NovelToon NovelToon
Janda Bohay

Janda Bohay

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 5
Nama Author: Mizzly

Angkasa Djiwa adalah pengusaha sukses yang suka membual, suatu hari ia dikerjai temannya dan ditinggalkan di suatu kampung di pinggiran Jakarta tanpa identitas. Beruntung Djiwa ditolong oleh Mawar, Janda Bohay penjual ayam geprek yang baru pulang belanja di pasar.

Djiwa yang tertarik dengan Mawar menyembunyikan identitasnya dan berakting menjadi pemuda polos dari kampung yang terkena hipnotis. Kisah cinta mereka pun dimulai.

Bagaimana perasaan Mawar saat tahu Djiwa bukan pemuda kampung yang ia kenal? Bagaimana juga dengan Djiwa dan keluarganya saat tahu kalau Mawar adalah mantan narapidana yang dihukum karena membunuh mantan suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mizzly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Settingan

Semenjak dipisahkan secara paksa dengan Melati oleh Papanya dulu, Djiwa tak pernah punya keinginan untuk menikah. Ia bahkan tak mau memiliki hubungan yang serius dengan seorang wanita. Baginya, jika tidak dengan Melati, maka ia tidak akan menikahi wanita lain.

Hidup Djiwa dihabiskan dengan bersenang-senang dari satu wanita ke wanita lain. Djiwa hidup dengan bebas. Tak mau ia terikat dengan ikatan pernikahan yang terlalu beresiko. Pacaran saja sudah diatur oleh kedua orang tuanya, apalagi saat menikah nanti?

Beberapa kali perjodohan direncanakan oleh kedua orang tua Djiwa namun tak satupun yang berhasil. Djiwa yang pandai berakting selalu membuat calon kekasihnya mundur sebelum tahap selanjutnya. Kadang ia berakting sebagai pengidap epilepsi, kadang Djiwa pura-pura tertawa sendiri seakan memiliki teman dari dunia lain dan tak jarang Djiwa suka memamerkan siapa saja wanita yang pernah ia tiduri di depan wanita yang dijodohkan tersebut. Semuanya jadi ilfil melihat Djiwa dan membatalkan perjodohan yang direncanakan.

Hari ini untuk pertama kalinya Djiwa merasa marah saat ada yang menginginkan Mawar sebagai istrinya. Lelaki tersebut terlalu memaksa dan tak sekalipun mundur meski sudah diberitahu kalau Mawar sudah bertunangan. Tanpa pikir panjang, Djiwa mengatakan kalau mereka akan segera menikah. Hal yang selama ini tak pernah terlintas dalam pikiran Djiwa sekalipun.

Pak Lurah yang kesal sehabis mendengar kalau Mawar akan segera dinikahi pun pergi meninggalkan warung ayam geprek milik Mawar. Djiwa juga jadi bersikap canggung dengan Mawar yang memilih untuk kembali melayani pembeli. Djiwa pun memutuskan pulang ke rumah kontrakannya dan berniat berbicara dengan Mawar nanti setelah warung tutup.

"Mawar, boleh aku masuk?" Djiwa mengetuk pintu rumah kontrakan Mawar sehabis maghrib.

Mawar membukakan pintu untuk Djiwa dan mempersilakannya masuk. Mereka berdua pun duduk di ruang tamu yang dibuka pintunya agar tidak terjadi fitnah. Mawar tak berani mengangkat pandangannya dan terus menunduk. Ia takut kalau Djiwa akan mengatakan bahwa apa yang ia katakan tadi di depan Pak Lurah hanya sekedar membelanya saja. Settingan semata. Mawar takut kecewa. Mawar takut impian serta harapan yang ia miliki akan dipadamkan oleh Djiwa.

"Sudah lama Pak Lurah mengganggu kamu?" tanya Djiwa.

