NovelToon NovelToon
Lady Donovan, Si Gadis Monster

Lady Donovan, Si Gadis Monster

Status: tamat
Genre:Supernatural / Isekai / Transmigrasi ke Dalam Novel / Harem / Romansa / Masuk ke dalam novel / Barat / Tamat
Popularitas:241.3k
Nilai: 5
Nama Author: Anana

Terlahir kembali sebagai putri dari Duke Donovan, dia sadar bahwa dirinya yang sekarang adalah seorang antagonis yang nantinya akan meninggal dengan mengenaskan. Beruntungnya dia adalah seorang wanita mandiri di kehidupan sebelumnya dan pernikahan bukanlah hal yang besar untuknya.

"Saya tidak peduli bagaimana kalian memandang saya. Ini hidup saya dan saya memiliki hak atas hidup saya sendiri."

Monster dan pedang. Sihir dan darah monster terkutuk. Keberanian dan kesetiaan. Tanpa sengaja menjerat para protagonis pria. Bagaimana kehidupannya kali ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 : Ajakan Makan Malam

"Yah~ sepertinya teman-teman Anda keberatan dengan saya yang ada di sini ya~" Lenka menatap setiap pasang mata yang kini mengarah kepadanya.

"Ya ampun, kami hanya mencoba memasukkan Anda dalam percakapan kami."

"Benar sekali. Jangan membuat Nona Angelo khawatir hanya karena ra- KYAAA!!!!"

Bersamaan dengan jeritan tersebut, suasana menjadi tegang, menakutkan sampai-sampai membuat mereka menahan napas.

Seluruh pandangan mengarah kepada dua ekor monster yang tak lain adalah Mort dan Teivel. Tanpa sadar Lenka tertawa kecil dan mengalihkan perhatian kepadanya.

Seorang nona bangsawan mengernyit tidak suka. "Apa yang Anda tertawakan Nona Donovan? Lalu apa yang dilakukan oleh monster jelek itu di sini?!" tanyanya.

Lenka mendekati Mort dan Teivel, kemudian berkata, "Mereka bilang saya harus pergi menemui ayah. Begitu." Dia tersenyum dan memberikan salam perpisahan, kemudian pergi meninggalkan taman kekaisaran.

Banyak pasang mata menatap tidak suka ke arah gadis itu. Mereka merasa dia itu angkuh dan terlalu meninggikan dirinya sendiri.

Semua bangsawan kembali ke tempat duduk mereka masing-masing masih dengan wajah masam. Mereka mengambil cangkir teh dan menyesapnya.

"Saya heran mengapa Nona Angelo mau mengundang Nona Donovan ke pesta teh Anda," ujar seorang nona bangsawan.

"Saya rasa Anda tak perlu mengundangnya lagi. Lihat bagaimana sikapnya tadi, menyebalkan," balas yang lain.

Nona-nona bangsawan itu mulai membahas Lenka, atau lebih tepatnya lagi bergosip tentang Lenka. Gabrielle hanya tersenyum dan diam mendengarkan saja selama itu berlangsung.

Akhirnya Gabrielle dapat bernapas lega setelah pesta minum teh yang digelar olehnya itu selesai. Semua tamu sudah pulang, kecuali Duke Roan.

Sebenarnya Duke Roan tidak diundang oleh Gabrielle, pria itu bergabung dengan sendirinya.

"Ada yang aneh di wajahku? Atau ada hal lain?" Duke Roan tiba-tiba bertanya.

"Tidak ada. Mengapa Anda belum pergi? Pesta minum teh sudah selesai," balas Gabrielle.

Duke Roan menatap Gabrielle, gadis cantik yang pernah dirinya kenal dahulu. Tangannya bergerak untuk menyentuh kepala gadis itu, tapi dengan cepat Gabrielle menahannya.

"Apa yang ingin Anda lakukan?" tanyanya.

"Apa lagi jika bukan ingin mengelus kepalamu. Kamu tidak menyukainya lagi? Padahal waktu kecil kamu sangat menyukainya dan juga menyukaiku."

"Itu dulu dan sekarang saya sudah besar," balas Gabrielle sambil memutar matanya.

Hal itu membuat Duke Roan terkekeh. "Kalau begitu, aku akan membuatmu menyukai diriku lagi," katanya.

