Meilani Miller yang kini sudah memantapkan hati dan cinta nya kepada sang suami Shawn Adrian berharap rumah tangga yang akan di bina akan bahagia selamanya tanpa gangguan siapapun juga Bahkan pengakuan cinta yang baru dia berikan membuat sang suami semakin yakin jika mereka tidak akan terpisah hingga maut menjemput
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachyu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21
Menjaga Mel dan calon anak nya tentu saja hal yang mudah bagi Shawn menurut Mel karena selama ini Shawn tidak pernah melakukan kesalahan sedikit pun ketika melindungi dan menjaga Mel bahkan dia selalu bisa membuat musuh nya itu kalah dari nya dan dia lah yang menjadi pemenang nya jika dalam pertempuran jadi tak heran jika Mel selalu baik-baik saja meskipun banyak yang mencoba untuk menyerang Dave atau pun dirinya karena dia memang sangat waspada sekali
“ Mau ku bakar kan juga atau menunggu suami yang akan melakukan nya ?.” Tanya Shawn
“ Aku tidak suka memakan ini dan aku juga sudah memilih makanan lain nya Shawn jadi terima kasih atas tawaran nya tadi .” Kata Felisha
“ Ya sudah jika begitu dan aku pun tidak akan memaksa juga kakak ipar .” Kata Shawn
“ Ya karena kau hanya akan memaksakan kehendak mu kepada Mel saja bukan .” Kata Felisha
Mereka pun kini tertawa bersama membuat Mel dan Dave serta Yang lain nya pun kini menatap keduanya dengan tatapan bahagia juga karena mereka juga baru kali ini melihat Shawn tertawa bersama wanita selain Mel namun itu juga wajar sebab Felisha juga sedari awal mendukung nya dan juga Mel jadi Shawn pun bisa lebih dekat dengan nya seperti saudara sendiri
“ Maaf waktu itu aku tidak bisa menyelamatkan anak pertama mu .” Kata Shawn
“ Sudah lah jangan membahas nya dan aku juga yakin sekali jika dia sudah bahagia di sana .” Kata Felisha tersenyum kepada Shawn
Dia sudah merelakan karena itu memang kecelakaan dan dia pun juga tahu jika tidak ada yang bisa di salahkan sama sekali dalam hal ini jadi Felisha pun sejak dulu berusaha untuk menerima nya karena itu juga sudah menjadi takdir nya jadi dia tidak akan pernah menolak sedikit pun juga takdir sang kuasa
“ Sudah selesai Shawn memasak nya ?.” Tanya Felisha
“ Ya sudah ini hampir selesai dan matang dengan sempurna .” Kata Shawn
Dari kejauhan Dave pun juga masih memantau mereka dan dia pun terlihat menatap tajam sekali ke arah Shawn yang kini tengah bersama sang istri di sana
“ Lihat lah kedekatan mereka seperti adik kakak saja mereka jika seperti itu .” Kata Gerald
“ Kak Dave sudah merestui Shawn kan dan tidak ada perdebatan lagi bukan di antara kalian ?.” Tanya Mel
“ Hingga detik ini dia masih belum merestui Shawn itu keterlaluan sekali menurut ku karena dia tidak menghargai sama sekali usaha dari Shawn untuk melindungi Mel sejak dulu hingga sekarang dia sudah menjadi istri nya .” Kata Edrick
“ Jangan seperti itu kak bahkan dia sudah membuktikan jika dia memang pantas untuk Mel dan Mel pun kita sangat bahagia sekali ketika bersanding bersama dengan nya . Apa itu masih belum cukup bagi kak Dave untuk merestui nya ?.” Tanya Mel
“ Bukan begitu sayang kakak juga sudah merestui bukan dan jangan terlalu perduli dengan ucapan mereka bahkan mereka juga tidak tahu apa-apa dan kakak juga sudah berbicara dengan Shawn tentang hal ini .” Kata Dave
“ Jadi Kau sudah merestui nya Dave . Bagus jika begitu karena kita akan menjadi dua kelompok yang besar sekali jika kau sudah akrab dengan adik ipar mu itu yang juga memiliki geng yang hebat dan besar juga .” Kata Sean
