NovelToon NovelToon
Istri Tengil Sang Presdir

Istri Tengil Sang Presdir

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:540.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rya Kurniawan

Demi melunasi hutang keluarganya, membuat Lea terpaksa menerima ajakan Vano yang merupakan presdir di perusahaan tempatnya magang untuk menikah kontrak dengannya, karena desakan sang Kakek dan kedua orang tuanya untuk segera menikah.

Bagaimanakah hari-hari yang dilalui oleh wanita keras kepala dan tengil dengan pria yang terkenal sangat cuek dan bersikap dingin kepada semua orang, dalam menjalani rumah tangga? Apakah mereka akan tetap bersatu karena timbul rasa cinta di antara keduanya atau justru perpisahan yang akan terjadi setelah masa kontrak berakhir?

Yuk ikuti kisah Lea dan Vano.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rya Kurniawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Istri Tengil Sang Presdir.

"Aqila ada apa denganmu? Kenapa dari tadi kau tidak berbicara sedikitpun?" Tanya Andi saat mereka dalam perjalanan pulang ke rumah.

"Papi masih bertanya aku kenapa? Papi tidak sadar apa yang sudah Papi lakukan tadi? Papi itu sudah buat aku malu di depan Kakek Lucas, di depan Vano dan di depan sekretarisnya itu. Mau ditaruh di mana muka aku saat aku bertemu dengan mereka nanti, Ayah aku sendiri bersikap seperti itu. Bukan mendukung anaknya malah memarahi anaknya sendiri," tukas Aqila yang merasa sangat kesal.

"Aqila seharusnya kau itu mengerti, Papi melakukan itu semua semata-mata hanya ingin menunjukkan di depan Tuan Lucas jika Papi tidak mendukung perbuatanmu, agar Tuan Lucas masih bisa mempercayai Papi. Lagipula kau itu terlalu bertindak gegabah, bisa-bisanya kau sampai mengancam Tuan lucas seperti itu. Apa kau tahu yang sangat berpengaruh itu perusahaannya untuk perusahaan Papi, bukan perusahaan Papi untuk perusahaan Tuan lucas. Jadi jika Tuan Lucas tadi tiba-tiba membatalkan kerjasamanya yang rugi itu Papi bukan Tuan lucas, apa kau mengerti," ucap Andi yang mencoba memberi pengertian kepada anaknya tersebut.

"Aku minta maaf Pi, habisnya aku kesal karena sepertinya Kakek Lucas itu sama sekali tidak menyukaiku. Padahal apa salahku, aku 'kan anak dari rekan bisnisnya, aku juga cantik, aku baik, tapi kenapa sepertinya Kakek Lucas tidak menginginkanku untuk dekat dengan cucunya," tutur Aqila dengan wajah cemberut.

"Sayang, Papi juga minta maaf jika sikap Papi tadi terkesan kasar. Tapi sebenarnya itu semata-mata hanya karena urusan bisnis dan sejujurnya Papi juga sangat ingin kau mendekati Vano, Papi ingin kau bisa bersatu dengan cucunya Tuan Lucas," ucap Andi yang membuat Aqila sontak terkejut.

"Papi serius? Jadi sebenarnya Papi ingin aku bersama dengan Vano?" Tanya Aqila untuk memastikan apa yang didengarnya tidak salah.

"Iya Sayang, tentu saja Papi mendukung. Kau itu anak Papi satu-satunya, anak kesayangan Papi, harapan Papi dan Papi akan melakukan apapun agar kau bahagia. Dan Papi sangat tahu jika kau sudah lama mencintai Vano, hanya saja Vano yang belum bisa melirikmu sama sekali. Papi juga sangat membutuhkanmu dalam hal ini, jika kau dan Vano bisa bersatu pastinya perusahaan Papi dan Tuan Lucas akan bisa bekerja sama selamanya dan ini akan sangat menguntungkan. Perusahaan Papi pasti akan semakin maju, kau mengerti itu 'kan Sayang," Ucap Andi.

"Aku sangat mengerti Pi. Jadi intinya Papi mendukung 'kan jika aku mempunyai hubungan dengan Vano?" Tanya Aqila yang sebenarnya sama sekali tak peduli dengan tujuan ayahnya, yang penting ia bisa bersatu dengan Vano.

