Saat bangun di pagi hari rena menemukan dirinya memasuki cerita novel yang dia baca tadi malam dan menjadi adik tiri yang akan mati di pertengahan bab karena kebenciannya terhadap pahlawan wanita.
Rena didalam novel sangat menyukai pemeran utama pria yang merupakan tunangannya sebelum pemeran utama wanita di bawa kembali ke rumah. Setelah kembalinya pahlawan wanita ke rumah semuanya berubah, semua yang dia miliki bukan lagi miliknya bahkan orang tua dan kakak laki-lakinya. Sehingga dia memaksakan diri untuk menikahi saudara laki-laki pemeran utama pria untuk mengganggu kehidupan pernikahan pemeran utama wanita. karena sifatnya ini rena didalam novel mati di tangan suaminya sendiri.
“dari pada mengganggu pemeran utama pria. Lebih baik fokus pada kehidupan pernikahanku. Aku harus bertemu suamiku dulu”
“apa yang kamu lakukan didepan kamarku?” teriak seorang pria
Akankah rena berhasil menghindari kematiannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ellani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21 Menandatangani kontrak
LN Entertament.
Andrew yang sedang sibuk mencari bahan dan juga novel-novel yang akan diadaptasi menarik perhatian pegawai lain.
“hei andrew. Apa kamu masih belum menyerah mencari aktris?” tanya pegawai lain.
“rata-rata aktris yang ada di bawah tanganmu tidak akan bersinar” ucap pria itu sambil tersenyum.
“mereka tidak bersinar karena mereka tidak memilliki tekad yang sama denganku” ucap andrew sambil mencari berkas.
“seharusnya kamu ikuti saja apa kata direktur. Semua akan berjalan dengan lancar” ucap pria tersebut.
Andrew hanya diam mendengar ini dan terus mencari berkas.
“hah, baiklah terserah padamu. Semoga kamu berhasil kali ini” ucap pria itu sambil menghela nafas dan pergi.
Andrew berhenti sesaat dan menggenggam erat berkas yang dia pegang.
“aku pasti tidak akan menggunakan cara kotor untuk aktrisku sendiri” gumam andrew.
Tiba saatnya pukul 2 siang.
Andrew telah tiba sebelum waktu yang ditentukan. Dia sangat bersemangat sehingga datang sangat cepat.
Suara pintu terbuka, ada seorang wanita memasuki cafee.
“hei kamu sudah ada disini?” tanya rena.
Andrew melihat rena dan masih terpesona dengan kecantikannya.
“ah iya aku baru saja sampai di cafee ini” jawab andrew gugup
Pelayan cafee yang mendengar andrew berbicara melirik kearah andrew dengan tatapan tidak percaya.
“apa-apaan? Dia berada disini sudah satu jam setengah” bisik pelayan tersebut.
Rena mendengarnya dan menatap andrew.
“haha tidak terlalu lama” jawab andrew canggung
“baiklah apa kamu sudah makan? Sepertinya kamu belum memesan makanan?” tanya rena sambil menatap meja.
“tidak, aku sudah mengahbiskan makananku tadi” ucap andrew.
“dia hanya memesan minuman mineral gratis dan terus menyuruh kami mengantarnya” bisik pelayan cafee sambil menyapu lantai.
Rena mendengarnya dan langsung memesan makanan.
“maaf, ini sangat memalukan” ucap andrew menundukkan kepalanya.
“hahaha tidak apa-apa. Makanan ini aku yang bayar, jadi terserah kamu mau memesan apa saja” tawa rena.
“nona baik sekali” ucap andrew menatap rena dengan haru.
“oh iya aku lupa memperkenalkan diriku”
“perkenalkan namaku andrew cleon” ucap andrew
“baiklah perkenalkan namaku rena martinez” jawab rena
Andrew melirik rena dan tahu siapa rena. Tetapi itu tidak masalah baginya yang terpenting sikapnya yang sekarang terlihat baik dan cocok untuk menjadi public figur.
“baik nona, ini adalah persyaratan yang ditentukan oleh perusahaan” ucap andrew memberikan berkas.
