NovelToon NovelToon
The Claw Of The Tiger

The Claw Of The Tiger

Status: tamat
Genre:Action / Anime / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: EMiYA1

Codename: Claw, adalah seorang Agent Assassin wanita muda yang berasal dari Asia Tenggara. kemampuan dan kekuatannya jauh diatas rata-rata Agent Assassin lain. walaupun ia bekerja sebagai Assassin, bukan berarti dia adalah seseorang yang jahat. ia bergabung kesebuah Organisasi Rahasia berskala dunia bernama "Balance Keeper", sebuah organisasi yang mementingkan dan menjaga keseimbangan dunia. namun itulah yang menjadi masalah, karena organisasi mereka ada sebuah Organisasi Rahasia lainnya yang ingin menghancurkan Balance Keeper. Mereka meneror anggota Balance Keeper lain dan terus-menerus merusak keseimbangan dunia. dan Claw sebagai Agent Assassin dari Balance Keeper, ingin mengungkap dan menghancurkan mereka. karena salah satu tujuan Claw, adalah membalaskan dendam Ayahnya yang telah dibunuh oleh mereka




ini adalah sebuah Light Novel atau Novel Ringan, yang semuanya spontan dari kepala saya. jadi mohon bantuannya ya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiYA1, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 20: The One Who Blocks The Sun Part Finale

Setelah Vera mengalahkan kelompok bertopeng tersebut dan kembali kedalam mobil, suasananya pun menjadi sunyi walaupun Sebastian telah melanjutkan perjalanannya

"The Skull?" tanya Sebastian sebari menyetir

"The Skull" jawab Maria dengan singkat

"bagaimana kau tahu?" tanya Yohan

"tato tengkorak yang berada di pergelangan tangan mereka. grup mereka lumayan terkenal didunia bawah" jawab Maria sebari menyimpan maskernya kembali ke jubahnya

"ku dengar mereka akan melakukan pekerjaan apapun jika bayarannya sebanding" ucap Yohan yang memegang dagunya

"itulah kenapa mereka cukup terkenal, karena menerima pekerjaan kotor" ucap Vera

Vera terlihat menggerakkan pundaknya untuk mengecek lukanya tadi

"untunglah tidak ada Tulang yang retak" gumam Vera

Sebastian mendengar gumaman Vera dan melirik Vera melalui kaca spion dalam

"anda harus tetap memeriksakan nya saat kita kembali" ucap Sebastian

"ya, aku tahu" jawab Vera

Beberapa menit setelah itu, mereka bertiga telah sampai di tempat tujuan. Yaitu sebuah rumah yang cukup normal di pinggiran kota

"seharusnya tempatnya disini" ucap Sebastian

Setelah itu Sebastian langsung memarkirkan mobilnya di pinggir jalan. Lalu mereka bertiga pun keluar dari mobil setelah mesin mobil dimatikan

ekspresi Yohan terlihat serius, lalu ia berjalan ke pintu depan rumah. Sementara itu Vera dan juga Sebastian berdiri disamping mobil sebari melihat sekitar

"sepertinya tidak ada yang aneh" ucap Vera

Yohan yang telah sampai di pintu depan, mencoba membuka pintu. Namun pintu tersebut terkunci, lalu Yohan mencoba mendobrak pintu tersebut menggunakan badannya

Sementara itu Vera tidak memperdulikannya apa yang Yohan lakukan, dan berjalan menuju pekarangan belakang rumah bersama Sebastian yang mengikutinya dibelakang

"hei, kalian mau kemana?" tanya Yohan yang melihat Vera dan Sebastian berjalan ke pekarangan belakang rumah

"pintu depan adalah jebakan. Jika kau membuka pintunya dengan cara didobrak. Bom nya akan terpicu" ucap Vera agak keras sebari berjalan

Mendengar itu Yohan ketakutan langsung menghentikan apa yang ia lakukan, lalu berjalan mengikuti Vera dan juga Sebastian

"apa kau yakin, pintu depannya jebakan?" tanya Yohan kepada Vera

"hmn? Entahlah, aku juga tidak yakin" jawab Vera dengan senyuman kecil di bibir kanan

