NovelToon NovelToon
Jebakan Cinta Asisten Gesrek

Jebakan Cinta Asisten Gesrek

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:155.5k
Nilai: 5
Nama Author: Reina aka dian

Spinn Off cerita dari Vira dan Firlan dari novel "Pesona Cinta Amartha". Kelakuan Vira yang seperti bocil dan sifat keras Firlan membuat hubungan cinta keduanya semakin sulit untuk dilanjutkan ataupun diakhiri. Kehadiran Gusti yang notabene duda beranak satu pun semakin memperkeruh suasana. Bagaimana akhir cerita dari Vira dan Firlan? apakah mereka akan bersatu dalam satu ikatan perkawinan? ataukah mereka memilih berpisah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reina aka dian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saingan Berkurang Satu

Selama beberapa hari ini Firlan selalu menyempatkan diri untuk bertemu dengan Vira, dan mereka hampir setiap hari menghabiskan makan malam bersama.

Vira yang semakin sibuk dengan kelas seni-nya pun membuka lowongan untuk posisi guru lukis baru, selain melukis jika orang tersebut bisa mengajari keterampilan lain tentunya akan menjadi nilai plus, itu juga berkat bantuan dari mantan sengkleknya.

Dan bukan hanya untuk guru, open recruitment juga untuk bagian administrasi. Mengurus semuanya sendiri rasanya sudah tidak sanggup. Terlebih lagi, jadwal semakin padat. Setidaknya dia membutuhkan orang yang bisa membantunya.

"Oke, ada beberapa yang menarik..." gumam Vira saat melihat CV beberapa orang telah melakukan apply document.

Vira memijit pangkal hidungnya, tak bisa dipungkiri mengajar 3 sampai 4 sesi setiap harinya, membuat tubuh Vira sangat lelah.

"Bagaimana kabar papa dan mama, ya?" Vira bangkit dari duduknya dan mengambil ponsel yang ada di atas nakas. lalu ia melakukan panggilan pada Dewi.

Sementara di tempat lain.

Firlan yang baru saja merebahkan tubuhnya di atas kasur empuknya pun mendadak bangun lagi setelah mendengar ponselnya berdering.

"Ya, Halo..."

"Firlan, ini aku Ricko..." ucap si penelepon.

"Ada apa?" tanya Firlan dingin.

"Aku hanya ingin mengundangmu di acara pernikahanku,"

"Kau? menikah? dengan siapa?" Firlan mendadak gelagapan, dia takut Vira lah yang akan menjadi calon pengantin dari Ricko.

"Dengan seseorang," jawab Ricko.

"Ya, seseorang itu siapa?" cecar Firlan.

"Astaga, kau ini..."

"Jawab saja dengan siapa!" Firlan ngegas, pikirannya sudah kalut. Firlan berpikir, jangan-jangan Vira selama ini berhubungan dengan Ricko.

"Dengan Prishaa, ya ampun. Aku ingin menitipkan undangan pada Vira tapi aku lupa, jadi aku telfon saja. Nggak apa-apa kan?"

"Dengan siapa tadi?"

"Prishaa, adik dari bosmu! bukankah kau bekerja dengan Satya kakak dari calon istriku, Prisha?"

"Ah, ya! ehem, selamat kalau begitu. Aku terlalu sibuk, jadi nggak memperhatikan semua itu," jata Firlan yang kini menoyor kepalanya sendiri.

"Firlan..." Ricko memanggil.

"Iya,"

"Tolong jaga Vira. Dia sudah aku anggap seperti adikku sendiri, jangan pernah kau sakiti dia. Aku nggak bisa lagi menjaganya, jadi perbaiki hubungan kalian. Dan satu lagi, jangan membuatnya terluka, atau kau akan menerima akibatnya, aku seorang kakak yabg akan selaku melindungi adik kecilku..." ancam Ricko pada Firlan.

"Tentu, Vira akan bahagia bersamaku..." ucap Firlan.

"Ya sudah kalau begitu, datanglah bersama Vira di pesta pernikahanku lusa," ucap Ricko.

"Baiklah," ucap Firlan, dan Ricko pun memutuskan sambungan telepon itu.

