NovelToon NovelToon
HANUM

HANUM

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:808
Nilai: 5
Nama Author: Lukmanben99

kau hadir saat ku benar benar merasa hancur dan nyaris gila dengan alur cerita hidupku. kau seperti malaikat tak bersayap yg di utus tuhan untuk menyadarkan dan menyelamatkan hidupku.


tanpamu aku bukan lah siapa siapa, tanpamu aku hanya orang hina yg kehilangan arah tujuan hidup.

takan cukup aku mengucap kata terimakasih kepadamu, atas segala kebaikan dan ketulusan hatimu.


kaulah jawaban do'a dalam hatiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lukmanben99, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

rayuan kekasih dan mengingat kebaikan

*di jalan*

Dalam perjalanan, saat di motor elina tidak memelukku, elina diam saja tanpa kata sepatah pun, ia masih kesal kepada ku, lalu aku menoleh ke arahnya, namun ia malah buang muka.  kemudian aku tersenyum dan membuatkan pantun untuknya.

" BELI BATIK KE TANAH MERAH, PULANGNYA BELI KEDONGDONG,,,,HEY CANTIK UDAH JANGAN MARAH DONG....!! " Ucapku dengan lantang sambil mengendarai motor, lalu elina tersenyum. Namun ia masih kesal. kemudian aku berpantun lagi.

" JALAN JALAN KE CIAMIS, DI JALAN KETEMU SI AYUM, PULANGNYA BELI KEDONGDONG, HEY KAMU YANG MANIS, SENYUM DONGG.!." Ucapku dengan sama lantang. Aku tersenyum menoleh ke arahnya, dan ia pun tersenyum lepas mencoba menahan tawa.  lalu aku berpantun lagi untuk terakhir kalinya.

" BUAH SEMANGKA BUAH MANGGA, Di TAMBAH BUAH KEDONGDONG, KAYAKNYA SEGER BANGET LIN PANAS PANAS GINI.." ucap ku, lalu elina ketawa dan memukul pundak ku.  aku pun ikut tertawa.

" Gak jelas, gak nyambungg banget deh,  kenapa harus ada buah kedongdong nya sih...!! " Ucap elina sambil ketawa, aku senang melihat elina bisa ketawa dan gak ngambek lagi kepadaku.

Sesampainya di depan rumah elina, elina turun dari motor ku. Dan sementara mamahnya elina, tanpa aku sadari mamahnya elina melihat kedatanganku, mamahnya mengintip dan memperhatikan kami berdua dari jendela dalam rumahnya.

" Kang makasih ya udah anter aku pulang..!" ucap elina.

" Iya sama sama lin, udah kamu jangan ngambek lagi ya cantikk..." Ucap ku mencandainya sambil mencubit pipi elina, dan sementara mamahnya elina tersenyum melihatnya.

" Iya kang,,, gak kok..!!" Jawab elina tersenyum kepadaku.

" Yaudah lin aku pergi dulu ya..!!.." .

" Iya kang, hati hati ya di jalan..dah..!! " Ucap elina sambil melambaikan tangan, dan aku pun tesenyum, dan kemudian pergi.

Saat elina hendak berjalan masuk rumah, tiba tiba mamahnya keluar menghampiri elina.

Mamahnya  berjalan menghampiiri elina yang baru saja datang pulang sekolah itu, elina menyapa dan bersalaman kepada mamahnya.

Elina mengira mamahnya akan marah kepadanya, karena elina pulang dengan ku.

" Yang  barusan siapa..? " Tanya mamahnya.

" Emm, temen aku mah.." jawab elina dengan gugup.

" Temen apa pacar...kok deket banget keliatanya, pake cubit cubit pipi kamu segala..hayoh ngaku, temen apa temen..!!!" ucap mamahnya mencandai elina.

Elina tersipu malu. " Apaan sih mamah ah..!”.

" Ouh iya, laki laki itu yg waktu itu sama kamu itu kan, selepas pulang sekolah..? " Tanya mamahnya.

