NovelToon NovelToon
DETIK TERAKHIR BERSAMAMU

DETIK TERAKHIR BERSAMAMU

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Diam-Diam Cinta / Penyesalan Suami
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kepahiang Martin

"Aku mencintaimu. Itu sebabnya aku harus menjadi orang paling jahat di dunia."



Semua orang bilang Arsenio itu dingin, kejam, dan tak punya hati.
Terutama bagi Keyla. Gadis itu benci setengah mati pada pria yang tiba-tiba datang dan merenggut segalanya. Keyla benci cara Arsenio memaksanya tinggal, benci tatapan dinginnya, dan benci kenyataan bahwa pria itu seolah menikmati penderitaannya.

"Kau tidak lebih dari budak di sini, Keyla. Jangan harap aku akan bersikap manis."

Setiap hari Keyla berdoa agar Arsenio mati.
Setiap hari Keyla berencana kabur.
Hingga suatu malam, tanpa sengaja ia mendengar percakapan yang memecahkan dunianya.

"Waktumu tinggal 3 bulan, Arsen. Tumor di otakmu tidak bisa dioperasi. Kau akan mati perlahan, dan akan sangat sakit."

"Biarkan saja. Asal dia tidak tahu. Biarkan dia membenciku. Biarkan dia membenciku sampai detik terakhir. Lebih baik dia menangis karena aku jahat, daripada dia hancur karena aku pergi selamanya."

Dunia Keyla runtuh.
Ternyata se

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kepahiang Martin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TANGAN DIBALIK KABUT

Hari itu adalah tanggal yang sangat istimewa dan menyakitkan bagi Keyla. Hari itu adalah tanggal ulang tahun pernikahan mereka yang ke-5, atau lebih tepatnya... tanggal peringatan kepergian Arsenio yang ke-3 tahun.

Sejak pagi buta, Keyla sudah bersiap. Ia mengenakan gaun berwarna putih bersih yang sangat sederhana namun elegan. Ia membawa seikat bunga lili putih kesukaan Arsenio, dan sebuah kotak kecil berisi makanan kesukaan suaminya yang ia masak sendiri dengan penuh cinta.

Perjalanan menuju ke tempat peristirahatan terakhir Arsenio memakan waktu sekitar satu jam. Tempat itu terletak di sebuah bukit yang tenang, udaranya sejuk, dan pemandangannya indah menghadap langsung ke cakrawala. Tempat yang sangat damai, persis seperti yang Arsenio inginkan.

Sesampainya di sana, suasana sangat hening. Hanya terdengar suara desiran angin dan kicauan burung yang sesekali terdengar dari kejauhan.

Keyla berjalan pelan menyusuri jalanan setapak yang bersih. Matanya sudah mulai berkaca-kaca bahkan sebelum ia melihat batu nisan itu. Jantungnya berdegup kencang, perpaduan antara rasa rindu yang membuncah dan rasa sakit yang menusuk jiwa.

Akhirnya, ia berhenti tepat di depan sebuah gundukan tanah yang ditumbuhi rumput hijau rapih. Di tengahnya, berdiri tegak sebuah batu nisan marmer putih yang mengkilap dan bersih.

Tulisan di atasnya terbaca sangat jelas oleh mata Keyla, tulisan yang sudah ia hafal di luar kepala, tulisan yang setiap hurufnya seakan membakar hatinya:

"KUBURAN BAPAK ARSENIO DAVIDE

1995 - 2026

Cintanya abadi, kenangannya tak terlupakan."

Air mata yang sejak tadi ditahan, akhirnya jatuh jua. Mengalir deras tanpa bisa dibendung lagi membasahi pipi putih gadis itu.

"Assalamualaikum, Sayangku..." bisiknya serak pelan, suaranya terdengar putus-putus tertahan isak tangis. "Aku datang ya... Maaf ya kalau agak siangan dikit. Tadi macet dikit di jalan."

Ia meletakkan bunga-bunga segar itu di depan nisan dengan sangat hati-hati. Lalu ia duduk bersila di atas rumput yang agak lembap, tidak peduli kalau bajunya kotor atau dingin. Baginya, tempat ini adalah tempat terdekat ia bisa merasakan kehadiran suaminya.

"Hai Arsenio... Lihat deh, hari ini kita peringatan 3 tahun lho. Cepat banget ya waktu berlalu. Rasanya kayak baru kemarin kamu masih pegang tangan aku, masih bisikin kata sayang ke aku..."

Keyla mengelus permukaan batu marmer yang dingin itu dengan punggung tangannya. Gerakannya sangat lembut, penuh kasih sayang, seolah-olah ia sedang mengelus pipi suaminya sendiri.

"Gimana kabar kamu di sana, Sayang? Baik-baik aja kan? Nggak sakit lagi kan? Nggak dingin lagi kan di sana?" tanyanya bertubi-tubi seakan pria itu bisa menjawabnya. "Aku disini... aku baik-baik kok. Aku kuat. Kamu pasti bangga kan sama aku?"

