Lanjutan dari novel Aku Janda Tapi perawan...!!!
Keperawanan atau Dara adalah konsep dan norma sosial, bukan kondisi medis. Oleh karena itu, makna keperawanan tentu berbeda-beda bagi setiap orang. Tidak ada definisi yang secara spesifik bisa menggambarkan apa itu keperawanan. Namun, secara umum seorang perawan adalah perempuan yang belum pernah berhubungan seksual dengan orang lain.
Di Indonesia ini keperawanan adalah hal tabu berbeda dengan di negara barat sana, Di Indonesia sangat menjunjung tinggi nilai keperawanan, masyarakat berpendapat bahwa gadis baik-baik akan menjaga keperawanan nya dengan baik.
Percayalah...aku masih Perawan, mengisahkan seorang gadis cantik yang bernama Andara Sasmita yang biasa di Panggil Dara, gadis cantik korban perceraian kedua orang tua nya yang kerap bertengkar di depan nya.
Hingga Dara dan sahabatnya terjerat salah pergaulan, Dara biasa di kelilingi lingkungan buruk seperti hamil di luar nikah, narkoba, minuman keras dan sex bebas.
Namun pemuda bernama Raka mengubah hidupnya dengan perlahan.
Mereka jatuh cinta, namun cinta mereka di penuhi konflik yang menjadikan mereka tak kunjung bersatu, Apakah takdir akan berpihak pada keduanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santy puji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Marwah wanita
Matahari semakin naik, pertanda hari semakin siang, satu persatu teman-teman Michel terbangun dari tidurnya.
Michel juga ikut terbangun, ia melihat teman-temannya berlalu lalang mencuci muka, ada juga yang langsung pulang tanpa mengucapkan terimakasih.
Michel naik ke atas berniat mandi di kamar mandi di dalam kamar nya. Saat memasuki kamarnya Michel terkejut melihat pakaian dalam berserakan di lantai, saat melihat ke arah ranjang Michel bertambah terkejut ternyata Rosa dan dan samuel sepupunya tidur berdua di ranjang dalam keadaan tanpa busana.
"Aaaaa....Rosa" Teriak Michel.
Rosa dan samuel perlahan mengerjapkan matanya, Rosa terkejut ketika melihat dirinya tidak menggunakan pakaian, lebih terkejut lagi ketika melihat Samuel ada di sebelahnya tidak memakai pakaiannya juga.
"Aaaaa...." Rosa teriak begitu kencang.
Samuel ikut terbangun juga karena mendengar teriakan dari Rosa.
Rosa hendak beranjak dari tempat tidur, tapi ia merasakan perih di bagian bawah sana.
"Aw...Sttt..Aduh"
Rosa menyadari bahwa Samuel sudah menodainya, Rosa langsung menangis sesenggukan.
"😭😭😭😭 bagaimana ini, aku takut,😭😭 Michel bagaimana ini jika aku hamil, aku bisa di bunuh ayahku"
Michel langsung mendekati Rosa mencoba menenangkan Rosa " Tenang...tenang Ros, tidak akan terjadi apa-apa, hanya sekali tidak akan hamil "
Rosa berhenti menangis, Samuel menatap Rosa, " Ros...kalau kamu hamil aku berjanji akan bertanggung jawab"
"Tidak...aku tidak mau menikah denganmu, aku tidak mencintaimu!"
"Oke aku akan pergi mandi" Samuel dengan santainya melangkah ke kamar mandi seperti tidak terjadi apa-apa.
Samuel mandi, sementara Rosa kembali menangis di pelukan Michel.
"Sudah-sudah Ros, kamu lihat aku kan, aku sudah beberapa kali melakukannya juga tidak hamil, sudah jangan takut" Michel menepuk-nepuk punggung Rosa.
"Jika nanti tidak ada laki-laki yang mau menikahi ku karena aku sudah tidak perawan bagaimana?" Rosa kembali ketakutan.
"Jika laki-laki itu benar-benar mencintaimu, pasti tidak akan mempermasalahkan keprawananmu"
Rosa melepaskan pelukan nya pada Michel, terlihat Samuel keluar dari kamar mandi.
"Kenapa kamu melakukan itu padaku Samuel?" Tanya Rosa.
Samuel menatap Rosa " Kita sama-sama mabuk semalam, kamu juga tidak menolak, kita sama-sama menginginkan"
"Tidak mungkin, kamu bohong"
"Kamu sedang mabuk, mana ingat" Samuel bergegas keluar dari kamar Michel.
Rosa mendengus kesal, ia teringat ucapan Michel, banyak juga yang sudah tidak perawan dan mereka masih bisa menikah dan memiliki sebuah keluarga.
Rosa turun dari tempat tidur lalu berjalan ke kamar mandi dengan tertatih-tatih, ia merasakan panas perih pada area bawah sana, Rosa kali benar-benar menyesali perbuatannya. Baginya ini adalah hari yang begitu sial.
☘️☘️☘️
Di kampus Dara masih memikirkan Rosa sahabatnya itu, jika itu adalah Michel, Dara tidak akan mempermasalahkannya, tapi ini Rosa, Dara tidak percaya jika Rosa akan melakukan hal seperti itu.
Dara berjalan ke perpustakaan, ia ingin menenangkan fikirannya di perpustakaan.
Saat Dara ingin masuk ternyata Raka sudah di depan pintu ingin keluar.
"Ra..."
Dara melihat ke arah sumber suara " Eh ...Ka"
"Jangan melamun, nanti kesambet" Ledek Raka.