Selina gugup dan bingung saat mamahnya bertanta seperti itu." Emm.." elina enggan menjawab nya.

" Udah ngaku ajah gak usah bohong, mamah tau kok. tapi kok dia gak pake seragam sekolah ya..? Bukanya dia masih sekolah..? " Tanya mamahnya heran.

" Emm dia lagi libur sekolah mah.." ucap elina. Elina berbohong. elina tidak mengatakan bahwa sebanarnya aku putus sekolah.

" Ouh, emangnya kamu kenapa gak pulang sama papah..? " Tanya mamahnya.

" Iya mah, soalnya  tadi aku telpon papah gak bisa jemput,  lagi sibuk katanya.." jawab elina.

" Ouh gituh.. " ucapnya, lalu pandanganya tertuju ke jalan arah aku pergi tadi. " Kalau boleh mamah tau, lelaki yang sama kamu itu siapa namanya..?" Tanya mamah sambil menatap jalanan.

" Namanya satria, kenapa emang mah..? " Ucap elina.

" Ouh namanya satria. Ternyata dia baik juga ya orangnya.." ucapnya, dan tersenyum.

Elina merasa heran mengapa tiba tiba mamahnya menilaiku orang baik. " Baik,? Baik gimana maksudnya mah..? " Tanya elina dengan heran.

" Gak,,, gak papa, udah kamu masuk gih, bibi udah siapin makan siang buat kamu.." suruh mamahnya.

" Iya mah.." ucap elina, dan ia pun berjalan masuk rumah.

_ Baik?, kok mamah bisa bilang satria orang baik ya..? Kenapa ya.?_Dalam hati elina dengan penasaran sambil berjalan  masuk rumah.

Dan sementara mamahnya elina yang masih berdiam diri di depan gerbang rumahnya. Ia  menatap kembali ke arah jalan. Lalu ia teringat hari hari lalu.

*dalam ingatan mamahnya elina beberapa hari lalu*

Saat itu mamahnya elina selepas pulang belanja dari sebuah toko.  saat dia berjalan se orang diri menuju mobilnya di parkiran, tiba tiba saja ada yang menjambret tas nya, dengan panik mamahnya elina berteriak minta tolong.” TOLONG JAMBRET, TAS SAYA DI JAMBRET, TOLONGGG” teriakannya berulang kali.

dan sementara aku kebetulan saat itu aku ada di tempat itu.  saat itu aku baru saja selepas mengantarkan teman ku, saat aku hendak menaiki motorku untuk pergi, aku mendengar suara ibu ibu berteriak jambret dan meminta tolong, dan aku melihat jambret itu berlari ke arah ku, aku langsung turun dari motor dan mencoba mengagalkan aksi jambret itu, kemudian aku memukul jambret itu dengan keras menggunakan helm ku.

_Bugh_ helm itu menhantam kepala jambret dengan keras, sampai ia terjatuh.  aku langsung merebut tas ibu ibu itu dari tangan jambret tersebut. “ pergi loe, sebelum masa yang mukulin loe.” Suruhku kepada jambret itu.

Dan jambret itu langsung berdiri dan berlari pergi meninggalkan tempat itu. Saat itu aku tidak tau bahwa ibu ibu yang ku tolong itu adalah mamahnya elina.

Kemudian mamahnya elina berjalan menghampiri ku, semakin dekat. aku terdiam sejenak kaget.  ternyata orang yang aku tolong adalah mamahnya elina.

" ini tas nya tante.." ucapku sambil memberikan tasnya itu dengan perasaan malu dan berpura pura tidak mengenalnya.

" Kamu..? " Gumannya  dengan heran menatapku. ya karena dia mengenal ku,  ia pun mengambil tas itu dari tangan ku. "  makasih banyak ya, kamu udah nolongin tante, kalau gak ada kamu mungkin tas tante hilang di ambil jambret tadi..." Ucap mamahnya dengan tutur kata lembut.

