NovelToon NovelToon
I'M A Wife Not A Maid (Aku Tidak Lemah)

I'M A Wife Not A Maid (Aku Tidak Lemah)

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Poligami / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam / Masokisme / Selingkuh / Tamat
Popularitas:302.3k
Nilai: 5
Nama Author: susi similikity

Di perlakukan seperti seorang pembantu di rumah suami sendiri, di siksa, di hina dan juga di perlakukan tidak manusiawi oleh mertua dan juga kakak iparnya. Begitu malang nasib Adira malikashafiya yang selalu di rundung tangis kesedihan. Bahkan kedua anaknya pun turut serta menjadi korban mereka, tetapi Adira diam saja, dia tidak melawan sama sekali.

Hingga suatu hari Adira mempergoki suaminya berselingkuh dengan wanita lain, di situlah awal mulo Adira melawan, namun naas, perlawanannya berujung petaka yang membuat dunianya hancur dan membuatnya depresi sampai ingin mengakhiri hidup.. Untunglah datang penyelamat yang merubah Adira menjadi sosok berbeda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon susi similikity, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

"Apa suatu saat kamu akan membuka hatimu untuk orang yang baru?"Aderald menatap Adira dengan begitu serius.

"Entah lah, Rald. Sepertinya semua yang ku alami meninggalkan luka yang begitu mendalam sehingga membuat aku menjadi trauma akan yang namanya cinta."ujar Adira dengan menghela nafas panjang.

"Tidak semua cinta membuat kamu terluka, siapa tau dengan kamu membuka hati untuk cinta yang baru, kamu akan merasakan bahagia dari cinta itu."

"Untuk sekarang aku tidak mau memikirkan tentang hal itu, fokus ku sekarang adalah membuat keluarga Revanga hancur sehancur-hancurnya."

"Aku akan selalu mendukung apa pun keputusan mu."Aderald tersenyum dengan begitu tipis.

Setelah mereka selesai menyantap makanannya, mereka pun kembali ke kantor, sebelumnya Aderald mengantar Adira terlebih dahulu ke kantor cabang setelah itu baru dia pergi ke kantor pusat.

"Hufz, aku harus bertemu dengan bajingan itu kembali. Sebenarnya aku tidak mau bertemu dengannya lagi, tapi terpaksa aku lakukan agar rencana ku berhasil dan perjuangan ku selama ini tidak sia-sia."gumam Adira saat dia baru saja sampai di ruangannya dan membuka laptop untuk melanjutkan pekerjaanya kembali.

**********

Kantor pusat Laleigh Company.

Aderald baru saja sampai di ruangannya, dia tidak langsung bekerja melainkan merenung memikirkan perasaannya sendiri.

"Mengapa hatiku selalu berdebar-debar kala aku sedang bersama dengannya, aku juga selalu ingin berada di dekatnya dan tidak mau jauh darinya."gumam Aderald sembari menyandarkan tubuhnya di kursi.

"Lagi mikirin apa, bro?"ucapan Dion membuyarkan lamunan Aderald.

"Ngagetin aja lu."ketus Aderald.

"Lagi ngelamun, niye. Makannya kaget. Ngelamunin apa sih lu? cewek ya?"ledek Dion sahabat sekaligus asisten pribadinya.

"Pengen tau aja, lu."

"Kepo gue Rald, tumben amat lu yang kaku dan anti akan wanita, ngelamun sambil mesem-mesem kek orang jatuh cinta."ucap Dion, memang mereka jarang berbicara pormal, kecuali di depan klien saja.

"Atau jangan-jangan, lu jatuh cinta ama cowok lagi. Pan lu kagak mau deket ama cewek, kesentuh dikit aja ngamok."sambung Dion dengan menatap Aderald serius.

"Enak aja, gue masih normal ya. Gue kagak suka batangan."cebik Aderald.

"Ya kali aja, terus sape dong Rald cewek nyang lu taksir? gue kenal kagak?"tanya Dion.

"Gue belum tau perasaan yang gue rasain ini cinta atau bukan."ujar Aderald.

"Wajar sih, pan lu belon pernah jatuh cinta. Gini deh, gimana perasaan lu pas deket ama dia? apa yang lu rasain begono?"ucap Dion.

"Setiap kali gue berada di dekatnya, jantung gue selalu berdetak lebih kencang, dag, dig, dug kek abis lari maraton, berada di deket dia juga bikin gue nyaman dan jauh darinya membuat gue uring-uringan pengen cepet-cepet ketemu dia."Jelas Aderald.

"Fiks lu jatuh cinta ama tuh cewek, sape sih dia? penasaran gue."ucap Dion sembari bersidekap dada.

"Siapa lagi kalau bukan dia, emang gue deket sama berapa cewek sih? perasaan cuma dia doang."Jawab Aderald.

"Lu jatuh cinta ama si Dira?"

"Hm."

"Wau, amazing. Ternyata yang bisa naklukin hati elu itu bini orang, ck ck ck."decak Dion.

"Bentar lagi cere."

"Masa? berati lu kawin ama janda dong nanti?"

"Nikah woy nikah, bukan kawin."

"Sama aja, nikah juga ujung-ujungnya kawin. Tapi kalo elu jatuh cinta ama dia, gaswat dong, bakalan ada problem ini mah euy."ucap Dion.

"Problem? problem apaan maksud lo?"tanya Aderald dengan menatap Dion penasaran.

"Kagak, gue salah ngemeng. Dah ah gue ada urusan, bay."Dion langsung saja ngibrit keluar.

"Woy, Cakung. Jelasin dulu apa maksud lo?"teriak Aderald tapi Dion tidak berhenti dia terus saja melangkah dengan cepat.

