NovelToon NovelToon
Better Half

Better Half

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Penyesalan Suami
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: fei yuu

Bagaimana jika orang yang kamu anggap biasa dan tidak penting dalam hidup mu ternyata adalah belahan jiwamu yang selama ini kamu cari.
Murat terpaksa menikahi Hanna, sahabat dari mendiang istriny zahra. Bagi Hanna ini adalah pernikahan impian karena Murat adalah cinta pertamanya, sedangkan bagi Murat pernikahan ini merupakan amanah yang harus dijalankan demi putranya.
Bagaimana kelanjutan kisahnya... stay tune yah aku harap kalian suka dengan karyaku ini 🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fei yuu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. AKU TAKUT

Irene tiba dikantor dengan penuh kekesalan, tadinya dia pikir Murat akan rela menjemputnya. Ternyata drama yang dia buat sama sekali tidak mempan pada Pria tampan itu.

Alhasil dirinya tetap pergi kekantor diantar oleh sopir keluarganya. Setibanya dikantor orang pertama yang ingin dia temui adalah Murat.

Dia berencana mengadu kepada Pria itu betapa kesulitannya dia tadi. Tetapi belum juga menaiki lift. Ayahnya sudah memanggil dan mengajak dirinya keruangan Presdir untuk membahas masalah pekerjaannya.

Mau tidak mau dia harus mengikuti Ayahnya. Dan mungkin saat jam makan siang dia akan menemui Murat, sekaligus mengajak Pria itu untuk makan siang bersama, pikirnya.

...****************...

Suasana tempat Keanu bersekolah tampak ramai. Banyak orang tua yang sedang menunggu kepulangan anak anak mereka diluar gerbang, begitu juga dengan Hanna.

Wanita cantik itu sedang menunggu putranya. penampilan Hanna sangat sederhana berbanding terbalik dengan para ibu disana yang berpenampilan sangat bergaya.

Terkadang ada beberapa ibu ibu yang menganggap dirinya hanya seorang baby sister. Ditambah lagi Keanu yang memanggilnya dengan panggilan "Tante".

Hal itulah yang membuat Hanna merasa minder, apalagi jika mereka tahu kalau dia adalah seorang menantu dari keluarga Demir. Mungkin dirinya akan dihujat habis habisan.

Keanu sudah keluar kelas, kini dia sedang celingak celinguk mencari ibu sambungnya. "TANTE..." bocah itu berlari mendekati ibu sambungnya yang berdirinya tidak jauh dari kelasnya.

GRAAP,,, Keanu langsung memeluk pinggang Hanna. Begitulah Keanu, dia akan selalu memeluk Hanna dimana pun. " Halo sayang.." Hanna berjongkok untuk memeluk bocah tampan itu.

" Lihat itu Tina, enak yah kerjanya tidak pakai seragam, seperti kita". Dua orang baby sister, yang memang selalu julid terhadap Hanna berkomentar.

" Iya, apalagi sok baik banget, pake peluk peluk anak majikannya ditempat umum". Siti menatap Hanna dengan sinis. Mereka terus saja mengomentari Hanna sampai tidak sadar anak majikannya yang sejak tadi memanggil.

Hanna yang memang tidak tahu menjadi pusat perbincangan dua orang itu pun, melewati mereka begitu saja.

" Ayo sayang kita pulang". Tangan kiri wanita itu menggandeng Keanu, sedangkan sebelah kanannya mendorong stroller baby Malika. Sekolah Keanu masih terletak disekitaran komplek tempat tinggal mereka.

Jadi Hanna tidak terlalu repot menjemputnya, dia hanya perlu berjalan sedikit lebih jauh dari rumah mereka. " Tante aku mau esklim".

" Oke, nanti kita mampir diwarung depan yah". Bocah itu tersenyum bahagia. Mereka berjalan menyusuri beberapa rumah. Jalan Hanna melambat, dia merasakan sakit lagi di area perut hingga ulu hati.

Keanu sangat bersemangat, bocah itu sudah berlari mendahului Hanna. " Tante cepet.." Rasa sakitnya hilang timbul tidak separah saat itu. Jadi Hanna mencoba menahannya. " Jangan jauh jauh nak!"

Keanu yang memang anak penurut mengangguk. Dengan sabar dia menunggu Hanna sambil melompat lompat. Meskipun lambat Hanna berusaha mempercepat langkahnya.

" Tante, lama banget". Dia hanya tersenyum dan menyuruh Keanu masuk terlebih dahulu kedalam warung yang dimaksud. Bocah itu tampak girang memilah milih eskrim yang dia mau.

" tante yang ini boleh". Hanna mengangguk, dia tidak terlalu memperhatikan eskrim apa yang Keanu ambil. Rasa sakit diperutnya semakin menjadi, wanita itu hampir saja jatuh kalau tidak ada seseorang yang memeganginya dari belakang.

" Mbak tidak apa apa?" Sarah memegang Hanna kuat, wajahny sangat cemas. " Ayo mbak, duduk dulu". Sarah memapah Hanna untuk duduk di kursi yang ada didepan warung.

Setelah itu wanita itu meyimpan stroller baby Malika disamping Hanna. Hanna yang memang ingat belum membayar eskrim Keanu. Memberikan dompetnya pada Sarah. Wanita itu mengangguk mengerti maksud Hanna.

Tadinya Sarah tidak berniat ke warung itu, tetapi anaknya terus saja merengek minta dibelikan eskrim. Untungnya dia mengikuti kemauan anaknya, kalau tidak mungkin Hanna sudah jatuh tadi.

Kini mereka sudah duduk berempat didepan warung. "Mbak bagaimana sekarang, apa sudah merasa lebih baik?" Hanna meminum air mineral yang pemberian Sarah.

" Rasa sakitnya sedikit berkurang". Hanna memegang ulu hatinya. " Mbak mau aku antar kerumah sakit?" Sarah berbisik, dia takut Keanu mendengar perbincangan mereka.

Hanna melamun, banyak hal yang dia pikirkan. "mbak...."

" Aku takut Sarah". Mata Hanna berkaca kaca, dia melihat kedua buah hatinya. " Aku takut kalau ini bukan sakit biasa". Mereka saling menatap lama, Sarah seolah mengerti apa yang Hanna pikirkan.

Wanita itu memeluk Hanna. Dia mencoba menguatkan sahabatnya. Hanna pun terisak pelan agar Keanu tidak melihatnya menangis.

1
Nurjannah Rajja
Semoga istrimu diambil Halil, kamu jahat sih, jadi kudoakan yg terburuk buat kamu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!