NovelToon NovelToon
Cintai Aku Sepenuhnya

Cintai Aku Sepenuhnya

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:124.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: yhu nitha

Novel ini masih dalam tahap revisi ulang, karena banyaknya terdapat typo-typo muslihat hehehe.., dan juga penggunaan EYD yang kurang pas. Mohon maaf jika ada alurnya yang melebar yah. Moga masih tetap nyaman buat dibaca. Sedikit ulasan saja
yah✌


Demi menutupi rasa malu atas penghinaan yang dilakukan oleh keluarga Varun, Ibu Parwati dengan terpaksa meminta Siddarth (sahabat Varun) untuk menikahi putrinya, Alia.

Ia berjanji setelah beberapa bulan pernikahan mereka akan membawa Alia kembali. Sejujurnya, ia juga tidak mau merepotkan pemuda itu. Namun, karena terdesak membuat Ibu Parwati bertindak seperti itu.

Bagaimana nasib persahabatan Siddarth dan Varun. Akankah Varun memaafkannya, atau justru Siddarth malah terjebak dalam perasaannya sendiri.


Simak bersama yuks👉


Like, comment, vote 😃


thanks

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhu nitha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21 "Penghinaan"

Makasih sudah setia menyimak ceritaku sejauh ini. Jangan lupa untuk terus dukung author yah, author hanya butuh like, vote serta krisannya saja😄.

.

...

.

💗💗💗💗💗💗💗💗💗

.

...

.

Di Kediaman Alia,

Jam sudah menunjukkan pukul empat sore. Ibu Parwati semakin bertambah gusar, sudah hampir 2 jam Varun dan Ibunya masih belum terlihat. Alia juga tidak kalah paniknya, tidak seperti biasanya Varun mematikan nomor ponselnya seperti ini.

Para tamu undangan juga sudah terlihat mulai bercakap-cakap. Mereka berasumsi sendiri karena jeda pernikahannya memakan waktu yang lama. Pendeta juga sudah mulai geleng-geleng kepala karena terlalu lama menunggu.

"Maaf Tuan, kapan bisa dimulai upacaranya?" tanya Pendeta menghampiri Sidarth. Lelaki itu juga tampak bingung. "Tuan ini sudah hampir pukul 4 sore, waktu yang baik sudah terlewat. Saya masih ada urusan yang harus dilakukan" sambung Pendeta itu lagi.

"Pak Pendeta, mohon tunggu sebentar. Aku akan memeriksanya dulu" jawab Sidarth sembari beranjak meninggalkan Pendeta.

Sidd bergegas mencari Ibu Parwati maupun Alia. Langkahnya terhenti saat melihat Ibu Parwati sedang bersama Alia dikamar. Wanita paruh baya itu tampak panik.

"Ibu, ada apa? Kenapa Kau tampak panik begitu? ucap Sidd menghampiri.

"Sidd, ini sudah jam 4 tapi Keluarga Varun belum datang juga" jawab Alia mendahului.

"Apa, Kenapa tidak memberitahuku dari tadi. Aku akan mencoba menghubunginya dulu" ucap Sidd mengeluarkan ponselnya.

"Tidak bisa Sidd, Aku sudah mencoba menelponnya dari tadi. Nomornya tidak aktif" pungkas Alia dengan wajah kecewa.

Sidd memasukkan kembali ponselnya. "Ya sudah, Aku akan datang ke rumahnya dan membawanya kemari segera mungkin" tukas Sidarth hendak berbalik.

"Kau tidak perlu repot-repot melakukannya Tn. Malhotra."

Langkah Sidaryh terhenti saat hampir tiba dipintu. Tampak seorang wanita paruh baya menghentikan langkahnya. Ibu Parwati dan Alia menoleh seketika.

"Nyonya, syukurlah Anda sudah datang. Kami hampir saja putus asa, Kami pikir telah terjadi sesuatu hingga membuat kalian terlambat" ucap Ibu Parwati sumringah. Tampak senyuman kembali mengembang diwajah Ibu dari Alia itu.

