NovelToon NovelToon
Ayunda

Ayunda

Status: tamat
Genre:Kutukan / Mata Batin / Dunia Lain / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Thriller / Horor / Tamat
Popularitas:30.5k
Nilai: 5
Nama Author: si ciprut

Berantai kejadian yg diyakini sebuah kutukan, dari buyutnya. akhirnya terpecahkan . Karena sebuah dendam , hingga anak turun temurun nya mati karena serangan ilmu hitam.
Karena kakek buyutnya yang Bernama Gajah Wereng , menjadikan anak dan cucu cucunya mati dengan dada yg memar menghitam.
Hingga kelahiran Ayunda , yg dipercaya sebagai penakluk dari musuh bebuyutan dari Gajah Wereng.
karena ternyata sang Mertua Gajah Wereng adalah Pertapa yg mempunya Pedang Langit Kembar , penghuni taman langit.

Ikutilah perjalanan Ayunda , dari hal yg receh

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon si ciprut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertarungan Pertama Ayunda

Ayunda sudah pulang lebih dulu , tapi Ternyata ya datang ke sekolah tadi hanyalah sukmanya saja.

Karena Raga Ayunda di kamarnya , tidak kemana mana , dan itu sudah biasa dilakukan Ayunda , karena dilatih oleh kakek buyutnya . Mamanya , Raisha tidak mengetahui hal ini , tapi setidaknya dia sudah diberitahu oleh nenek buyutnya Roro Ratri.

Ketika Samapi Rumah Ayunda kembali masuk ke raganya , dan kemudian tersadar kembali. Setelah itu ia belajar kembali.

*****

Sore harinya , papah Ayunda dan mamahnya pulang , Raisha sempat curiga dengan Ayunda yg cengar cengir ketika ia pulang. Kemudian ia bertanya pada pembantunya dirumah , dan dikatakan bahwa Ayunda tidak keluar rumah , bahkan Ayunda di kamarnya seharian ini.

Setelah makan malam mereka memutuskan untuk istirahat . Ayunda yg sudah terbiasa tidur sendiripun masuk ke kamarnya dan tidur . Itu hanya alibi Ayunda. Setelah yakin papa mamanya sudah tidur ia duduk bersila , kembali untuk meraga sukma , menyelesaikan masalah tadi siang. Terlihat bayangan putih keluar dari tubuh Ayunda , kemudian melesat di gelapnya malam.

****

Di tempat yg jauh , seorang mandor tampak hilir mudik di ruangan kerjanya. Ia gelisah karena salah satu Penjaga tidak pulang untuk melaporkan pekerjaannya hari ini.

Penjaga itu adalah Wowo , makhluk yg telah dikunci oleh Ayunda tadi di proyek pembangunan Apartemen di sebelah sekolah Ayunda.

Datanglah makhluk lain yg badannya kecil ke tempat mandor tersebut , wajahnya sangat menakutkan, badannya warnanya hijau semua , bibirnya merah , dan dari mulutnya keluar cairan berwarna merah darah . Ya dia memakan salah satu buruh yg bekerja , anak buah mandor sendiri di tempat lainnya. Sebagai tumbal. Pekerjaan mandor itu saat ini lagi jaya , karena mengatasi banyak proyek pembangunan. Dari pembangunan apartemen , jembatan dan berapa hotel.

Mandor tersebut mempunyai anak buah hingga ratusan ,

Sementara untuk tiap tempat , di taruhlah penjaga itu untuk mengawasi jalannya pembangunan.

" Cil....si Wowo Samapi sekarang belum pulang cil...." Mandor itu bicara dengan sosok badan hijau bernama Kricil.

" Iya ndoro....didepan juga belum tampak ....geeerrrrrrrr.....!!!"

" apa terjadi sesuatu disana cil.....?" Tanya mandor

" Saya kurang tahu ndoro..." Karena tempat kami jauh.....gerrrrrr...." Jawab Kricil

" Yang dekat dengan Wowo adalah si Si Barong ndoro....gerrrrrr...." lanjutnya memberi tahu.

" Dimana Baring Cil....? " tanya Mandor

" Barong juga belum pulang ndoro...belum kelihatan.... gerrrrrr!!!" Jawabnya

" Bisakah kau menolongku untuk memanggilnya...?" Tanya Mandor

" Sendiko Ndoro..." Kata Kricil

Akhirnya Kricil melesat pergi meninggalkan mandor itu untuk mencari teman temannya.

Sementara sang mandor , baru mau duduk di bangkunya untuk meneruskan pekerjaan. Tiba tiba dering ponselnya berbunyi , menandakan ada panggilan masuk.

Ia kemudian mengangkat telepon itu.

" Selamat malam Tuan , ada yg bisa saya bantu ? " Tanya Mandor tersebut dengan sang pemanggil.

" Darto....katanya pembangunan apartemen di Kemang ada masalah , sampai , pekerja pada berhenti kerja hari ini...?" Kata sang tuan

Mandor yg dipanggil Darto tadi nampak berfikir tentang masalah yg terjadi di Kemang.

