NovelToon NovelToon
Skenario Cinta Sang CEO

Skenario Cinta Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Traay

​"Bunga Aster segar, kotak sarapan tanpa nama, dan pesan singkat dari nomor tak dikenal."

​Selama berbulan-bulan, Nayshi dibuat bertanya-tanya oleh sosok secret admirer yang selalu memanjakannya diam-diam di tempat kerja. Di saat ia terbiasa dengan perhatian misterius itu, sebuah kejutan besar datang: sosok di balik topeng pengagum rahasia tersebut ternyata adalah Keenan Zaydan—CEO kaku dan dingin yang menjadi mitra proyek perusahaannya.

​Pria yang di dunia bisnis terkenal kaku bak "kulkas dua pintu" itu ternyata bisa berubah sangat romantis, manis, dan pantang menyerah demi meluluhkan hati Nayshi. Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai saat Keenan tak lagi bersembunyi di balik layar, melainkan nekat melangkah langsung ke rumah Nayshi untuk berhadapan dengan orang tuanya.

​Akankah Nayshi siap menyambut cinta sang CEO yang dulunya sembunyi-sembunyi, kini terang-terangan menunjukkan effort tanpa batas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Traay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

prolog

Nayshi Nirwana adalah seorang sekretaris di salah satu perusahaan ternama, Ia dikenal sebagai wanita yang anggun, berkharisma dan mandiri.

Saking mandirinya Dia, Ia tak pernah meminta sedikitpun uang dari orang tuanya dari Ia remaja. Sebenarnya alasan utamanya bukan karena Ia mandiri, tapi karena dulu Ia hidup penuh kekurangan.

Dia jadikan apapun sebagai ladang cuan, kecuali jual diri.

Sekarang kehidupannya sudah sangat berubah, sekarang Ia mempunyai Rumah sendiri, mobil dan kemewahan lainnya. semua ini Ia dapatkan sendiri semenjak Ia bekerja dikantor ini sebagai Asisten yang merangkap jadi Seketaris.

Hari ini Nayshi sudah berada di kantor dengan dress marun warna kesukaannya, suara ketukan healsnya mengiringi ke ruang CEO.

" Selamat pagi Pak." Sapanya dengan senyum ramah namun tidak berlebihan.

Pria dibalik meja itu mengalihkan pandangan dari monitor laptopnya dan mengangguk pelan " Pagi, Nayshi tolong carikan data lengkap Zaydan group, karena kita akan buat project bersama mereka dalam waktu dekat." perintahnya.

Nayshi langsung mencatat dibuku yang selalu Ia bawa " Baik pak, Data seperti apa saja yang Anda butuhkan untuk pembahasan awal nanti?"

​" Semuanya. Mulai dari company profile terbaru mereka, portofolio project sukses mereka selama tiga tahun terakhir, sampai laporan audit publik mereka kalau ada. Saya mau lihat bagaimana rekam jejak keuangan mereka sebelum kita melangkah lebih jauh."

" Cari tahu juga siapa saja pemegang saham terbesar di sana akhir-akhir ini. Saya tidak mau ada kejutan saat kita tanda tangan kontrak."

​Nayshi mengangguk paham dan sudah mencatat hal penting itu " Siap Pak, Sore ini semua datanya akan Saya rapikan di meja Anda dalam bentuk cetak dan file digital."

​" Terima kasih Nayshi. Kamu bisa kembali bekerja."

Nayshi keluar dari ruangan itu, Ia langsung duduk di meja kerjanya.

" Kayaknya ada yang mulai sibuk nih. " Goda sahabat-nya Nadia Amanda yang sudah mencondongkan badannya dari partisi meja.

" Yaa begitu lah, biasa." Jawab Nayshi sekenanya, diiringi tawa kecil tanpa mengalihkan pandangannya dari monitor.

" Sekarang kita mau kerja sama perusahaan apa Nay? " Tanyanya penasaran dengan mendekatkan kursinya dengan Nayshi.

" Zaydan group. " Jawab Nayshi dengan mata yang fokus ke PC laptopnya.

Dengan mata yang membuka lebar " Zaydan group? serius? "

Nayshi akhirnya menghentikan ketikan sejenak dengan kening mengkerut curiga " Serius kenapa sih ? perusahaan ini bermasalah? "

" Bukan njir" dengan menepuk lengan Sahabatnya gemas " Tapi katanya Bosnya ganteng bangett idaman para wanita. "

" Oh. " ucapnya datar tidak ada excited dan Ia kembali fokus ke monitor laptopnya.

" Oh doang Nayshii? " Tanya Nadia penuh tekanan dengan wajah ga nyangka, sahabatnya sedatar itu.

" Ya terus? "

" Yaa harusnya Lu excited akan ketemu Cogan, Dia punya badan six pack, berwibawa, tajir melintir. Masa Lu biasa aja ga excited gitu. " cecar Nadia penuh rasa geregetan.

" Yaa buat apa Gua excited, orang Gua ketemu Dia cuman buat kerja sama, just this. " Balas Nayshi tenang dengan tangan yang lihai mengetik serta mengeklik mouse sesekali.

