Genre : system, xianxia, overpower, action.
Wiliam seorang yatim terbunuh oleh roket yang di kirim oleh para jenderal dunia. mereka membunuh Wiliam untuk mengambil paksa warisan milik orangtuanya, Wiliam yang terbunuh bertekad akan membunuh mereka semua.
namun tidak disangka, Wiliam bangun di tubuh Orang lain juga dunia yang sama sekali berbeda jauh dengan bumi yaitu dunia kultivator.
"selama datang tuan, saya akan membantu tuan menjadi yang terkuat" Suara sistem terdengar dari pikirannya.
bagaimana kelanjutan William berpetualang di dunia kultivator.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kangtahu31, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kekaisaran Lotus Ungu
Keempat tetua dari 4 sekte ketika mendengar nama mo William, ekspresi mereka berubah. Seperti nya memang pemuda ini yang di maksud, apalagi aura para pengawal nya yang mengerikan. Tapi yang membuat mereka bingung kenapa ada wanita yang sedang membawa bayi, tapi akhirnya mereka tidak peduli.
"Selamat datang Tuan, salam dari kami 4 sekte" kata salah satu perwakilan sekte gunung api.
"Sepertinya kalian sudah tau namaku, tapi aku ingin kalian menutup mulut" kata William sambil tersenyum penuh makna.
"Tentu tuan, Para patriak telah memerintahkan kami untuk mengantarkan tuan ke penginapan Laut Fajar" kata salah satu perwakilan sekte Angin timur, seketika semua para pengunjung yang hendak masuk terkejut karena pemuda ini di sambut langsung oleh para tetua dari 4 sekte besar.
"Jika seperti itu aku tidak perlu cape cape mencarinya, ayo jalan kalo begitu" 4 tetua tersebut hanya tersenyum menghadapi William.
Mereka semua sebenarnya enggan melakukan tugas ini, tapi jika mereka tidak melakukannya pasti mereka akan terkena hukuman.
"Tuan apakah tidak apa apa mempercayai mereka" kata long Tian.
"Tidak papa, percayalah" kata William.
"Saya sedikit khawatir juga tuan" kata mei yang menggendong Xin qian, dirinya dari tadi hanya diam dan mengikuti tuan nya.
"Tenang saja, ada mereka" kata William menunjuk long Tian, Zeus dan Lucifer.
"Lagipula jika mereka berbohong dia akan tau" William melihat Lucifer.
"Betul kata tuan, mereka tidak berbohong, karena jika mereka berbohong aku bisa merasakannya" kata Lucifer yang berbicara.
William tentu tau kenapa Lucifer bisa membaca kebohongan orang, buakan mampu membaca pikiran orang karena dia sendiri adalah iblis yang mengetahui segala sifat buruk manusia, jadi akan mudah baginya untuk melihat Sifat seseorang.
Dalam hati utusan sekte, mereka semua hanya berbicara dalam hati, 'apakah benar jika orang ini mampu melihat kebohongan orang lain' kata salah satu utusan.
"Tentu aku bisa membaca isi pikiran, dan mampu melihat kebohongan orang lain" kata Lucifer yang mengetahui isi hati orang, utusan yang tadi berbicara dalam hati langsung tertegun.
Mereka semua hanya diam dalam setelah orang ini mampu membaca pikiran nya, setelah rombongan mereka berjalan cukup lama, akhirnya mereka sampai di bangunan yang sangat mewah.
Di atas bangunan tersebut ada papan nama yang tertulis dari emas, "penginapan Laut Fajar" penginapan tersebut di jaga oleh beberapa pendekar awal. Saat masuk ke dalam William langsung di sambut oleh pelayan.
"Selamat datang di penginapan Laut Fajar, silahkan tuan" kata pelayan muda tersebut, dirinya sangat cantik untuk seorang pelayan penginapan.
Pelayan tersebut sudah mengetahui bahwa orang ini yang di perintahkan kaisar, bahwa orang ini harus di layani sebaik mungkin. "Tuan jika membutuhkan sesuatu bilang saja pada dia" kata salah satu utusan.
"Terima kasih telah mengantarku" kata William.
"Sama sama tuan muda, kami izin pamit" kata mereka, yang langsung berjalan sangat cepat menuju pintu keluar.
Melihat hal tersebut William hanya tertawa dalam hatinya, meskipun dirinya tau mereka ketakutan oleh pengawal nya. "Antarkan kami ke kamar" kata William yang ingin segera istirahat.
"Baik tuan, mari ikuti saya" kata pelayan tersebut, dirinya mengantarkan ke lantai 10. William bisa melihat bahwa hanya ada sedikit kamar di lantai 10 ini, kamar ini adalah yang termewah dari penginapan ini.
"Silahkan tuan memilih kamar masing masing, jika membutuhkan sesuatu cukup panggil saya" wanita tersebut pamit pergi, William memerintahkan pengawalnya untuk bebas memilih kamar yang mereka inginkan.
Mereka semua tidak berebut, mereka memilih nya secara acak dan tidak meributkan kamar yang mereka pilih. Mereka segera masuk dan beristirahat.