"Tentu saja Papi sangat mendukung. Tapi kau hanya perlu bersabar, Papi akan mengambil hati Tuan Lucas dan nantinya Papi akan berbicara mengenai hubungan kalian. Papi akan meminta Tuan Lucas untuk menjodohkan Vano denganmu," ucap Andi.

"Papi serius?" Lagi-lagi Aqila dibuat terkejut dan tak percaya dengan ucapan ayahnya itu.

"Papi serius Sayang, sangat-sangat serius. Sudah ya kau jangan marah lagi atas ucapan Papi tadi, Papi benar-benar minta maaf," ucap Andi sembari membelai rambut anaknya itu.

"Iya pi, kalau seperti ini sih aku tidak akan marah dengan Papi, karena aku tahu apa alasannya," ucap Aqila tersenyum lebar.

Ia tak menyangka jika ayahnya sudah mempunyai rencana yang membuatnya begitu bahagia.

*****

Malam harinya, Vano yang di saat itu baru saja menemui sang kakek kini mendekati istrinya yang di saat itu sedang asik menonton televisi sambil mengotak-atik ponselnya.

"Kau sudah kembali?" Tanya Lea saat melihat suaminya tersebut.

"Hm, kau belum tidur? Sedang menonton apa?" Tanya Vano pula.

"Belum ngantuk. Biasa aku sedang menunggu film favoritku," jawab Lea.

"Apa aku boleh duduk di sini dan ikut nonton bersamamu?" Tanya Vano.

"Memangnya kau suka? Biasanya kau lebih memilih disibukkan dengan pekerjaan dan membiarkanku nonton sendirian," sindir Lea.

"Itu 'kan kemarin sebelum aku jatuh cinta padamu," jawab Vano.

"Jadi sekarang kau sudah mencintaiku?" Tanya Lea.

"Ya tentu saja, aku mencintaimu," bisik Vano hingga wajah mereka begitu dekat, membuat Lea pun tersenyum malu.

"Ya sudah sini duduk," titah Lea memberi ruang untuk suaminya itu duduk di sampingnya.

Setelah Vano duduk di sana, Lea langsung menyandarkan kepalanya pada pundak suaminya serta merangkul pinggangnya dengan sangat manja. Membuat Vano cukup terkejut tetapi merasa sangat senang.

"Kau kenapa?" Tanya Vano yang merangkul tubuh istrinya itu.

"Tidak apa-apa, aku hanya ingin bersandar saja, memangnya tidak boleh aku bermanja dengan suamiku sendiri? Atau kau mau aku bermanja dengan pria lain?" Lea balik bertanya sembari mendongakkan wajahnya menatap Vano.

"Coba saja kalau kau berani, aku pasti akan membunuh pria itu!" Ancam Vano.

"Lalu kenapa aku tidak boleh melakukannya denganmu?" Lea bertanya lagi.

"Tentu saja boleh, malah aku senang jika kau bersikap seperti ini," ungkap Vano.

"Ya sudah kalau begitu kau tidak perlu banyak bertanya," tukas Lea.

"Ish kau ini masih saja bersikap tengil seperti itu, padahal aku 'kan hanya bertanya baik-baik. Dasar istri tengil," ujar Vano.

"Biarkan saja aku tengil, bagaimanapun juga aku adalah istri tengilmu. Istri Tengil Sang Presdir," ucap Lea terkekeh, merasa lucu dengan ucapannya sendiri.

"Kenapa kau bisa berbicara seperti itu?" Tanya Vano.

"Memang benar 'kan, kau sendiri yang mengatakan aku adalah istri tengil dan kau adalah seorang Presdir. Memangnya salah aku mengatakan hal seperti itu?" Tanya Lea mengerutkan dahinya.

"Bukan itu maksudku, kau sama sekali tidak salah Sayang. Maksudku ucapanmu tadi itu sama persis dengan pemikiranku waktu itu. Aku pernah berkata pada diriku sendiri jika kau adalah Istri Tengil Sang Presdir," ucap Vano.

"Oh ya? Berarti Kita sehati dong bisa mempunyai pemikiran yang sama. Tapi kenapa sudah seperti judul novel saja ya," ucap Lea.

"Jika kau ada waktu luang, kau boleh menulis kisah cinta kita menjadi novel dengan judul itu," ucap Vano.