"Omong kosong. Lebih baik Anda kembali, bekerja, dan beristirahat."

"Hm, niatku juga begitu. Tapi satu saran sebelum aku kembali," Duke Roan mengambil jeda waktu. "Menjauhlah dari orang-orang keluarga Donovan terutama anak perempuan tadi. Dia memiliki rumor yang cukup …."

"Siapa orang yang ingin saya dekati itu tidak ada hubungannya dengan Anda. Lagipula Nona Donovan berbeda dengan nona bangsawan lainnya, saya cukup tertarik dengan beliau. Saya ingin mengenalnya lebih jauh."

Mendengar penuturan Gabrielle, Duke Roan dibuat berpikir oleh gadis tersebut. Menurutnya yang lebih aneh itu Gabrielle sendiri.

Mengapa dia tertarik dengan Lenka yang memiliki rumor aneh itu?

Apa yang membuat Lenka lebih menarik daripada dirinya?

Setelah mengucapkan salam kepada Gabrielle, Duke Roan kembali ke kediamannya. Namun sebelum pria itu masuk ke dalam kereta kudanya, seseorang memanggilnya.

"Duke Roan, bisa saya mengganggu Anda sebentar?" tanya orang tersebut.

Duke Roan berbalik dan mendapati sosok gadis yang cukup dia kenal sedang berdiri di dekatnya. "Apa yang kamu inginkan?" tanyanya kepada gadis itu.

Matanya bertatapan dengan mata berwarna merah yang amat dia benci selama ini. Siapa lagi kalau bukan suksesor keluarga Donovan, Lenka Donovan.

Gadis itu tersenyum dengan sopan, sebuah senyuman yang tidak berasal dari dalam hatinya.

"Jika Anda tidak memiliki jadwal nanti sore, maukah Anda menyempatkan diri untuk makan malam bersama saya?" tanya Lenka.

Sayangnya respon yang diberikan oleh Duke Roan tidak cukup baik.

"Apa kamu tau apa yang baru saja keluar dari mulutmu itu? Kamu baru saja mengajak diriku, pria populer di kekaisaran ini untuk berkencan," katanya dengan penekanan di akhir kalimat.

"Jika Anda menganggap ajakan saya ini sebagai sebuah kencan, maka buatlah diri Anda tampan sore ini." Lenka tersenyum sopan dan pergi meninggalkan Duke Roan.

Pria yang masih berdiri itu tersenyum miring, kemudian masuk ke kereta kuda kediamannya yang sudah menunggu sedari tadi.

.

.

Suara langkah kaki kuda terdengar dari kejauhan, seorang gadis dengan pakaian rakyat biasa menoleh dan memperhatikan kereta kuda yang datang.

Setelah kereta tersebut berhenti di dekatnya, pintu terbuka menampilkan sesosok pria dengan penampilan yang bertolak belakang dengan gadis tadi.

"Bisakah aku menolak ajakanmu tadi, Nona Donovan? Gadis dengan penampilan seperti rakyat jelata tak bisa disandingkan dengan diriku yang merupakan bangsawan tinggi dan terhormat," ujar Duke Roan dengan nada angkuh dan mengejek.

Tetapi Lenka sama sekali tidak peduli dengan ocehan Duke Roan, dia masuk ke kereta kuda dan duduk di seberang Duke Roan yang tengah menatapnya penuh kebencian.

"Anda bisa mengejek saya sekarang, tapi siapa yang akan direndahkan saat makan malam nanti? Orang itu adalah Anda sendiri, Duke Roan," balas Lenka.

Keduanya saling bertatapan, tapi hal itu tak berlangsung lama karena kusir menanyakan tempat yang akan dikunjungi untuk makan malam hari ini.

Tidak ada percakapan selama perjalanan berlangsung.

Beberapa puluh menit kemudian, kereta kuda yang dinaiki oleh Duke Roan dan Lenka berhenti di tempat tujuan mereka.

"Hei, apa kamu tidak salah membaca alamatnya?" tanya Duke Roan kepada kusirnya.

"Tidak Tuan, ini alamat yang sesuai dengan apa yang Nona katakan kepada saya."

Lenka menatap pria di depannya ini dengan datar dan itu membuat si pria merasa kesal.

