Hafizah Syarifah Pradipto (19thn) gadis yang terlahir di keluarga sederhana tapi humoris,memiliki paras yang cantik,pintar,murah senyum,baik,sopan anak pertama dari 3 bersaudara.Dari pasangan Adrian Meshach Pradipto dan Kaila Sherly Pradipto.
Hafizah mempunyai adik laki-laki 2 yang bernama Abdul Rahman Pradipto usia (15thn),Agam Fathul Pradipto(12thn).
Fizah lulusan SMA ia bercita-cita menjadi Dokter,tetapi karna kondisi ekonomi keluarganya ia merantau ke jakarta untuk mencari kerja untuk membiayai kuliah dan keluarganya.Karna ayah Fizah sudah tua jadi ia yang membantu keluarganya.
Hingga ada seorang pria yang begitu membencinya,Abraham Alexi Pratama Raymond,seorang anak pengusaha terkaya di indonesia yang disegani para pebisnis lainnya,karna Abraham dikenal kajam,dingin.
Bagaimana kelanjutan kisah Hafizah dan Abraham,akankah mereka saling cinta atau saling benci?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ingeu yolanda lesmana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21
Seusai menebus obat Akhdan dan Mila kembali ke ruangan Za.
...Ceklekkk...
"Dari mana aja kalian?lama banget cuman nebus obat aja"ketus Abraham
"Maaf bos ngantri soal nya"ucap Akhdan
"Nih Za obat nya,minum nya sesuai anjuran dokter yah"ucap Mila
"Makasih ya La"ucap Za
"Ya udah yu kita pulang,aku ada tugas kiliah nih"sahut Inas
"Ya udah ayo"ucap Mila
Mereka pun meninggalkan rumah sakit dan menuju kos an Za,awal nya Za menolak untuk di antar kan Abraham tapi Abraham tidak mau ada penolakan dan mau tidak mau Za harus di antar oleh Abraham.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama karna macet akhirnya mereka tiba di kos an Za.Mereka pun turun dari mobil.
"Makasih ya pak sudah mau antar saya"ucap Za
"Sama sama"sahut Abraham
"Kalau gitu kamu langsung istirahat saja"ucap Abraham
"Baik pak"sahut Za
"Kalau begitu saya pergi dulu"ucap Abraham tetapi Akhdan memangil Abraham seketila Abraham menghentikan langkah nya.
"Ada apa?"tanya Abraham
"Bentar bos saya mau bicara dulu sama Mila"ucap Akhdan
"Jangan lama.lama"ketus Abraham
"Ok bos"ucap Akhdan
"Mila boleh bicara sebentar?"ucap Akhdan
"Ahh_ baik pak"sahut Mila,Mila pun mengikuti langkah Akhdan
"Mila saya boleh minta no hp kamu?"tanya Akhdan
"Boleh pak,ini"sahut Mila sambil memberikan ponsel nya dan Akhdan pun menyalin nomor nya
"Nanti saya hubungi kamu ya"ucap Akhdan sambil mengembalikan handphone nya
"Baik pak"sahut Mila
"Ya sudah ayo kita gabung sama yang lain"ucap Akhdan Mila hanya menganggikan kepala nya,mereka pun mebghampiri mereka
"Ayo bos kita berangkat"ucap Akhdan
"Ya sudah Za,Nas,Mil saya pergi dulu ya"ucap Akhdan dan melirik Mila,sontak membuat Mila menjadi malu dan membuat pipi nya merah
"Trima kasih mas Akhdan,mas Abraham sudah mau ngantar kami"ucap Inas
"Sama sama"sahut mereka
"Ya udah kami berangkat dulu,Assalamuaaikum"ucap Akhdan sambil mengucap kn salam
"Waalaikumsala"ucap mereka dan Akhdan dan Abraham pun pergi meninggalkan kosan Za
Di dalam mobil,
"Lo abis ngomong apa sama Mila?"tanya Abraham
"Rahasia"sahut Akhdan
"Ohhh,gitu lo udah berani sama gue yah,turun loh dari mobil gue"ucap Abraham sedikit emosi
"Tenang bos,tadi gue bilang sma Mila mamih mau liat dia,udah gitu aja"sahut Akhdan
"Emang mamih lo udah tau tentang Mila?"tanya Abraham
"Udah dong,kan gue cerita sama mamih"sahut Akhdan dengan cengegesan
"Ohh"singkat,jelas,dan padat
Sementara di kosan Za Mila tengah cerita pada Za dan Inas.