"Aku tidak ada waktu untuk itu. Apalagi sebentar lagi masa magangku berakhir dan aku akan sibuk lagi dengan sejuta tugas dari kampus. Hah … hidupku pasti akan terasa kembali membosankan," ucap Lea.

"Oh iya ya, aku jadi lupa jika 2 minggu lagi masa magangmu sudah berakhir. Rasanya aku tidak rela karena setelah ini kau akan jauh dariku," kata Vano yang tiba-tiba saja tampak murung.

"Ta ampun Sayang, kenapa kau menjadi lebay sekali sih. Jauh bagaimana maksudmu? Aku itu tinggal bersama denganmu di sini, jadi kenapa kau menganggap kita jauh?" Ujar Lea.

"Karena kau tidak lagi bersama denganku terus Sayang. Saat kau di kampus dan aku ada di kantor, pasti aku sangat merindukanmu," ucap Vano seraya menatap wajah istrinya lekat-lekat, mengusap lembut pipi mulusnya itu.

Lea pun membalas tatapan tersebut dan seperti biasa jika sudah saling berpandangan, keduanya tidak akan melewatkan momen untuk saling bercumbu mesra, *******, hingga beberapa saat Lea melepaskan ciumannya terlebih dulu.

"Kenapa kau melepaskannya?" Tanya Vano merasa keheranan.

"Film-ku sudah mulai, he … he … he … ," jawab Lea sembari tersenyum dengan menampakkan barisan gigi-gigi putihnya yang tersusun rapi.

"Ish, kau ini benar-benar ya," gerutu Vano uang merasa kesal tetapi juga gemas terhadap istrinya itu.

Lalu Lea pun membaringkan tubuhnya dan meletakkan kepalanya di atas pangkuan Vano, sedangkan Vano membelai rambut istrinya itu dengan lembut sembari menonton televisi. Vano yang pada dasarnya sama sekali tidak menyukai menonton film romantis yang menurut Lea sangat keren, tanpa sadar tertidur dengan posisi duduk. Membuat Lea tersenyum memandangi wajah tampan suaminya tersebut. Tetapi ia sengaja tak membangunkannya, hingga pada akhirnya keduanya sama-sama tertidur di ruangan tersebut.

Bersambung …

1
falea sezi
Lea ne egois bgt sumpah benci karakter gini belom waktunya emank nunggu emak bapak lo mati baru boleh bersatu dasar bodoh
falea sezi
goblok ibunya terpaksa meninggalkan mu bodoh
Lilyrubyy
kok leo
Anita Jenius
Lanjut
Anita Jenius
salam kenal kak
Inaya Athalia Inaya Athalia
cerita nya menarik, dan romantis.
limah
👍🥰🥰
Yani Riyani
Biasa
Rya Kurniawan: Yang kayak gini nih nggak bisa Menghargai karya orang lain, kalau memang nggak suka di skip aja nggak usah dibaca Kak daripada ngasih bintang 3 kayak gitu bikin down authornya.
total 1 replies
Evelin Adonia Najwa Orlin
akurasa itu ibu kandung lea
Rya Kurniawan: bisa jadi kak.. 😁
terimakasih udah mampir kak.🥰
total 1 replies
Pacarnya Lin Yi. 🥰
bahagia selalu lea dan vano. 😍
Rya Kurniawan: makasih Kak.. 🥰
total 1 replies
sella surya amanda
extra part nya
sella surya amanda: ya, sama sama
total 2 replies
Melia Gusnetty
goblok...dh tau mau menghadapi si penyandra..knp tak membawa ank buah.....ngaku pintar dn bnyk ank buah....heran ...😏🙄
Rya Kurniawan: tenang kak. aman kok.. 🥰
total 2 replies
sella surya amanda
lanjut
sella surya amanda
next
sella surya amanda
lanjut
lady daisy
diego ke vano thor, npa typo lgi ni..
Rya Kurniawan: maaf kk ska slah tulis tokoh novel lain. mksh ya kk... 🥰
total 1 replies
sella surya amanda
lanjut
don't call me honey
berarti vano dan lea ada ikatan sedarah dung....
Rya Kurniawan: enggak kak... 🥰
total 1 replies
sella surya amanda
next
sella surya amanda
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!