 

Keyla pun mulai bercerita.

Bercerita panjang lebar seperti biasa.

Ia menceritakan apa saja yang terjadi selama seminggu terakhir. Ia menceritakan tentang pekerjaannya, tentang orang-orang yang ia temui, tentang pemandangan indah yang ia lihat, dan tentang betapa rindunya ia pada suara tawa dan sentuhan pria itu.

"Aku kangen banget, Arsen... Rindu yang nggak bisa diobatin sama apa pun. Terkadang pas malam-malam sepi gini, rasanya pengen teriak sekencang-kencangnya sampai suaraku nyampe ke langit sana, bilang kalau istri kamu ini lagi kangen setengah mati sama kamu."

Isak tangisnya semakin keras membuat bahunya terguncang hebat.

"Kenapa cepet banget kamu ninggalin aku sih? Kenapa nggak tungguin aku bareng sampai tua kayak yang kita janjiin? Aku kesel lho sama kamu... Tapi aku nggak bisa marah lama-lama. Karena aku sayang banget sama kamu. Lebih dari apa pun di dunia ini."

Keyla memeluk lututnya sendiri, membenamkan wajahnya ke dalam lipatan tangan. Ia menangis sejadi-jadinya di depan makam itu, melepaskan semua rasa rindu dan rasa lelah yang menumpuk di dadanya selama ini.

Angin berhembus kencang sedikit, membuat suhu di sekitar sana semakin dingin dan menusuk tulang. Kabut tipis mulai turun menyelimuti area pemakaman itu, membuat jarak pandang menjadi sedikit kabur dan suasana menjadi semakin hening dan mencekam.

Tapi Keyla tidak peduli. Ia tidak merasa takut sama sekali. Di tempat ini, ia merasa aman. Ia merasa sedang berada di dekat orang yang paling ia cintai di seluruh semesta.

 

Tiba-tiba...

Saat Keyla sedang sibuk menyeka air matanya dengan punggung tangan, dan saat ia sedang memejamkan mata merasakan kehadiran suaminya...

TAP!

Perlahan namun pasti, ia merasakan sebuah sentuhan hangat yang sangat nyata di pundak kanannya.

Sebuah tangan...

Sebuah tangan yang besar, hangat, dan kokoh...

Tiba-tiba saja mendarat lembut di bahu rapuhnya itu.

Jantung Keyla seakan berhenti berdetak sepersekian detik.

Napasnya tertahan di kerongkongan.

Seluruh tubuhnya kaku beku tak bisa bergerak sedikit pun.

Keyla terkejut bukan main.

Ia pikir itu angin. Ia pikir itu perasaannya saja. Tapi sentuhan itu... sentuhan itu terlalu nyata. Terlalu hangat. Terlalu berat. Itu pasti tangan manusia!

Dengan hati yang berdebar kencang mau copot, Keyla perlahan-lahan membuka matanya yang sempat terpejam erat.

Matanya terbelalak lebar...

Sangat lebar...

Mata itu memancarkan keterkejutan, ketakutan, namun juga harapan yang luar biasa besarnya.

Siapa ini?

Siapa yang berani menyentuhku di tempat sunyi ini?

Atau jangan-jangan...

Tubuh Keyla gemetar hebat.

Ia ingin menoleh, ia ingin melihat siapa pemilik tangan yang sedang menepuk-nepuk lembut bahunya itu dengan irama yang sangat akrab, sangat menenangkan, dan sangat... familiar.

Tapi karena kabut yang mulai tebal dan karena posisi orang itu berdiri tepat di belakang dan sedikit di sampingnya, wajah orang itu belum terlihat sama sekali.

Yang Keyla bisa lihat hanya lengan baju berwarna gelap dan tangan besar itu yang masih setia memegang pundaknya dengan hangat.

Suasana menjadi sangat hening.

Sangat mencekam.

Sangat misterius.

Hanya terdengar suara jantung Keyla yang berdegup kencang seperti genderang perang.

"Arsen...?" bisik hatinya berharap. "Itu kamu kan? Kamu beneran balik kan?!"

Mata Keyla masih terbelalak lebar, menatap lurus ke depan ke arah nisan suaminya, tidak berani berkedip, tidak berani bergerak, menunggu sosok itu menampakkan dirinya...

SIAPA PEMILIK TANGAN ITU YA, APA ASENIO KEMBALI HIDUP ATAU TANGAN SIAPA YA,, YO KITA BAHAS LAGI CERITA KITA.

1
M ipan
😭🌹
Nesya
mencintai sampai maut memisahkan nyeseeek bgt euy 😭😭😭😭
meongming
semangat thor💪
M ipan: terima kasih kakak atas dukungan nya❤️
total 1 replies
Nesya
baru baca sinopsis nya udah nyesek duluan membayangin bab2 berikutnya fikx bikin mewek ni novel 😭
M ipan: terima kasih kakak sudah mau mampir
total 1 replies
Zia Zee
😭😭😭😭
M ipan: insakallah kakak, semoga kakak setia di buku saya ya🌹
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!