Mawar mengganggukkan kepalanya. "Sudah, Mas. Sejak aku tinggal di rumah kontrakan ini, Pak Lurah sering menggodaku. Awalnya aku tidak menggubris dan ia biasa saja, namun saat mendengar kalau aku memiliki tunangan Pak Lurah mulai agresif kembali dan puncaknya beliau meminta agar diberi kesempatan yang sama. Pak Lurah lalu mulai mengirimkan barang-barang untukku selama Mas Djiwa pergi dan mendekatiku terus."

"Pantas saja tadi dia begitu agresif, pasti lelaki centil itu melihat lawan yang seimbang. Kenapa kamu diam saja sih? Kamu tuh bisa langsung menolaknya!" omel Djiwa.

"Aku juga ingin melawannya, Mas. Aku sudah betah tinggal di lingkungan ini. Kalau Pak Lurah sampai mengancam untuk mengusirku bagaimana? Aku sudah bilang kalau aku punya tunangan namun Pak Lurah bertanya kenapa aku belum menikah juga dengan tunanganku dan Pak Lurah merasa kalau aku sendiri tidak yakin dengan hubungan yang kujalani. Saat Pak Lurah bertanya kapan aku akan menikah, di situ aku mulai tidak bisa menjawab pertanyaannya," Mawar terlihat bersedih lalu kembali melanjutkan perkataannya.

"Aku sadar, hubungan kita berdua tuh hanya sandiwara dan lambat laun Pak Lurah akan tahu kalau aku masih tetap sendiri dan hubungan kita palsu. Entah apa yang harus aku lakukan selanjutnya, mungkin pergi dari kampung ini? Entahlah. Aku tak tahu mau kemana. Aku tak punya siapa-siapa di dunia ini," kata Mawar dengan suara putus asa.

Djiwa kini mengerti kenapa Mawar tidak bisa melawan dan bersikap judes seperti pada laki-laki yang lain. Lawannya begitu berat kali ini, seorang pemimpin yang begitu disegani di kampung. "Kalau begitu, mau tidak mau ya kita harus menikah," kata Djiwa dengan entengnya.

Rupanya bukan sekali saja Mawar terkejut dengan apa yang Djiwa lakukan. Malam ini pun demikian. Djiwa tiba-tiba mengajaknya menikah. Hal yang ia pikir hanya settingan semata namun akhirnya harus terwujud juga. "Nikah? Mas, bukankah selama ini kita cuma bersandiwara saja? Mas tak perlu sampai berkorban seperti itu. Mas Djiwa masih muda. Masa depan Mas Djiwa juga masih panjang. Mas Djiwa bisa mendapatkan wanita yang lebih baik daripada aku. Saran aku tak perlu diacuhkan perkataan Pak Lurah. Biar aku saja yang menghadapinya. Aku sudah terbiasa kok menghadapi laki-laki centil macam itu. Jangan korbankan diri Mas Djiwa ya!"

Djiwa menghela nafas dalam. Lagi-lagi, Mawar mengorbankan dirinya dan tak mau melihat Djiwa terluka. Semakin bertambah saja nilai plus Mawar di mata Djiwa.

Djiwa lalu mengeluarkan paper bag yang ia bawa. "Sejujurnya ini oleh-oleh yang aku persiapkan untuk kamu. Bukan hanya makanan seperti tadi siang, tapi juga hadiah yang khusus aku pilihkan sendiri."

Djiwa membuka kotak perhiasan yang berisi cincin dan kalung yang ia pilihkan sendiri. Perhiasan mahal yang justru malah dibuat seolah-olah perhiasan murah agar Mawar tidak curiga.

"Terimalah kalung ini sebagai tanda kalau aku serius untuk menikahi kamu. Aku tidak mengorbankan diriku sendiri, aku juga tidak berusaha untuk menolong kamu lepas dari masalah ini. Aku menikahi kamu karena aku yakin kalau kamu adalah wanita yang baik untukku," kata Djiwa dengan sungguh-sungguh.

