"Cihh.. Lelang lah barang itu bagi hasil 90:10% aku 90 dan kalian 10". Ucap Wu Ling.
"B...Baik". Ucap Huang Lin sambil menyesal di dalam hatinya.
**Jika saja ia tidak serakah mungkin dia akan dapat 50% dari hasil penjualannya. Untuk Pill kelas 5 yang sangat langkah 50% mungkin setara dengan kekayaan sebuah sekte kelas menengah.
Karena keserakahannya ia bukan hanya menyinggung orang yang kuat, namun ia juga rugi lebih dari ribuan batu spiritual**.