NovelToon NovelToon
Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Fantasi / Tamat
Popularitas:103.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: butterfly

untuk sementara novel ini hiatus

Caca Amelia Putri Jasmin merupakan keluarga yang terpandang. Memiliki orang tua yang bernama Justin Revgan dan Renata Shin. Caca merupakan anak pengusaha yang dapat di bilang sangat sukses ia merupakan siswi yang sebentar lagi akan menjadi siswi SMA. Tidak hanya itu Caca memiliki beberapa sahabat salah satu sahabat yang paling dekat dengan Caca yaitu Rosa.

Brayen lavendra merupakan seorang siswa yang satu sekolah dengan Caca , brayen memiliki sahabat juga yang bernama deni dan memiliki orang tua yang bernama Kenzo Lavendra dan Milen Lavendra .Brayen termasuk siswa cerdas dan sekaligus saingan Caca dalam belajar.

Brayen dan Caca dapat dibilang cukup dekat. Bahkan anak anak di sekolah, mengira bahwa mereka berpacaran.

Dibalik itu banyak masalah terjadi di antara mereka. Banyak yang iri dengan keluarga Caca dan Brayen.

Karena, memiliki bisnis yang sama sama besar. Caca dan Brayen banyak di incar oleh orang orang yang ingin menjatuhkan bisnis keluarga mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon butterfly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bosan

Lanjut guys.

"Mbak makasih ya sudah mengantarkan, Caca."

"Iya dek sama sama," ucap karyawan tersebut.

Setelah karyawan tersebut pergi Caca langsung berteriak.

"Mami papi," menghampiri ke dua orang tua nya itu.

"Eh Caca kamu ngapain ke sini nak?bagaimana badan kamu masi anget gak?" tanya mami.

"Caca bosen mi dirumah jadi Caca kesini deh,badan Caca masi demam," ucap Caca.

"Ya sudah kalo begitu istirahat di kasur itu sana kalo mau nonton tv nonton itu di kulkas ada cemilan," ucap papi.

"Ok pi," ucap Caca.

Caca pun langsung membuka sepatu nya dan mengganti dengan sendal yang ada di ruangan itu.

Dia merebahkan tubuh nya di sofa kecil yang langsung menghadap tv .

Karena ia merasa lapar jadi nya Caca pun membuka kulkas.

"Ah tidak ada ciki di sini isi nya hanya buah buah han kopi teh sama wafer diet nya mami dan coklat nya mami huft untung lah mami ada yogurt dan susu," gumam nya.

Mami Caca pun langsung melihat ekspresi wajah Caca yang berkerut kerut melihat isi kulkas.

"Kenapa nak ada yang aneh sama isi kulkas nya?" tanya mami.

"Tidak mi tidak apa apa," ucap Caca.

Caca pun melihat papi nya ia ingin meminta duit untuk beli jajan di luar.

"Hmm apa gua minta papi aja kali ya soal nya sama mami pasti kagak boleh hmmm ish papi gak ngeliat gua dari tadi dahlah ca makan yang ini aja," gumam nya pasrah.

Caca akhirnya kembali duduk di sofa kecil.ia asik menonton tv sambil memakan buah buahan yogurt dan susu kemasan.

Sedangkan Brayen.

Brayen dan deni akhirnya sampai di rumah dan ya deni sudah mengira ayah sama bunda nya Brayen pasti belum pulang.

"Woy ray gua langsung ke kamar,"ucap Deni.

"Yaaa," ucap Brayen.

Brayen menemui bibi nya yang ada di dapur.

"Bibi," panggil Brayen.

"Eh aden sudah pulang, maaf den tadi bibi lagi membereskan dapur,den.".

"Iya bi gak papa,eh iya bi tolong beliin ayam sama macaroon ya bi,beli di tempat toko langganan ya bi ini duit nya," ucap Brayen.

"Baik den segera bibi belikan," ucap bibi nya itu.

Setelah itu brayen menuju kamar nya dan ia melihat Deni yang lagi nyantuy di kasur nya tersebut.

"Den bersih bersih dulu sana,tuh ada baju ama celana pake aja," ucap Brayen.

"Oke siap bos," ucap Deni.

Deni pun langsung bangun dari tempat tidur Brayen dan menuju kamar mandi milik Brayen.

"Woy gua taro ini baju di deket lemari ya Daleman semua nya udah gua siapin," teriak brayen.

"Daleman gak usah ******," teriak Deni di kamar mandi Brayen.

"Santai woy daleman nya masi di segel masi baru juga!" teriak Brayen lagi.

"Nah kalo itu bisa di atur," ucap Deni.

Setelah itu Brayen pun langsung merebahkan tubuh nya di tempat tidur.

Taklama pun deni sudah selesai mandi dia pun langsung mengambil baju dan kembali masuk lagi ke kamar mandi.

Brayen langsung mengambil handuk milik nya , setelah Deni keluar brayen pun akhirnya mandi juga.

Setelah itu Deni kembali rebahan di tempat tidur dan kemudian menghidupkan ac dan tv Brayen.

Tak lama itu brayen sudah selesai mandi dan ia langsung mengambil buku yang ingin di ujikan besok.

Deni juga begitu melihat Brayen ia pun meminjam beberapa buku catatan milik nya.