Mawar terkejut dan menutup mulut dengan tangannya. Ia tak menyangka kalau Djiwa benar melamar dirinya, padahal selama ini hubungan mereka tak ubahnya hanya settingan semata. "Mas, aku nggak layak buat kamu," kata mawar dengan suara lirih. Mawar sadar diri, Ia hanyalah seorang janda yatim piatu. Dirinya merasa tak pantas untuk Djiwa yang memiliki banyak kelebihan.

"Kata siapa kamu tidak pantas? Justru aku merasa beruntung bisa memiliki kamu yang menjadi pujaan hati dari banyak lelaki di luar sana." Djiwa menangkup wajah Mawar dengan kedua tangannya dan membuat kedua mata mereka bertemu.

"Aku dan kamu sama-sama tahu bagaimana perasaan kita masing-masing tanpa harus diucapkan. Aku tahu kamu adalah wanita yang tepat untukku. Satu hal dariku yang mungkin akan membuat kamu kecewa adalah aku baru bisa menikah siri denganmu. Semua surat-surat aku hilang dan aku harus mengurusnya namun belum sempat pulang kampung. Apakah kamu mau?" Djiwa memang sengaja mau menyembunyikan pernikahannya dari kedua orang tuanya. Jangan sampai mereka tahu dulu. Ia butuh rencana yang matang sebelum mempertemukan Mawar dengan kedua orang tuanya.

Mawar menganggukkan kepalanya. Sudah lima tahun ia menjanda dan kini Mawar merasa menemukan lelaki baik yang menerima masa lalunya. Lelaki baik dan pemuda desa yang mau bekerja keras memajukan bisnisnya.

Djiwa tersenyum saat Mawar menerima lamarannya. Djiwa mengeluarkan kalung dengan inisial M dan memakaikannya di leher Mawar. Cantik sekali kalung yang harganya mahal tersebut. "Cantik sekali. Barang bagus memang cocok dipakai di wanita secantik kamu. Maaf kalau aku baru bisa membelikan yang murah untukmu. Jadi, kapan aku bisa menikahi kamu?"

****

1
Bun cie
karyanya bagus..seru keren👍
terimakasih kak author sukses terus🙏💐
MAYZATUN 🥰🥰🥰al rizal
🥰🥰🥰😍😍
Endsclusive
tambah hadiah kopi juga harusnya.. janji jiwa.. 😁😁
Ulufi Dewi
ini kelanjutan kisah rendi dan lily ada ga Thor....
Ulufi Dewi
hebat klo dunia Maya cpat sat set..... lah klo dunia nyata bertahun-tahun contohnya yg lautan dpagarin sampai sekarang hilang berita peristiwa sambo dan ijasah presiden aja blm tuntas
negara Konoha kebanyakan beking and bekap.......
Aysana Shanim
🤣🤣🤣
Aysana Shanim
Takut tanda tanda nih.. hampir di semua novel kak Mizz ada adegan tinggal tinggalan soalnya 😭
Aysana Shanim
Bayangin muka tengilnyaaa hahaha
Aysana Shanim
Pasti di kira babi ngepet 🤣🤣🤣😭
Aysana Shanim
Wkwkwk ini mode serius tapi bikin ngakak terus 🤣🤣
Aysana Shanim
Yasalaaam bikin ngakak aja 🤣
Aysana Shanim
🤣🤣😭
Aysana Shanim
Keinget maya 🤣🤣🤣🙏
Aysana Shanim
🤣🤣🤣
indira kusuma wardani
kereen
Amat Basery
Luar biasa
✨️ɛ.
Mama Sri panoetan kita semua..
Novi Wulandari yurri
baru mampir baca di novelnya kak lg setelah 3 tahun berhenti baca novel
Triana Mustafa
lihat Bapak² ngomong.......berasa kayak kampanye 😂
Ard@n
sukses selalu thooor👍👍👍🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!