Ny. Tara hanya memandang mereka dengan tatapan sinis. Hati Ibu Parwati tampak mendesir mengartikan tatapan itu. Jelas sekali itu adalah tatapan Ny. Tara saat bertemu dengannya pertama kali. Tatapan yang penuh kebencian.

Alia beranjak mendekati Ny. Tara, wajahnya tampak bahagia. "Bibi, kenapa lama sekali ?Dimana Varun, apa dia memberi kejutan padaku dengan cara seperti ini ?" tanya Alia terlihat girang.

Ny. Tara hanya diam menatapnya.

"Aku akan menemuinya" tambah Alia sembari bergerak.

"Dia tidak ada disini" sahut Ny. Tara.

Sontak Alia menghentikan langkahnya. Ibu Parwati dan Sidarth pun ikut terkejut mendengarnya.

Alia berbalik perlahan dan menatap Ny. Tara dengan seribu tanda tanya. "Apa maksud Bibi?" tanya Alia. Raut wajah yang sebelumnya terlihat ceria berubah dengan tatapan kosong.

"Dia tidak akan kemari" jawab Ny. Tara menatap Alia tajam. "Pernikahan ini tidak akan terjadi" tegasnya kemudian.

"Apa maksud Anda Nyonya ?" tanya Ibu Parwati dengan wajah kecewa, seakan tidak percaya dengan semua yang terjadi saat ini. "Bukankah Nyonya telah merestui hubungan ini?" sambung Ibu Parwati dengan nada berat. Airmatanya mulai menggumpal disudut mataya. Suaranya terasa berat untuk mengatakan sesuatu.

"Aku yakin kalian semua sangat mengerti maksudku. Sejak awal Aku tidak pernah menginginkan hubungan ini. Aku tidak berdaya karena Putraku, Aku terpaksa melakukan sandiwara ini" ujar Ny. Tara sembari terseyum tipis.

Ibu Parwati, Alia dan Sidd seketika terkejut mendengar pernyataan Ny. Tara.

"Aku terpaksa datang kemari dan berpura-pura baik kepada kalian, hanya untuk membuat Varun percaya padaku. Tapi sejujurnya didalam hatiku merasa jijik menginjakkan kakiku dirumah ini" ucap Ny. Tara dengan geram.

Tak terasa airmata Alia menetes dipipinya. Kenapa hal ini terjadi disaat pernikahan tiba.

"Kenapa Bibi melakukan ini padaku ? Apa salahku ?" jerit Alia histeris. Ia pun berlutut dihadapan Ny. Tara sembari merangkul kakinya. "Kenapa Bibi?" ucapnya lagi menuangkan tangis.

"Dengarkan Aku gadis bodoh, kesalahanmu adalah Kau mencintai Putraku" ucap Ny. Tara menepis tubuh Alia hingga gadis itu terhempas.

"Hiks..hiks..hiks.." tangis Alia tersungkur.

"Aliaaa.." jerit Ibu Parwati melihat Putrinya tersakiti. Ia pun menangis menatap kedua matanya Anaknya yang sudah menganak sungai.

"BIBI.." Sidd terkesiap saat melihat Alia tak berdaya. "Apa yang Kau lakukan Bibi?" ujar Sidd sembari membantu Alia bangkit.

"Bukan urusanmu.." hardik Ny. Tara.

"Ini menjadi urusanku kalau Kau melakukan kekerasan Bibi, apa yang Kau lakukan sudah diluar batas" ucap Sidarth balik memaki. Dia merasa tidak terima dengan perlakuan Ny. Tara terhadap Alia dan Ibunya.

"Terserah, Kau pun sama dengan mereka. Kau harus tahu diri, Kau hanyalah Putra yang terbuang" maki Ny. Tara balik.

Sidarth terdiam sesaat.

"Keluargaku adalah Keluarga terhormat, Putraku terpelajar, tidak mungkin bagi Putraku menikahi Putri seorang kriminal" tegas Ny. Tara dengan lantang. Ucapan itu sontak membuat Ibu Parwati tersirap.

"Aku sudah mengetahui seluk beluk Keluargamu, Ayahmu adalah seorang Narapidana yang haus akan harta. Karena dia adalah seorang koruptor" lirih Ny. Tara sambil menunjuk ke arah Alia dan Ibunya.

