Kisah seorang anak perempuan yang selalu mendapatkan ketidakadilan dari sang ibu. gadis itu sering di bandingkan dengan saudara saudara nya sendiri. karena tuntutan ibunya, Lusiana harus terjun menjadi wanita malam, di sebuah club ternama di kota.
bagaimana car gadis itu bertahan dari keras nya dunia. apakah gadis itu mampu bahagia, atau malah sebaliknya?? ikuti kisah Lusiana sekarang juga!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.21
Lili yang di tanya langsung menoleh kaget. Dan lebih kaget nya adalah, pria di hadapan nya memakai jas rapi seperti nya dari kalangan atas.
"Maaf, anda siapa ya?" tanya Lusi dengan nada heran nya. apalagi tiba tiba ada yang mencari teman nya saat ini.
Rendi langsung menjelaskan niat nya, mencari keberadaan Lusi saat ini.
"Oh, mencari Lusi ya. Dia sudah pulang ke kampung halamannya. kabar terakhir yang aku dengar, ayah nya masuk ke rumah sakit." ucap lili yang menjelaskan.
Mendengar ucapan gadis itu, Rendi terdiam kaku. Dia langsung paham, bahwa situasi gadis itu saat ini kesulitan.
"Baiklah nona, apa boleh aku meminta nomer telpon mu. siapa tau kau tau keberadaan nona Lusi saat ini."
"Hmm, tentu saja. Tapi kamu bukan orang jahat kan?" tanya lili yang memastikan.
"Tentu saja bukan, aku adalah orang yang di suruh mencari keberadaan nona Lusi untuk tuan ku."
"Ouh, baiklah." lalu lili menyebutkan nomor nya untuk pria itu. setelah itu, Rendi pulang dan mengucapkan terima kasih kepada lili.
"Apa yang telah Lusi lakukan ya, kenapa dia bisa berurusan dengan pria kaya itu?" tanya lili dengan bertanya tanya.
"Semoga kau tetap kuat Lusi, aku tau kondisi mu saat ini tak baik baik saja." ucap lili yang merasa iba dengan kondisi sahabat nya itu.
Rendi langsung mencari keberadaan Lusi dengan melacak keberadaan gadis itu. dia mencari informasi setiap detail nya mengenai Lusi. Setiap informasi dari para bawahan nya juga langsung terhubung.
"Bagaimana, apakah ada informasi penting tentang nona Lusi?" tanya Rendi yang mengangkat panggilan ponsel dari anak buah nya.
Anak buah nya langsung menjelaskan setiap detail nya. Bahkan hal itu membuat Rendi mengepalkan tangan nya.
"Kurang ajar, wanita sialan itu berani berani nya menjebak tuan Ken!" ucap rendi yang begitu emosi saat mendengar informasi dari para bawahan nya.
"Nanti aku hubungi lagi, tuan pasti membutuhkan kalian lagi!" ucap rendi yang langsung menutup panggilan ponsel nya.
Dia langsung bergegas menelpon Ken saat ini. Dan memberikan informasi bahwa mami we terlibat dalam penjebakan Ken saat ini.
"Ada apa?" tanya ken dengan nada datar membuat Rendi menghela nafas berat nya. Tuan nya itu terlalu kaku dan membuat nya panas dingin saat berbicara dengan bos nya itu
"Tuan, tentang minuman saat itu, mami we terlibat di dalam nya. Bahkan wanita itu mengirimkan wanita malam untuk tuan, dan berusaha menjebak tuan Ken. Dia juga tak sendirian, manager nya juga terlibat di dalam rencana tersebut. nona Lusi saat ini adalah korban nya tuan, dia tak tau apa apa mengenai permasalahan ini." ucap rendi yang mengucapkan panjang lebar nya, setiap detail dari para bawahan nya tadi.
Tangan Ken mencengkram kuat, tatapan nya semakin tajam. Emosi nya langsung memuncak seketika.
"Suruh bawahan mu, hancurkan bisnis nya, dan bawa dia ke hadapan ku sekarang!"
"Baik tuan." langsung saja Rendi memerintahkan para bawahan nya itu, mereka memiliki tugas penting untuk menghancurkan bisnis we saat ini. Dan membawa wanita itu, kehadapan tuan nya.
Setelah panggilan terputus, tatapan Ken langsung begitu emosi. bisa bisa nya wanita sialan itu menjebak nya. Dan mencoba mengambil keuntungan dari nya. Seperti nya dia terlalu baik kepada wanita sialan itu.
Lalu pikiran nya mengarah pada Lusi, yang tak tau apa apa. Dia merasa begitu ceroboh saat ini.
"Huft,.... Aku melakukan kesalahan yang besar!" ucap nya dengan mencoba menghela nafas beratnya.
Apa mgkin Lusi putri konglomerat yg di culik waktu bayi..