NovelToon NovelToon
Tahta Kaisar Iblis

Tahta Kaisar Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Kausafiksi.id

​Di dunia di mana yang kuat memangsa yang lemah, kebenaran tidak ditentukan oleh siapa yang benar, melainkan oleh siapa yang masih hidup.

​Xuan Chen, seorang pemuda yang dikhianati dan dipandang sebelah mata, memilih melangkah di Jalan Demonic yang penuh darah. Berbekal rahasia Mata Dewa Iblis yang sanggup menembus segala hukum alam dan menaklukkan Qi Demonic yang liar, dia menginjak-injak aturan moralitas palsu dunia kultivasi.

​Dari murid luar yang diburu hingga menjadi sosok yang ditakuti seluruh sekte, ini adalah kisah perjalanan dingin Xuan Chen menginjak setiap penentangnya, merebut kembali takdirnya, dan meniti jalan berdarah menuju puncak lima kaisar agung penguasa alam semesta.

​"Qi Demonic ataupun Qi murni hanyalah kekuatan. Seberapa jauh kekuatan itu membawamu bergantung pada seberapa bijak kau mengendalikannya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kausafiksi.id, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21: SERANGAN DUA ARAH

Lu feng sadar betul teriakan Xuan Chen, kalau ia gagal semua usaha nya dan Xuan Chen akan sia sia,

​Sinar matahari kemerahan di ufuk barat Benua Merah telah meredup hingga ke batas paling bawah, menyisakan sepanduk langit berwarna jingga tua yang kian gelap. Di zona perbatasan Hutan Bayangan, batas waktu ujian yang ditetapkan oleh Utusan Sekte berzirah hitam tinggal menyisakan beberapa hitungan dupa.

​Di sisi kiri pelataran batu, pertarungan sengit antara dua praktisi Ranah Penempaan Tubuh Lapisan Empat terus memanas.

​Brak! Brak! Brak!

​Cakar besi Lu Feng beradu berulang kali dengan telapak tangan hitam milik Han Xiu. Percikan api bercampur hawa racun korosif tebal meledak di udara setiap kali benturan fisik terjadi.

​"Lu Feng, kau tidak akan pernah bisa mengalahkanku!" seru Han Xiu dengan nada mengejek. Otot lengannya menegang tajam saat ia memutar pergelangan tangannya, mengarahkan sabetan telapak beracun lurus ke arah leher Lu Feng. "Hak Jatah Obat milik kelompokku yang kau curi bulan lalu... hari ini akan kubayar dengan nyawamu!"

​"Bicara omong kosongmu di neraka, Han Xiu!" balur Lu Feng dengan mata memerah penuh dendam.

​Lu Feng menarik langkah kakinya setengah tapak ke belakang, merunduk di bawah sabetan racun yang menyengat, lalu mengayunkan lima jarinya yang melengkung dari bawah ke atas.

​Srekkk!

​Tebasan cakar Lu Feng berhasil menyayat jubah rapi milik Han Xiu di bagian perut, memercikkan sedikit darah segar. Namun, Han Xiu bertindak cepat dengan mendorong dada Lu Feng menggunakan tendangan menyapu, memaksa keduanya kembali terpisah jarak lima tapak dengan napas terengah-engah.

​"Cih, kau memang gigih seperti anjing liar!" desis Han Xiu seraya menyapu darah tipis di perutnya. "Tapi membuang waktu bersamaku hanya akan membuatmu mati di tangan Xiong Wei!"

​"Tutup mulutmu!" teriak Lu Feng, kembali menerjang dengan Teknik Pembakar Darah: Cakar Binatang Buas.

​Di saat yang sama, di sisi kanan pelataran batu, situasi Xuan Chen jauh lebih kritis.

​BOOOOMMMMM!

​Hantaman tinju gila Xiong Wei yang berbobot lebih dari seribu lima ratus kati kembali meretakkan pilar batu di belakang tempat Xuan Chen berdiri. Serpihan batu hitam terlempar ke segala arah saat Xuan Chen melompat miring ke samping di detik-detik terakhir.

​"Mau lari sampai kapan kau, Bocah Sialan?!" raung Xiong Wei. Wajahnya yang tegap dipenuhi pembuluh darah hitam yang membengkak akibat amarah yang membara. "Kau pikir bisa membodohiku dengan provokasi murahanmu?!"

​BAM! BAM!

​Xiong Wei menghentakkan kedua kakinya ke tanah, meluncur deras bagaikan benteng besi yang mengamuk. Pukulan kombinasi jarak dekat dilancarkan secara brutal, mengincar persendian dan organ dalam Xuan Chen.

​Xuan Chen dipaksa bermanuver mundur secara ekstrem. Kerapatan tulang Lapisan Tiga miliknya bergetar hebat setiap kali ia terpaksa menangkis kibasan lengan Xiong Wei. Darah kental terus merembes keluar dari sudut bibirnya, dan napasnya mulai terasa berat.

​(Staminaku makin terkuras. Jika pertarungan ini diseret beberapa tarikan napas lagi, tubuhku akan hancur sebelum bel penutupan bergema!) batin Xuan Chen dengan kalkulasi yang amat dingin.

​Xuan Chen melirik singkat ke arah Lu Feng dan Han Xiu yang masih saling mengunci gerakan di sisi kiri.

​(Lu Feng tidak bisa menembus pertahanan Han Xiu dalam waktu singkat. Satu-satunya cara untuk memecah kebuntuan ini... adalah menciptakan celah mematikan dari seranganku sendiri!)

​Keputusan paling nekat dan berdarah dingin diambil oleh Xuan Chen.

​DEG!