" Iya sama sama tante.." jawab ku dengan tersenyum.

" Kalau gak salah kamu yg waktu itu bawa pergi anak tante ya, selepas pulang sekolah..? " Tanya mamahnya dengan yakin.

Aku berpura pura tidak tau. " Yang mana tante, bukan, tante salah orang kali, yaudah tante saya permisi dulu.." jawabku.

 dan sementara mamahnya elina sangat yakin bahwa aku lah orang yg dia maksud itu, namun saat itu ia tidak begitu memperdulikan soal kejadain saat aku membawa elina dulu. saat aku hendak pergi, dia menahan ku.

" Tunggu sebentar, ini tante ada uang buat kamu, sebagai tanda terimakasih tante karena kamu udah nolongin tante.." ucapnya tulus, sembari memberikan uang itu kepadaku.

 aku tersenyum. " Maaf tante saya gak bisa terima uang ini,  gak usah tante makasih , saya ihklas kok nolongin tante.." ucapku menolak halus uang yang ia berikan itu kepadaku,  ia tetap memaksa ku untuk menerima uangnya itu, namun aku tetap menolaknya, dan kemudian aku langsung pamit dan berjalan pergi. Dan sementara mamahnya elina sejenak terdiam melihat kepergian ku sambil memegang uangnya itu, lalu ia tersenyum haru menatap kepergianku.

Itulah dalam ingatan mamahnya elina, dan itulah alasan mengapa  mamahnya elina menyatakan bahwa aku orang baik.

Setelah mamahnya elina mengingat kejadian itu, kemudian ia berjalan masuk ke dalam rumahnya.

*di rumahku*

Dan sementara aku setelah mengantarkan pulang elina.  sesampainya aku di rumah, aku melihat asep dan istrinya itu sedang memindahkan barang barang dari mobil pick up ke dalam rumah ibuku.

aku menghampirinya dan bersalaman dengan mereka." Akang mau tinggal di sini sekarang..? " Tanya ku.

" Iya, kasian umi sendirian, ada loe ngelayap mulu." Ucap asep sembari mengangkat barang perabotan rumahnya Dari mobil.

" Iya kang mending tinggal di sini aja sama umi,  iya kasian umi sendirian mulu di rumah.." ucapku.

" Udah bantuin gue pindahin barang nih.." timpal asep.

" Iya kang.." ucapku, dan aku pun membantunya.

1
T28J
keren kak, saya kasih hadiah ya /Rose/
Lukman Hakim: terimakasih kak😊😊😊
total 1 replies
T28J
oalah tanda kurung itu artinya lagi di telpon kah 🤭 sempet kaget aku kak 🤣👍
Lukman Hakim: iya aku belum sempet sampe situ ngerevisi nya kak, 😁
total 1 replies
T28J
like follow and subscribe guys, cerita si Thor menarik
Lukman Hakim: terimakasih T28j 😊
total 1 replies
Lukman Hakim
iya maaf kak, terimakasih atas pengamatanya, nanti saya perbaiki, mohon maaf jika ada salah kata atau kurangnya huruf dalam tulisan kisah ini🙏
Manusia Ikan 🫪
kayaknya kamu terlalu banyak menggunakan kata "Itu"🕵
Manusia Ikan 🫪: ooh tentu saja, kota memang harus saling mendukung ✋🤓🤚
total 3 replies
T28J
saya like dan tonton hadiah ya 👍
Lukman Hakim
nanti aku baca lagi juga karya kakak.😊
EvhaLynn
Seru Ceritanya😁
Lukman Hakim: iya, nanti lebih seru kak, saat mereka berpisah nanti.
total 1 replies
EvhaLynn
Saya Sangat Menyukai Cerita Novel Mu Author😉
Lukman Hakim: maksih kak.😊
total 1 replies
Lukman Hakim
baik kak, nanti saya kunjungi karya kaka, mohon saling dukung nya ya😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!