Rena membaca kontrak itu dengan seksama dan juga persyaratannya.
“tidak ada masalah denganpersyaratannya” ucap rena meletakkan berkas dimeja.
“baguslah kalau begitu” ucap andrew tersenyum lebar.
“tetapi aku memiliki persyaratan juga” lanjut rena.
“apa itu?” tanya andrew.
Rena menyerahkan berkas yang telah dia buat.
Andrew melihat berkas tersebut dan tidak menyangka akan dibuat begitu sempurna.
Rena menyesap teh dan memikirkan kerja kerasnya tadi siang. Dia membuat ini dikantor alex dan meminta sarannya. Rena telah berulangkali merubah berkas perjanjiannya dan akhirnya berhasil. Alex memang benar-benar boss yang kejam, lebih dari bossku yang lama.
“tidak ada adegan ciuman dan ranjang?” tanya andrew kaget.
“iya. Apa ada masalah?” tanya rena.
“tapi adegan ini untuk pemula, biasanya tidak bisa menolak” ucap andrew ragu.
“hmmm, benarkah?” tanya rena.
Andrew menundukkan kepalanya dan berpikir keras.
Melihat ini rena memiliki rencana.
“baiklah mari kita ke perusahaan suamiku” ucap rena.
“ha?” ucap andrew bingung.
“kita harus mengunjungi toko kue dulu” lanjut rena sambil membereskan barangnya.
Andrew hanya mengikuti rena pergi seperti seorang asisten kecil.
Setelah tiba di toko kue.
Rena memasuki toko tersebut dengan mudah. Sekarang rena memiliki kartu vvip yang di berikan oleh alex. Rena sangat bangga dengan kartu ini. Karena saat rena memasuki ruang vvip semua tamu akan menatapnya dengan tatapan iri.
Hahhaaha sangat menyenangkan menjadi orang kaya.
Andrew yang berada dibelakang rena masih merasa tidak percaya. Ini adalah toko kue yang tidak bisa sembarang orang memasukinya. Andrew menatap rena dengan curiga.
Apakah dia seorang milyader? Dari mana dia mendapatkan uang sebanya itu? Apa suaminya sangat kaya?
“selamat datang nyonya” sambut seorang pelayan.
Rena dan andrew duduk di kursi yang diarahkan oleh pelayan.
“anda ingin memesan apa?” tanya pelayan tersebut.
“apa ada menu baru?” tanya rena.
“kami memiliki menu baru tetapi sudah habis untuk hari ini” jawab pelayan.
“apa? Kenapa cepat sekali?” tanya rena sedih.
“karena kami kue tersebut sangat terbatas dan seorang pelanggan memesannya untuk dibawa pulang” ucap pelayan sambil tersenyum.
“siapa yang memebelinya? Apa dia masih disini?” tanya rena.
“aku akan membeli kue itu darinya” lanjut rena.
“itu saya rasa pelanggan tersebut sudah pulang” jawab pelayan.
Lalu pelayan melihat seorang pria hendak keluar dari ruangan tersebut.
“ah itu dia pelanggan yang membeli kue” tunjuk pelayan.
Rena berbalik dan melihat seorang pria yang membawa kue.
“tunggu” teriak rena.
Rena menghampiri pria tersebut.
“maaf tuan. Bisakah kamu menjual salah satu kue yang kamu beli kepadaku?” tanya rena dengan penuh harap.
Pria itu berbalik badan dan melihat rena.
“KAMU?” teriak rena.
“jadi kamu yang menghabiskan semua kue?” ucap rena.
“apa? Kamu lagi gadis kecil” ucap pria itu.
“siapa yang kamu panggi gadis kecil?” ucap rena kesal.
Pria ini adalah pria yang meributkan kursi dengan rena beberapa waktu lalu. Rena masih belum mengetahui identitas sebenarnya.
“apa kamu menginginkan kue ini?” tanya leon sambil mengangkat kue.
Rena melihat kue dan menarik nafas.
