NovelToon NovelToon
CEO Cantik Berbisnis Di Isekai

CEO Cantik Berbisnis Di Isekai

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Wanita Karir / Penyeberangan Dunia Lain / Fantasi Wanita / Menjadi Pengusaha / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Xeiralana

Luine, dikenal sebagai seorang wanita penggila bisnis. Dia sukses menjadikan perusahaannya sebagai pusat bisnis terbesar kala itu. Hingga akhirnya dia mati saat melakukan peracikan produk kosmetik di laboratorium perusahaan.

Luine berpikir bahwa dia akan menapaki jalan kematian. Namun, secara mengejutkan dia terbangun di tubuh Caerina Navre. Seorang anak bangsawan yang telah jatuh bangkrut sekaligus istri dari seorang Duke. Caerina diselingkuhi sang suami dan dia mati setelah meneguk racun.

Di sini Luine yang merasuki Caerina harus mulai memutar otak. Meskipun dia marah karena Dewa menaruhnya di tubuh gadis tak berguna, dia tetap harus menjalankan hidupnya. Perlahan-lahan, Luine membangun bisnisnya kembali dan mengubah kondisi buruk keluarga Caerina.

"Cita-citaku menjadi janda muda kaya raya!" — Caerina Navre

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xeiralana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mendapat Gedung Gratis

Caerina membawakan satu nampan berisi semangkok sup ayam, teh hangat, serta beberapa potongan buah. Dia menghidangkan makanan tersebut kepada Claude.

"Ini, makanlah," ujar Caerina.

Claude tertegun tatkala melihat sup ayam yang belum pernah dia temui selama ini.

"Kenapa? Apa ada yang salah dengan makanannya?" Caerina pun melontarkan pertanyaan karena melihat reaksi Claude.

"Bukan begitu. Aku hanya bingung, makanan apa ini? Apakah ini sup?"

Wajar saja kalau Claude bingung. Biasanya sup itu hanya dibuat menggunakan irisan bawang, diberi air, serta dimasukkan sedikit garam sebagai pelengkap rasa. Akan tetapi, apa yang dia lihat di depan matanya kala itu adalah semangkok sup yang dicampur potongan bawang, ayam, wortel, dan kentang.

"Ya, itu sup ayam. Cicipi dulu, aku yakin kau menyukainya."

Claude menyuap satu sendok sup ayam pelan-pelan ke mulutnya. Tubuhnya membatu seketika merasakan ada dorongan rasa rempah yang kuat. Rasa yang belum pernah dia rasakan seumur hidup.

"Kenapa bisa seenak ini? Apa kau sendiri yang memasaknya?" Mata Claude berbinar-binar ketika menanyakan hal tersebut.

"Resep dariku, tetapi yang memasak adalah koki. Bagaimana? Kau merasakan sesuatu yang baru kan?"

Claude mengangguk cepat. "Tolong juallah resep ini padaku. Aku akan membeli berapa pun harganya itu."

Otak bisnis Caerina langsung muncul. Dia kini menemukan peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

"Menjual resep? Apakah kau yakin ingin membelinya?"

"Iya. Berapa harganya? Seribu gold? Sepuluh ribu gold? Katakan saja!"

Caerina tersenyum canggung, itu jauh lebih mahal dari perkiraannya.

"Aku akan menjualnya padamu, tidak hanya satu resep, tetapi sepuluh resep. Asalkan kau memberikanku satu gedung di alun-alun kota agar aku bisa membuka restoran," ucap Caerina.

Caerina merasa sedikit tidak enak hati. Namun, begitulah bisnis berjalan di dunia ini.

'Aku yakin dia takkan mau memberikan satu gedung kepadaku. Seperti yang aku ketahui, Grand Duke Nedilius mempunyai guild perdagangan yang bergerak di bidang sewa menyewa gedung dan beberapa bidang lainnya. Pantas saja dia kaya,' batin Caerina.

