Angelina kembali ke negaranya untuk bertemu kakaknya Stella yang telah hilang kontak dengannya. Tapi sebuah berita mengejutkannya, kakaknya telah meninggal dalam sebuah kecelakaan.
Selain itu ia terpaksa menikah dengan pria kejam bernama You karena harus menggantikan kakak dari ayahnya yaitu Bella yang mengalami kecelakaan parah tepat sehari sebelum pernikahannya.
Tak di sangka, pernikahan yang ia jalani adalah pernikahan yang dilandasi balas dendam, dendam untuk Bella kini dilampiaskan padanya.
Bagaimanakah jalan keluarnya? Adakah bahagia untuk Angelina?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
..22. Menggoda You
You memperhatikan gerakan-gerakan halus yang dilakukan Angelina sembari mengeringkan rambutnya.
Pakaian minim yang menutupi perempuan itu tak mampu menyembunyikan seluruh bagian tubuhnya yang halus, tetapi di mata You, hal itu terlihat sangat menjijikkan.
'Heh,, perempuan itu,, apakah dia pikir Akau akan tertarik dengan dia berpakaian minim seperti itu?! Menjijikkan!!' pikir You dalam hati sembari tersenyum jijik pada Angelina lalu kembali fokus pada laptopnya.
Beberapa saat dia fokus pada laptopnya, tanpa sadar You kembali mengangkat wajahnya melirik Angelina yang kini berdiri meletakkan hair dryer di tempat yang agak tinggi.
Karena sedikit menjinjit, maka pakaian yang dikenakan Angelina tertarik ke atas mengekspos paha bagian atasnya.
Glek!
Tanpa sadar You menelan air liurnya, sementara pisangnya perlahan mengeras.
'Tidak!!! Ini tidak mungkin!!' You meletakkan laptopnya ke atas meja lalu pria itu berjalan ke kamar mandi untuk mencuci muka.
Dari tempatnya, Angelina menatap pintu kamar mandi yang tertutup dan mendengar seseorang yang sedang bermain air dari balik pintu itu.
'Heh,, dia tergoda?' Angelina mencibir pada pria itu lalu kembali menatap dirinya di cermin.
Piyama itu memiliki leher berbentuk segitiga yang rendah dengan tali tipis menahan piyama tersebut agar tidak terjatuh ke bawah.
Pada bagian perutnya sedikit transparan hingga memperlihatkan kulitnya yang memiliki memar akibat perbuatan You.
"Sial!! Aku benar-benar menggiurkan seperti perempuan murahan yang berusaha menggoda seorang lelaki!!" Angelina menggertakan giginya.
Ia hendak pergi ke ruang ganti untuk memakai pakaian lain ketika pintu kamar terbuka menghentikan langkah kaki Angelina.
'Sudah terlanjur, kalau aku mundur sekarang, pria itu pasti akan semakin mencibirku!!' geram Angelina dalam hati lalu perempuan itu segera berjalan keranjang dan menutup tubuhnya dengan selimut.
"Kau tidak tidur?" Tanya Angelina menatap kearah You yang masih berdiri di ambang pintu kamar mandi sembari menatap kearahnya.
Melihat perempuan yang terlalu berani di depannya, ia merasa sangat aneh dalam hatinya.
Seharusnya Angelina sedang menangis karena dia baru saja menyiksa perempuan itu di kamar mandi, tetapi sekarang...?
"Sepertinya kau menginginkan aku menyentuhmu lagi!!" Ucap You mendekat ke arah ranjang.
Angelina langsung tersenyum pada pria yang mendekat kearahnya, "Kita sudah menjadi suami istri, jadi Sudah sepatutnya aku melayanimu dengan baik." Ucap Angelina.
"Ha ha ha... Suami istri!!!" You tertawa sangat keras sembari membuka satu persatu kancing piyamanya.
Jika perempuan itu memang menginginkannya, maka dia akan memberi pelajaran yang lebih baik pada perempuan itu!!
Angelina memperhatikan pria didepannya dia merasa sangat gugup dalam hatinya.
'Sial!!! Ini sangat merendahkan harga diri ku, tetapi aku tidak boleh mundur!!' Angelina menguatkan tekad nya lalu perempuan itu menyibak selimut nya dan mendekat ke arah You.
"Biar cepat!!" Ucap Angelina mengulurkan tangannya menyentuh kancing piyama untuk membantu pria itu lebih cepat melepaskan piyamanya.
Melihat perempuan yang tidak takut padanya, You menggertak kan giginya dan melepaskan tangannya dari pakaiannya.
'Siall!!! Dia memiliki tubuh yang indah,,,, Baiklah aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini!! Sudah terlanjur basah!!' pikir Angelina lalu perempuan itu menarik pakaian You ke belakang menggunakan satu tangannya dan satu tangan yang lain diletakkan pada dada bidang pria itu.
Dia menyapu dada bidang secara perlahan lalu mengangkat wajahnya menatap You.
Terlihat pria itu sedang menahan sesuatu di wajahnya tetapi Angelina tidak bisa menebaknya dan hanya berpikir bahwa pria itu sedang menahan kemarahannya.
"Apakah sekarang aku juga membuka celanamu?" Tanya Angelina melemparkan piyama You ke lantai lalu tangan perempuan itu berjalan ke bawah menyentuh celana You.
Melihat perempuan yang terang-terangan menggodanya, You kembali menggertakkan giginya lalu dengan cepat mendorong Angelina ke belakang hingga tubuh Angelina terpental di tempat tidur.
"Ah!!" Rintik Angelina karena terkejut.
"Wanita sialan!!!" You segera menindih perempuan itu.