NovelToon NovelToon
Plot Twist : I'M The Villainess

Plot Twist : I'M The Villainess

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Fantasi
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: blumoon

Genre: Fantasi Modern, Romantis-Komedi, Isekai

Elia said : Gue boleh jadi antagonis, tapi minimal tetep punya akhlak lah ya!

Gimana jadinya kalau seorang gadis Gen Z super santuy bernama Elia tiba-tiba terbangun di dalam dunia webnovel romansa klise yang sering dia baca? Alih-alih jadi tokoh utama yang disayang semua orang, Elia malah apes tingkat dewa: dia masuk ke tubuh si villainess (tokoh jahat) yang punya nasib tragis dan bakal mati mengenaskan di pertengahan cerita!
Novel itu berjudul "Gadis Desa dan Sang Taipan" sebuah kisah cinta menye-menye tentang gadis kampung polos yang dicintai setengah mati oleh seorang taipan muda nan kaya raya. Masalahnya, si taipan kaya ini adalah tunangan Elia di dunia tersebut. Berdasarkan alur asli, Elia harusnya mati karena terlalu bucin dan terobsesi merusak hubungan mereka.
"Yang bener aja?! Masak gue harus jadi villain? Mana mati di tengah cerita lagi. Sial banget!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blumoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 : Aksi Heroik Salah Server dan Penculikan Siang Bolong

...~ HAPPY READING ~...

...|...

Pukul 11.00 siang. Terik matahari mulai membakar jalanan ibu kota. Elia, yang tadinya berniat pergi ke gedung HELX CORP untuk menemui Alex setelah insiden pesan "Oke suami ku", mendadak menghentikan langkahnya. Perutnya mendadak berbunyi, menuntut untuk diisi terlebih dahulu. Tanpa pikir panjang, gadis itu memutuskan untuk singgah di sebuah kedai makanan pinggir jalan.

Namun, saat Elia sedang berdiri menanti pesanan makanannya selesai dibungkus, matanya tak sengaja menangkap keributan di seberang jalan.

Tak jauh dari sana, tampak seorang wanita berwajah anggun tengah ditarik dan dipaksa secara kasar oleh beberapa pria berbadan kekar untuk masuk ke dalam sebuah mobil minibus hitam. Wanita itu adalah Leila!

Elia seketika panik. Gadis itu mengedarkan pandangan ke sekeliling jalan raya. Hasilnya? Nihil. Orang-orang di sekitar lokasi kejadian justru sengaja memalingkan wajah, berpura-pura tidak melihat keributan tersebut karena takut terseret masalah.

"Oii...!" teriak Elia kencang tanpa berpikir panjang.

Jiwanya mendadak terpanggil. Gadis itu melesat berlari kencang berniat menolong Leila. Namun, harapannya untuk menjadi pahlawan seketika buyar. Ternyata komplotan itu bukan hanya berisi dua orang! Tiba-tiba, dua pria bertubuh tinggi besar dan penuh tato keluar lagi dari dalam pintu mobil.

Elia mendadak menghentikan langkahnya, meneguk ludah kasar.

‘Sial! Gimana gue ngelawan empat pria sebesar gajah gini?!’ batin Elia bingung setengah mati.

"Lari! Jangan pedulikan aku!" teriak Leila dari dalam cengkeraman para pria itu. Sejujurnya, Leila sendiri sangat bingung apa kesalahannya hingga disergap secara tiba-tiba oleh orang-orang bertopeng ini di siang bolong.

"Tolong...! Woii, nggak lihat ini ada kejahatan di siang bolong?!" teriak Elia kencang seraya melambaikan tangannya ke arah pejalan kaki. Namun lagi-lagi hasilnya nol besar. Semua orang di sekitar tetap diam seribu bahasa, seakan-akan terlahir tuli.

"Sialan! Woy, lu semua tuli ya?!" amuk Elia frustrasi.

Melihat ada saksi mata yang terus berteriak memancing perhatian, pemimpin komplotan itu menudingkan jarinya ke arah Elia. "Bawa cewek itu juga!"

"Gak mau! Lepas...!" Elia berontak sejadi-jadinya saat dua pria kekar mencengkeram kedua lengannya dari belakang. Namun, sekuat apa pun Elia berusaha melawan, tenaga fisik gadis itu tetap kalah telak.

"Diam! Jangan berisik!" bentak salah satu penculik seraya mendorong Elia dan Leila secara kasar masuk ke dalam jok belakang mobil. Brak! Pintu sliding ditutup dengan keras.