"Gue udah ga takut dong sama begituan, weee" Dara menjulurkan lidahnya meledek Raka.
" Sekarang takutnya apa dong?"
[Takutnya hanya bisa mencintai tapi tidak bisa memiliki🤭🤭🤭]
[Eh...Nyamber Bae lu Thor..itu mah lu kali 😁]
[ Hihi ya..begitulah, okeh Lanjut...neng Dara]
"Gue takut sama yang nyiptain syetan"
Raka tersenyum lalu memberikan tanda jempolnya untuk Dara.
"Ayo masuk lah"
"Eh bukannya Lo mau keluar Ka tadi"
"Tidak apa-apa, akan aku temani"
"Kok tumben ke kampus Ka?"
"Iya lihat jadwal sidang"
"Oh"
Dara masuk ke dalam perpustakaan, Raka mengikuti Dara, Dara melihat-lihat buku tentang permasalahan agama, Dara mengambil buku Keutamaan kehormatan Wanita. Dara lalu duduk dengan Raka di salah satu tempat duduk yang tersedia di perpustakaan.
"Ka...menurut Lo apakah keprawanan itu penting?"
"Ya jelaslah, ada sebuah hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah.
Hendaklah kalian menikah dengan perawan, karena mereka lebih segar mulutnya, lebih banyak anaknya, dan lebih ridha dengan yang sedikit.(HR. Ibnu Majah)
Kata Rosulullah juga kalau bisa pilih yang perawan agar kita bisa bersenang-senang tapi itu bukan yang utama"
"Jika semua maunya yang perawan, nanti yang tidak perawan bagaimana, tidak menikah dong?"
"Ya makanya jadi wanita itu harus menjaga marwahnya?"
"Marwah itu apa?"
Raka menjelaskan "Marwah adalah kehormatan, martabat, atau pangkat tinggi pada seseorang"
"Kamu tahu Ra, wanita diciptakan oleh Allah dengan penuh kecantikan dan kehalusannya. Wanita adalah makhluk yang sangat istimewa yang di ciptakan Allah di muka bumi ini dan wanita juga adalah perhiasan dunia. Maka haruslah seorang wanita itu menjaga marwahnya dimanapun dia berada. Dengan menjaga akhlak dan marwahnya dia juga akan terlindung dari para laki-laki. Allah juga menyuruh wanita untuk menjaga marwahnya dari segi berpakaian perkatan dan lain sebagainya." Sambung Raka.
"Jadi maksudmu, kita bisa melihat wanita itu baik-baik atau tidak dari segi pakaian juga perkataannya?" Tanya Dara.
"Jika masalah iman dan taqwa itu hanya Allah yang tahu, tapi jika menurut logika manusia ya seperti itu, jika ucapannya kasar, tidak sopan kita tidak pasti susah sekali menilai bahwa orang tersebut baik, jika bajunya seperti Tarzan laki-laki pun akan gencar menggoda dan susah juga untuk menilai bahwa itu wanita baik-baik " Raka kembali memberi argumennya pada Dara.
Dara mengangguk " Bener apa yang Lo bilang, mereka kadang suka colak colek"
"Ra menurut rosulullah ada dua golongan penghuni Neraka, yang belum pernah rosul lihat, yaitu suatu kaum yang memegang cambuk seperti ekor sapi. Mereka mencambuk manusia dengannya. Dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, ia berjalan berlenggok-lenggok menggoyangkan (bahu dan punggungnya) dan rambutnya (disasak) seperti punuk unta yang condong. Mereka tidak akan masuk Surga dan tidak akan mencium aroma Surga, padahal sesungguhnya aroma Surga itu tercium sejauh perjalanan sekian dan sekian.
Harga diri seorang wanita terdapat dari cara berpakaiannya, cara bicaranya, perilaku, akhlak dan sopan santun. Tetapi di zaman modern ini banyak sekali kita temui wanita yang berperilaku tidak baik. Mau itu dari tata cara berpakaiannya, cara bicaranya dan juga sopan santunnya. Banyak anak perempuan zaman sekarang pergaulannya sangat bebas, sering keluar malam yang terkadang pulangnya jam 12 malam, sungguh sangat memprihatinkan sekali."
Dara menunduk " Raka itu gue" matanya berkaca-kaca.
"Raka... gue malu, mereka yang berjilbab tapi seperti punuk onta aja ga mencium bau surga, apalagi gue yang kaya Tarzan dulu"
Dara menangis terisak 😭😭😭 Dara teringat masa lalu nya yang begitu buruk.
Raka sengaja memberi tahu tentang Marwah wanita agar Dara benar-benar takut pada Allah, bahwa hukum Allah itu nyata. Raka ingin Dara benar-benar ingin Dara berada di jalan yang lurus.
"Sudah...jangan menangis, ada yang belum aku katakan, ini pasti membuatmu senang " Ucap Raka sambil tersenyum
Dara menatap Raka dengan wajah sendu, Dara ingin sekali mendengar kan Raka tentang hal yang membuatnya senang.
Bersambung.....
[Readers : Kebiasaan]
[ Author : Ah gantung ga gantung juga pasti di bilang gantung 😁😁 pengennya terus terus terus ya, ah ntar HP author protes katanya jangan buat nulis terus dong, buat nonton Dracin dong 🤭🤭]
[ Readers : Seribu alasan]
[ Author : Jangan ngambek,.like dulu sama vote ntar Tek lanjut lagi ✌️✌️]
Salam sayang,
Santypuji