Sejujurnya Firlan terkejut karena mendengar berita pernikahan Ricko dengan adik dari bosnya, Satya. Yang berarti Ricko akan menjadi bagian dari keluarga Ganendra. Tapi disisi lain, Firlan juga sangat senang karena itu berarti satu saingannya sudah berkurang dan kesempatan untuk mendapatkan hati Vira akan semakin terbuka lebar. Tinggal usaha sedikit lagi untuk membuat hubungan mereka kembali seperti semula.

"Baiklah, besok aku akan ajak dia untuk membeli gaun," ucap Firlan ia tersenyum lebar penuh kemenangan, karena bosnya besok sudah kembali ke kantor. Dia akan meminta izin untuk pulang lebih awal.

Keesokan harinya di perusahaan Ganendra.

"Pagi, Lan!" Satya yang baru masuk ke dalam ruangannya sudah menemukan Firlan yang sedang menyusun dokumen-dokumen di mejanya.

"Untukmu," Satya menyerahkan satu papper bag berisi oleh-oleh dari Turki.

"Terima kasih, Tuan..." ucap Firlan yang menerima pemberian bosnya itu.

"Apakah semuanya terkendali selama saya tidak ada?" tanya Satya.

"Ya, selagi anda bisa melihat wajah saya setenang ini, berarti tidak ada masalah yang begitu berarti, Tuan!" jawaban Firlan membuat Satya geleng-geleng kepala.

"Astagaaa, apa ini?" tanya Satya menunjuk tumpukan file.

"Apalagi selain dokumen yang harus anda tanda tangani," ucap Firlan datar.

"Jam 1 nanti ada meeting dengan tuan Irwan. Tapi mungkin anda kesana sendirian, karena saya ada keperluan lain," kata Firlan.

"Oke, tidak masalah. Ada lagi?"

"Tidak ada," ucap Firlan.

"Oh ya, tolong nanti kamu check bagaimana kondisi peternakan lebah yang saya miliki. Dan cek juga bagian produksinya..." ucap Satya.

"Baik, Tuan. Kalau begitu saya permisi," ucap Firlan yang kemudian menutup pintu dan kembali ke ruangannya dengan membawa papper bag dari Satya.

Begitu sampai di ruangannya ia membuka isi dari papper bag di atas meja kerjanya.

"Lampu mozaik?" gumam Firlan yang melihat di dalam sebuah dus, dan mengeluarkan lampu mozaik yang sangat indah.

Dan ia melihat beberapa barang yang lain yang ada di dalam tas itu.

Setelah mengabsen barang pemberian Satya, Firlan melanjutkan pekerjaannya.

Sementara pagi ini Vira juga sudah datang lebih awal di tempat les privat miliknya. Dia sudah menghubungi beberapa pelamar yang menurutnya qualified dalam bidang seni.

Baru juga Vira akan membersihkan ruangan lesnya itu, ada ada seseorang yang mengetuk pintu.

Vira pun membuka pintu.

"Permisi, saya Zanna Aadina. Ingin bertemu dengan Nona Vira Anugrah untuk interview hari ini..."

"Saya Vira, silakan masuk..." ucap Vira mempersilakan tamunya untuk masuk.

"Silakan duduk," Vira menunjuk sebuah kursi untuk Zanna. Vira duduk di meja administrasi.

Dan Vira pun melakukan interview dengan Zanna. Kepribadian Zanna yang lembut membuat Vira mantap memutuskan untuk menerima wanita itu bekerja sebagai guru seni di les privatnya.

"Oke, Zanna. Besok pagi kamu sudah bisa mulai mengajar, selamat bergabung dan menjafi bagian dari Vibrant and Colours privat tutoring," Vira menjabat tangan Zanna.

"Terima kasih, Bu Vira..." ucap Zanna.

Setelah Zanna keluar dari ruangan, Vira pun kedatangan dua pelamar lain yang datang sebelum ia akan mengajar seni clay hari ini.

Beberapa orang datang tapi Vira merasa tidak begitu cocok karena rata-rata mereka introvert dan kurang ekpresif. Vira menginginkan good quality untuk masalah mengajarkan seni pada anak. Apalagi ini mereka mengajar dalam lingkup kelompok kecil, jadi Vira menginginkan seseorang yang hangat dan bisa menghandle anak-anak. Vira ingin mengepakkan sayapnya, ia ingin usahanya ini bisa berkembang. Makanya dia membutuhkan orang-orang yang berkualitas untuk bekerjasama dengannya.