"jadi yang benar yang mana?!" tanya protes Yohan yang agak emosi

Saat mereka tiba di pekarangan belakang rumah, terdapat sebuah gudang kecil yang pintunya tertutup. Melihat itu Vera langsung berjalan menuju gudang tersebut

Vera mencoba membuka pintu gudang tersebut, yang ternyata tidak dikunci. Lalu ia membuka pintunya secara perlahan dan hati-hati jika ada sebuah jebakan. namun saat dibuka, tidak ada jebakan apapun dan hanya sebuah gudang biasa

"ini.. hanya gudang biasa?" ucap Yohan sebari melihat-lihat sekitar gudang

"seharusnya ada disini" ucap Vera sebari melihat ke lantai

Perhatian Vera tertuju ke karpet yang berada di lantai seperti menutupi sesuatu. Lalu setelah itu Vera menyingkirkan karpet tersebut, yang dibaliknya adalah sebuah pintu bawah tanah

"huh.. Classic" ucap Vera sebari membuka pintu tersebut

"bukankah ini terlalu mudah ditemukan?" tanya Yohan sebari melihat Vera membuka pintu tersebut

Setelah Vera membuka pintu bawah tanah tersebut ia langsung berjalan mengikuti jalan bawah tanah itu

"mungkin hanya preferensi? toko dan rumahku tidak membangun ruang bawah tanah seperti ini" ucap Vera sebari berjalan

"toko?" tanya Yohan

Yohan dan Sebastian pun mengikuti Vera berjalan memasuki lorong bawah tanah tersebut

"toko bunga, aku membuka toko bunga sebagai penyamaran di publik" jawab Vera

tidak lama setelah itu, mereka bertiga telah sampai di ujung lorong. Dan di ujung lorong, terdapat sebuah pintu besi yang tertutup rapat dengan sebuah Kunci Digital

"kodenya adalah sebuah nama? Seharusnya ini" gumam Vera sebari memasukan password dari kunci digital tersebut

yang Vera tulis adalah nama 'Katherina', yang dimana nama Katherina adalah nama asli dari The Vampire. Dengan sekali percobaan, Vera memasukkan kode yang benar. dan setelah itu pintu tersebut terbuka dengan sendirinya

"Bingo! Sudah kuduga kodenya adalah nama dari Vampy" ucap Vera dengan semangat

"Vampy?" gumam Yohan setelah mendengar ucapan Vera

Saat pintunya terbuka, dibaliknya terdapat sebuah ruangan yang cukup luas dan seperti rumah pada umumnya. Setelah itu mereka bertiga pun langsung memasukinya sebari melihat-lihat sekitar

"ini... Isi seperti rumah biasanya. Apa itu berarti rumah yang diatas cuma pengalihan?" tanya Yohan

"ini sesuatu yang normal. Walaupun aku tidak melakukannya sih" jawab Vera

Setelah melihat sekitar, mata Vera tertuju kearah sudut yang terdapat sebuah kasur dan juga meja bersama komputer disampingnya. Namun anehnya komputer tersebut masih menyala

Melihat itu, Vera pun langsung berjalan menuju komputer tersebut. komputer tersebut menampilkan banyak foto seseorang yang berbeda termasuk profil mereka

"ini... Semua foto ini adalah Assassin dari dunia bawah. Aku pernah melihat mereka semua. tapi... kenapa dia mengumpulkan ini" gumam Vera sebari melihat-lihat semua foto yang berada di komputer

"Yohan! Lihatlah ini!" teriak Vera memanggil Yohan

Tidak lama setelah itu Yohan pun sampai dan ikut melihat foto yang berada di komputer. Ia agak kaget, karena foto-foto tersebut adalah foto dari buronan paling di cari

"semuanya... foto buronan" ucap Yohan

Namun setelah itu, ekspresi Yohan pun berubah setelah melihat foto yang familier bagi Yohan

"mereka.... Mereka berdua adalah orang kulihat di malam itu" ucap Yohan sebari menunjuk 2 foto di komputer

Melihat itu, ekspresi Vera langsung berubah. ekspresinya begitu serius, seakan memiliki sebuah dendam kesumat