Dan khusus untuk mei dan Xin qian mereka mendapatkan kamar yang paling besar, karena William ingin mei merasakan kenyamanan termasuk Xin qian juga.
William masuk ke kamar dan melihat keadaan kamar yang sangat mewah ini, kamar yang sangat besar dan kursi yang empuk belum lagi kamar mandi yang sangat mewah.
"Mereka benar benar ingin memanjakan ku" William akhirnya loncat ke kamar tidur.
"Wah ini empuk sekali" kata William, yang merasakan kenyamanan kasur tersebut.
"Sepertinya aku akan tidur terlebih dahulu" kata William.
William akhirnya tertidur nyenyak dan terbangun malamnya karena kelaparan.
"Sepertinya aku akan makan dulu" kata William, akhirnya William telepati para bawahannya.
'apa kalian lapar ?" Tanya William.
'sedikit tuan' kata para bawahannya.
Akhirnya William keluar kamar malam malam, dirinya mengunakan baju piyama, bawahannya aneh ketika mereka melihat tuanya berpakaian seperti itu.
William sebenarnya ingin mengajak mei juga, tapi dirinya sedang tertidur pulas bersama Xin qian.
"Ayo jalan, mari kita makan dulu" kata William.
William turun ke bawah untuk bertanya pada pelayan dimana tempat makan, setelah di beritahu bahwa ruang makan ada di lantai 3 mereka segera menuju kesana.
Meskipun William berpikir bahwa ruang makan akan sepi, justru sebaliknya, tempat makan ramai oleh orang.
"Hei lihat, bocah tersebut. Memakai baju aneh" kata salah satu pengunjung. Zeus langsung kesal mendengar nya begitu juga long Tian, tapi di hentikan oleh William.
"Jangan dengarkan mereka, aku kesini hanya untuk makan" kata William yang segera menuju koki.
"Aku ingin makanan yang enak juga banyak" kata William sambil melempar sekantong emas, seketika ruangan tersebut hening, ternyata pemuda ini sangat kaya bahkan dengan mudahnya memberi sekantong emas kepada orang lain.
Semua orang di lantai 3 rata rata adalah bangsawan juga murid sekte, jadi mereka meremehkan orang lain dengan mudah. "Pengemis ini ternyata punya uang" kata salah satu orang dengan tingkat Pembentukan inti.
"Tentu aku punya uang, jika tidak kenapa aku kesini" kata William.
"Heh bocah ini berani menjawab juga yah" kata orang yang mengejek William.
"Tentu aku berani" kata William.
"Hahaha kau tidak kenal aku" Kata orang tersebut.
"Oh aku tau, kau siluman monyet bukan" kata William, mendengar hal tersebut semua orang di lantai 3 tertawa terbahak bahak. Melihat dirinya di ejek, orang tersebut mengungkapkan identitas nya.
"********, ayo bertarung denganku gu Sheng dari sekte gerhana malam" kata gu Sheng yang sudah marah.
"Biarkan aku saja tuan muda" kata salah satu bawahan gu Sheng.
"Bagus kalo begitu, aku tidak perlu menyentuh seorang sampah " kata gu Sheng sambil mengejek.
"Oh kau ingin bertarung, kalo begitu aku juga akan menggunakan pengawal ku, silahkan pilih oleh mu" kata William.
"Hahaha Pengawal mu hanya orang tua, kakek kakek dan manusia kerbau, bahkan dengan pukulan 1 ku mereka semua akan mati" kata bawahan gu Sheng.
William langsung tertawa mendengarnya, "kalo begitu kalian bertiga maju, jadikan dia genangan darah" kata William.
"Baik tuan" akhirnya mereka bertiga berdiri untuk melawan bawahan gu Sheng.
"Kau ingin menjadikan bawahanku genangan darah, jika dia kalah maka aku akan menjilat kakimu" kata gu Sheng, dirinya yakin bahwa pengawal William adalah manusia biasa karena dirinya memeriksa pengawal William dan tidak bisa melihat tingkat kultivasi nya.
"Oh kau begitu yakin, ok kalo begitu" William mengangguk memberi kode pada zeus, long Tian dan Lucifer.
"Ayo maju, aku memberikan 1 pukulan gratis untuk kalian" kata bawahan gu Sheng.
Zeus dan Lucifer hanya tersenyum dan mereka bertiga langsung menggunakan aura mereka, ketika aura mereka bertiga di gabung, tubuh bawahan gu Sheng hancur bahkan sampai tak tersisa.
Semua orang hanya terdiam melihat kejadian tersebut, mereka semua merasakan aura yang sangat dahsyat dari 3 orang ini. Saat mereka sadar semua orang langsung lari dari tempat tersebut, mereka yakin 3 orang ini memiliki kultivasi yang tinggi.
Sementara itu gu Sheng langsung lemas, "maafkan aku tolong, tuan maafkan aku" gu Sheng memohon ampun.
"Aku maafkan, tapi setelah aku membunuh mu" kata long Tian yang langsung memutus kepala gu Sheng.
William yang ingin makan tidak jadi karena sudah kehilangan selera, "pelayan bawakan makanan nya ke kamar kami" kata William.
Pelayan yang melamun tersadar oleh perkataan William hanya mengangguk.