"CUKUUUPPP.." bentak Ibu Parwati dengan keras sambil mengacungkan jarinya kepada Ny. Tara. "Cukup Kau menghina Kami, Kau tidak berhak mengatakan hal itu" sambung Ibu Parwati menahan amarahnya.

"Huuh..,"

"Kau sudah terlalu banyak bicara Nyonya. Kau boleh menghina Aku atau Putriku, tapi jangan pernah menghina Suamiku" ujar Ibu Parwati geram. Ingin rasanya Ibu dari Alia itu menyobek mulut wanita itu, namun ia masih mempunyai hati. Ia tak ingin melayani hinaan dengan makian.

"Kenyataan memang sangat pahit. Aku sudah membelikan gaun pengantin untukmu, setidaknya itu bisa mengobati perasaanmu" ujar Ny Tara tersenyum.

Ny. Tara kemudian berlalu pergi meninggalkan Alia dan Ibunya yang kecewa. Tidak hanya kecewa, mereka juga tampak terpukul dan merasa terhina dengan perlakuan Ny. Tara. Alia terpaku menatap gaun yang ia pakai, serta perhiasan yang melekat pada tubuhnya.

"Huaaahhauuuh..hiks..hiks..hiks😭" tangis Alia meratapi takdirnya. Sidd tidak tahan melihat tangis Alia bergegas keluar menyusul Ny. Tara kembali.

"Tunggu Bibi..!" ucap Sidd menghentikan langkah Ny. Tara. "Apa yang Bibi lakukan ini tidak benar, dimana Varun ?" tanya Sidarth. Ia masih tidak percaya Varun akan meninggalkan Alia begitu saja.

"Menurutmu ?" balas Ny. Tara mendelikkan matanya.

"Kau sangat tega Bibi, apa yang Kau lakukan kepada Varun?"

"Itu bukan urusanmu Tn. Malhotra. Yang jelas Varun tidak akan datang ke pernikahan ini, karena dia sudah sadar siapa Alia sebenarnya. Kau jangan khawatir Tn. Malhotra, Varun masih bisa mendapatkan yang lebih baik dari gadis itu. Jadi Kau tidak perlu mencemaskannya" jawab Ny. Tara tersenyum licik. Ia kemudian berjalan pergi meninggalkan Kediaman Alia.

Ibu Parwati terduduk lesu setelah kedatangan Ny. Tara tadi. Begitu juga dengan Alia yang masih terpaku. Sidd menghampiri mencoba untuk menenangkan Ibu Parwati. Ia tahu bagaimana perasaan wanita paruh baya itu saat ini. Ibu Parwati pasti merasa sangat sakit hati dan terluka dengan penghinaan Ny. Tara.

Jam sudah hampir menunjukkan pukul 5 sore. Seorang pelayan datang menghampiri mereka kemudian.

"Maaf Nyonya, Pendeta ingin bertemu dengan Anda" ucapnya memberitahu. Alia kembali menyeka airmatanya.

"Aku akan menemui Pendeta dulu" ujar Sidd sembari berdiri. Namun tiba-tiba Ibu Parwati meraih tangannya dan membuat lelaki itu menghentikan langkahnya.

"Ibu..," ucap Sidd menatapnya.

Ibu Parwati menatap manik mata Sidarth. "Sidd.." ucapnya pelan. Sidd kemudian mendekatinya kembali.

"Ada apa Bu?" tanyanya.

Ibu Parwati memandang Alia yang tampak masih menekuk wajahnya. Lalu kembali menatap Sidarth didepannya. Sidd merasa sedikit khawatir karenanya.

"Sidd seorang wanita ditinggalkan pengantin Prianya dihari pernikahannya, maka wanita itu akan dihina dan tidak akan bisa mendapatkan pria mana pun lagi. Wanita itu akan dianggap sebagai pembawa sial, tidak akan ada yang mau menikah dengannya" ujar ibu Parwati tersedu. Ia merasa kasihan dengan nasib Putrinya.

"Apa yang Ibu katakan, Aku tidak mengerti" ucap Sidd.