​Di balik kelopak mata kirinya, pendaran bening keabu-abuan meledak dengan daya penglihatan ekstrem yang belum pernah ia kerahkan sebelumnya. Sensasi sakit yang luar biasa bagaikan sepasang jarum membara mendadak menembus otak dan saraf matanya. Darah segar berwarna merah pekat merembes keluar dari sudut mata kirinya, menetes cepat membasahi pipinya.

​Namun, di dalam intipan waktu yang melambat secara ilahi itu, seluruh alur gerakan Xiong Wei, Han Xiu, dan Lu Feng terlihat transparan di mata Xuan Chen!

​Ia melihat alur linier dari pukulan lurus Xiong Wei yang sedang meluncur ke arah dadanya. Dan di posisi yang sama, ia melihat tubuh Han Xiu yang sedang memunggungi posisi kirinya saat menangkis serangan Lu Feng.

​"BOCAH SIALAN, MATI KAU!" raung Xiong Wei seraya mengayunkan tinju raksasanya dengan kekuatan penuh Lapisan Lima Puncak.

​Alih-alih merunduk atau melompat mundur seperti sebelumnya, Xuan Chen justru sengaja menggeser tumpuan kakinya, memiringkan posisi tubuhnya secara presisi!

​BOOOOMMMMM!

​Tinju berbobot ribuan kati milik Xiong Wei menghantam telak di bahu kanan Xuan Chen!

​"UGGGHHH!"

​Erangan kesakitan melengking keluar dari mulut Xuan Chen. Tulang bahunya berderit hebat dan organ dalamnya bergetar. Namun, alih-alih pasrah terhempas secara acak, Xuan Chen sengaja memadatkan kekuatan fisiknya dan meminjam daya dorong raksasa dari tinju Xiong Wei untuk memantulkan tubuhnya meluncur deras bagaikan peluru ke arah Han Xiu!

​Sret!

​Dalam kecepatan ekstrem yang tak terduga, tubuh Xuan Chen yang bersimbah darah mendarat hanya berjarak tiga tapak di sisi kiri Han Xiu.

​Han Xiu membelalakkan matanya terperanjat hebat. "APA?!"

​"LU FENG, SEKARANG!" teriak Xuan Chen dengan suara parau bercampur darah.

​Mata Misterius Xuan Chen yang dipaksa aktif langsung mengunci titik akupunktur ketiak kiri Han Xiu—titik di mana alur pernapasan dan pertahanan Telapak Racun Korosif milik Han Xiu tersumbat saat mengayunkan tangan ke depan.

​Xuan Chen memutar poros pinggangnya yang terluka, menghantamkan tusukan dua jarinya yang membawa seluruh sisa kekuatan fisik Lapisan Tiga lurus ke titik lemah tersebut!

​Di saat yang bersamaan, Lu Feng yang mendengar teriakan Xuan Chen tidak membuang waktu satu tarikan napas pun. Pria berambut merah itu mengerahkan seluruh sisa kekuatan Lapisan Empat miliknya, melancarkan dorongan lima jarinya yang mengeras bagaikan cakar besi lurus dari arah depan ke dada Han Xiu!

​Dua serangan mematikan dari Xuan Chen dan Lu Feng meluncur bersamaan dari dua sudut yang berbeda, mengunci seluruh ruang gerak Han Xiu!

​"T-TIDAK—!" jerit Han Xiu dalam keputusasaan murni.

​Di hadapan koordinasi serangan jepit yang mendadak dan presisi ini, Han Xiu tidak memiliki waktu untuk menarik tangannya, memutar tubuh, ataupun memasang pertahanan fisik!

​Brak! KREEEEK!

​Suara remukan tulang rusuk dan jaringan otot bergema nyaring di tengah pelataran batu saat dua serangan mematikan itu menghantam tubuh Han Xiu secara bersamaan!

​Sanggupkah Han Xiu bertahan dari kombinasikan serangan mematikan ini? Dan apakah Token Darah kedua berhasil dirampas sebelum bel tanda berakhirnya ujian bergema di seluruh Hutan Bayangan?

​Tunggu di bab selanjutnya!

1
Day Chuk
Xuan Chen punya Cheat di mata 🤣
Kausafiksi: Hehehe benar
total 1 replies
Septiana Athorid
makin seru
Kausafiksi: terimakasih
total 1 replies
Day Chuk
lanjut 🙏
Kausafiksi: 👍 siap
total 1 replies
Day Chuk
aku pikir su ling yang akan jafi rekan nya thour
Day Chuk: Hahahha sibuk ngapain thor
total 2 replies
:P @.Ar.world(づ ̄ ³ ̄)づ
mampir ya bro ke buku novel gua (。・ω・。) btw novel mu enak juga ya ceritanya tapi sayangnya fotonya hanya ia mau aku bantu kasih karakter laki laki untuk mu gratis
Kausafiksi: terimakasih sudah mampir 🙏😁

novel mu juga bagus,

semangat😁
total 1 replies
Septiana Athorid
saran thor kamar 405 harus nya pakai nama sajah, kesan fantasi timur nya kurang

tapi so cerita nya menarik.
Kausafiksi: terimakasih saran nya, akan aku pertimbangkan 🙏
total 1 replies
Septiana Athorid
naggung thor, 10 bab langsung biar puas 😁
Septiana Athorid: sehari 2 kali thor
total 2 replies
Day Chuk
lanjut thor di tunggu🙏
Kausafiksi: update satu hari sekali ya jam 19:00 di tunggu sajah 😁🙏
total 1 replies
Day Chuk
bagus cerita nya, anti hero, gue suka yang langsung yanpa bertele tele thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!