“maaf bisakah kamu menjualnya kepadaku?” tanya rena dengan senyuman.
“hmmm? Aku tidak tahu akan menjualnya atau tidak” ucap leon.
“kenapa? Kamu memiliki dua” tanya rena tidak percaya.
“yah, aku sangat menyukai kue” jawab leon.
“hah baiklah kalau begitu” rena akhirnya menyerah dan berbalik badan.
“tunggu” panggil leon.
“apa?” tanya rena dengan bosan.
“aku akan menjualnya kepadamu” ucap leon.
“benarkah?” tanya rena dengan sangat bahagia.
“iya, tetapi kamu harus memilih dari salah satu kue yang aku bawa ini” jawab leon.
“baiklah” jawab rena.
Hahahah apa bedanya? Keduanya sama saja.
Renapun memilih salah satu dari kue tersebut.
“aku memilih yang ini” ucap rena dengan mata berbinar.
“apa kamu yakin?” tanya leon.
“tentu saja” ucap rena percaya diri.
“kalau begitu kamu harus membayar dua kali lipat” ucap leon.
“tidak masalah” jawab rena sambil mengambil dompetnya.
Rena sudah membayar dan transaksi selesai.
“baiklah semua sudah selesai. Kue ini sekarang menjadi milikmu”
“ini adalah kue yang kamu pilih sendiri” ucap leon.
“baiklah terimakasih banyak. Ternyata kamu pria yang sangat baik” ucap rena dengan tulus.
Mendengar ini leon terus menahan tawa.
“aku akan pergi dulu” ucap leon terburu-buru.
Saat rena kembali dimeja, rena melihat andrew.
“maaf aku terlalu fokus pada kue” ucap rena merasa bersalah.
“tidak apa-apa nona” jawab andrew.
“mari kita makan kuenya” ucap rena bersemangat.
Rena membuka kotak kue tersebut dan melihatnya dengan terpesona lalu mencicipinya.
“waaaah ini sangat manis dan lembut. Tidak sia-sia aku membelinya dengan harga dua kali lipat” ucap rena kagum.
Andrew juga mencicipinya dan terkejut dengan rasanya.
Setelah kue habis, rena ingin membayar kue yang dibelinya ditoko berserta minumannya.
“permisi” rena memanggil pelayan.
“aku ingin membayar” ucap rena.
Pelayanpun datang menghampiri meja rena.
“ini total harganya nyonya” ucap pelayan.
Rena melihat bill pembayaran dan membayarnya dengan kartu debit.
“oh iya apakah ada cara lain untuk memesan menu terbaru?” tanya rena.
“ini rasanya sangat enak. Aku menyukainya” lanjut rena
Pelayan toko melihat kotak kue yang ditunjuk oleh rena.
“masksud anda kue ini?” tanya pelayan.
“iya yang ini” jawab rena.
“ah, kalau itu anda bisa beli kapan saja karena itu bukan menu terbaru kami” jawab pelayan tersebut sambil tersenyum.
“apa?!” teriak rena tidak percaya.
Andrew yang berada disana juga kaget dan tidak percaya. Lalu andrew diam-diam melirik rena. Benar saja rena sangat marah.
Rena menundukkan kepalanya dan menggenggam rok bajunya dengan erat.
“benar-benar” gumam rena.
“n-nona?” tanya andrew dengan gemetar.
“benar-benar lelaki sialaaaaan” teriak rena.
“nona tenang nona” ucap andrew.
“lihat saja kalau ketemu lagi” teriak rena kesal.
Di perusahaan anderson.
“pfftttt hahahhahahahah” tawa leon.
“ada apa denganmu? Apa kamu sudah menjadi gila?” tanya viktor
“tidak, Aku hanya bertemu seorang wanita yang sangat menarik. Hahahahhaha” tawa leon lagi.
“alex aku rasa kita harus membawanya kerumah sakit” bisik viktor kepada alex.
Alex hanya diam dan memakan kue yang dibawa oleh leon.
akhir dari Bab 21
bintang 🌟🌟🌟🌟🌟 untuk u thor