“ Kak jangan mengambil keuntungan seperti itu dong meskipun hal itu benar jika kalian bergabung maka semua nya akan sangat bagus sekali namun seharusnya kan tidak seperti itu agar tidak ada berita buruk tentang kalian .” Kata Mel
“ Kakak tidak pernah memanfaatkan suami kamu dan untuk apa juga melakukan nya Mel jadi jangan terlalu percaya dengan ucapan mereka bahkan kakak dan Shawn juga sudah bicara waktu itu .” Kata Dave membuat Mel menatap nya karena dia penasaran apa yang di bicarakan sang kakak dengan suaminya
Di negara lain kini Robin pun masih tetap di sibukkan dengan pekerjaan nya dan dia pun masih sama seperti biasanya bahkan Dave sudah mengatakan jika dia sudah membelikan tiket untuk nya berlibur namun tetap saja Robin menolaknya karena menurut dia pekerjaan nya masih belum selesai jadi dia pun masih ingin menyelesaikan pekerjaan nya terlebih dahulu
“ Kenapa tidak berlibur saja Robin sebentar kan lumayan juga .” Kata Jordan
“ Tidak aku masih ingin menyelesaikan pekerjaan ku dulu dan setelah itu baru pergi liburan dan jika aku liburan tapi pekerjaan ku belum selesai pasti aku tidak akan bisa liburan dengan tenang .” Kata Robin
“ Kan bisa di kerjakan nanti setelah liburan Robin dan itu bukan alasan yang baik menurut ku .” Kata Jordan
“ Itu bukan prinsip ku karena aku tidak suka menunda pekerjaan dan itu akan membuat ku merasa terbebani nanti nya .” Kata Robin
“ Lihat lah dia Liam sangat keras kepala sekali .” Kata Jordan
“ Biarkan lah dia Jordan dan aku pun mendukung nya karena apa yang di katakan oleh nya itu benar sekali .” Kata Liam
“ Dasar nya memang Jordan saja yang ingin pergi liburan .” Kata Robin
“ Aku hanya mengingatkan mu saja bukan nya itu adalah bentuk rasa sayangku kepadamu karena dengan mengingatkan mu aku berarti perhatian kepadamu .” Kata Jordan
“ Banyak alasan sekali kau ini .” Kata Robin
Mereka kini tidak di kantor namun sedang pergi ke sebuah kafe untuk sekedar mengobrol saja sebab jika terus mengobrol di kantor Robin rasa itu bukan hal yang baik karena dia bukan lah pemilik kantor itu jadi dia tidak mau jika nanti ada pembicaraan tidak baik tentang hal itu maka dari itu dia mengajak kedua teman nya untuk pergi ke kafe saja saat ini
“ Lihat lah Robin bukan nya itu calon jodoh mu .” Kata Liam menatap ke arah Nia yang sedang duduk manis bersama dengan klien nya dan di samping nya juga ada Doni yang selalu bersama dengan nya untuk mengantar dia pergi kemanapun karena itu adalah perintah dari Shawn jadi dia tidak akan menolak juga
“ Dia bukan calon jodoh ku jadi jangan asal bicara Jordan .” Kata Robin
“ Kaliam sering bertemu dalam kejadian tak terduga dan lagi kau juga sering menolong nya jadi aku rasa kalian jodoh .” Kata Jordan
“ Kau ini selalu saja ya berbicara tapi tidak melihat kondisi nya .” Kata Robin
“ Tentu aku melihat nya bahkan aku pun juga bisa memprediksi jika dia akan menjadi jodoh mu di kemudian hari .” Kata Jordan sambil tersenyum agar Robin kesal dengan nya namun hal itu tidak membuat Robin kesal sama sekali justru dia hanya diam saja melihat kelakuan Jordan yang memang dia juga sudah tahu bagaimana Jordan
“ Dia itu sebenar nya siapa kenapa dia selalu saja bertemu dengan para klien penting .” Kata Liam
“ Iya dia selalu saja bertemu dengan klien penting dan aku pun juga heran tapi mau bagaimana lagi dia kan dekat dengan Marvin jadi sepertinya dia juga bekerja sama dengan Kevin juga tentu nya .” Kata Robin
“ Lalu apa kau tidak ada niatan untuk mendekati nya Robin ?.” Tanya Jordan
“ Tidak dan tidak akan pernah juga aku mendekati nya .” Kata Robin masih tetap tenang walaupun Jordan terus saja membuat nya kesal namun dia pun tidak merasa kesal sama sekali dengan nya
lanjut anaknya dong thor