Mereka berdua pun akhirnya belajar bersamaan di kamar Brayen.

Taklama itu pun terdengar suara ketukan di pintu kamar.

"Den den," ucap bibi nya sambil mengetuk pintu.

"Iya,bi."

"Maaf den itu makanan yang den Brayen pesen sudah siap," ucap Brayen.

"Mm baik bi nanti Brayen turun,"ucap Brayen.

Bibi Brayen pun pergi dan turun kebawah.

Sedangkan Brayen dan Deni di kamar.

"Woy anak kampret kalo lo laper bilang ya kita ke tempat biasa nanti," ucap Brayen.

"Ooo kalo gua anak kampret lo anak monyet dong ya," ledek Deni.

"Basing,lo."

"Ahahaa dasar ,iya ya pasti gua bilang kalo laper," ucap Deni lagi.

"Eh iya btw gua jam enam pulang ya ray nanti di cariin emak bapak gua lagi," ucap Deni lagi.

"Ih alesan, kalo lo udah pulang malem pasti lo ke rumah gua," ucap Brayen.

"Ehehehe iya gua besok mau sekolah apalagi besok ujian," ucap Deni.

"Iya woy iya," ucap Brayen.

Tak lama dari itu pun suara sen mobil terdengar dari luar.

"Hmm pasti itu bunda sama ayah," gumam Brayen.

"Mampus gua siap siap di omelin bunda nih karna jarang mampir ke rumah," ucap Deni.

"Ahaha sukur yok lah ke bawah kita makan," ucap Brayen.

"Yok lah," ucap Deni juga.

Akhirnya mereka pun turun kebawah dan terlihat bunda dan ayah di ruang tamu.

"Eh Deni ya?" tanya ayah dari kejauhan.

"Ehehe iya yah," ucap Deni.

"Kok Deni jarang kesini bunda kan sedih sepi rumah cuma ada Brayen masa," ucap munda sewot.

"Ehehehe bunda," Deni pun langsung memeluk bunda Brayen .

"Sudah kalian mau makan kan makan sana, Deni minep apa pulang,nak?" tanya ayah.

"Pulang yah kan besok ujian," ucap Deni sambil berjalan di samping ayah.

"Ih minep geh,nak."

"Mau Bun tapi pakaian deni buku buku deni semua nya di rumah," ucap Deni.

"Tenang Bun nanti Brayen suruh pak supir ke rumah Deni untuk ngambil buku buku sama baju seragam," ucap Brayen.

Mata Deni pun sontak melotot kaget.Brayen hanya tertawa melihat tingkah Deni itu.

"Yok den lo mau makan gak kalo gak gua abisin ni makanan," ucap Brayen.

"Sial lo gua juga mau makan kampret," ucap Deni.

"Nah kan gini rumah terasa rame," ucap bunda nya lagi.

Akhirnya mereka pun pergi ke ruang makan.

"Wah,wah,makanan nya banyak banget," ucap Deni.

"Ahahaa mangkak nya lo kesini terus itu sekalian pindah kalo gak masih banyak kamar tuh," ucap Brayen.

"Auto di coret dari kk sama mak bapak, gua."

"Ahaha!" tawa Brayen.

Akhirnya mereka makan makanan yang brayen pesan tadi .

Tak lama dari itu ayah Brayen pun menuju meja makan .

"Ray besok siap siapin barang barang kamu yang penting penting karena besok kita udah mau beberes," ucap ayah.

"Hmm iya, yah."

"Ayah kalo Brayen pindah Deni sepi dong,"ucap Deni

"Ahaha nanti kalian kalo sudah besar pasti bakal ketemu lagi kok," ucap ayah.

"Hmm semoga," ucap Deni

Akhirnya mereka melanjutkan makan mereka lagi.

1
Ashila
seru "
🍒Kamila √Hiatus√
semangat kaka
🍒Kamila √Hiatus√
like lanjut thor
Desi Muliyasari
like thor
Lia
Lanjut thor, semangat
🍒Kamila √Hiatus√
lanjut thor
Mega Srii
ih sebel aku bacanya
Mega Srii
ih jhat x orng itu jijik x aku
Lia
Lanjut thor, semangat
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa Jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang
Lia
Lanjut thor, semangat
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa Jaga kesehatan thor
Salam dari
•Cinta Terlarang
•Mencintai Pelayanku
Lia
Lanjut thor, semangat
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa Jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang
-Mencintai Pelayanku
bento
Semoga enggak ada pelakor nyaa kalo ada pelakor tuh bikin geregetan aja
flower
ayo semangat author cerita nya makin kesini makin bagus
Lia
Lanjut thor, semangat
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang
-Mencintai Pelayanku
Lia
Lanjut thor, semangat
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang
-Mencintai Pelayanku
Lia
Lanjut thor, semangat
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang-
-Mencintai Pelayanku-
Lia
Lanjut thor, semangat
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa jaga kesehatan
Salam dari
•Cinta Terlarang
•Mencintai Pelayanku
~Nessa
Hai salken author,aku membawa like untuk semu bab mu thor.and Fav dan hadir selalu

Fav,karyaKu juga Ya thor,
Dan saling dukung selalu

Makasih...Makasihhh...Banyakkkk
Mega Srii
lanjut thor
Rasin
fitnah fitnah banyak bacot mba nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!