"Apa yang sedang kamu lihat, huh? Senang melihat wajahku yang kesal ini?"

"Entahlah. Tapi lebih baik kita turun karena udara mungkin akam bertambah dingin." Lenka turun dari kereta kuda tersebut, disusul dengan Duke Roan di belakangnya.

Duke Roan tidak yakin apakah bangunan yang ada di depannya itu adalah tempat yang dimaksud oleh suksesor keluarga Donovan.

Pasalnya bangunan yang ada di depannya itu adalah sebuah rumah panti asuhan.

"Saya tau apa yang sedang Anda pikirkan, Duke Roan. Tapi yang pasti saya memang mengajak Anda untuk makan malam di tempat ini," ujar Lenka. Gadis itu merapikan bajunya dan menatap Duke Roan.

"Ayah meminta saya untuk makan malam dengan Anda, beliau juga meminta saya untuk makan malam dengan tuan Utusan Dewa. Saya tidak ingin membuang tenaga, jadi saya memutuskan untuk melakukan kedua hal itu bersamaan," tambah Lenka memberi sedikit penjelasan.

Tetapi dahi Duke Roan berkerut. "Kamu mengundang bangsawan tinggi sepertiku dan tokoh besar seperti tuan Utusan Dewa untuk makan di sebuah panti? Bahkan orang bodoh sekalipun tidak akan pernah memikirkan hal ini."

"Anda ingin protes? Katakan itu kepada tuan Utusan Dewa sendiri."

Tanpa menunggu lebih lama lagi, Lenka melangkahkan kakinya mendekati bangunan panti asuhan. Sedangkan Duke Roan berusaha mengatur emosi dalam dirinya.

1
Wynne a.m
thor maaf, knp Duke satu kereta dgn pelayan? bukankah seharusnya pelayan ada keretanya sendiri? atau Duke satu kereta dgn anak"nya, kereta lain diisi pelayan?
Ayu Sari Murni
kok seperti nya babnya banyak yang hilang
manira zhang
sepertinya lagi" ada part yg hilang, yg di acara pesta di rumah baron jg tdk ada lanjutannya, dan yg ini jg tdk ada lanjutannya part ketemu bandit 🤔
Erna Masliana
tamat... suka banget ceritanya
Erna Masliana
mantap sekali jawaban ayah ini.." jika berkhianat habisi" 😁
Erna Masliana
heh ternyata sama Noah.. gapapa lah bagus.. Noah lebih bisa diandalkan..dari pada sama yang lain.. apalagi kehidupan istana atau ibu kota tidak cocok untuk Lenka
Erna Masliana
satu lagi orang yang sadar.. Gabriel tidak sesuci itu
Erna Masliana
Noah dan Kilian sepertinya agak pintar dikit tau bahwa Gabriel tidak sepolos itu
Erna Masliana
nah betul.
Erna Masliana
si rubah nih.. monster
Erna Masliana
hanya satu hindari Gabriel.. karena tokoh protagonis cowok sedang terlibat kerjaan tapi satu lagi jangan pernah nerima ajakan apapun di luar kerjaan
Erna Masliana
gitu dong.. menjauh.. katanya mau menghindar eh malah nurutin bae s Roan
Erna Masliana
sedikit berubah Lenka ini.. biasanya menghindar tapi setelah masuk istana hobby banget jadi bahan omongan dan tontonan
Erna Masliana
sepertinya ini ulah s Gabriel.. mungkin saja Gabriel punya tujuan tertentu menguasai istana 🤔
Erna Masliana
hu'um meragukan.. kadang anak tidak setangguh orang tuanya
Erna Masliana
alur berubah kamu jadi protagonis Gabriel antagonis
Erna Masliana
nolak Kaisar mah bahaya..kamu harus paham Noah..nolak para nona bangsawan aja udah gak sopan apalagi Kaisar
Erna Masliana
alur berubah..Noah menyukai kakaknya 😁✌️
Erna Masliana
kan belum terjadi..si Noah belum ketemu protagonis kan.. kamu tau nama protagonis wanita tidak? yang harus kamu hindari protagonis wanita.. jangan mengganggu ya itu aja
Nuraishah❤💚
best
Anana: thank you kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!