"Gitu Za ceruta nya"ucap Mila sambil menundukan kepala nya
"Ya udah kamu pergi aja,kita izinin kok tapi ingat jangan lama lama"ucap Za
"Ia Za"sahut Mila
Mila pun menghubungi Akhdan
"Halo Assalamualaikum mas"salam Mila.
"Waalikumsalm ia Mil ada apa?"tanya Akhdan
"Mas saya sudah bicara sama temen temen,saya di izinin tapi cuman sebentar mas gak lama"ucap Mila dengan sedikit ketakutan
"Gak papa Mil,kan mamih cuman sebentar mu ketemu kamu nya"ucap Akhdan
"Nanti saya jemput kamu jam 4 sore ya"ucap Akhdan
"Ia mas,saya tunggu kalau gitu saya mati in ya mas telpon nya"ucap Mila
"Ia silahkan"sahut Akhdan
"Assalamualaikum"salam Mila
"Waalaikumsalam"jawab Akhdan sambil menatap layar hp nya dan senyum senyum sendiri.
Sore pun tiba.Mila bersiap siap memakai pakaian nya karna sudah menunjukan jam empat sore dimana Akhdan akan menjemput nya.Mila pun sudah siap dengan berpakain sederhana tapi terlihat anggun dan cantil bak bidadari.Bunyi klakson mobil pun terdengar Mila pun pamit pada teman nya.
"Kita antar ke depan yuk"ucap Za
"Gak usah Za mending kamu istiraha aja,kan gak boleh ke capean"sahut Mila
"Cuman anter doang ko,lagian aku udah sembuh total"sahut Za
"Anter nya sampe depan pintu aja ya Za,aku takut kamu sakit lagi Za"khawatir Mila
"Ia,aku udah sembuh kok,jdi kamu jangan khawatir ya.Ya udah ayo nanti mas Akhdan nunggu lama"ucap Za
"Ya udah ayo"ucap Mila,Za dan Inas pun mengantar Mila sampai depan pintu
"Aku berangkat dulu ya Za Nas,nas jagain Za ya jangan sampe di kerja rumah jangan lupa ingetin Za untul minum obat"ucap Mila
"Siap bos,kamu tenang aja selagi Za sama aku Za bakal aman bener gak Za"ucap Inas sambil menyenggol lengan Za,Za hanya meng anggukan kepala sambil tersenyum .
"Ia kamu tenang aja selagi ku sama Inas aku bakal amn,ya udah gih keburu macet"ucap Za
"Ya udah aku pergi dulu ya,Assalamualaikum"pamit Mila
"Waalaikumsalam"sahut mereka
"Mas Akhdan jangan ngebut ngebut bawa mobil nya ya"teriak Inas dan di ancungi jempul sama Akhdan
"Mas jagain Mila ya jangan sampe lecet"Teriak Za
"Siap bos"sahut Akhdan sambi hormat
"Ya udah yu kita berangkat mamih udah nunggu"ucap Akhdan.Tadi pas di kantor Akhdan menelpon mamih nya memberi tahu kalau Mila yang waktu itu ia ceritan kan akan datang ke rumah tentu saja itu membuat mamih Akhdan senang
Mila pun meng anggukan kepala nya,Mila melambaikan tangan nya kepada teman teman nya dan mereka pun membalas nya.Mila masuk ke dalam mobil Akhdan dan mereka pun pergi mrninggalkan kos an Mila.
Di perjalanan seketika hening tidak ada yang bicara,karna mereka pergi nya jam empat sore jalanan agak macet maklum jakarta tidak alfa dalam ke adaan macet.Beberapa menit kemudian mereka sampai di kediaman Akhdan.Sontak Mila terkejut karna rumah yang ada di hadapan nya mewah dan begitu indah.
Merek pun turun dari mobil dan di sambut hangat oleh tuan rumah yaitu mamih dan papih nya Akhdan,papih Akhdan sudah tau tentang Mila karna sudah di ceritakan mamih nya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
***Jangan lupa ya LIKE,KOMEN,VOTE.SEBANYAK BANYAKNYA,BIAR AUTHORNYA SEMANGAT.
Ini yang paling penting buat thour VOTE,jangan lupa yah VOTE sebanyak banyak yaaa
Besok aku lanjut lagi yaa
baru pertama nyimak..sdh...asyik..