NovelToon NovelToon
Penyesalan

Penyesalan

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Patahhati / Tamat
Popularitas:550k
Nilai: 4.9
Nama Author: pipit fitriyani

Cover by @iqbald26


Menceritakan tentang dua manusia yang berupaya setia pada pasangannya yang sudah tiada,namun takdir yang mengatur mereka.


***

*Tidak ada orang ketiga
*Episode tidak banyak
*Siapkan tisu,karena mungkin saja cerita ini mengandung air mata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pipit fitriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjemput

Farid pun melangkahkan kakinya setelah mamahnya masuk kedalam kamar,dan ia langsung menuju kamar miliknya,dan benar saja kamar itu sudah kosong bahkan tempat tidur itu sudah berganti sprei,rapih tidak berantakan sedikitpun.

Farid memijat Pangkal hidungnya seolah bebannya semakin besar,satu permasalahan belum selesai namun dia harus berhadapan dengan persoalan rumah tangganya dengan Ana,Farid merasa semuanya terlalu berat.

Farid mencoba menghubungi Ana, beberapa kali dan yang terakhir Ana mengangkatnya.

📱

"Assalamualaikum Ana," ucap salam Farid

Lama tidak ada jawaban akhirnya orang diseberang sana menjawab salam Farid namun bukan suara Ana.

"Wa'alaykumussalam nak Farid," sahut salam yang ternyata ibunya Ana. Farid sejenak terdiam sebelum melanjutkan ucapannya

"Maaf Bu Ana nya kemana kok ibu ya g angkat telponnya?,"

"Ana sudah tidur, kebetulan ibu tidur satu kamar dengan Ana jadi ibu yang mengangkat telponnya,"

"Apa Ana baik-baik saja Bu?,"

"Bukankah belum lama kamu yang mengatakan sendiri kalau anak ibu baik-baik saja, mudah-mudahan kamu tidak berbohong," ucap ibu Ana penuh teka-teki.

Farid sedikit tersentak dengan apa yang diucapkan ibu mertuanya,dia tau kalau dia sudah berbohong entahlah Farid seolah tidak berdaya.

"Maksud ibu apa,Ana memang baik-baik saja Bu," ucap Farid yang belum tahu keadaan Ana

Ibu tertawa kecil yang masih di dengar oleh Farid.

"Iya Farid anak ibu cukup baik, meskipun badannya sangat kurus dan sepertinya dia sedang menghadapi persoalan-persoalan,apa kalian berdua sedang ada masalah?,"

Farid terkejut dua benar-benar mengabaikan istrinya selama ini,bahkan sudah seminggu lebih sejak Ana pamit kerumah orang tuanya dia tidak mengetahui keadaan Ana,lalu seminggu itu dimana istrinya berada.

"Maafkan Farid Bu,Farid terlalu sibuk dengan pekerjaan di kantor sehingga kurang memperhatikan Ana,"

"Ibu mengerti,kamu tidak salah. Sekarang istirahat lah besok kamu harus kembali disibukan dengan pekerjaan mu,biarkan Ana bersama ibu sampai keadaannya pulih,ibu matikan ya telponnya assalamualaikum."

Farid terbengong mendengar ucapan terakhir mertuanya,pulih? apa yang sebenarnya terjadi pada Ana,apa selama ini dia sedang sakit? . Farid merasa bersalah jika hal itu benar terjadi,Farid sudah memarahi Ana dengan kata-kata pedas,mungkin dia merasakan sakit hati yang amat dalam,dan Farid terlalu cepat mengambil keputusan.

**

Keesokan harinya Farid memutuskan untuk menjemput Ana,dia tidak ingin merasa bersalah lebih banyak lagi, bagaimana pun Ana masih istri Farid, entahlah apakah talak dua yang ia jatuhkan sah atau tidak secara Farid memutuskan itu dalam suasana hati yang kurang baik ,namun dalam kesadaran yang se sadar-sadarnya . Setelah berpamitan pada farida ia pun melajukan kendaraannya untuk menjemput Ana.

Satu jam kemudian Farid sudah sampai dikediaman Ana, terlihat rumah sederhana yang sedang dibersihkan oleh ibu mertuanya. Farid mengucap salam dan mengobrol sedikit dengan ibu mertuanya.

"Assalamualaikum buk,"

"Wa'alaykumussalam,eh nak Farid,tumben pagi-pagi sekali,"

"Iya Bu,maafkan aku yang baru bisa berkunjung, bagaimana keadaan ibu?,"

"Alhamdulillah,ibu baik. Sebaiknya kita kedalam,"

Keduanya pun sudah berada didalam rumah,ibu mempersilahkan Farid duduk kemudian berlalu untuk membuatkan teh untuk menantunya itu. Beberapa saat kemudian ibu sudah datang dengan secangkir teh hangat

" Silahkan diminum nak,maaf ibu tidak punya kopi "

"Tidak apa-apa Bu,oiya Ana dimana Bu?,"

Ibu Ana terdiam sejenak, seperti berat hati mengatakan keberadaan putrinya,namun bagaimana pun Farid adalah suaminya.

1
Susi Yanti
prndek amat thor 🤭
Susi Yanti
hubungan yg diawali dgn kejujuran biasanya akan menjadi manis....
semoga
Susi Yanti
kenapa ana gak mau bilang kli dia br dirawat aja ya
Vera Wilda
ok Thor, terima kasih Thor, semangat ya Thor...
Vera Wilda
selamat Ana , semoga kamu bahagia terus dan secepatnya mempunyai keturunan bersama Ravi, ya Thor 😄😄😄
Vera Wilda
Wah ini part sedih Thor pertemuan Ana dan Hana serta Farid, 😭😭
Vera Wilda
Hana nya juga gak sepenuh hati dg Farid makanya pernikahannya gak ada perkembangan , maaf jd membosankan, 🥱🥱😪😪
Vera Wilda
sudah lah Hana untuk menghindari rasa sakit dan kecewa mu lebih gak perlu kamu tau apa yg emang tidak penting, dan tidak perlu juga untuk mencari tau.... jalani saja selagi dia Farid tidak macam2 😁
Vera Wilda
Semoga rumah tangga Ana dan Farid bisa d perbaiki sehingga mereka hidup normal ya Thor
Vera Wilda
greget, udah tua juga masak gak bisa sich bicara dg istri, .....
Vera Wilda
iya lebih baik pergi Ana, buat apa mempertahan kan orang yg tidak mau menghargai kita ...
Vera Wilda
sama kamu juga gak becus jd suami Farid .....
maling teriak maling....
Vera Wilda
Rumah Tangga yg tidak sehat, tidak ada komunikasi, dan tidak ada keterbukaan ...
lebih baik berpisah, dr pada menyiksa diri....
Vera Wilda
klo begini mah lebih baik lepaskanlah Ana Farid ?
jangan menyiksa orang lain karena pikiran mu yg salah....
Vera Wilda
terpantau masih aman2 saja 😄
Vera Wilda
Semoga aja s nenek lampir Farida akan dapat balasan atas perkataan nya .........
manusia tidak punya hati..... 😡😡
Vera Wilda
siap Thor saya mampir
Fay
selalu q like thor 👍
Fay
lanjut baca
Lia Sukmawati
iya betul pergi ana secepqtnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!