"Apa sih maksudnya? problem apa coba?"gumam Aderald.

**********

Hari sudah menjelang sore, kini sudah tiba waktunya untuk Adira pulang, dia pulang sendiri dengan menaiki mobil sport mewah kesayangannya.

Selama tiga bulan bersama Aderald, dia memang banyak sekali perubahan, dari mulai penampilan yang dulu udik kini menjadi modis, dia juga sekarang pandai membawa mobil dan juga motor, siapa lagi yang mengajarkannya kalau bukan Aderal. Selain itu dia juga sudah mengusai beberapa jenis beladiri dan juga senjata, dari mulai bermain katana, menembak, panahan, dsb. Dia juga sudah pandai dalam meracik racun pelumpuh dan racun-racun lainnya sekaligus penawarnya.

Adira juga sudah beberapa kali ikut dengan anggota BBD untuk menyerang musuh yang ingin merebut daerah kekuasaan mereka, jadi dia sudah tidak kaget lagi dalam urusan bunuh membunuh, baginya hal itu sudah menjadi kesenangan tersendiri untuknya. Tapi dia sama halnya dengan Aderald dia tidak akan membunuh atau menghakimi orang yang tidak bersalah.

"Ah, lelah sekali hari ini."Adira langsung merebahkan dirinya di ranjang yang empuk begitu dia sampai di mansion.

Karna rasa lelah dan juga kantuk yang mendera, Adira pun tanpa sadar telah menuju ke alam mimpinya tanpa membersihkan diri terlebih dahulu.

************

"Adira belum turun bi?"tanya Aderald kepada pelayan yang tengah menyajikan makanan untuk makan malam karna sekarang sudah waktunya makan malam.

"Belum, Den. Non Adira sedari tadi belum turun."Jawab bi Asih salah satu pelayan yang ada di mansion itu.

"Hm, ya sudah saya susul dia dulu. Bibi suruh yang lain untuk makan duluan saja."ucap Aderald.

"Baik, Den."

Aderald pun melangkah pergi menuju kamar Adira yang ada di lantai dua.

Tok, tok, tok.

Aderald mengetuk pintu kamar Adira, tapi tidak ada jawaban, dia pun mengulanginya lagi, tapi tetap sama tak ada sahutan dari Adira.

Ceklek,

Aderald pun membuka pintu kamar Adira yang kebetulan tidak di kunci dengan sangat pelan.

"Pantas saja dia tidak menyahut, ternyata tidur."Aderal berjalan menghampiri Adira yang sedang tertidur pulas.

"Cantik,"ucap Aderald sembari menatap wajah Adira.

"Andai saja aku bisa menemukan mu lebih awal, mungkin kamu tidak akan merasakah penderitaan itu."gumamnya sembari mengelus pelan surai panjang Adira.

"Hey, bangun."Aderald mencolek pipi dan juga hidung Adira.

"Kebo banget sih, ayok bangun."Aderal pun memencet hidung Adira karna dia tak kunjung bangun.

Sontak saja Adira yang sedang tertidur pulas pun menjadi terbangun dan hendak berdiri, tapi karna di depannya ada Aderald, alhasil dia pun menubruk Aderald dengan posisi bibir mereka yang bertabrakan.

"Maaf, aku gak sengaja. Aku pikir gak ada orang."ucap Adira dengan wajah bantalnya.

Aderald tidak menjawab, dia malah bengong.

"beginikah rasanya di cium seorang wanita?"batin Aderald sembari memegangi dadanya yang terasa berdebar-debar.

"Rald, kamu gak papa kan?"Adira melambaikan tangannya di hadapan wajah Aderald yang masih terbengong.

"Apa dia kesambet ya?"lirih Adira karna Aderald tidak merespon ucapannya.

1
Puriah
dasar bego di piara tu anak jadi korban kan
Puriah
goblok banget sih Dira pergi aja bego, bertahan buat apa,,, bikin trauma anak namanya
Yunerty Blessa
cerita nya sungguh mantap.. ringkas tapi padat..arti sebuah kehidupan..aku suka sangat.. terbaiklah 👍👍😘😘
Yunerty Blessa
akhirnya kisah Adira yang penuh dengan liku kehidupan berakhir dengan sebuah kebahagiaan bersama Aderald dan anaknya..sebuah cerita yang sungguh menarik dan ringkas serta mantap 👍👍.. terbaik kak thor 🥰🥰
Yunerty Blessa
sabar Aderald dan David..
Yunerty Blessa
pasti Adira lagi hamil
Yunerty Blessa
waduh lucu sekali 🤣🤣
Yunerty Blessa
lucu sekali 🤣🤣 aderald
Yunerty Blessa
semangat terus
Yunerty Blessa
seperti nya pertarungan Adira menang..sisa c cecungak saja yang blum mampoi
Yunerty Blessa
mantan suami lawan mantan isteri.. siapakah yang menang..
Yunerty Blessa
peperangan antara mafia segera dimulai..
Yunerty Blessa
sadis sangat..seram deh bacanya
Yunerty Blessa
hutang nyawa dibayar nyawa..seram deh.
Yunerty Blessa
seram deh
Yunerty Blessa
sapa suruh mengganggu Adira..nah itu adalah balasan untuk para preman
Yunerty Blessa
kau silap Revan..
Yunerty Blessa
sedihnya..
Yunerty Blessa
Dira bodoh mau nya diseksa terus..pergi saja bawa anakmu
Yunerty Blessa
jahat sekali kau Revan,, suatu saat kau pasti menyeaal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!