Season 2 " Ketua Osis Kejam "
Perpisahan, kesedihan, pertarungan, teka-teki selalu mewarnai kehidupan ketiga remaja berbeda jenis kelamin tersebut adalah putra dan putri dari Kevin Alexander Abraham dengan Anjel Cecilia Wijaya.
Ketiga remaja itu yang tak lain si kembar Erlan dan Elsa dengan adik angkat perempuannya, Kristal. segala macam konflik selalu menemani setiap langkah demi langkah mereka.
Teka-teki yang selalu menghantui mereka, kini mulai mereka selesaikan sedikit demi sedikit, yang akan membuat kehancuran dalam keluarga besar Wilsington dan apa penyebab di balik kekacauan keluarga besar ?
Fb : Zizi Ziah
Ig : Zi.ziah12
--------------------------------------------------------------------------
~ Asli pemikiran author sendiri ~
~ Selalu budidayakan :
• Like
• Vote
• Rate
• End Komen
~ No Plagiat ~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fauziah habibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 19
Happy Reading Guys :)
^^^
Bandara Soekarno Hatta
Di sebuah Pesawat menuju Amerika Serikat. Kristal tengah duduk manis di bangku paling depam dengan duduk di dekat jendela, Kadang air matanya tanpa diijinkan jatuh begitu saja mengingat semua perkataan yang begitu menyakitkan dari kakak Erlam dan dia sudah membulatkan tekadnya untuk pergi ke Amerika memulai hidup baru sendiri.
Kristal yang tengah fokus memandanh keluar tak menyadari seorang wanita paruh baya yang duduk disampingnya. Wanita itu juga tak menyadari Kristal disampingnya. Karna terlalu fokus membaca info dari oranh suruhannya di ipadnya, Tapi kedua insan itu merasakan sedanh berada dekat dengan orang yang saling mereka rindukan dan tanpa sengaja kedua insan tersebut menengok secara bersamaam yang membuat pandangan mereka saling beradu.
" Kenapa aku kaya merasa tante ini ... itu mommy ya ? " batin Kristal yang menatap bola mata wanita paruh baya tersebut dan sangat disayangkan mukanya tertutup masker.
" Kenapa gadis ini sepertu dekat denganku ? " batim Anjel dengan menatap dalam bola mata Kristal dan pandangan Anjel terfokuskan ke sebuah kalung Kristal biru yang di kenakam waktu Kristal di temukan oleh dirinya dan kevin di bandara Inggris saat masih berumur 3 bulan.
" Kristal ?! Apakah gadis di hadapan kj benar-benar Kristal ? " batin Anjel yang tanpa sengaja menitikkan air matanya.
" Tante tak apa ? Kenapa tante menangis ? " ujar Kristal yang terkejut melihat wanita paruh baya di depannya menangis.
" Tante tak apa. Kau bolos ? " ujar Anjel yang tersadar dengan pakaian seragam yang di kenakan gadis di depannya.
" Bisa di bilang begitu. " ujar Krisyal dengan kikuk sambil mengusap tengkuknya.
" Apakah orang tuamu tak akan memarahimu ? " ujar Anjel yang mencoba mencari tau apakah benar gadis ini Kristal putri angkatnya yang begitu dia sayangi.
" Orang tua ku tak tau dimana keberadaannya. Sejak aku berumur delapan tahun, tanpa sengaja aku mendengar perdebatan orang tua angkatku yang di mana saat itu daddy ingin memberitahukan bahwa aku bukanlah putri mereka. Agar aku bisa mencari orang tua kandungku dan sedangkan mommy ku tak menyetujuinya, takut aku meninggalkannya karna dirinya sangat menyayangiku. " ujar Kristal yang mengingat waktu perdebatan kedua orang tua angkatnnya dengan tersenyum getir.
" Saat aku berumur sembilan tahun, mereka baru memberi tahukannya denya mommy yang terlihat sedih tak mau diriku meninggalkannya. Aku pun memutuskan tidak mencari tau keberadaan keluarga kandung ku karna aku sudah bahagia memiliki mereka. Tapi saat aku berumur sebelas tahun, tepat di ultah ku. Aku merengek ingin berlibur ke korea dengan menggunakan pesawat kormesial yang membuat kami semua kehilangam sosok seorang ibu yang kuat dan menyayangi ku dengan tulus tanpa memandang apapun. " ujar Kristal denham terisak yang langsung di peluk Anjel dengan erat dan entah kenapa Kristal sangat merindukan pelukan ini.
" Lalu bagaimana ? Siapa kalau tante boleh tau nama mommy mu dan nama mu ? " ujar Anjel yang masih memeluk Kristal dan kini pesawat yang di tumpangi mereka mulai lepas landas.
" Namaku Kristal dan mommy angkat ku Anjel. " ujar Kristal yang sudah melepaskan pelukannya.
" Jadi benar dia Kristal ? Putriku. " batin Anjel dengan terharu bisa melihat wajah putrinya yang lima tahun dia rindukan.
" Nama yang bagus. Seandainya mommy mu masih hidup dan ada disamping mu, apa uang akan kamu lakukan ? " ujar Anjel dengan menitikkan air matanya.
***
Jangan lupa like, comen end ratenya :) Terimakasih 🙏😊
See you tomorrow guys 😘
perannya kebanyakan