"Silakan duduk," ucap Vira pada seorang wanita kisaran umur 20 tahun.

"Silakan perkenalkan diri kamu sebelum kita memulai interview hari ini," ucap Vira seraya melihat dokumen yang ada di tangannya, dia tidak begitu bersemangat karena dia baru mendapatkan satu karyawan baru yaitu, Zanna.

"Nama saya Fidya, umur 20 tahun. Belum menikah dan pernah bekerja 1 tahun di sebuah agen travel di bagian administrasi," ucap wanita dengan mata belo itu.

Vira kemudian melontarkan beberapa pertanyaan sembari melihat kesesuaian dokumen yang dikirimkan Fidya.

"Baiklah, Fidya. Besok kamu sudah bisa bekerja..."

"Terima kasih, Bu..."

Dan Fidya pun pergi meninggalkan tempat les privat milik Vira.

"Ternyata menyeleksi orang nggak semudah yang aku kira..." ucap Vira sambil menyenderkan punggungnya di kursi.

1
Andiyas
sumpah! gedek sama Zanna. pengen tak kunyah rasanya. kemarin Alien, habis itu Andika. eh Andini. sekarang Zantul. hadehhh.

ceritamu selalu bisa bikin hati hanyut thor. semangat Thor ❤️
Yuyun
duh zanna kampret,, sengaja pengen ngikutin gaya nya Vira,, biar Firlan tertarik sama dia.. ngaca woii
я𝓮𝒾𝓷A↠ͣ ⷦ ͣ𝓭𝓲𝓪𝓷✿: kaca mana kaca
total 1 replies
Andiyas
Aku cuma mau bilang, semangat ya Thor ❤️ meski tak bisa dipungkiri, aku nggak suka sama Firlan. Entahlah mungkin jg Krn alasan pribadi. aku g suka sama cowok modelan Firlan. meski niatnya mau bikin cemburu. tetep aja g gitu caranya. sekarang malah jd tambah rumit kan. si alien jg kayak selalu bergantung sama Firlan. tau ah, author jago banget bikin hati jungkir balik
Andiyas: 😁😁 maapken saya yg menggalau dulu sebelum mulai dubbing. Jadinya malah terhambat audionya 😁😁 btw, udah nyicil 3 bab tadi. gimana musiknya? kurang cocok kah? mungkin ada saran musik yg lebih cocok?
total 2 replies
Andiyas
Firlan bikin sesek aja kerjaannya. g tau apa dia, kalau perhatian ke cewek itu, akan membuat si cewek berharap. begitu jg yg dirasakan Alia mungkin, makanya dia jd berharap sama Firlan. harusnya kalau sukanya sama Vira y g usah perhatian sama yg lain. Tau ah, jd panjang gini kan komennya. Jangan salahin aku, salahin aja Firlan yang suka bikin kesel. Semangat ya Thor ❤️
Andiyas: makasih ya😂❤️
total 4 replies
bluemoon007
😍😍😍
Abel Yasmin
good
Ni.Mar
penny hanya bertanggung jawab pada tugasnya sebagai pengasuh. aku pernah di posisi itu wktu jd baby sitter di cikokol
я𝓮𝒾𝓷A↠ͣ ⷦ ͣ𝓭𝓲𝓪𝓷✿: serba salah kdg
total 1 replies
Ni.Mar
bnr bgt wanita selalu yg terdepan dlm segala Hal.
Ni.Mar
mampir thorrrrr.....
Herfika Hermansyah
😍😍😍😍😍😍😍😍😍
macil
cewe suka mancing bahas mantan ujung ujung nua dia juga yang marah.. kaya aku haiiiiisssss
я𝓮𝒾𝓷A↠ͣ ⷦ ͣ𝓭𝓲𝓪𝓷✿: #sendiri
total 2 replies
TK
jos
lina
kepergok 🤭🤭
TK
🌷🌷✍️✍️
lina
eeet y tembak bae apa 🤭
TK
top 👏👍
TK
👍👏
TK
yuk2
lina
tuh kan benr, gusti jadi tau dah
TK
ehhh apa tuh? 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!