Proses revisi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon harsupi fakihudin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 21
Dimansion
Akhirnya perjalanan melelahkan sampai juga diibukota...Artinya sebentar lagi sampai dihunian mewah sudah diambang pintu...
Rasanya lelah sekali...Akhirnya sampai juga dirumah huh...
Mereka berdua disambut paman jaka sebagai kepala pelayan...
Paman jaka dan para pelayan yang lain menurunkan beberapa koper dan paperbag yang hampir memenuhi bagasi..
Adapula kresek besar yang menambah penuh dibagian belakang mobil..Para pelayan menurunkan satu persatu barang bawaan tuan dan nonanya
"Oma dimana paman..."Tanya Ahmed
"Nyonya besar ada dikamar tuan...Begitu pula dengan nona muda"
"Oh...Bocah tengik sudah sampai ya rupanya"Batin Ahmed
"Nona muda???Nona muda siapa??Pacarnya tuan Ahmed??"Hati Gaby
"Mana anaknya...Pulang kapan dia paman" Sambil berjalan memasuki pintu utama
"Kemarin tuan...Nona menunggu kedatangan tuan dari kemarin"
"Tolong panggilkan paman" Paman Jaka mengangguk dan bergegas untuk memanggil.Tapi belum memanggil tiba tiba dari atas sudah kelihatan Arzu dengan sedikit berlari menuruni tangga.
"Hallo kak..."Arzu dengan senyum yang melebar
"Aku kangen kakak..."Langsung memeluk kakak laki lakinya..
Dalam hati Gaby bertanya tanya "S**ebenarnya gadis ini siapa??Pacar?Bukan bukan..Kelihatannya mereka akrab banget nggak merasa ada tanda tanda mencurigakan kayaknya"
"Kenapa pulang kau tidak mengabari ha..Dasar bocah tengik" Tapi tetap dipeluk lama dan dalam...
"Ih kakak...Selalu menganggapku bocah tengik..Memangnya saya anak ingusan apa!Anak bau kencur gitu..Sayakan sudah dewasa kak" Masih memeluk erat
"Eh tunggu tunggu..ini pasti kakak ipar disebelahnya kakak" Arzu menebak
"Hai kakak ipar...Perkenalkan namaku Arzu adik perempuan satu satunya kak Ahmed...Cucu oma perempuan satu satunya oma..Dan kau pasti cucu menantunya perempuan satu satunya oma kan...Iya kan" Masih tetap memeluk manja kakak laki lakinya.
Batin Gaby berbicara lagi"Oh...Jadi ini adik kandungnya tuan...Kenapa tuan tak pernah bercerita...Apa aku yang lupa"
"Bener juga oma bilang..Kakak ipar ini bener bener cantik...Nggak kalah sama ubur ubur si Alexa ikikik " Batin Arzu.
"Kenapa kau tersenyum sendiri...Ada yang aneh dengan kakak iparmu haa?"
"Tidak..Tidak..Aku lagi memastikan kalau kakak ipar ini sudah lulus sensor" Mulai melepas pelukannya dengan kakak laki lakinya
"Maksudnya!?"
"Kakak ipar cantik...Boleh aku memelukmu" Mulai memeluk kakak ipar
"Bener kata oma..Kakak iparku cantik"Batin Arzu lagi.
"Sudah sudah lepas..Siapa yang mengijinkanmu memeluk kakak ipar ha.." Langsung melepaskan pelukannya karena Ahmed yang merenggangkan posisi mereka yang tadinya rapat tak ada cela..Sekarang mereka sudah lepas dari pelukan Arzu
"Memangnya kenapa..Kakak ipar aja mau uweeeek" Sambil menjulurkan lidah tapi usaha mau memeluk kakak iparnya tadi dikibaskan Ahmed agar dilepas.
"Ayo sayang..Kita masuk jangan ladenin ni bocah tengik"
"Kak...Apa kakak tidak kangen denganku"Rengek Arzu dengan wajah cemberutnya yang sudah tampak..
Wajahnya sudah memerah karena kesal dengan perlakuan Ahmed..Tentunya sebentar lagi ia akan menangis kalau tidak dituruti kemauannya.
"Ya sudah sini kakak peluk lagi"Mereka berpelukan dalam...Diciumlah pucuk kepala Arzu..
Pertengkaran mereka bukan bermusuhan,tapi kedekatan mereka yang menghangatkan keluarga ini.
"Sudah..Kangennya terobati kan...Kakak dan kakak iparmu kekamar dulu ya sayang...Bye.." Mereka sudah melepaskan pelukannya..Dan mulai menaiki anak tangga
"Sayang...Arzu cantik.."
"Siapa dulu dong kakaknya "Mereka saling rangkul..
"Iya..Kakaknya tampan adiknya juga cantik"
"Ternyata kau mengagumi juga ya"Tangan Ahmed menarik hidung Gaby dengan gemasnya
BERSAMBUNG....
walau pun di setiap bab gak comend🤭