"Whisper dan Morian? Jadi mereka direkrut oleh Eclipse" gumam Vera

Setelah itu, Vera menegakkan tubuhnya kembali sebari mengeluarkan HP nya. Saat ia hendak menelpon seseorang, Vera menghentikannya dan berpikir kembali

"apa yang harus ku lakukan? Jika ku beritahu Vampy, dia akan langsung membunuh mereka" gumam Vera

"aku harus mengurus mereka sendiri" gumam Vera lagi

Yohan yang mendengar itu, ikut meluruskan tubuhnya kembali sebari melihat Vera

"memangnya kau tahu mereka berdua ada dimana?" tanya Yohan

"Lalu si Vampy ini? Apa dia rekanmu?" tanya Yohan lagi

"aku punya jaringan informasi ku sendiri. dan iya, orang yang ku sebut Vampy adalah rekanku. Dan pemilik tempat ini adalah muridnya" jawab Vera sebari masih berpikir tentang apa yang harus ia lakukan

saat Vera berpikir, ia tak sengaja melihat sebuah kertas terselip di laci meja. dan tidak pikir panjang, Vera langsung membuka laci meja tersebut. Isi dari laci tersebut adalah selembar kertas dan dibawahnya adalah sebuah sebuah amplop. Saat Vera mengambil dan membaca isi kertas tersebut, ia akhirnya menemukan sebuah fakta baru

Isi dari kertas itu, kurang lebih mengatakan jika ia (Murid dari The Vampire) merasa telah diikuti dan diawasi oleh seseorang selama beberapa hari. Ia mencoba menyelesaikan masalah ini sendiri dan tidak melaporkan sesuatu ke markas atau pun ke mentor nya. Dan Itulah alasan, kenapa ia menulis ini dan surat yang berada di amplop

"haah... ini semakin memperjelas, jika pembunuhan itu bukanlah sebuah pembunuhan acak" ucap Vera sebari menghela nafas dan juga mengambil amplop yang berisi sebuah surat

Saat Yohan melihat amplop tersebut, ia agak penasaran tentang amplopnya karena tidak ada tulisan apapun di amplopnya

"Braille? Apa si Vampy itu buta?" tanya Yohan

Seperti kata Yohan, diluar amplop tersebut tidak tidak ada tulisan apapun. namun hanya ada serangkaian titik-titik timbul, yang lebih dikenal sebagai Sistem Braille. Sistem menulis yang digunakan oleh orang yang tidak bisa melihat

"tidak, ia hanya menutup matanya agar ia tidak bisa melihat. Itulah kenapa dia menggunakan sistem Braille"

"aneh.." gumam Yohan

Vera mendengar gumaman Yohan, tapi ia tidak menanggapinya. Lalu Vera melempar amplop tersebut kearah Sebastian, yang dengan mudah Sebastian tangkap

Sebastian menyimpan amplop tersebut kedalam seragamnya. Yohan kembali melihat-lihat isi komputer, mencoba menemukan informasi lain. Sedangkan Vera berjalan ke tengah ruangan, ia menghela nafas panjang seakan ia merasa lebih rileks dari sebelumnya. Karena sekarang, ia hanya perlu menemukan lokasi Whisper dan juga Morian berada, lalu mengorek informasi dari mereka berdua

1
Crimson
mantap /CoolGuy/
KainaZero: jujur aja, liat novel ini yang sepi pembaca jadi nggak semangat buat lanjutin. aku mau stop novelnya dulu disini, soalnya pas banget 60 chapter. dan kalo ku lanjut, pas banget juga soalnya akan masuk ke Arc baru yang jadi Turning Point

maka dari itu, aku ada rencana buat bikin judul novel baru yang genre nya Fantasy yang agak Dark gitu. Ide nya udah ada, dan tinggal eksekusi aja