Nadia membuang nafas kasar dan menyadarkan punggungnya ke Kursi" Gini nih kalo ngobrol hal beginian sama wanita yang kelamaan single sampe mati rasa. " Ucapnya, lalu Ia fokus dengan kerjanya sendiri.

" Nah itu Lu paham. " Jawab Nayshi tanpa mengalihkan fokus dari laptopnya.

mendengar itu Nadia hanya buang nafas paham.

Nayshi memang ga pernah tertarik bahas hal seperti ini baginya percintaan itu ga penting, padahal Ia sudah masuk usia menikah.

Dua jam kemudian

Alih-alih tak menunggu sore Nayshi sudah mendapatkan data-data yang diminta, Ia langsung bergegas mengantarkan pada Bosnya.

Tok..tok..

" Masuk aja. " Terdengar suara berat dari dalam.

Nayshi pun langsung masuk kedalam ruangan itu setelah di izinkan masuk.

Namun langkahnya terhenti saat melihat wanita elegan tengah duduk di sofa sambil menyeruput teh hangat.

" Eh ada Bu Clara rupanya. " Sapanya pada Istri Bosnya yang berada didalam sana dengan sopan dan keduanya memang sangat akrab.

Istri Bosnya ini membalas dengan tawa renyah nan elegan " Kamu bener-bener ya, Nay. kalo sudah kerja fokusnya ga ada lawan, padahal lima belas menit tadi Saya lewat meja kamu. "

Nayshi mengerjap kaget " Hah serius Ibu lewat depan meja Saya? Kok Saya sama sekali ga sadar, Nadia juga ga ngode-ngode Saya tadi kalo Ibu lewat. "

" Hahaha, tadi Nadia sudah mau ngode Kamu, tapi Saya bilang biarin aja jangan diganggu, Dia lagi kesurupan target. " Candanya membuat Nayshi tersenyum salah tingkah sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

Sang Bos yang memperhatikan interaksi keduanya ikut bersuara, matanya melihat map yang dibawa seketaris plus Asistennya itu " itu berkas yang Saya minta? " Tanya Bosnya.

" Eh iya Pak, Saya sampe lupa tujuan awal saya masuk sini. " Kekeh Nayshi pelan, Ia berjalan untuk menaruh map diatas meja Bosnya itu dengan rapih. " Ini pak, sudah lengkap sesuai intruksi. "

Bosnya itu menaikan satu alisnya, dan melihat jam mewahnya " Sudah biasa, kalo kalian ketemu. Tunggu tadi kata Kamu mau dianter sore. Kok baru dua jam sudah beres? " Tanyanya takjub sambil membolak-balik lembar kertas yang berisi data Zaydan group.

Sebelum Nayshi menjawab, wanita yang duduk disofa menyahut lebih dulu "ihh Pak Arvin Mahendra kayak ga tau aja, Nayshi kan jam terbangnya sudah jauh, kerja cepat dan rapih udah makanan sehari-hari. " pujinya.

Nayshi hanya bisa menunduk kecil, menyembunyikan senyum bangganya dari petinggi dikantor ini. yaa sebenarnya ini bukan pujian pertama untuknya. " Terimakasih atas pujiannya yang terlalu tinggi Bu Clara. "

" Betul kata Istri Saya, jam terbang kamu memang ga bisa diragukan. Jadi, seperti biasa kamu akan mendampingi Saya dalam project ini. " Ucap Arvin dengan persetujuan sang istri.

" Terimakasih Pak atas kesempatan yang kesekian kalinya. " Jawabnya dengan senang, tenang, elegant dan sangat kharismatik.

" Oh iya, Nay. Siapa tahu juga di project kali ini kamu bisa menemukan jodoh kamu disini" Goda Clara dengan mendekatinya.

Nayshi hanya bisa tersenyum simpul, dan sudah biasa dengan tabiat Istri Bosnya yang suka tiba-tiba jadi mak comblang.

Lanjutnya dengan berbisik seolah membagikan rahasia besar " Katanya pemilik Zaydan group itu seumuran kamu tau. Yaa walaupun itu baru katanya, karena Ia sangat memprivasi dirinya di publik. " Lanjutnya.

Nayshi hanya bisa menghela napas secara halus dan samar " hmm sudah lah Bu, Saya belum butuh someone. masih banyak prioritas yang lebih penting. "

Clara terkekeh dengan mengakar kedua tangannya tanda menyerah " oke oke.. " Ucapnya dengan menahan tawanya, karena Nayshi memang ga pernah tertarik dengan pembahasan ini.

" Saya izin lanjut bekerja kembali. permisi Pak, Buk. " Lanjutnya pamit keluar dari ruangan itu.

Nayshi menundukkan kepala sedikit memberikan tanda hormat, lalu membalikkan badannya dengan anggun meninggalkan Suami Istri yang hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat keras kepala Asisten yang merangkap jadi Seketaris itu.

1
💗vanilla💗🎶
mampir ni thor 😊
Traay: Terimakasih 🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!