Dua pria lainnya tidak ikut masuk ke dalam mobil, melainkan mengiringi dari belakang menggunakan sepeda motor untuk mengawal perjalanan.

Di dalam mobil, tangan dan kaki Elia serta Leila langsung diikat kencang dengan tali tambang plastik. Kondisi itu membuat Elia sama sekali tidak bisa bergerak. Mencoba menggunakan jurus kepanikannya, Elia mulai mencerocos tanpa henti untuk mengacaukan konsentrasi para penculik.

"Om... ini kekencengan, sakit! Om, pengen pipis! Om, aku laper! Om, belajar matematika dulu yuk!" cerocos Elia bertubi-tubi tanpa jeda napas.

Pria di jok depan yang sedang menyetir akhirnya hilang kesabaran. "Diam!" bentaknya kasar. Tanpa basi-basi, ia mengambil gulungan lakban hitam lebar dan menyumbat mulut Elia secara paksa.

"Emmm...!" Elia terdiam seketika, matanya mendelik pasrah.

‘Sialan! Oii Sistem, nongol gak lu?! Sistem! Sistem! Oii Sistem setan lu ya! Kalau gue gak butuh, muncul terus. Waktu-waktu genting gini malah ngilang! Lain kali kalau mau offline, tinggalkan cheater yang berguna dulu napa buat jaga diri! Kalau kayak gini gimana gue ngelawan nya, huaaaa! Awas aja lu kalau nongol nanti!’ batin Elia memaki-maki Sistem di dalam kepalanya yang tak kunjung merespons.

Leila, yang terikat di samping Elia, menatap gadis di sebelahnya itu dengan sorot mata penuh haru dan rasa bersalah. "Kalau kamu lari dan gak berusaha nolongin aku, kamu pasti gak bakal ada di sini... Terima kasih ya, kamu baik sekali padahal kita sama sekali tidak saling kenal," ujar Leila tulus dengan suara bergetar.

"Emm... Emmm!" (Gue jahat bukan baik! Tadi tuh gue lagi salah server aja!) sahut Elia dari balik lakban, mencoba meluruskan kesalahpahaman. Namun sayang, Leila tidak paham sama sekali arti gumaman tersebut dan justru mengira Elia sedang menenanginya.

tiga puluh menit perjalanan yang mencekam berlalu. Mobil akhirnya berhenti di sebuah bangunan pabrik tua terbengkalai di daerah pinggiran kota yang sepi.

"Emmm!" (Lepasin gue!) Elia terus meronta dan memutar tubuhnya berusaha membebaskan diri saat diseret keluar dari mobil.

Namun, tanpa sengaja, jemari kasar salah satu pria penculik menarik kuat kerah piyama bagian atas Elia hingga

KREK!

Baju bagian atas Elia robek secara brutal. Akibat dorongan rasa kaget dan refleks murni pertahanan diri, kaki Elia melayang kencang ke atas!

BUGH!

"Akkhhhhh!"

Tendangan telak dari sepatu Elia sukses mendarat tepat di area 'burung kicau mania' milik si penculik! Pria itu seketika mengerang kesakitan luar biasa, membungkuk dan ambruk memegangi selangkangannya.

"Emmmm!" (Baju gue koyak sialan! Argh, gimana ini!) Elia panik setengah mati. Robekan kain itu membuat area dadanya sedikit terekspos. "Emmmm!" (Apa lu lihat-lihat?! Mati gue, gue gak mau diperkaos di sini!)

"Jangan! Jangan apa-apa kan dia!" teriak Leila tegas. Wanita itu sekuat tenaga menggerakkan tubuhnya yang terikat, melompat pasrah ke arah Elia dan menutupi tubuh Elia menggunakan badannya sendiri.

Pria berkulit hitam di dekat mereka menyeringai mesum melihat robekan baju Elia. "Bos... boleh juga tubuh gadis cerewet itu."

"Emmm!" (Jangan apa-apain gue!) Elia berusaha berteriak di balik lakban. Tanpa sanggup ditahan lagi, air mata ketakutan keluar begitu saja membasahi pipinya.

Pria yang ditendang tadi meletupkan amarahnya. "Ketua! Gadis itu kasih ke aku dan Jams! Wanita ini beraninya menendang harta berharga milikku! Dia harus ngerasain bagaimana nikmatnya harta ini—"

"Jangan! Belum saatnya," potong sang Pemimpin tegas dengan wajah dingin. "Kalau pelanggan tidak mau, kalian boleh mengambilnya nanti. Sekarang bawa mereka masuk!"

"Emmm!" (Enggak! Gue gak mau, hikss... baju gue...) Elia menangis sesenggukan. Rasa takut yang sangat nyata menyergap jiwanya.