jadi aku mohon maaf banget, kalo keputusan ini bikin kecewa. aku mau coba upload judul ini ke platform lain, dan liat gimana perkembangannya. jadi ya.. mohon ditunggu kelanjutannya 🙏🙏
total 1 replies
Crimson
kalau itu mah, min jangan di jelasin. Indo tuh memang sarang nya tikus berdasi 😅😅. wkwkwk/Tongue/
KainaZero: warganya hepi, pemerintahnya bikin depresi 🤭
total 1 replies
Crimson
Gas lanjut min/CoolGuy/
Crimson
sorry min gw bacanya cuma ambil penting2 nya doang, ngantuk habis begadang soalnya. ini aja baca jam 4 subuh. asli, mata gw udah gak bisa di bikin melek. wkwk wkwkwk /Sob/
Crimson
lanjut min/CoolGuy/
Crimson
Kok lama up nya min, udah gw tunggu2 juga./Chuckle/
KainaZero: maaf ya.. Mimin bisanya update 1 Minggu sekali. pertama karena kerjaan. kedua karena pusing mikir cerita kedepannya 🙏🙏
total 1 replies
Crimson
Aku curiga deh sama Anastasia, kalau dia ini sebenarnya agen ganda atau mata2 hmmm 🤔🤔
KainaZero: tunggu kelanjutannya yaa 😄
total 1 replies
Crimson
Nggak bisa bahasa inggris /Grin/
Crimson
Hmm! Dari aroma2 nya nih, bakalan ada perang tiga arah. wkwkwk /Facepalm/
Crimson
nampak nya typo lah min. Seharusnya meninggalkan bukan meninggal, kalo meninggal mah orang min/CoolGuy//Joyful/
Crimson: OK /CoolGuy/
total 2 replies
Crimson
Buset! udah kyk HAKI aja bisa di adu aura nya. wkwkwk /Facepalm/
KainaZero: pada dasarnya sama sih. di One Piece, semua mahkluk hidup secara teori punya Haki. tapi cuma beberapa orang aja yang bisa ngebangkitin Haki

disini juga sama, semua orang punya aura. tapi cuma beberapa orang aja yang bisa ngeluarin aura yang sampai bikin orang yang merasakannya itu berlutut, nggak bergerak atau pingsan karena nggak kuat nahan tekanan sama rasa takutnya
total 1 replies
Crimson
Gw. /CoolGuy/
Crimson
Habis ngapain tuh mereka di ranjang, e dah lah. pura-pura polos aja. wkwkwk /Grin/
KainaZero: bisa disesuaikan dengan imajinasi dan pikiran masing-masing 🤭
total 1 replies
Crimson
kalau memang Horus itu benar, bapak nya para dewa-dewi utama Mesir. gak sia-sia gw pernah main game GOW mitologi Yunani dan Nordik. /Chuckle//Grin/
Crimson
bukannya Horus itu bapak nya para dewa ya, dari mitologi Mesir. kyk Zeus bapak dari dewa-dewi Olympus dari Yunani, Odin. Bapak dari dewa-dewi Aesir dari mitologi Nordik./CoolGuy/
Crimson: oh gitu /Facepalm/
total 2 replies
Crimson
Wait wait, bukan nya Evelyn itu seorang pendeta ya, kalau gak salah./Slight/
KainaZero: yup, baca lagi chapter 28 & 29 biar nggak lupa
total 1 replies
Boy Permana
semangat /CoolGuy/
KainaZero: thank you buat semangat nya!!
total 1 replies
Crimson
Buset ngeri kali efek wine nya Cok, sampai kyk gitu /Joyful/wkwkwk
KainaZero: fun fact. sebenernya Maria tuh bisa aja nahan efek wine nya biar gak mabuk. jadi ya, disini dia sengaja buat nggak nahan efeknya. akhirnya ya mabuk. apalagi yang ngasih si Prince/Albert, yang udah pasti beli nya wine premium yang gak kaleng-kaleng 🤣
total 1 replies
Crimson
paper bag itu bukannya kantong kertas yang sering muncul di film2 Hollywood. iya kan min/CoolGuy/
KainaZero: yaa tas kertas yang buat naruh barang pas beli di mall-mall mahal gitu lah 🤭
total 1 replies
Crimson
kanji nya gw nggak ngerti bre. Wkwkwk /Tongue/
KainaZero: wkwkw maap. soalnya buat nambah kesan aja kalo mereka ngomong pake bahasa jepang/Smirk/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!