Ibu Parwati kemudian melipat kedua bilah tangannya. Kemudian berlutut dihadapan Sidarth. "Menikahlah dengan Alia, Ibu mohon" lirihnya.

.

...

.

💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗

.

...

.

To be continue

1
Sanusi
siiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
Sanusi: aaaaaapppppp
total 1 replies
Radin Zakiyah Musbich
Ceritanya seru kak 👍👍👍

ijin promo ya 🍜🍜🍜

jgn lupa baca novel dg judul "HITAM"

kisah tentang pernikahan yg tak diinginkan,

jangan lupa tinggalkan like and commen ☀️☀️☀️
putrimaharani
Boomlike mendarat, jika berkenan mampir yuk ke karyaku berjudul Ketampanan tersembunyi CEO :)
🍒⃞⃟🦅𝓡𝓸ᷤᷤᷤ𝓱ᷞᷞ𝓶ͦͦ𝓪ᷱᷱ𝓷☕︎
semangat kak author
Yenny_Rha
Hadirr kak
«»•{|•|'Nickname|• }•»«
ɴᴇxᴛ ᴀɴᴅ sᴇᴍᴀɴɢᴀᴛ ᴛʜᴏʀ💪

ᴀᴋᴜ ᴍᴀᴍᴘɪʀ ᴍᴇᴍʙᴀᴡᴀ ʟɪᴋᴇ, ᴋᴏᴍᴇɴ ᴅᴀɴ ʀᴀᴛᴇ 5 ᴜɴᴛᴜᴋᴍᴜ😊

ɴᴜᴍᴘᴀɴɢ ᴘʀᴏᴍᴏsɪ🙏

ᴍᴀᴍᴘɪʀ ᴊᴜɢᴀ ʏᴜᴋ ᴋᴇ ᴋᴀʀʏᴀᴋᴜ "ᴛᴜᴀɴ ᴍᴜᴅᴀ ᴀʀʀᴇᴏɴᴅᴏ"

ɴᴀɴᴛɪ sᴀʏᴀ ғᴇᴇᴅʙᴀᴄᴋ😊🙏
Mega Ackerman
Lanjut kakak
Septiningsih Pamungkas
lanjut lagi
Septiningsih Pamungkas
Aku datang lagi thorrr..

aku suka dengan crita mu thorrr
Radin Zakiyah Musbich
awesome ❤️❤️❤️

ijin promo thor 🙏

jgn lupa baca novelku dg judul "AMBIVALENSI LOVE" 🍭🍭🍭

kisah cinta beda agama,

jgn lupa tinggalkan jejak dg like and comment ya 🙏😁
Nay⚘
nwxt
Firchim04
Semangat author 😊
salam dari "Suamiku Adik Kelasku" dan "Menikahi Om Sendiri"
Radin Zakiyah Musbich
awesome 🍓🍓🍓

ijin promo sekalian thor 🍓

jgn lupa mampir di novelku dg judul "AMBIVALENSI LOVE",

kisah cinta beda agama,

jgn lupa tinggalkan jejak ya 🍓🍓🍓
yuliashafira14
Hadir
kia
lanjut LIKE tuntas, semangattt
sering mampir dan feedback ke karyaku "PERNIKAHAN WASIAT" yaa makasiii
Radin Zakiyah Musbich
uwuw.... keren... ❤️


aq mampir...

jgn lupa jg mampir dikaryaku dg judul "AMBIVALENSI LOVE"

kisah cinta beda agama 🍰🍰🍰


ku tunggu jejaknya ya 🍰🍰🍰
mbak i
jangan ada pelakor lah,,,kasihan Alia,,,,kenapa nggak kehidupan Varun aja yang ada pelakor,,,,sekalian itu si Sandra yang bisa punya anak,,,,biar kapok nyoya tara
mbak i
baik hati penyayang dan suka menabung makanya kaya😁😁😁
Yenny_Rha
Hadirrrr thorr..
Mantan Terindah menunggumu kembali yaa
Naiindy Aurelia
Huhh baca ceritamu menguras tenaga thor😁 dikasih minum gak nih 😂
Ywdah deh sampai sini dulu thor.. Semangat yah💪💪 jgn lupa fdbck😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!