NovelToon NovelToon
Transmigrasi Wanita Miskin Menjadi Istri Bos Kaya

Transmigrasi Wanita Miskin Menjadi Istri Bos Kaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Perjodohan / Mengubah Takdir
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: hazelnut_krim

zoeya, dia adalah mahasiswa miskin yg berkuliah di universitas empire state. suatu hari ia pergi ke perpustakaan terkenal dan terbesar di kotanya, yaitu CENTRAL INTERNATIONAL LIBRARY.
ia membaca buku catatan dan satu buku novel romansa yg bercerita tentang seorang bos terkaya yg dijodohkan dengan seorang wanita miskin yg cantik dan lumayan pintar, berprestasi dan banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai perlombaan antar negara, antar universitas, nasional maupun internasional, tapi karna dia dilahirkan dari keluarga miskin, orang yg berada disekitar nya sedikit tidak nyaman, bahkan keluarga suami, keluarga nya dan suami nya sendiri pun bersikap sama seperti orang luar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hazelnut_krim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#bab 21

setelah elvina berpamitan pada lyra untuk pergi ke luar dan berjalan jalan sebentar, ia langsung menghampiri bi siti dan irene yg sedang menyiram bunga di taman

"bi siti, irene" panggil elvina, bi siti dan irene langsung menoleh, mereka melihat elvina yg berjalan lurus ke arah mereka

"eh nona vina, ada apa non?" tanya bi siti yg lalu menghampiri elvina di kursi taman, begitu pula irene

"iya non ada apa? Kaya nya semangat banget" sahut irene, sebelum menjawab elvina menatap bi siti dan irene sambil tersenyum manis pada mereka

"kalian hari ini ga kemana mana kan?" tanya elvina pada mereka berdua, bi siti dan irene saling menatap satu sama lain

"emang kenapa ya non?" irene yg mendekatkan tubuh nya pada elvina

"ga papa si, vina cuman nanya aja sama kalian. Kalau kalian hari ini ga kemana mana bisa kan temenin vina jalan jalan di luar?" vina yg menatap mereka dengan tatapan penuh harap, mata nya yg berbinar membuat bi siti dan irene merasa tidak enak jika menolak, apa lagi mereka berdua jarang sekali keluar dari rumah besar itu, begitu mendengar permintaan elvina, mereka menyetujui dengan sepenuh hati

"boleh donk non, kita mau jalan jalan ke mana?" irene yg bersemangat

"ada lah pokok nya, kita jalan jalan aja hari ini sambil refreshing, sekali sekali kan" elvina yg menaikkan alis nya dengan pede, hal itu membuat irene dan bi siti terkekeh kecil

"yaudah kalau gitu kita mau siap siap dulu ya non, non vina tunggu kita di sini aja" ucap bi siti yg menggenggam tangan irene untuk masuk dan segera bersiap agar vina tak menunggu lama, elvina hanya mengangguk mengiyakan perkataan bi siti, sembari menunggu bi siti dan irene, elvina mulai memakan buah yg berada di meja bundar itu, tanpa di duga lyra menghampiri elvina yg tengah memakan buah dengan santai

"vina, kamu masih di sini rupanya" ucap nya yg lalu duduk di sebelah elvina dengan senyum manis di wajah nya

"loh tante, tante belum berangkat kerja? Kirain vina udah berangkat tadi" jawab elvina yg membalas senyuman lyra

"iya tante habis ini mau berangkat ke kantor, tapi sebelum tante berangkat ke kantor, tante mau ngasih kamu ini" lyra yg memberikan sebuah kartu pada elvina

"hah? Ini apa tante? Kok di kasih ke vina?" tanya vina penasaran

"itu kartu atm tante sayang, kamu bisa pake uang di dalam nya kalau kamu mau belanja di mall" mendengar itu mata elvina langsung berbinar, ia tak percaya bahwa ia bisa memegang kartu hitam yg hanya di miliki oleh orang tertentu

'wahhh ini beneran kartu hitam yg kaya di drama drama itu? Ini bukan mimpi kan? Ini beneran gw lagi megang black card kan? Astaga ya ampun gw hoki banget bisa megang ni kartu' ucap elvina bangga dalam hati, ia merasa semua nya hanya lah mimpi, lyra yg mendengar isi hati elvina terkekeh kecil sambil geleng geleng kepala, ia merasa lucu dengan tingkah calon menantu nya itu

"kamu bisa pake kartu itu el, kalau kamu mau belanja banyak di mall ga papa pake aja, habisin juga ga papa, nanti tante kasih lagi" ucap lyra yg menambah semangat elvina, elvina merasa tak rugi juga dia masuk ke dunia novel, dia jadi bisa merasakan kehidupan orang kaya yg selama ini dia inginkan, dia juga bisa merasakan bagaimana memakai kartu hitam dan berbelanja sepuasnya

"makasih tante, elvina ga tau harus bilang apa tapi intinya makasih banget ya tan" elvina yg lalu memeluk lyra dengan erat, dia juga mencium pipi lyra tanpa sadar karna saking bahagia nya, lyra yg merasa ciuman pipi dari elvina mematung sejenak, dia belum pernah merasa dicium pipi sebelum nya oleh putra nya, dia baru pertama kali merasakan itu

'jadi gini ya rasanya di cium pipi sama anak' lyra yg terharu, ia terus menatap elvina yg tengah memeluk nya, elvina kemudian melepaskan pelukan nya dengan lembut lalu tersenyum manis pada lyra

"makasih ya tante, tante baik banget sama vina, makasih tante makasih" elvina yg terus mengucapkan terima kasih pada lyra, lyra hanya mengangguk sambil tersenyum manis pada elvina, dia juga merasa kan bahagia karna senyuman dari elvina, ia sekarang merasa kalau sehari tanpa senyuman elvina dan tanpa melihat elvina bahagia rasanya ada yg kurang dan merasa seperti ada yg hilang

"yaudah kalau gitu kamu seneng seneng ya, tante mau pergi ke kantor dulu" lyra yg kemudian mencium kening vina, vina hanya mengangguk sambil terus tersenyum, hingga akhirnya bi siti dan irene tiba, mereka menundukkan kepala pada lyra karna papasan dengan nya, lalu segera menghampiri elvina yg sudah menunggu

'jadi gini ya rasanya jadi menantu keluarga kaya? Aaaa serasa enak banget deh idup gw sekarang, akhirnya gw bisa ngerasain megang black card, apa lagi ini kan kartu yg terkenal isinya itu bisa sampe 100 milliar, kaya nya gw bakal ngurungin niat gw buat kembali ke dunia gw deh, idup di sini ternyata ga buruk juga, kalau sehari gw bisa dapetin isi di kartu ini lebih banyak lagi tambah semangat gw tinggal di sini' ucap nya dalam hati lalu mencium kartu itu cukup lama sambil memejamkan mata nya, ia merasa bangga bisa memiliki kartu hitam itu, irene dan bi siti yg melihat itu hanya menggelengkan kepala nya sambil tersenyum, mereka merasa kalau elvina memang orang yg lucu dan menggemaskan

"non kita mau pergi sekarang?" tanya bi siti yg masih menundukkan kepala nya pada vina, begitu pula irene

"iya donk kita berangkat sekarang, gasss" elvina yg sangat bersemangat, bi siti dan irene kemudian mengikuti vina dari belakang, begitu pula pengawal lucas yg di tugaskan untuk mengawal elvina selama bepergian, melihat elvina yg keluar dari rumah, mereka langsung mengikuti nya dari belakang tepat di belakang bi siti dan irene, sedangkan elvina yg berjalan di depan bagaikan bos

1
Rev
🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!