kisah ini adalah lanjutan dari perjalanan Rhaiza, tetapi kali ini, kisah PERJALANAN REYNATA MENCARI CINTA SEJATI akan mengisahkan tentang perjalan anak Rhaiza dan Andrea yang bernama REYNATA, ini berawal dari REYNATA masih di dalam rahim Rhaiza saat ia dan Andrea melawan kaisar iblis, saat mengalahkan kaisar iblis, Rhaiza sempat mendapat kutukan yang di tujukan untuk bayi perempuan yang ada di dalam kandungannya, anak yang di kutuk oleh kaisar iblis akan mengalami atau merasakan yang namanya hidup dalam kesepian seumur hidupnya,tak bisa merasakan yang namanya cinta dari orang lain. demi memutuskan rantai kutukan itu, REYNATA akan mengelilingi dunia untuk mencari sang cinta sejati, jika ia tak bisa menemukan di dunia ini, maka ia akan di lahirkan kembali ke dunia lain atau dimensi lain, dan tubuhnya yang asli akan meninggal.
di sinilah kisah PERJALANAN REYNATA MENCARI CINTA SEJATI.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dark Queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 21
selamat membaca
Xia'er dan Qiangfan sudah duduk di bangku taman saat ini, Qiangfan sengaja membawa adiknya untuk menikmati indahnya danau di sore hari.
"bagaimana perasaan mu saat ini...?, Gege mendengar dari ayah jika Putra Mahkota membatalkan perjanjian pernikahannya dengan mu" tanya Qiangfan dengan hati-hati, takutnya akan melukai perasaan adiknya.
"aku baik-baik saja Gege, Gege tak perlu khawatir tentang itu." jawab Xia'er dengan tersenyum lembut, tak ada raut wajah kesedihan di wajah cantiknya saat ini, membuat Qiangfan menjadi bingung.
"bukankah kau sangat mencintai Putra Mahkota...?" tanya Qiangfan lagi.
"Gege ....., cinta itu berarti sangat luas, jika kita mencintai seseorang, itu berarti kita juga harus mencintai kebahagiaan nya, walaupun kebahagiaan mereka adalah kesakitan untuk kita, maka kita harus bisa mewujudkan kebahagiaan itu untuk orang yang kita cintai." jawab Xia'er dengan tenang.
"Putra Mahkota tak menginginkan pernikahan dengan ku, dan kebahagiaan nya adalah dengan membatalkan perjanjian pernikahan, maka aku sebagai wanita yang sangat mencintai nya, aku harus mewujudkan keinginannya bukan....?" sambung Xia'er lagi dan kembali tersenyum.
"sebentar lagi adalah hari ulang tahun Putra Mahkota, apa kau siap pergi sebagai mantan tunangan nya...?" tanya Qiangfan, ia belum yakin jika adiknya baik-baik saja.
"aku selalu yakin dengan keputusan ku, Gege tak perlu khawatir lagi." jawab Xia'er.
"Gege...., bukankah kau pandai bermain musik....???" tanya Xia'er secara tiba-tiba, membuat Qiangfan bingung saja.
"ya....aku pandai bermain guqing...!!!, ada apa ...???, apa kau ingin mendengar nya....???" tanya Qiangfan.
"ya ....., mainkan untuk ku....!!!" jawab Xia'er dengan cepat, Qiangfan langsung mengambil guqing yang selalu di bawanya setiap saat, karena itu pemberian dari ibu mereka, dia dengan lihai memainkannya, Xia'er yang mendengar lagu yang dimainkan Gegenya terdengar indah, dia juga dengan lihai langsung menari dengan gerakan yang indah dan gemulai, Tampa mereka sadari, suara guqing yang di mainkan oleh Qiangfan mengundang prajurit dan pelayanan untuk melihat, tapi yang mereka tak sangka adalah Xia'er yang dengan lihai menari bagaikan seorang Dewi, apalagi semilir angin meniup rambut dan gaun yang di pakai Xia'er, menambah kesan yang memukau untuk di pandang.
setelah selesai, Qiangfan dan Xia'er baru sadar jika mereka sudah di tonton oleh orang-orang yang ada di kediaman jendral Yu, itu karena suara tepuk tangan dari mereka yang menyadarkan kedua kakak beradik itu.
"wah.....tuan muda dan nona sangat hebat...."
"suara guqing yang tuan muda mainkan sungguh indah..."
"nona Xia juga sangat luar biasa, tariannya sangat mempesona..."
"nona Xia seperti seorang Dewi saja saat sedang menari...."
itulah kata-kata pujian yang terlontar dari para prajurit dan pelayanan yang menyaksikan pertunjukkan kedua kakak beradik itu. tapi tak hanya para prajurit dan pelayanan, jendral Yu juga menyampaikan pertunjukan kedua anaknya, ia tersenyum sangat bahagia, andai saja istri nya masih hidup, ia pasti akan merasa bangga dengan kedua anaknya.
"kalian berdua bersenang-senang Tampa mengajak ayah....!!!" gumam jendral Yu, ia mencoba memasang wajah yang sedikit marah.
"ayah....., jangan marah....!!!, bukankah ayah juga sudah melihat tadi ...???" balas Xia'er sambil menggenggam tangan jendral Yu.
"ya .....tapi ayah juga mau bergabung bersama kalian, ingatan jangan lupakan ayah jika ingin menari dan bermain musik lagi." jendral Yu memperingati kedua anaknya dan langsung di jawab oleh keduanya.
"siap laksanakan jendral....!!!" jawab Xia'er dan Qiangfan bersamaan.
Next....
Semangat buat kelanjutan ceritanya ya...
Semangat.....
lagi seru2nya ni
ttp semangat buat upnya ya thor biar gk gantung terlalu lama 💪💪😊😊