Melihat Elia menangis ketakutan, Leila menaikkan kedua tangannya yang terikat lalu memeluk erat tubuh Elia, menyembunyikan robekan pakaian gadis itu di dalam dadanya. "Emm... (Makasih, hiks...)" bisik Elia lirih di dalam pelukan hangat Leila.

"Bos, gimana ini?" tanya Jams.

"Kami bisa jalan sendiri!" potong Leila cepat dengan nada suara tegas penuh keberanian, mencoba melindungi Elia dari sentuhan fisik pria-pria bangsat itu.

Pemimpin penculik mengangguk pelan. "Biarkan mereka jalan sendiri. Bawa ke ruangan di ujung, kunci pintunya. Ambil tas dan handphone mereka."

Akhirnya, dalam posisi saling berpelukan erat guna menutupi pakaian Elia yang koyak, Elia dan Leila berjalan menyamping menyerupai kepiting mengikuti giringan para penculik di belakang mereka.

"Masuk! Tas sama handphone—"

"Di mobil!" potong Leila cepat sebelum penculik itu menggeledah tubuh mereka. "Tas, handphone, dompet, semuanya ada di dalam mobil tadi! Kami tidak sempat membawa apa pun!"

"Be—"

"Kalau tidak percaya, periksa saja di dalam mobil!" tantang Leila berani.

Namun, usaha Leila mengecoh gagal saat pria bernama Jams mendadak mendekat membawa dua barang. "Jams, ini..." panggilnya seraya melempar dua tas dan dua ponsel ke arah sang Ketua. "Kasih ke Bos ya, itu punya mereka berdua. Aku mau beli makanan dulu, Bos lapar katanya. Jams, jangan lupa kunci pintunya."

"Masuk!" Jams mendorong Elia dan Leila secara kasar ke dalam sebuah ruangan kecil, gelap, dan sempit.

Bruk! Mereka berdua hampir jatuh terduduk di atas lantai semen yang dingin.

Ceklek!

Suara pintu besi tua itu ditutup rapat dan terkunci dari luar, meninggalkan Elia dan Leila dalam kegelapan yang menyelimuti ketakutan mereka.

...Bersambung ...

1
Tamaa
lu siapa kira pede banget, harus banget gitu setiap orang harus terpesona ngeliat lu
Cimol krispy
bahkan selama ini yang bikin Leila nggak bisa kamu temukan dimana² itu ya pamanmu itu Arton
Cimol krispy
sekebal²nya sama hukum, tapi ya nggak terang²an didepan umum juga kalo mau nyulik orang
Aquarius97 🕊️
beruntung banget, ada Arumi yang perhatian.. langka banget loh Lei orang kaya Arumi
Aquarius97 🕊️
bukan gara-gara pusing sebenarnya, tapi pucat gara2 kaget ketemu cintanya wkwk
Myz Pena
elleh malah minta tolong sama alex.. kamu lakuin aja sendiri 🤧
Myz Pena
hiii ngerinya 🤧
Myz Pena
ini om alex kah 🤭🤣
ginevra
eila emang cewek tangguh amat ya...
ginevra
jeng jeng jeng!!!! cepetan cepetan tancap gass
ginevra
peka banget deh om alex, cepatan om!!! keburu jauh orangnya
Putry Chan
aku setuju! mkanya Arton nekat batalin. lebih baik malu sebentar di depan umum dari pada menderita seumur hidup
Kartika Candrabuwana
wah dengan penampilan seperti itu... paling iri dengan elia karena kalah cantik. j
❤️𝐙⃝🦜༄⃞⃟⚡⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰W⃠
itu 3 bawahan alex kan udah terlatih, nggak ada niatan balas dendam gitu ke keluarga paman nya?
secara pasti udah ada dukungan alex juga kan
❤️𝐙⃝🦜༄⃞⃟⚡⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰W⃠
helena nggak tau, kalau sumber uangnya alias om om ganteng nya marah bisa gaswat 🤣🤣🤣🤣
Aquarius97 🕊️
kek, kuat-kuatin hati dan jantung ya kek... setelah ini Helena dan Arton akan berulah 😭
Aquarius97 🕊️
weladalah... Alex kok sampe sini wkwk 🤭 tolong Carikan dia calon bini Arton, dia abis patah hati 🤭
Cimol krispy
walaupun kamu suaminya ya kalo diruang tindakan ya tetep ga boleh masuk alex
Cimol krispy
dramatis banget pokoknya proses evakuasi mereka
Tamaa
gak etis malah diumumkan di depan publik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!