Kemudian Claude pun menjawab, "Baiklah, aku akan memberimu satu gedung di alun-alun kota."

Caerina tercengang. Sepasang bola matanya melebar tidak percaya.

"Kau serius? Maksudku, harga satu gedung itu saja sangat mahal. Kau yakin memberikannya kepadaku?"

"Iya, apa masih kurang? Haruskah aku memberimu dua gedung?" Ekspresi Claude terlihat sangat serius, dia tidak main-main dengan perkataannya.

"Ternyata dia serius." Caerina langsung duduk di tepi ranjang. "Cukup satu gedung! Aku awalnya hanya bercanda, tidak disangka kau benar-benar serius."

Caerina terlihat senang. Dia bisa mendapatkan gedung tanpa mengeluarkan uang sepeser pun.

"Memberimu satu gedung takkan mengurangi kekayaanku. Lagi pula, jika seluruh resepmu seenak ini, maka tidak ada ruginya bagiku," kata Claude.

Caerina pun menggenggam kedua tangan Claude sembari menatapnya lekat.

"Claude, mari kita berteman! Aku suka berteman dengan orang kaya, ah maksudku orang baik sepertimu," tutur Caerina tiba-tiba penuh semangat.

Claude cukup terkejut sebab ini pertama kali dia bersentuhan dengan seorang wanita. Mukanya merona sempurna, ia bahkan kehilangan kata-kata dan bingung harus bersikap seperti apa.

"Y-Ya, m-mari kita berteman." Claude gelagapan menjawabnya.

Caerina tampak sangat bahagia. Dia kegirangan karena mendapatkan satu gedung gratis untuk membuka restoran.

'Betapa beruntungnya aku. Tidak sia-sia aku menyelamatkan pria ini semalam.'

Sesudah itu, kedua orang tua Caerina melihat kondisi Claude. Mereka tampak terkejut mendengar identitas Claude. Namun, Claude meminta agar mereka memperlakukan dia jangan terlalu formal.

Pada siang harinya, utusan dari kediaman Grand Duke Nedilius datang. Mereka ingin menjemput Claude untuk pulang.

"Terima kasih atas kebaikan Anda, Nona. Kami dari kediaman Grand Duke Nedilius pasti akan membayarnya nanti," ucap Delmar — pelayan pribadi Claude.

"Jangan terlalu dipikirkan. Aku dan Claude adalah teman."

Seisi ruangan dan para bawahan Claude tertegun mendengar Caerina mengakui Claude sebagai temannya.

'Teman? Grand Duke berteman dengan Nona Navre?' batin Delmar.

Caerina tersenyum riang. Claude pun juga tersenyum sambil mengangguk ke arah Delmar.

"Baiklah. Kalau begitu, kami permisi dulu."

Claude memasuki kereta kuda. Caerina melambai-lambaikan tangannya mengantar kepulangan Claude.

"Claude, sering-seringlah berkunjung kemari," seru Caerina.

"Ya, sampai jumpa nanti," sahut Claude.

Sara, Kledson, dan Nathan tak habis pikir apa yang ada di kepala Caerina. Pada dasarnya, Claude adalah salah satu bangsawan paling dihormati di Eusebio.

"Caerina, lain kali jangan seperti itu lagi." Sara menegur Caerina.

"Kenapa? Claude setuju menjadi temanku. Dan juga dia akan memberiku sebuah gedung di alun-alun kota."

Benar-benar mengejutkan! Caerina sepertinya berbakat dalam membuat orang lain terkena serangan jantung.

"Apa? Memberi gedung? Secara gratis?"

Caerina mengangguk. Sara pun mengguncang-guncang badan Caerina.

"Ada apa dengan dirimu, putriku? Apa kau tidak tahu siapa Grand Duke Nedilius? Kenapa kau meminta bayaran yang sangat besar darinya?"

"Jangan salah paham, Ibu. Aku menjual sesuatu kepadanya," ucap Caerina.