" Saya belum menerima laporannya tuan , ini saya juga lagi menunggu " kata Darto

" Apa kurang penjaga dariku....? " tanya sang Tuan

" Cukup tuan , hanya ini si Wowo belum ada kabar , dan sedang disusul oleh Kricil..." Jawab Darto

" Baiklah , jika ada masalah segera kasih tahu saya , saya tidak suka jika terjadi hal hal yg tidak saya inginkan...Mengerti ...!!! " kata Tuannya

" Baik Tuan Bram " jawab Darto

Kemudian sambungan terputus . Darto kemudian menghela nafas . "Orang kepercayaan masih dipenjara , Kurniawan Kurniawan , kenapa juga Dendi dimasukin ke coran , mending kasih ke Kricil atau si Barong" monolog Darto dalam hati.

Akhirnya Darto meneruskan laporan laporan yg ia buat untuk Tuannya, yaitu Tuan Bramana .

*****

Sementara itu Si Wowo berteriak teriak ingin melepaskan diri karena dari siang hingga malam ini , ia tidak bisa menggerakkan badannya , dan para buruh bangunan pada ketakutan . Mereka mendengar suara yg sangat seram , umpatan kasar serta makian , tapi tidak ketemu orangnya , akhirnya para pekerja bubar , meninggalkan tempat itu.

Wowo sangat marah , hingga ia guling guling agar segera terlepas , dan badannya bisa digerakkan kembali. Berhasil , ia terbebas namun sangat marah , ia berteriak suaranya menggema...

Ketika berteriak dengan amarahnya itu ia mendengar sesuatu dari ujung sana ,disana ada yg menertawakan kelakuannya itu , tertawa mengejek , tertawa menyepelekan hingga ia memegang perutnya yg sakit akibat tertawa...

Dialah Ayunda , yg masih membungkuk menahan sakit diperutnya , namun tampak bibirnya terangkat sebelah...

" Kurang Ajar bocah kecil...." Teriak si Wowo

" hihihi....hahahaha....!!!" Tawa Ayunda

" kemari kau biar aku makan ..." Kata si Wowo

" emang bisa , ...hahahaha..." Masih tawa Ayunda

" Bedebah...." Si wowo marah dan mendatangi Ayunda di ujung sana , tangan berkelebat cepat , namun hasilnya nihil . Sementara Ayunda bergerak cepat ke arah Kaki Wowo. Wowo masih celingukan mencari Ayunda...

" Hai....." Kata Ayunda

Wowo melihat ke bawah , anak kecil itu dibawahnya.

Ketika akan menangkapnya , Ayunda melesat ke atas dan menghantam dagu dari si Wowo.

Tidak diperkirakan oleh si Wowo , ternyata kekuatan Bocah kecil itu mampu merobohkannya hingga ia tumbang ke belakang . Suara bedebah pun terdengar oleh Kricil yg masih di kejauhan , Kricil melesat menuju tempat si Wowo, hingga ia melihat Wowo terkapar di tanah proyek itu.

Kricil berbalik dan melihat bocah kecil disana. Disana ia melihat Anak kecil itu tertawa cekikikan, seakan mempunya mainan baru. Dan Kricil juga melihat dibelakang bocah itu ada sosok temannya si Barong.

Si Barong berada tepat dibelakang Ayunda beberapa meter , siap untuk memangsa depannya .

Tanpa aba aba Kricil dan Barong melesat menangkap Ayunda yg berada di depannya.

Hingga , bummmmm......mereka bertubrukan , karena Ayunda sudah melesat lebih cepat dari mereka berdua. Masih tertawa di atap pos jaga tempat itu.

" Bedebah....cuiiihhh...grrrrrr..." Kata Kricil

" Horrrrrkkk....kurang ajar...!" Kata Barong

" Ayo hajar...horrrkkk..!!!." Sambung Barong lagi

Merek berdua melesat kembali , mengejar Ayunda , namun sebelum sampai ke tempat Ayunda , tampak bocah itu mengangkat dua tangannya , dan tampaklah, cahaya dari kedua tangannya. Dari atas kilatan petir menyambar tangan itu , dan kilatan itu seakan bertambah energinya . Kilatan itu kemudian diarahkan ke Barong dan Kricil .

Barong dan Kricil tampak belum siap , namun kilatan itu menyambar tubuh Barong terlebih dahulu hingga hangus dan kemudian menghilang ,

Sementara Kricil menghindar dari kilatan itu.

Terpental hingga di tempat Si Wowo . Baru akan bernafas untuk menghindar kembali , kilatan itu datang dan mengenai Kricil dan Wowo sekaligus.

Wowo dan Kricil tergelepar merintih kesakitan hingga hantaman kilat itu kembali menyambarnya dan hilang.

Kilatan kembali ke atas dan gemuruh , di atas petir menyambar kesana kemari hingga hujan sangat deras mengguyur bumi.

Ayunda tampak Lemas seketika . Dengan sisa tenaga ia melesat pergi.

*****

Sementara dirumahnya Raisha tampak gelisah . Suara petir menggelegar, kilat menyambar kesana kemari , dan hujan cukup deras , kembali mengingatkannya ketika Ayunda lahir waktu itu.

