Bagaimana bisa anak SMA sudah menikah?
Secret Marriage(Pernikahan Rahasia) seorang anak SMA.
Keisya seorang perempuan yang tak pernah berpacaran selama ini harus menikah dengan pria yang tidak ia cintai.
Agaz seorang laki-laki yang sudah mempunyai pacar harus terpaksa menikah dengan Keisya orang yang tak ia cintai.
Mereka menikah saat masih menjadi seorang remaja SMA dan melakukan pernikahan ini tidak di dasari dengan cinta, akankah mereka bertahan dengan pernikahan ini ? akankah pernikahan mereka terungkap semua orang ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acharm, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21
Acara pesta ulang tahun Sherly telah usai.
Semua orang meninggalkan tempat acara, Keisya terlihat sendirian diluar tempat acara itu, Agaz menghampirinya ketika Selena sedang berbicara pada Sherly, Ia berniat menawarkan Keisya untuk kembali ke rumahnya. Baru setengah jalan ternyata sesosok pria datang menghampiri Keisya dan mereka saling tersenyum. Pria itu adalah Rafa.
Langkah kaki Agaz terhenti saat melihatnya, Ia terdiam. Tanpa sengaja Keisya melihat ke arah Agaz, ekspresi wajahnya berubah drastis ketika melihat Agaz. Saat melihat Rafa, Keisya tersenyum, namun saat melihat Agaz senyuman itu hilang.
Agaz merasakan perasaan yang aneh, Ia benar-benar merasa telah kehilangan senyuman Keisya.
"Yuk Kei, mobil gue disana" Ajak Rafa pada Keisya, dan akhirnya mereka pulang bersama.
Sementara Agaz hanya bisa terdiam melihat ke arah mereka.
"Gaz!" Selena menghampiri Agaz yang sedang terdiam itu.
"Kamu ngapain diam disini?" tanya Selena heran.
"Gak apa-apa kok" ucap Agaz tersenyum, lalu mengantarkan Selena pulang dengan mobil merahnya.
Saat setelah mengantar pulang Selena, Agaz melewati rumah Keisya memastikan Ia di antar ke rumah dengan selamat.
Rupanya Ia melihat ada seseorang sedang berdiri di depan rumah Keisya. Langsung saja Ia memberhentikan mobilnya dipinggiran dan bergegas keluar.
Setelah Ia lihat dengan teliti, rupanya itu adalah orang yang memotret Agaz dan Keisya saat sedang berduaan. Orang itu masih mengenakan jas hitam.
Agaz berlari menghampirinya, sementara orang itu ternyata mendengar suara langkah kaki Agaz, Ia menoleh masih mengenakan topeng mata dan akhirnya segera berlari ketika mengetahui Agaz sedang menghampirinya.
"Woi! Siapa sih lu bangsat!" Teriak Agaz masih berusaha mengejarnya.
Orang itu berlari memasuki gang-gang sempit di dekat perumahan, Agaz masih berusaha mengejarnya dengan napas terengah-engah.
"Siapa sih anjir! gua bukan artis kenapa di foto-foto bangsat!" ucap Agaz sambil berlari berusaha mengejar orang itu.
Ia semakin dekat, dan akhirnya berhasil menarik kerah belakang jas orang itu.
"Kena juga lo pengecut! bisanya kabur doang" ucap Agaz sambil tersenyum, bajunya basah dipenuhi dengan peluh.
Langkah orang itu akhirnya terhenti, namun Ia sengaja menggores tangan Agaz dengan cincin tajamnya.
Sontak Agaz melepaskan genggaman tangannya di kerah belakang jas orang itu. "Ahhhk" Agaz memegang tangannya yang dilumuri darah, Ia menahan rasa sakit.
Rupanya orang itu adalah orang yang sama, yaitu seorang pria bertopeng yang Ia temui saat diam-diam memotret Selena di sekolah. Cincin itulah yang menjadi ciri khas pria bertopeng, Agaz masih bisa mengingatnya dengan jelas.
Rupanya cincin itu ada tombolnya, yang jika di tekan akan mengeluarkan bentukan tajam seperti pisau. Bentukan tajam itu akan masuk ke dalam lagi jika di tekan kembali.
Pria bertopeng itu akhirnya melarikan diri dari Agaz yang sedang terluka. Agaz kehilangan jejaknya dan akhirnya hanya bisa kembali ke mobil, Ia tak jadi melihat Keisya karena tak mungkin menampakkan dirinya yang sedang terluka.
Agaz hanya bisa mengirimkan pesan kepada Keisya "udah sampai rumah?" tulisnya.
"Udah" Keisya membalas.
"Lo gak kenapa-napa kan Kei?" Agaz mengiriminya pesan kembali.
"Kenapa emang gue? gue gak kenapa-napa. Dah yah gue mau ganti baju" Keisya membalas.
Agaz tersenyum membacanya, Ia merasa lega setelah tau Keisya sudah berada di rumah dan tidak ada hal buruk yang terjadi. Setelah itu Agaz akhirnya menancapkan gas menuju arah pulang.
Sementara itu Keisya ternyata di rumah sedang bersama Rafa. Mobil Rafa di masukkan ke dalam bagasi rumah Keisya, sehingga Agaz tak melihatnya.
"Siapa Kei?" Tanya Rafa saat melihat Keisya sedang chattingan.
"si Agaz kampret" Keisya tak sengaja berbicara, Ia tersadar seketika, matanya melebar dan bibirnya membungkam seketika.
"Apa Kei? Agaz? Gas?" Tanya Rafa tak mendengar dengan jelas perkataan Keisya.
"Ah! itu iya Gas rumah gue. Gas rumah gue belum di beli!" Keisya beralasan. Ia berkata seperti itu sambil cengengesan dan mengelus leher.
"Ohh gitu, yaudah gue balik ya! Lo ganti baju tuh, masa tidur pake baju gituan" ucap Rafa mempercayai perkataan Keisya.
"Ya ini juga mau ganti Rafa! Gue nungguin lo balik dulu" ucap Keisya, sementara Rafa tersenyum dan akhirnya bergegas untuk pulang.
***
ᥲძ ᥲ⍴ іᥒі.. 🤣🤣