Sara menghentikan guncangan di badan Caerina. Dia ingin mendengar lebih lanjut penjelasan dari sang putri.

"Apa yang kau jual kepada beliau?" tanya Kledson.

"Aku menjual sepuluh resep masakanku. Awalnya aku bercanda menjualnya seharga satu buah gedung, tetapi siapa sangka Claude menyetujuinya."

Tubuh Sara mendadak lemas. Sontak ia meluruh ke atas lantai. Sara tidak paham jalan pikir Caerina seperti apa.

"Aku pusing. Bagaimana bisa putriku mengambil keuntungan begitu banyak?"

"Jangan khawatir, Ayah, Ibu, Kakak. Claude adalah sumber uangku. Hahaha," kekeh Caerina melangkah ke dalam mansion.

Di sisi lain, ketika Claude berada di perjalanan menuju kediamannya, ia diperiksa oleh Thiago — Dokter pribadi Claude yang sengaja dibawa oleh Delmar bersamanya.

"Aneh sekali, dada Anda tidak sepanas biasanya dan juga denyut nadi Anda mulai stabil. Ditambah lagi, wajah Anda tidak begitu pucat. Apakah Anda sungguh baik-baik saja, Yang Mulia?" tanya Thiago.

Ekspresi ramah yang ditunjukkan Claude kepada Caerina kini berubah dingin. Seolah-olah ekspresi ramah itu hanyalah sebuah topeng untuk menipu Caerina.

"Iya, aneh bukan? Caerina Navre, sepertinya dia punya aura yang berbeda dari orang pada umumnya. Dia punya aroma yang manis, ketika tangannya menyentuhku, aku merasakan hawa dingin membalut dadaku yang panas."

"Lalu apakah saya harus membantu Anda menyelidikinya?" Delmar angkat bicara.

"Ya, selidiki dia. Jangan sampai ada satu pun yang tertutupi. Apabila auranya memang bisa menyembuhkanku, maka aku akan membuatnya menjadi milikku."

Di mata Delmar maupun Thiago, sosok Claude adalah orang yang menyeramkan. Dia tegas, dingin, dan tidak pernah tersenyum. Oleh sebab itulah, mereka terkejut menyaksikan Claude tersenyum lebar di hadapan Caerina.

"Oh iya, tolong urus segera surat pengalihan nama gedung kosong yang ada di alun-alun ibu kota. Aku ingin memberikan gedung itu kepada Caerina," lanjut Claude memberi perintah.

"Baik, Yang Mulia. Saya akan langsung mengurusnya nanti."

Visual

Claude Nedilius

Caerina Navre

Claude x Caerina

1
Akila Akila
ini posternya aria tpi pas kubaca kok bukan?
Wiwuk Putri
akhir nya
E H Mukti
😂😂😂😂😂👌
E H Mukti
🤣🤣🤣🤣🤣🤣nah kan
♡*S/AFA*♡
kerjabagus👍😄
♡*S/AFA*♡
mengeksekusi gak tu/Facepalm/
Mrytl22
hah? brati alcait juga tertipu sama makam crishtelle dong?
arhys
sukaa bngttt ceritanya
Mrytl22
merinding-merinding sedep yah bacanya😁
arhys
list bacaan baru nih
Ida Rodiah
Luar biasa
Aéruu —Mysthié
crazy rich emang beda🤭
Rafa Azahrah
79
Widya Febrina
otak pebisnis 😅😅 disetiap ada kesempatan manfaatkan dgn maksimal..asal kn bisa jadi cuan 👏👏👏
SecretS
up lagi kak !!! 😆😆😆
Widya Febrina
menggebu2 jiwa Luine.. saat ini .. jgn kn Brenda..Sang Dewa saja berani dia mengumpat 👏👏👏
Tuti Wates
Luar biasa
mom SRA
lanjut thor cerita nya bagus lo
mom SRA
Luar biasa
Mama Nakal
aku hadir Thor..moga seru yah 😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!