Suami disampingnya sudah terlelap setelah acara panas mereka.

Raisha bangun dan ke kamar mandi , kembali memakai pakaiannya , ia jadi teringat Ayunda. Maka keluar lah ia dari kamarnya menuju kamar Ayunda.

Kamar Ayunda tidak terkunci , masuklah Raisha ke dalam.

Ia begitu kaget , melihat Ayunda dengan duduk bersila dan tangan bersedekah di dada. , badannya basah semua. Seakan habis main hujan hujan nan.

" Apa yg terjadi...? " monolog Raisha

Ia mencoba meraih tubuh Ayunda , namun tangan belum sempat menyentuhnya , tangan Raisha terpental , hingga badan Raisha terduduk di lantai.

Tak berselang lama , mata Ayunda terbuka dan melihat mamahnya ada disana duduk dilantai.

" Mamah....!" Kata Ayunda

Raisha badannya gemetar dan bibir yg akan mengucapkan sesuatu tiba tiba diam , dan lemas , tubuhnya Luruh ke lantai.

Ayunda segera bangkit dan mendudukkan kembali tubuh mamahnya. Ia menapakkan tangannya ke punggung mamahnya. Hingga sebuah cahaya putih ke biru biruan muncul dari tangan Ayunda mengalir memasuki tubuh mamah Raisha.

Raisha , yg tadinya pingan, berangsur angsur kembali dan sadar. Kemudian Raisha menutup matanya. Bayangan bayangan yg telah terjadi terutama pada putrinya muncul. Bagaimana ia mengalahkan Wowo dan teman temannya. Hingga dua buah kilat menyatu ke tubuh Ayunda . Semua dilihat Raisha , kemudian Kakek buyutnya datang memberi salam " Itu sudah takdirnya" kemudian Kakek itu menghilang dengan senyuman dan Raisha tersadar.

Ia kemudian memeluk Ayunda , terisak dan menangis , entah , itulah yg dirasakan Raisha. Hanya pesan kepada putrinya itu " Hati hati dalam menjalankan amanah" bisik Raisha dan dijawab anggukan oleh Ayunda.

Hingga tengah malam mereka masih berpelukan dan akhirnya mereka berdua tertidur.

*

*

# Bersambung

1
❀⃝✿𝐋il 𝐌σσηℓꪱׁᧁׁhׁׁׅׅ֮֮t✿⃝❀
1iklan + mawar buat kk 😁🌷
❀⃝✿𝐋il 𝐌σσηℓꪱׁᧁׁhׁׁׅׅ֮֮t✿⃝❀
oh jd ky semacam bidan di desa/Sneer/
❀⃝✿𝐋il 𝐌σσηℓꪱׁᧁׁhׁׁׅׅ֮֮t✿⃝❀
gunung sindoro tu beneran ada apa ga?
❀⃝✿𝐋il 𝐌σσηℓꪱׁᧁׁhׁׁׅׅ֮֮t✿⃝❀: oo ada beneran toh lokasinya tak kira karangan
total 4 replies
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨💫⃝ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт
maaf kak. belum selesai. masih lanjut.
🙏🙏🙏
Ima Diah
ceritanya udah end ya thoorr,, Ayunda kan harus sampai 2 kali penyucian pedang langit baru dia bisa mengendalikan pedang tersebut.....suka cerita nya....
Ima Diah
cerita nya sampai habis ya,,jangan gantung kayak cerita sebelah "META FOR SIAH...kecewa banget aq nya,,di tunggu tiap hari gak up juga....
Lanjut dong torrr
Afri
harus sampai the end ya Thor .. jgn gantung cerita nya
please
🙏🙏🙏🙏
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨💫⃝ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт: /Pray//Pray/
masih bersambung kak , cuma agak jarang update /Pray//Pray/
total 1 replies
Afri
udah mati kah aryaloka dan andini
Afri
walau cerita berbelit Belit .. TPI keren Thor ..
sampai selesai ya ceritanya .. jgn gantung
Afri
seharusnya HUSNUL KHATIMAH ...
berpulang dlm keadaan baik
klau KHUSNUL KHATIMAH
Berpulang dlm keadaan sesat
🙏🙏🙏
Afri
cerita nya keren ..
jadi ingat almarhum ayah yg juga bisa begini ..
😭😭
Utari Rahmawati
di tunggu kelanjutan nya kak
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨💫⃝ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт: terima kasih kak sudah menunggu
mohon sabar ya /Pray/
total 1 replies
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨💫⃝ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт
Nulis cerita horor kalau siang selalu ga dapet feel-nya /Pray/
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨💫⃝ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт
Mohon maaf masih banyak revisi ya , diharapkan untuk maklum🙏🙏
ˢ⍣⃟ₛ Luna-ku+manis'e
lanjutkan lagi kak...
jangan sampai terpotong sebelum dapat pedang langit kembarnya
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨💫⃝ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт
Baru awal harap maklum
Victor
Janggal tapi menarik.
Alfan
nggak nyangka sebagus ini, jangan lupa untuk menyambung ceritanya kakak
Alfan: saya juga pendatang baru kak, Jangan lupa untuk saling dukung ya 🤗
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!